Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
[Author-pov] Bab 43 : Pulang Dari Rumah sakit.


__ADS_3

Sore Itu Adrian Membawa Karina pulang Ke Rumah nya , Ditemani Oleh Rama Dan Aquilla.


Adrian mendorong kursi Roda Yang sedang di duduki istrinya. Sementara Rama & Aquilla Terlihat Barus sampai ke Rumah sakit, Untuk menjemput Karina Sahabatnya.


"Gimana Sayang Kamu senang Kalau akhirnya Kamu bisa pulang" Ucap Adrian Seraya Tersenyum.


"Iya Mas Aku seneng Banget, Aku sudah kangen dengan Suasana Rumah. Apalagi Masakan Kamu Yang enak mas" Balas Karina.


"Iya Nanti Aku masakin Yang banyak, Biar kamu makin seneng Dan Cepet sehat kaya biasanya lagi"


"Tapi kalau aku sehat Pun sayang ya mas, Kandungan Aku tidak bisa diselamatkan. Aku terlalu ceroboh Untuk hal itu mas" Lirih Karina Yang Tiba-tiba saja Mengingat Bayi dalam Kandungan nya.


Adrian Langsung menghentikan Kegiatan nya Yang sedang mendorong kursi roda, Lalu iya berpindah ke Hadapan istrinya Sambil mengusap Air mata Dari Karina.


"Sayang Hey,... sudah sayang Jangan Nangis lagi. Kasihan Loh anak kita Sudah senang di surga sayang, Kamu ikhlasin Ya. Dan jangan Terus-terusan menyalahkan diri sendiri Yah" sambil menyeka Air mata Dari karina.


"Makasih Ya mas Kamu sudah Nasehatin aku, Dan makasih Juga kamu sudah mencintai Aku" Balas Karina sambil memeluk Adrian.


"Aku Yang berterima Kasih sama kamu sayang, Karena kamu Sudah merubah Sikap Aku Yang kaku dan sombong. Maafkan aku Ya karena masa lalu ku Kamu harus menderita"


"I love You My wife" ucap Adrian.


Karina Tidak sanggup Berkata-kata Lagi Iya merasa terharu mendengar Kata-kata Yang menurutnya Sangat indah.


"Ini di Rumah sakit kali, please deh Kalian ini Gak bisa apa Nahan nyampe Rumah untuk kangen-kangenan nya." Ucap seseorang Yang membuyarkan kemesraan mereka berdua.


Adrian Kesal mendengar Ucapan Wanita Yang kini berada tepat di belakang nya, dia menoleh karena kesal ada yg mengganggu momen kebersamaan nya dengan Istrinya. Dan Ternyata iyalah Aquila sahabat dari Istrinya.


"Quilla" Ngapain sih lho datang kesini ganggu aja, Momen Aku yang sedang Romantis ini" umpat Adrian.


"Ceillah , Emang bisa lho bersikap Romantis. Kalau Gak bisa gak usah sok-sokan. Dasar Pria Kaku"


"Aquilla, Kamu tau gak Kamu itu ganggu banget. pertama Aku gak suka kamu ganggu aku Kalau lagi bermesraan sama karin. kedua panggilan Pria kaku itu cuman milik istriku, Paham.


"Hahaha... Santai aja kali Bro, Gw juga Tau kalau itu panggilan sayang dari istri lho . Tenang aja gw juga punya suami Yang sangat baik hati.


"Ikhhh nyebelin Banget sih lho, Sumpah ya. Kalau saja bukan sahabat kamu nih yank aku sudah kasih pelajaran ke dia.


Karina Terkekeh melihat Tingkah suami dan sahabatnya itu karena dari jaman kuliah tidak sedikit pun Ada yang berubah dari mereka Berdua,. Aquilla Selalu menjadi pembela Karina saat bermusuhan dengan Adrian Sementara Rama sudah bagaikan Kaka nya.


"Sudah-sudah Kalian ini kenapa sih, Dari jaman dulu kok kaya Anak kecil. Kalau ketemu berantem terus." Ucap Karina terkekeh, Iya merasa sangat terhibur dengan kedatangan Aquilla.

__ADS_1


"Lho sama siapa kesini,?" Tanya Adrian terhadap Aquilla.


"Sama My Prince Lah, Orang Nomor satu di hatiku.."Balas Aquilla.


"Dih Alay banget sih lho"Terus dimana dia sekarang" Cuek.


"Tadi beli makanan Katanya buat kita makan bareng sebelum pulang" Jawab Aquilla Yang menghentikan candaannya.


"Gw kira lho datang sendiri" seru Karina.


"Ya gak mungkin dong, My Prince itu Tidak mau Melihat Istrinya berjalan Sendirian tanpa memakai Mobil, Kalau jaman dulunya kereta kencana kali Ya" Celoteh Aquilla.


