
Isabella menyesap latte di sebuah caffe bersama Sherlly, Mereka berdua terduduk saling mengancam!!!
kemudian Sherlly bergegas pergi meninggalkan Isabella alias Karina.
Sementara Adrian bertemu Dengan pengacara keluarga karina demi menindak lanjuti kematian Mertuanya, Yaitu Ayu & Hendardi.
"Halo!!! Selamat siang Apakah pak Pramono sedang ada di tempat,,?" Tanya Adrian pada sekretaris Pengacara keluarga karina yaitu Pramono.
" iya!!! dengan bapak siapa Yah,,?" Balas Sekretaris Pramono.
"Saya Adrian Suami dari Mrs karina !!!" Balas Adrian sambil mengemudi.
"Maaf bapak Sedang tidak ada di tempat sekarang, jika ada hal yang penting silahkan pak Adrian tinggalkan pesan saja pada saya," Balas Sekretaris Tersebut.
"Oke kalau begitu!!! tolong sampaikan kepada pak Pramono bahwa saya ingin bertemu dengannya, Tolong sampaikan yah Mbak." Ucap Adrian sambil menutup Panggilan nya & memutar arah untuk kembali ke kantor nya.
"Oke Baik Terimakasih Pak!!! pasti akan saya sampaikan" Tut...tut... Balas Sekretaris itu sambil menutup telponnya.
sementara Rama Sangat Bingung dengan Gelagat Aneh Ayahnya Yang kini tercium bau kecurigaan,," Apa sebenarnya Yang Papah Rencanakan dengan semua ini,,? kenapa Papah menyembunyikan berkas penijauan ulang kasus pembunuhan itu" Rama Termenung memikirkan surat penijauan kasus hukum itu.
"Kamu sedang mikirin Apa sayang,,? dari tadi aku perhatikan kamu terdiam seperti itu" Ucap Aquilla Datang Menghampiri Rama yang sedang terduduk bingung.
"Enggak Sayang, Aku hanya sedikit pusing saja dengan Turun naiknya pendapatan perusahaan kita," Dusta Rama Terhadap istrinya padahal Sebenarnya Rama sedang menyembunyikan Rahasia yang begitu besar terkait ayahnya.
"Kamu Yang sabar yah!!! Aku yakin kamu pasti bisa membalikkan kembali keadaan seperti semula, Karena kamu itu orangnya sangat gigih sayang" Ucap Aquilla sambil Menangkup wajah Tampan Suaminya.
"Eummm Bau makanan nih kayaknya!!!" Ucap Rama sambil mengendus bau makanan Yang lewat di hidung nya.
"Kamu mau makan,,? kebetulan hari ini aku masak, Makanan kesukaan kamu!!!" Balas Aquilla Sambil membuka Tupperware Yang berisi makanan.
"Oke baiklah Ayo kita makan bersama sayang," ucap Rama Tersenyum sambil menarik kursi di meja makan yang terdapat di dalam Ruangan nya.
Terik mentari Hari itu seakan mewakilkan perasaan Kesal Sherlly terhadap Karina Yang selalu berhasil memojokkan nya, Sherlly bergegas Masuk ke gedung perkantoran milik Adrian yang ia anggap suaminya. Dengan sinis Sherlly Mengomeli setiap Karyawan yang menatap dan menyapa nya.
__ADS_1
"Halo selamat siang ibu karina" Sapa Ramah dari salah satu karyawan Adrian suaminya.
"Jangan sok menyapa saya yah, lebih baik kalian bekerja dengan benar jangan cuman jadi benalu di perusahaan suami saya" Gerutu Sherlly memaki Karyawan dari Adrian, Iya melampiaskan kekesalannya kepada setiap karyawan nya.
"Ibu karina Sekarang beda banget yah, perasaan dulu dia itu orang yang sangat murah senyum dan Ramah yah, Baik banget" Ucap Kembali salah satu Karyawan yang berlalu di hadapannya.
"Ngomong Apa kamu barusan!!!" Bentak Sherlly.
"jangan pernah kamu membandingkan saya yang dulu dan yang sekarang" Geram Sherlly memaki-maki Karyawan yang tidak tau jelas kesalahan nya apa.
Namun Dari arah luar Adrian baru saja datang dan memarkirkan Mobilnya, kemudian Iya memasuki gedung perkantoran nya, Menyaksikan Sherlly yang sedang marah-marah dan hendak menampar Salah satu Karyawan.
"Hentikan semua ini karina" Ucap Adrian merekatkan Rahangnya Tanda marah terhadap Sherlly, Sambil menangkis tangan karina alias Sherlly Yang akan menampar salah satu karyawan disana.
"Lepaskan Tangan ku Adrian, Biarkan aku memberi hukuman kepada mereka Yang hanya memusingkan saja," Ucap Sherlly Sambil menghempaskan Tangan Adrian.
