
kini Adrian & Karina telah sampai ke Rumahnya.
sementara Sherly Menyusun Rencana Agar Adrian bercerai dengan karina.
saat Karina membuka pintu, Keadaan Dalam Rumah sangat berantakan seperti habis kemalingan. Adrian sangat terkejut dengan keadaan Rumahnya yang sangat berantakan.
"Ada apa ini..! Apa ada maling masuk ke Rumah kita" Gimana sih satpam kerjaannya Apa tidak mengontrol keadaan Rumah kita.
Sementara Karina sangat shock ketika melihat Kondisi Rumah yang berantakan, Iya merasa ketakutan. Begitupun dengan Icha mama mertuanya.
"Aku takut Adrian, Aku takut. Jangan-jangan di dalam masih ada orang jahat. Yang memata-matai kita" lirih karina dan Adrian berusaha menenangkan Karina istrinya.
"Tenang sayang Mudah-mudahan sudah tidak ada orang jahat di dalam ya, Ayo kita masuk.
Adrian merangkul Karina dan mengajak nya masuk ke rumah," Ma Pada kemana ya sekuriti, Sama si mbok, Apa mereka pergi."
"Mama Rasa enggak mungkin mereka pergi Tanpa meminta ijin mama terdahulu, Adrian.
"Lantas sekarang dimana mereka, Rumah ko di biarkan kosong. Pantas saja maling dengan mudah masuk ke Rumah.
Ayu merangkul Karina anaknya dan menenangkan nya. "Karina Kamu tidak perlu takut sayang, Disini ada mommy Yang akan selalu ngejaga kamu yah. ucap Ayu sambil memeluk Karina.
"Kenapa Si dengan Rumah kalian ini, kurang pengamanan banget. Gimana kalau Karina dalam keadaan sendiri di rumah. Dan ada maling masuk, Pokok nya kita harus lapor polisi. Ucap Ayu yang malah menyalahkan Terkait kurang pengamanan Di rumah Adrian.
Saat Adrian melihat sekitar Rumah yang berantakan, Terdengar suara orang Dari dalam gudang.
"Tunggu Seperti nya Aku mendengar suara dari dalam gudang ma,"
Kemudian Adrian, Karina dan kedua orang tuanya. mendekati pintu gudang.
"Sial kenapa di kunci" Gumam Adrian.
"Kenapa Drian" sahut Icha .
"Pintunya di kunci ma, Nanti ya aku cari kunci serep nya dulu" ucap Adrian Sambil menuju Kamarnya untuk mencari kunci serep.
"Aku ikut sayang" Ucap Karina yang membuntuti Adrian.
"Yasudah ayo" Adrian mengulurkan Tangannya pada Karina, Dan mereka berdua bergandengan menuju Kamarnya.
Saat Adrian membuka pintu kamarnya ia di kaget kan oleh seseorang Yang loncat Keluar dari Jendela kamarnya. "Hey siapa kamu" Teriak Adrian & orang itu lari karena terkejut melihat Adrian dan karina.
__ADS_1
"Tunggu hey" ... Adrian berniat mengejar Orang yang telah mengobrak-Abrik seisi Rumahnya.
"Sayang Kamu kembali ke mama & segera hubungi Polisi, Agar cepat datang ke rumah kita. Ucap Adrian terhadap Karina.
"Iya sayang, Kamu hati- hati ya. jaga keselamatan ya sayang. Aku sayang sama kamu,. lirih karina Yang gemetar menyaksikan orang yang menyusup Rumahnya.
Karina Berjalan secara terburu-buru, Sementara Adrian mengejar orang yang masuk kedalam Rumahnya, Dengan panik Iya Berteriak. " Ma mamah, mommy" Teriak karina histeris.
Ayu & Icha Sangat kaget mendengar Karina berteriak histeris memanggil mereka berdua.
"Ada apa sayang, Hati-hati jalannya. Nanti kamu kepleset" Ucap ayu Panik melihat Karina berlari.
"Iya sayang ada apa, Kenapa kamu lari-lari" Icha ikut berbicara pada Karina menantunya.
" ta tadi di kamar aku, Ada pencurinya. Dan Adrian Sekarang lagi mengejar orang itu ma, Aku takut Adrian kenapa-kenapa ma. Ucap Karina yang menangis terisak-isak.
"Lebih baik kita lapor polisi Cha, Gak bisa lho pencurian seperti ini dibiarkan," ucap ayu terhadap sahabat nya.
"Iya tunggu ya aku Telpon polisi dulu" ucap Icha sambil menghubungi polisi melalu telpon genggam miliknya.
