Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Makan malam Bersama


__ADS_3

Sejak Hari terjadinya Skandal Video Asusilanya bersama Sasha Devano Tampak selalu terlihat Dingin Terhadap ku, Bahkan kesannya selalu cuek dan Acuh Terhadap ku.


"Ada apa ini apakah dia tahu Kalau akulah Yang menyebarluaskan Video dan photo tak senonoh nya itu," gumam ku dalam Hati.


Devano terlihat Terduduk diam mematung menatap Televisi semua media memberitakan tentang Skandalnya. Semua orang memakinya dan menyalahkan nya Atas skandal perselingkuhan itu.


Jauh di lubuk hatiku yang terdalam Aku merasa sangat kasihan terhadap nya, Tapi setelah ku pikir Orang seperti Devano dan Sasha tidak Pantas di kasihani . Namun aku merasa iba lantaran Devano Yang biasanya cerah Ceria dan Percaya diri kini bukanlah Devano Yang aku kenal, Dia sering terlihat muram dan sering marah-marah tidak jelas.


Aku melangkah kan kaki untuk membuat makan malam tiba-tiba saja kudengar Devano sedang berbicara sangat serius dengan orang melalui sebuah Telepon nya.


"Saya ingin kamu segera mencaritahu siapa Yang telah berani Menyebarluaskan Video saya, orang itu harus menerima Hukuman atas apa yang diperbuatnya," ucap Devano Memerintahkan seseorang Agar menangkap pelaku penyebar video Asusilanya.


Deg...


Aku sangat lega setelah mendengar Kalau Devano baru saja akan mencari pelaku penyebar video nya , Namun disisi lain Aku sangat takut jika Orang Yang Devano perintahkan. berhasil membongkar Siapa dalang dalam kasus Video skandalnya.


Aku berusaha bersikap Tenang dan tidak memperlihatkan sedikit pun Rasa gelisah ku padanya, Karena jika sedikit saja memperlihatkan Maka Devano akan mencurigai ku.


"Dev, Kini aku sudah Tau Yang sebenarnya Kalau kamu melakukannya dengan Sasha. Aku turut prihatin atas kejadian yang menimpamu ini yah," Ucapku Terhadap Devano dengan bersikap Tenang.


Kemudian Devano Menatap tajam kepadaku dengan Tatapan Yang tidak dapat di Artikan.


"Sudah kubilang kamu jangan pernah membaca berita itu, Akhhh memalukan sekali Aku ini. Maafkan aku Rin sungguh Waktu itu aku dalam pengaruh Alkohol Aku berjanji sama kamu tidak akan pernah mengulangi kecerobohan ku lagi." Balas Devano Terhadapku terlihat merasa bersalah.


Aku pikir Devano akan Marah padaku Namun dia malah meminta maaf Padaku, "Ada apa memangnya ini Padahalkan aku Yang menyebarkan Video itu," gumam ku dalam hati.


"Sudahlah Dev Kamu akui saja kalau kamu sebenarnya Suka kan pada Sasha,"


"Kamu ngomong apaan sih, Aku itu cuma Suka dan cinta sama kamu Tidak ada perempuan lain dalam hati aku," Balas Devano Sambil berusaha mendekati Aku.


"Stop disitu hentikan langkahmu Dev, Kali ini kamu harus mendengarkan apa kata ku Tolong Nikahi Sasha dan pulangkan aku,"

__ADS_1


"Tidak bisa karina Aku tidak akan pernah menikahi Sasha bagaimana mungkin aku menikahinya sementara aku sangat mencintaimu," lirih Devano bibirnya bergetar dan matanya memerah meneteskan buliran putih.


Aku baru melihat seorang Devano yang kejam jahat dan dingin meneteskan air matanya , "Apakah dia sekarang memang Sehancur itu," Gumamku dalam hati.


"Tapi aku juga tidak bisa mencintaimu Dev Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengan kamu sementara hati dan jiwaku hanya untuk Adrian suamiku," Balasku kekeuh pada Devano.


"Adriannnnnn dan Adrian yang selalu kamu ucapkan, Kapan namaku ada di dalam hati kamu Rin. Apa kurangnya aku Dan apa untungnya kamu Mempertahankan kesetiaan kamu untuk laki-laki Yang tidak pernah mencarimu," Balas Devano dengan Tatapan mengintimidasi terhadapku.


"Plakkkk,"....


Dengan Replek aku menamparnya Karena dia sudah menjelekkan Nama suamiku" Kamu pikir Kamu sudah lebih baik dari Adrian Haah , Sadarlah Tuan Devano Aku ini istri orang Tolong pulangkan aku ke tempat yang seharusnya aku tinggali bukan disini dengan kamu. " Balasku membentak Devano Agar terima kenyataan kalau aku bukanlah untuknya.