"Tolong jangan buat Keributan, Hentikan ocehan Kamu yang tidak jelas memaki semua orang!!! Ayo ikut denganku ke ruangan Sekarang" Ajak Adrian sambil menyeret Sherlly alias karina Palsu.
"Kamu kenapa Jadi kasar seperti ini sih sama aku Drian,,! jelas-jelas mereka yang salah bukan aku" Ucap Ketus Sherlly sambil menampar Adrian.
Adrian Sangat marah pada Sherlly karena telah berani membantahnya. Adrian menatap Tajam pada Sherlly matanya membulat sempurna kesan Tegas sekaligus kejam kini terpampang di wajah Tampan Pria kaku itu.
"Kamu berani Menampar aku heh," Kamu sungguh sangat keterlaluan karina!!! Kalau saja kamu tidak sedang mengandung Anakku sudah aku buang jauh-jauh kamu dari kehidupan ku" Geram Adrian Terhadap Sherlly.
"Oh jadi sebegitu saja Rasa cinta kamu padaku, Adrian!!! Mana janji kamu yang dulu Terhadap aku yang kamu ucapkan di hadapan kedua orangtuaku" Bentak Sherlly memaki Adrian.
"Cukup karina!!! lebih baik kamu diam dan jangan banyak bicara lagi, tolong keluar dari Ruangan saya,, Saya sedang ingin sendiri saja saat ini" Bentak Adrian sambil mengacungkan tangannya menunjuk ke pintu, mengisyaratkan agar Sherlly alias karina palsu pergi dari Ruangan nya.
"Baik aku akan pergi dari sini, Aku benci sama kamu Adrian" bentak Sherlly sambil menggenggam Tas di tangannya, pergi meninggalkan Ruangan Adrian.
Adrian Menatap langkah Sherlly Yang bergegas meninggalkan Ruangan nya, dengan sangat marah Sherlly membanting pintu Ruangan Adrian suami dari karina.
"Sampai kapan wanita ular itu betah berada di sekitarku, Kamu akan tambah menderita Sherlly selama kamu belum menyerah untuk meninggalkan aku" Gumam Adrian berseringai menatap Kepergian Sherlly.
__ADS_1
Sementara Sherlly Bergegas Meninggalkan Ruangan Adrian setelah sampai di lobby iya tak sengaja Bertabrakan dengan Isabella,,
"Awwww" Pekik Isabella yang sedang membawa Berkas berserakan jatuh di Lantai.
Para karyawan menatap pada keberadaan Isabella alias karina asli & Sherlly alias karina palsu.
"Kalau jalan hati-hati dong, Jatuhkan saya jadinya" umpat Sherlly menoleh sambil memaki.
"Kamu!!!" Isabella Terkejut dan marah pada Sherlly karena membuat berantakan berkas yang di bawanya.
"Ya kenapa memangnya!!! Lain kali kalau jalan hati-hati dong dasar pelakor" Umpat Sherlly mengomel.
Dengan marah Isabella bangkit dan menarik Sherlly, Membawa nya ke luar gedung tanpa perduli dengan berkasnya yang berserakan di lantai.
"Ikut aku wanita jahat, Jangan pernah kamu bilang kalau aku adalah pelakor!!! Justru yang pelakor sesungguhnya itu adalah kamu Sherlly" Bentak Isabella alias Karina Asli.
Aquilla Yang baru saja ikut keluar dari gedung perkantoran, menyaksikan Isabella yang sedang ribut dengan Karina dan Akhirnya Aquilla mengetahui kebenaran Yang selama ini terkubur dalam-dalam.
"Deg...Deg...Deg...
Jantung Aquilla berdegup kencang perasaan marah dan kesal sekaligus bahagia, berkecamuk di hatinya. Karena Karina yang jauh berubah kini terjawab sudah teka-teki Tentang berubahnya sikap sang sahabat karib.
"Apa aku tidak salah Mendengar!!! Apa aku hanya Mimpi,? Isabella ternyata adalah karina. dan karina yang selama ini bersama Adrian adalah Sherlly" Gumam Aquilla dengan mata berkaca-kaca.
"Jadi selama ini Aku tidak salah dengan membenci karina Yang bersama Adrian, Apakah Adrian tau dengan semua ini" Gumam Aquilla berdiri menatap Isabella dan Sherlly yang sedang beradu argument nya.
Akankah kepalsuan Sherlly segera terungkap oleh semua, Ataukah Isabella akan semakin terancam oleh Sherlly.
Next part...
Hallo Viewers Bantu vote terus yah...
Yuk like Novelku...
__ADS_1
teruntuk para pembaca setia Terimakasih karena telah mendukung karyaku selama ini.
semoga kalian terhibur.