Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
[Author POV] Bab 27 : kemesraan


__ADS_3

Mentari pagi menyinari Kamar Karina lewat celah gorden jendela Yang tersingkap sementara Sang pemilik kamar tersebut masih terlelap dalam Tidur nya sementara Adrian telah terbangun ,Dan memandangi Wajah cantik dari istrinya "Kamu memang sangat cantik Karina "Gumam Adrian sambil menyunggingkan senyum.


Kemudian Karina membuka Matanya Dengan pelan dan dihadapkan dengan sosok Lelaki tampan Yang dulunya kaku,Tapi kini telah menjadi suami tercintanya"Kamu kenapa sudah senyum_senyum seperti itu ,pagi pagi,Kamu sedang tidak mengerjai aku kan" Tanya Karina Terhadap suaminya.


Seketika Adrian gugup Karena telah ketahuan memandangi wajah cantik istrinya"Eng nggk Siapa juga yang mau ngerjain kamu,Aku tuh lagi Mandangin wajah kamu yang tidak pernah bosan aku pandang,Makasih ya honey"Ucap Adrian sambil memeluk istrinya,dengan sikap yang bermanja-manja terhadap Karina.


"Hem aku kira Kamu sedang memikirkan hal yang aneh"timpal Karina sambil bangkit dari ranjang nya,Dengan berjalan berjingkat menutupi Tubuhnya dengan selimut ,.Kemudian Karina mengambil pakaian nya yang berceceran di lantai.


sementara itu Adrian hanya terkekeh geli melihat tingkah istrinya yang masih malu malu terhadap nya.


"Kamu jangan nengok kesini aku lagi pakai baju ini,"ucap Karina sambil Melotot ke arah Adrian yang masih mencuri-curi pandang.


"Iya aku merem nih," Timpal Adrian yang terduduk di Ranjang nya.


"Awas ya kalau ngintip,Nanti gak bakal aku kasih jatah lagi besok malam" Ucap Karina sambil berpura-pura mengancam suaminya.


Kemudian Adrian memejamkan Matanya, sementara Karina sedang memakai bajunya belum sempat beres,Adrian bangkit dari Ranjang nya dan menggendong Istrinya,Membawa nya ke kamar mandi."Kita mandi dulu ,Kita mandi bareng yah"ucap Adrian sambil terkekeh.


"Adrian lepasin aku" protes Karina dengan manja.


"Akh kamu mah ,aku gak mau mandi bareng" Namun celotehan Karina tidak digubris oleh Adrian suaminya.


Adrian terus menggendong Karina ,Yang baru memakai baju tidur sementara Adrian Hanya memakai Kolor nya ,Tanpa memakai T-shirt.


"Kenapa kamu gak mau mandi bareng aku ,sayang. kitakan sudah sah menjadi suami istri" kekeh Adrian yang melihat Wajah istrinya yang semakin merona lantaran malu akan perlakuan manis darinya.


Kemudian Karina membenamkan wajahnya ke dada Bidang Adrian suaminya "Aku malu ,Aku aku"ucap Karina gugup.

__ADS_1


"Aku apa hayo"Timpal Adrian.


Kemudian Adrian mendudukkan istrinya di Bhatt_up,& mengisinya dengan air serta cairan sabun susu dituangkan ke bhatt_up."kamu dulu yang mandi ya ,Aku nungguin disini" canda Adrian dengan senyumannya.


Kemudian Karina berpura-pura cemberut"Nggak mau akh ,aku marah sama kamu. katanya kan tadi kamu ngajak nya mau bareng kalau gak bareng aku gak mau mandi" ucap Karina dengan cemberut.


"Iya iya kan kamu sendiri yang bilang,katanya kamu gak mau mandi bareng aku,katanya kamu malu" Canda Adrian yang memanjakan Karina.


"Ayo cepat. Naik ke Bhatt up,Dingin tau kalau sendirian "ucap Karina kemudian Adrian terkekeh mendengar kalimat Konyol dari istrinya.


"Iya iya aku naik nih"Ucap Adrian sambil melepaskan celana kolor nya dan melangkah kan kakinya yang naik ke bhatt_up.


Karina menutup wajahnya dengan tangan"Adrian kamu mah ih , maksud aku naik aja tanpa harus membuka celana kan bisa" seru Karina yang masih menutup wajahnya.


