Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Ketidak percayaan Adrian


__ADS_3

Sherlly Meninggalkan Ruangan Karina Dengan Amat marah, Iya tidak menyangka bisa di kalahkan Oleh gadis seperti Isabella, Padahal Sebenarnya Isabella itu Adalah Karina Yang dia culik satu tahun silam.


Isabella Menatap Kepergian Karina Palsu Yang Amat sangat Marah kepadanya, Kemudian Isabella Menjalankan Rencana selanjutnya Untuk menarik hati Adrian. Namun Karina tidak bisa melakukan nya sendiri untuk Rencana besarnya Kali ini, dia meminta bantuan dari Tiwi.


"Halo Tiwi tolong ke Ruangan saya sekarang," lewat Ponselnya iya memanggil Tiwi Anak buah dari Devano Temannya.


Kemudian Tiwi menyanggupi Permintaan Karina Tuannya.


"Baik saya akan segera ke sana," Balas Tiwi Terhadap Karina.


Tiwi Berjalan menuju Ruangan Karina atau Isabella, Namun Sherlly melihat nya. Dengan mengendap-endap Sherlly Berusaha Mengikutinya.


"Tampak nya ada Yang mengikuti saya," Gumam Tiwi berhenti berjalan Karena merasa Ada orang Yang mengikuti nya.


"Aku harus Jalan dengan segera Agar orang ini Terkecoh, siapa sebenarnya orang Yang mengikuti saya," Ucap Tiwi Yang kembali berjalan Namun memutar Arahnya,Menuju Toilet.


"Sial Aku sudah mengikuti sejauh ini Ternyata dia mau ke Toilet, bodohnya kamu Sherlly," gerutu Sherlly Merutukki dirinya sendiri.


Kemudian Dia kembali menuju Ruangan Adrian Untuk meyakinkan! Adrian Agar percaya padanya Bahwa Isabella berusaha menarik simpatik darinya.


Kemudian Dengan segera Tiwi keluar dari Toilet, Untuk memastikan Tidak ada orang Yang menguntitnya. Dan melanjutkan Rencana Nya Yang akan menemui Karina!


Kemudian Tiwi masuk ke Ruangan Karina Nona Yang sebenarnya Bukan Yang palsu.


"Ada Apa Nona Karina memanggil saya!" Ucap Tiwi di Ambang pintu.


"Masuk Wi," Tidak Ada Yang mengikuti kamu Kan," Balas Karina curiga.


"Saya Rasa tidak ada, Sempat ada Yang mengikuti saya Namun orang itu Tampaknya Gagal. Karena Saya berhasil mengecoh nya. Balas Tiwi terhadap Karina Sambil meletakan Pantatnya di kursi Yang ditarik olehnya.


"Bagus," Apakah kamu Tau Kenapa Saya memanggil Kamu kemari? ucap Karina Datar.


"Tidak Nona , Justru saya ingin tau Apa Alasan Nona Karina memanggil saya. Balas Tiwi dengan Serius.


"Saya Ingin Meminta Bantuan Kamu, Untuk mengatur Makan malam Saya dengan Adrian, di suatu tempat Yang Suasananya bisa menumbuhkan perasaan cinta di Antara Adrian terhadap Saya," Ucap Karina Terlihat serius Meminta Bantuan terhadap Tiwi.

__ADS_1


"Kalau saya boleh Menyarankan, Lebih baik Nona Mengajak Tuan Adrian ke tempat Yang spesial, Saat Nona karina bersamanya dahulu." Balas Tiwi menyarankannya Agar mengajak Adrian Ke tempat-tempat Yang pernah iya kunjungi Sewaktu dia belum terpisah saat ini.


Karina Terdiam memikirkan hal Yang di sarankan oleh Tiwi, Terbesit di otaknya Rencana Yang sangat gila Karena Malam itu adalah Malam penentuan Sherlly akan menerima kepedihan Yang teramat sangat menyakitkan.


"Oke Terimakasih Atas sarannya Wi," Ucap karina Menyunggingkan senyumnya.


"Kalau begitu saya Mohon pamit, Nona! masih Banyak pekerjaan Yang belum sempat saya selesai kan," Balas Tiwi meminta ijin pada Karina.


"Yasudah Kamu selesaikan pekerjaan kamu Nanti Ada Tugas dari saya Setelah itu! " Seru Karina Terhadap Tiwi.


Sementara Adrian kini Bersama Dengan Sherlly Alias Karina palsu, Sedang menuju perjalanan Pulang Ke Rumah mereka, Namun Adrian mendiamkan Sherlly selama perjalanan pulang Aksi saling mendiamkan pun terjadi di Antara mereka.


"Kenapa Adrian mendiamkan aku sih, apa dia masih Marah sama Aku," Gumam Sherlly bertanya dalam hatinya.