"Halo dengan kantor polisi, Tolong pak Datang ke perumahan Sedayu mulia, blok A No 5. di Rumah saya terjadi pencurian pak.
Setelah Icha menelpon polisi kemudian Karina membuka pintu Gudang, Setelah terbuka Mereka bertiga di kaget kan dengan, Satpam & pembantunya Yang di ikat oleh Penyusup.
"Ayo... Ayo... Mbok, Duduk. Icha sambil menuntun pembantunya Tenang.
sementara Pak satpam pun bangun setelah tali yang mengikat tangan & kakinya terlepas.
Tak berapa Lama polisi berdatangan Ke Rumah kediaman keluarga Adrian.
"Selamat Sore ibu kami dari pihak kepolisian, Saya mendapat kan laporan. Kalau di sini terjadi pencurian.
"Iya pak saya sendiri yang melapor, Sejauh ini belum diketahui Apakah ada barang berharga yang hilang atau tidak. Tapi bapak lihat keadaan Rumah saya berantakan seperti ini. Ucap Icha kepada para Polisi.
"Bisa ibu ceritakan bagaiman kronologi kejadian nya,.
"Maaf pak , Saya dengan anak dan menantu saya tadi sepulang dari menghadiri Acara, & saat kami pulang Tiba-tiba saja Rumah sudah berantakan seperti ini.
" baik ibu apakah dirumah Ada, Yang tinggal saat ibu pergi ?.
"Ada pak pembantu & satpam Rumah saya, Tapi mereka di Sekap di gudang. Ini mereka orang nya. Icha menunjuk pembantu dan satpam nya.
__ADS_1
Sementara Karina mondar-mandir, iya sangat Mengkhawatirkan Adrian Yang kini sedang mengejar orang yang masuk ke dalam Rumahnya. " Pak Suami saya lagi mengejar orang yang menyusup ke Rumah saya sekarang pak." Ucap Karina Terbata-bata.
"Kemana Arah mana orang itu larinya, mbak." ucap seorang polisi.
"Ke arah sana pak" Karina menunjuk ke arah jendela Kamarnya.
"Baiklah ibu, saya mohon pamit untuk mengejar Pencuri nya"
Kemudian sebagian polisi itu bergegas pergi untuk mencari keberadaan pencuri itu sekarang.
" mbok Tolong Segera Rapikan Rumah ya, Pak satpam juga tolong bantu juga ya. ucap Icha memerintah.
"Yasudah kalau gitu , Ayo kita ke kamar mama sayang," Ayu mengajak Karina anaknya.
"Enggak mah, Aku mau disini saja nunggu Adrian pulang, Aku khawatir sama Adrian ma" Lirih karina meneteskan air matanya.
Icha yang melihat Karina Yang begitu mencintai putranya, Iya pun ikut menangis.
"Sayang Kamu yang sabar ya, Kita doa kan keselamatan Adrian ya" Ucap Icha menghambur ke pelukan menantunya.
"Iya ma mudah-mudahan, polisi segera berhasil Menangkap penjahatnya ya ma.
"Iya sayang, sudah ya jangan Nangis lagi.
kalau kamu nangis terus kasihan Adrian nya nanti sedih melihat kamu seperti ini" ucap Icha sambil Menangkup wajah cantik Karina.
Saat menyaksikan Sikap Icha terhadap anaknya, Hati ayu terenyuh " Ya tuhan Aku telah salah menilai Icha & Adrian selama ini, Aku melihat betapa sayangnya mereka terhadap karina Anakku tuhan" Gumam ayu,tidak terasa buliran putih melintas di pipinya.
"Sayang Sudah jangan nangis lagi, Mama yakin suami kamu itu jagoan, Dia akan selamat & pulang ketengah-tengah keluarga nya, Apalagi di perut kamu sudah ada calon anaknya" ucap Ayu menguatkan karina.
"Iya mom," mommy benar Aku harus kuat" karina mengusap air matanya.
Saat mereka bertiga saling merangkul Tiba-tiba saja Adrian Pulang, Dengan Rasa lelahnya.
Karina menoleh saat mendengar suara langkah Dari suaminya.
Karina menghambur ke pelukan Adrian, Dan Adrian membalas pelukan Dari karina istrinya, serta mencium keningnya. "Aku khawatir sama kamu mas, Lain kali jangan bikin aku khawatir lagi ya.
"Iya sayang," untung saja tadi polisi cepat datang dan segera meringkus pencurinya," ucap Adrian.
"Aku cinta sama kamu mas"
__ADS_1
"Apalagi aku sangat-sangat, Mencintai kamu istriku" Balas Adrian sambil mencium kening istrinya.
To be continued...