"Iya Dan lho tentunya Nenek-nenek Atau gak sudah jadi mayat hidup" Balas Adrian , Sementara Karina kembali Terkekeh.


"Hemmm Ya deh serah Lho aja, Suka-suka lho. Yasudah gw Cari Suami gw dulu deh kok lama Banget ini" Ucap Aquilla sambil berjalan Mencari Rama suaminya.


"Kamu lihat Tuh sahabat Kamu kocak banget sih dia , Pengganggu Banget" Ucap Adrian sambil memasukan Tangannya ke saku celana.


"Sudahlah Lagian Kamu kayak enggak Tau aquilla Saja" Balas Karina.


"Iya Bener kata kamu sayang" Sahut Adrian.


Tak Berapa Lama Aquilla Menghampiri mereka kembali bersama Dengan Rama Suaminya.


Adrian Terlihat cemburu saat Rama Memberikan Perhatian nya Kepada Karina Istrinya.


"Ya seperti Yang kamu lihat istriku Ini sudah sehat-sehat saja" Ucap Adrian Yang menyela ucapan karina Yang mau menjawab Pertanyaan dari Rama.


"Iya Ram Aku sudah sehat kok, Benar apa Yang dikatakan Adrian" Balas karina seraya Tersenyum.


"Ceillah Adrian cemburu tuh, sama suami gw. Drian-Drian, Kamu Bucin banget ya sekarang sama Karina, hehe..." Ejek Aquilla Terhadap Adrian.


"Tau nih Denger ya Dri, Lho itu tidak berhak cemburu sama gw. Karina itu udah aku anggep seperti Adek gw sendiri" Sahut Rama Yang ikut meledek Adrian.


"Siapa yang Bucin dan gw juga enggak cemburu, Kata siapa gw cemburu sama lho" Balas Adrian sambil cemberut.


"Aduh Kalian ini Kok jadi kekanakan sih, Kita jadi pulang gak. Aku udah gak betah tau di Rumah sakit" Sahut karina.


"Euhhhh Iya sayang, Yasudah Ram Dimana lho parkir mobilnya,?" Tanya Adrian Terhadap Rama.


"Yasudah kalian ke lobby aja biar gw Yang ambil mobilnya, Yuuk sayang" Ucap Rama sambil mengajak Aquilla mengambil Mobil.

__ADS_1


* * *


Sementara Ayu kini tengah pingsan Iya disekap Oleh sekelompok Orang Yang tidak dikenali.


Ayu membuka Matanya iya sangat terkejut Karena Berada di suatu Tempat Yang tidak Diketahui nya.


"Tolong...tolong..." Teriak Ayu...


sehingga Suara Teriakannya terdengar Oleh Preman Bayaran Yang menyekapnya, dari ruangan Yang lainnya.


"Bos kayak nya wanita tua yang kita culik Tadi sudah sadar Bos, Bagaimana ini" Ucap salah satu preman Kepada orang yang menyuruh nya.


Pria berbadan Tegap Menggunakan Topeng, Iya Tidak diketahui siapa sebenarnya orang itu.


"Kamu urus wanita Tua itu, Dan jangan sampai Ada yang mengetahui keberadaan Nya disini"


"Baik Bos saya akan laksanakan perintah anda"


"Tentu dong kamu harus laksanakan, Dan ingat jangan sampai lolos"


"Siap Bos"


"Siap-siap,Yasudah sana Ngapain masih disini" Bentak pria asing yang menculik Ayu ibu Dari karina.


"Hahaha Adrian kamu lihat, Apakah kamu Mampu menyelamatkan Ibu mertua Kamu, Akan aku pastikan Aku membalas perlakuan kamu Terhadap aku, Terlebih lagi karina. Ucap Pria asing yang Menyimpan Dendam terhadap Adrian & Karina.


"Lepaskan saya Atau kamu akan menyesal, Siapa yang menyuruh kamu" Tanya Ayu terhadap Orang yang menculiknya.


"Siapapun saya Tante juga akan segera Tahu, Saya masih ingin bersenang-senang. Melihat Kebingungan dan Kesedihan Dari Raut wajah Anak dan menantu Tante, Hahaha...


"Kurang ajar kamu, Siapa kamu sebenarnya Dasar pengecut" Umpat Ayu sambil meludah.


"Slow dong tante, cepat atau lambat tante akan Tau siapa saya, Dan siapa keluarga saya. Tante jangan pura-pura Lupa ya bagaimana Om Hendardi mengusir saya dan mamah saya. Dan saat itu tante malah menjodohkan Karina dengan pria lain." Bentak pria Asing itu.


Belum juga kelar Kasus sherly sudah datang lagi Orang baru Yang berniat menghancurkan Rumah Tangga Adrian dan karina.


Akankah kedok pria Yang tidak dikenali ini terbongkar.


To be continued...


Next part ya...

__ADS_1


Happy Reading...


__ADS_2