Devano Terdiam membisu Aku pergi meninggalkan nya Ke dapur karena Aku berniat Memasak untuk kami makan malam.


"Kamu mau ngapain,?" Tanya Devano kembali menghampiri ku.


"Kamu tidak lihat aku mau apa," Jadi kamu tidak usah banyak tanya Lebih baik Tangisi saja tuh Nasib kamu dan jangan pernah bangkit sekalian," Balasku Meledeknya.


Seketika Devano Terdiam mencerna ucapan yang terlontar dari mulut ku, Setelah itu dia berbalik Arah ke kamarnya Entah apa Yang akan dilakukan nya kali ini. Aku melanjutkan memasak Nasi goreng Karena aku memang sangat suka dengan Nasi goreng.


Aku sangat terpana dengan penampilan nya dia begitu Tampan Namun tetap saja tidak ada lelaki manapun Yang bisa mengisi hatiku kecuali Adrian suamiku.


"Kamu mau kemana Dev tiba-tiba sudah Rapi begini,?" Tanyaku terhadap Devano.


"Aku mau keluar mengajak kamu makan malam diluar, Sebagai ucapan terimakasih ku karena Kamu telah menampar aku dan Mendapatkan kepercayaan diri lagi.


"Hah," Omong kosong Apalagi ini" Gumamku.


"Konyol sekali kamu Aku menampar kamu karena aku membencimu Tuan Devano, Bukan menyemangati mu," Balasku dengan jutex.


"Ayolah Ikuti saja perintah ku dan jangan membangkang Karena aku tidak suka orang yang membangkang ku," Cepat bersiap-siap Aku menunggu mu," Perintah Devano terhadap ku.

__ADS_1


"Sial kenapa dia berubah secepat ini sih, Kenapa coba aku harus menyemangati nya dalam keadaan dia Yang sedang Terpuruk," gerutuku dalam hati lantaran kesal karena Devano sudah kembali ke jati diri yang sebenarnya.


Aku bergegas ke kamar ku untuk bersiap karena Devano memaksa memintaku untuk makan malam dengannya.


Aku hanya memoles wajahku dengan makeup tanpa mengganti pakaian Lalu kembali menghampiri Devano yang menunggu ku di Ruang Tamu.


Aku Memakai jeans pendek dengan T-shirt putih dan memakai Topi di padu padankan dengan sepatu heels, Devano menatap ke Arahku seakan tak mau mengedip kan matanya. "Cantik," puji Devano Terhadap ku.


Kemudian aku menimpali pujiannya," Terimakasih atas pujiannya Tuan Devano, Tapi saya tidak ingin anda Yang memuji saya," ucapku ketus Seraya berjalan melalui nya, Sementara dia Terpaku oleh pesona ke kecantikan ku.


"Hey ayo cepetan Kalau mau makan malam Nanti keburu berubah pikiran nih," Teriakku terhadap Devano.


"Ya sebentar aku ngambil kunci mobil dulu," Balas Devano dengan sedikit berteriak.


"Setelah sampai di Restoran"


_____________________________


Malam Yang dingin nan sunyi itu Aku terduduk di bangku restoran bersama Devano menikmati menu makanan Yang sangat lezat, Serta menikmati Alunan biola Yang Terdengar indah Dan menghanyutkan perasaanku.


"Gimana Kamu suka dengan Tempatnya,?" Tanya Devano Yang kini terduduk bersamaku menikmati Hidangan Yang tersaji di meja.


"Ya aku menyukainya Makanannya pun sangat lezat Apalagi kalau Disini bersama Adrian. pastinya aku akan sangat bahagia," Balasku Seketika Devano Terdiam mungkin tidak suka karena aku selalu menyebut nama suamiku.


kemudian Ada seorang wanita bule Yang tidak ku kenal menghampiri kami dan memaki Devano," Wah lihat nih rupanya disini ada Tuan Devano Yang sekarang lagi viral karena Video Asusilanya itu loh, kemarilah teman-teman," ucap wanita Yang mengenali wajah Devano dan memanggil teman-temannya.


"Anda jangan membuat onar disini Ya nona siapa anda berani sekali mengatai saya seperti itu," Balas Devano sarkas.


Seketika sekerumun Wartawan berdatangan dan meminta keterangan Devano terkait video Nya yang penuh dengan Adegan panas bersama Sasha.


Next part...

__ADS_1


HAI JANGAN LUPA VOTE,LIKE,SHARE YAH...


TERIMAKASIH BUAT PARA PEMBACA SETIAKU ....


__ADS_2