Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Maafkan aku


__ADS_3

"Hentikan omong kosong kamu Devano," Bentak Adrian marah pada sang Billioner Asal German.


"Asal kamu Tau aku tidak terlibat sama sekali dengan Masalah itu Adrian!" Tegas Devano sambil menatap tajam pada Adrian.


"Hentikanlah sandiwara mu Yang berpura-pura baik terhadap karina Devano, Kita lihat saja nanti jika semua bukti tertuju pada kamu Akan aku pastikan kamu mendekam selamanya di penjara!" Ucap Adrian geram sambil meninggalkan Devano Yang kini berada di rumah Isabella alias karina.


"Sialan Adrian ini, Memangnya Aku tahu dengan kematian ibu mertuanya. Jangan-jangan ini semua ulah Sherlly" Umpat Devano Marah atas tuduhan Adrian kepadanya.


Sementara Sherlly kini berada di kantor! Iya mencari Adrian ke dalam Ruang kerja Nya , Namun Adrian tidak Ada disana.


"Kemana Sebenarnya Adrian ini, Jangan-jangan dia berada di ruangan Isabella! Awas kamu Isabella Aku tidak akan membiarkan sedikit pun memberi kamu celah untuk mendekati Adrian" Ucap Sherlly sambil bergegas menuju Ruangan Sang Sekretaris.


Dengan Sangat marah Sherlly membuka pintu Ruangan sekretaris dari suaminya." Brakkk" suara pintu di buka dengan sangat kencang oleh Sherlly.


Isabella Alias Karina Asli, Yang terduduk di kursi kebesaran nya heran dengan tingkah Sherlly Yang tiba-tiba memasuki Ruangan nya.


"Mana Adrian suamiku," Ucapan Sherlly terdengar lantang di telinga Karina asli.


"heuhhhh" Kamu sudah gila yah, Mana mungkin Adrian ke ruangan ku, Setelah apa yang telah kamu lakukan dengan Semuanya! " Balas karina Dingin.


"Iya juga yah Mana mungkin Adrian ke Ruangan Isabella," Gumam nya dalam hati.


"Kalau tidak ada di Ruangan kamu, Lalu ke mana Adrian pergi" Ucap sarkas Sherlly.


"Ya mana kutahu, Kemana dia pergi! Tolong keluar dari sini sher, Aku muak melihat wajah pendusta seperti kamu " Bentak Isabella bangkit dari duduknya menyeret Sherlly dengan kedua tangannya.


Kemudian Sherlly dengan sangat marah menepis tangan karina yang berniat menyeret nya keluar dari Ruang kerja sekretaris suaminya.


"Lepaskan tanganku," Ucap Sherlly marah.


Aku juga bisa jalan sendiri"


"yasudah kalau begitu Tunggu apalagi! Ayo keluar," Bentak karina dingin.


Kemudian Sherlly pergi meninggalkan ruangan Isabella alias karina, Sementara dari arah yang berlawanan Terlihat Adrian Yang baru saja datang.


"Adrian," Kenapa dia datang se siang ini" gumam Sherlly sambil menghampirinya.


"Sayang," Kamu habis darimana kok datang ke kantor se siang ini," Sherlly bertanya pada Adrian Yang tampak marah terhadap Sherlly.


"Jangan Bertanya Sekarang ya karina, Aku lagi pusing kamu tau nggak orang lagi pusing seperti apa," Ucap Adrian dingin dan berlalu begitu saja.

__ADS_1


Sherlly Terdiam menatap Adrian yang bersikap dingin padanya.


"Siallllll" umpat Sherlly dan menyusul Adrian yang menuju ke ruangan nya.


Adrian Terduduk di kursi kebesaran nya, Iya menatap langit-langit ruangannya, tidak berhenti Adrian memikirkan ucapannya yang menyakiti hati karina.


"Maafkan aku Istriku," gumam Adrian menatap nanar langit-langit ruangannya.


"Adrian," Ucap Sherlly memanggilnya.


Namun Adrian hanya terdiam seperti tidak mendengar perkataan Sherlly. Kemudian Sherlly memanggilnya Kembali.


"Adrian sayang," Kamu sedang mikirin apaan sih! " sahut Sherlly kembali dengan nada yang di lembut-lembutkan.


seketika Adrian menoleh tampak bersikap biasa saja" Tidak aku tidak sedang memikirkan apa-apa" Balas Adrian cuek terhadap Sherlly, kemudian Adrian Menelpon office boy untuk membuatkannya Kopi.


"Tolong buat kan Saya secangkir kopi dan Antarkan ke ruangan saya sekarang," Suruh Adrian pada seorang office boy.


Kemudian Sherlly Menimpali perkataan dari Adrian.