Kini Adrian dan Karina berhadapan Dalam saru Bhatt_up mereka berendam"Kamu kenapa menutupi wajah kamu,kamu malu ya" canda Adrian yang terus membuat wajah Istinya merona.


"sesuatu Yang indah ya" Bisik Adrian ditelinga Karina dengan nada menggoda.


Wajah Karina semakin merona menahan malu karena terus menerus digoda Adrian suaminya"sudah deh bercanda nya,Katanya mau mandi " Ucap Karina dengan Nada sok tegas nya.


kemudian Adrian terkekeh melihat raut wajah istrinya yang menahan malu ,lalu Adrian menyelipkan rambut panjang milik istinya "Cantik "gumam Adrian.


Karina Diam terpaku merasakan sesuatu telah terjadi di bawah sana "Adrian jangan mulai deh,Nanti kamu kesiangan ke kantor nya,belum lagi Mamah mungkin sekarang sudah siuman" Ucap Karina dengan serius.


"Iya sayang ku ,manis ku . Sekarang juga aku mau langsung mandi,tapi tolong sabun in aku ya" ucap Adrian bermanja-manja pada Karina.


"hemm yaudah sini punggung nya" Karina menyabuni badan Adrian ,tidak lama kemudian Adrian membasuh badannya ,begitu juga dengan karina.

__ADS_1


""sementara Icha telah terbangun,Iya mengitarkan pandangan namun di situ cuma ada Ayu eks besannya"Akhirnya kamu siuman juga"seru Ayu terhadap sahabat nya.


kemudian Icha duduk sambil sandaran ke Tempat tidurnya"Maaf kan aku telah merepotkan kamu,Yu"Timpal Icha .


"Ya begitulah kamu,Dari dulu selalu membuat ku repot ,Bagus kamu sudah siuman jadi kamu & anak kamu itu bisa cepat pergi dari rumah ku" seru ayu menimpali ucapan Icha Dengan tegas.


"Kenapa kamu jadi seperti ini ,sekarang sikap kamu berubah sama aku yu Apa salah aku,barangkali aku membuat kesalahan tolong bicara ke aku,Aku pasti akan perbaiki " ucap Icha dengan suara parau.


"sudahlah Aku tidak mau membahas ini sekarang,Lebih baik kamu sarapan lihat tuh sudah aku buatkan Bubur untuk kamu makan ,dan itu obatnya jangan lupa diminum" Ucap ayu yang masih terlihat marah, Kemudian ayu bangkit dan meninggalkan Icha di kamar nya".


"Aku tau semarah apapun kamu sama aku,Kamu masih sama ayu Sahabat kecilku yang baik hati" gumam Icha dalam hati ,Tidak terasa buliran putih mengalir di pipinya.


"Mamah sudah siuman, Alhamdulillah mah. Karina sangat khawatir takut mamah kenapa-napa" ucap Karina yang berdiri di ambang pintu,Icha menoleh sambil menyeka air matanya"Loh mamah kok nangis,mamah kenapa?"Tanya Karina terhadap ibu mertuanya.


"Enggak sayang mamah enggak kenapa-kenapa" Balas Icha menjawab pertanyaan Karina menantunya.


Karina yang tadinya hanya berdiri di ambang pintu ,dengan perasaan khawatir iya mendekat dan duduk di samping ibu mertuanya,lalu iya Mengitarkan pandangan dan melihat semangkuk bubur di nakas beserta air minum dan juga obat obatan "Mamah sarapan ya,Biar Karina yang suapin "ucap Karina sambil menyendok Bubur untuk menyuapi mertua nya.


Adrian Terkagum-kagum Melihat sisi lembut dari Wanita Yang dulu iya benci namun kini iya semakin Yakin untuk memilih Karina dan berusaha meninggalkan Sherlly ,Adrian berdiri sambil menggenggam Tas kerjanya,iya tersenyum saat melihat kegiatan Istinya yang merawat ibu terkasihnya.


"Sungguh menyesal Dulu aku sering menyakiti perempuan sebaik ini ya tuhan" gumam Adrian yang terus memandangi istrinya dari ambang pintu,Adrian yang tadinya mau masuk ke kamar ibunya, Langkahnya terhenti saat di dalam fikiran nya berubah"Lebih baik aku langsung berangkat ke kantor aja , daripada mengganggu mereka" gumam Adrian sambil bergegas pergi meninggalkan Rumah, untuk bekerja.


To be continued...


Bersambung...


Maaf_slow_update...

__ADS_1


__ADS_2