Kemudian Adrian membuka obrolan Di tengah kesunyian itu. "Karina Mas mau Tanya sekali lagi sama kamu,?"


"Iya mas, Kamu mau bertanya Apa! Jawab Karina palsu Terhadap Adrian.


"kamu kenapa berubah sayang, Kemana Karina Yang mas kenal seperti dulu, Yang baik hati pemaaf dan penyabar, Mas merindukan semua itu dari kamu sayang." Ucap Adrian dingin terhadap Karina.


"Kenapa kamu selalu menyangkut pautkan Semua masalah Yang menimpa kita dengan Isabella. Bahkan Dia tidak pernah sekalipun ikut campur urusan kita," Tegas Adrian Terhadap karina Istrinya.


"Sudah mas. Aku Tidak mau membahasnya! Aku muak sama kamu" Bentak Sherlly turun dari Mobil Adrian Yang telah sampai di halaman Rumah.


Sherlly Bergegas Masuk ke Rumahnya, sementara Di Ruang Tamu sudah Ada Ayah mertuanya Yaitu Syafiq Yang sedang memijit kaki istrinya Yaitu Icha.


"Tunggu," Teriak Icha Menghentikan langkah Dari Sherlly, Tak lama Adrian Mengekor di belakang Sherlly.


Adrian Melihat kemarahan dari Ibunya Terhadap Karina istrinya, Sementara Syafiq hanya Terdiam mencerna setiap perkataan Yang terlontar dari mulut istrinya.


"Kamu Tidak berhak menginjakan kaki di Rumah ini, Karena kamu bukan Karina menantu saya! Tegas Icha terhadap Sherlly.


Seketika Adrian mendekat dan membela karina palsu dari kemarahan ibunya.


"Maksud mamah apa Berbicara seperti ini mah, Bukan karina? masksud mamah apa sih!" Balas Adrian sambil menggenggam Tangan Karina palsu.

__ADS_1


"Dia Sherlly si wanita jahat itu Adrian, dia bukan karina istri kamu, Lihat pipi mamah sekarang lebam karena ulah dari wanita ini bersyukur mamah di selamatkan oleh." Seketika Icha berhenti berbicara Karena dia hampir saja menyebut Nama Isabella.


"Maksud Mamah apa si mah, Karina Tidak mengerti," Balas karina Palsu membela diri.


"Kamu jangan bersandiwara lagi di hadapan saya Sherlly, Saya sudah tau yang sebenarnya terjadi selama ini. Kamu membohongi saya sekeluarga dasar wanita jahat kamu, Dimana sekarang menantu saya ! " Bentak Icha terhadap Karina palsu, Agar mau mengakui bahwa dia adalah Sherlly mantan Pacar Adrian semasa kuliah.


"Mamah hentikan! Adrian tidak terima Mamah menuduh karina seperti ini, Terlebih lagi Mamah menyamakan karina dengan Sherlly, Yang jelas dari Raut wajahnya pun jauh berbeda ma." Bentak Adrian Terhadap ibunya.


"Kamu berani membentak Mamah hanya karena perempuan jahat ini, Sadar nak kamu telah di Butakan oleh wajahnya, Karina!


Pantas saja setahun ini kamu jauh berubah di bandingkan karina Yang dulu." Icha Berteriak histeris gara-gara Adrian tidak mau percaya dengan kebenaran ini.


"Baik Saya Akan angkat kaki dari Rumah ini mah, jika itu Yang mamah inginkan. Saya ini karina Mas, Ada apa sebenarnya dengan mamah! kenapa mamah berubah sama Aku mas" lirih Sherlly menangis berusaha menarik simpatik dari Adrian suaminya.


"Sudah sayang Kamu jangan dengarkan perkataan Mamah yah, mungkin mamah lagi capek sayang. Kamu jangan ambil hati setiap ucapan mamah yah! Adrian Merangkul karina dan membawanya ke kamar,.


Sementara Icha menangis tersedu-sedu Lantaran iya tidak bisa mengungkap sebuah kebenaran Yang tampak samar di keluarganya.


"Hiks...hiks...hiks..." Dia itu bukan Menantu kita pah, dia itu Sherlly pah, hiks...hiks...hiks..." lirih Icha di Rangkul oleh Syafiq suaminya.


"Sudah mah, Mamah yang tenang yah. Dia menantu kita Mah. Mamah tidak bisa menuduh nya begitu saja hanya karena perubahan sikapnya." Ucap Syafiq Sambil menyeka Air mata istrinya.


**Next part...


Halo Readers


selamat menikmati karya saya yah.


Bantu vote & juga like yah.


Jangan lupa komen dan share.


Terimakasih buat para pembaca Bantu saya vote supaya saya nambah semangat dalam menulis novel ini.


Terimakasih Maaf yah kalau menulis saya masih Acak-acakan**.

__ADS_1


__ADS_2