"Kenapa kamu tidak meminta pada aku saja! Kalau hanya membuatkan kopi untuk mu Aku juga bisa suamiku," Balas Sherlly atau karina palsu terhadap Adrian.


"O yah Aku lupa kalau kamu juga bisa buat kopi yah, sehingga kopi kesukaan aku pun kau lupa" Jawab sinis Adrian terhadap Sherlly.


"Sudahlah Aku tidak ingin Ribut dengan kamu! lebih baik kamu sekarang keluar dan pulang saja, daripada di sini cuma buat kepalaku pusing." ucap Sarkas Adrian terhadap Sherlly.


Namun Sherlly tidak terima dengan sikap dingin Adrian Terhadap nya."Ada apa dengan kamu Adrian, kenapa kamu sering Marah-marah sama aku." lirih Sherlly berpura-Pura menangis di hadapan Adrian.


"Cukup Karina Aku bilang," lebih baik kamu pulang Kalau tidak mau kena imbas dari kemarahan aku," Bentak Adrian Pada Sherlly Alias Karina palsu.


Adrian Bergegas meninggalkan Ruangannya dan menuju Pantry untuk mengambil Secangkir kopi pada OB yang dia suruh.


"Adriannnnnn," Teriak karina palsu marah dan menyusul Adrian.


Sementara Adrian Terduduk di meja pantry sedang menyesap kopinya" Sherlly-sherlly mau sampai kapan kamu bertahan dengan kepura-puraan mu, Dasar wanita bodoh" Seringai Adrian kembali menyesap kopinya.


"Siallllll" Adrian Malah memilih duduk disini, dibandingkan bersama Dengan aku di ruangannya" gumam Sherlly menatap Adrian dari balik pintu Ruangan pantry.


Sementara Dari arah lain Isabella terlihat akan menuju pantry, Sherlly yang melihat kedatangan nya Begitu terbakar api cemburu padahal belum juga Adrian & Isabella bertemu, dia sudah kelabakan seperti kebakaran jenggot.


"Aku harus Bersembunyi dari sini," gumam Sherlly yang bersembunyi di balik pintu, kemudian Isabella berlalu begitu saja di hadapannya.

__ADS_1


Adrian terpaku melihat kedatangan Isabella alias karina istrinya, Begitu juga dengan Karina yang terpaku melihat Adrian yang sedang terduduk sambil menyesap kopi.


"Karina," Gumam Adrian dalam hati sambil menatap kedatangan Istrinya.


"kenapa Adrian disini," gumam Isabella Alias karina.


"Kkkamu , Mau ngopi" Ucap Adrian gugup.


"Ya seperti yang kamu lihat," Balas karina cuek melanggkah mendekat ke Arah dispenser sambil menyeduh kopinya.


"Duduklah disini," Ajak Adrian Ragu.


"Tidak usah berbasa-basi padaku Tuan Adrian," Balas Karina dengan Sinis.


"Aku sudah Tahu yang sebenarnya," Ucap Adrian beranjak mendekati Isabella sambil Mengitarkan pandangannya, Adrian menyadari keberadaan Sherlly yang sedang mengintip mereka dari balik pintu.


"Kamu sudah tau apa Adrian," Balas karina.


"Aku sudah tahu kalau kamu cuman seorang penipu! Yang berani masuk kedalam kehidupan aku iya Kan," Bentak Adrian Namun hatinya berkata lain.


" Maafkan Aku Karina, Semua ini aku lakukan Karena keberadaan kita sedang di awasi oleh Sherlly" gumam Adrian dalam hati.


"Sudah aku katakan Aku bukan penipu Adrian! Kamu saja yang menutup kebenaran dalam hati kamu, Atau memang ini semua Rencana kamu agar bisa kembali bersama Sherlly iya," Bentak karina Asli Marah terhadap Adrian.


Kemudian Sherlly menampakkan dirinya di hadapan Adrian dan Isabella alias karina Asli.


"Sudah kuduga Kamu pasti masih mengincar suami aku kan," Ucap Sherlly Berdiri di hadapan Karina, Namun karina pergi begitu saja Tanpa menggubris keberadaan Sherlly.


"Adrian Sayang" Untung Aku datang tepat waktu! Kalau tidak, pasti kamu sudah terpengaruh lagi oleh wanita jahat itu," Ucap Sherlly beranjak mendekati Adrian.


Namun Adrian malah bersikap sinis kepadanya & pergi begitu saja.


"Hentikan Semua kecurigaan kamu karina," Bentak Adrian sambil pergi meninggalkan Sherlly.


**Next part ...


Hallo Viewers ikuti terus kisah Novel aku ya...


jangan lupa bantu vote ,like, dan share...


untuk para pembaca setiaku Maafkan aku yang hanya update Satu bab per hari karena akhir-akhir ini aku banyak kerjaan,.

__ADS_1


Terimakasih**


__ADS_2