Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2: Rahasia Terbongkar


__ADS_3

Pagi sekali Tiwi datang Ke kantor Untuk menaruh Kartu Undangan Makan Malam ke dalam Ruangan Adrian , Tiwi menaruh Kartu itu di lipatan Map Yang tergeletak di Atas meja kerja Adrian.


Setelah Berhasil Menaro kartu undangan itu, Tiwi mengabari Karina Lewat pesan singkat dari Ponselnya.


"Sesuai Yang nona perintahkan, Saya berhasil menaruh kartu undangan makan malam,''


"Tringg '' Bunyi pesan masuk ke ponsel Karina Yang Masih berada di Rumahnya, Karina segara mengambil ponselnya Yang berada di Atas Nakas, Kemudian Iya membaca isi pesan dari Tiwi dam Membalas nya.


"Bagus Pastikan Adrian membaca surat undangan itu, & Pastikan juga Adrian mau menghadiri undangan makan malam."


Kemudian Karina Beranjak dari Rumahnya & Berangkat Bekerja seperti biasanya sebagai Isabella.


"Langkah demi langkah Saya akan Mendapatkan kembali Apa yang seharusnya jadi milik saya," Ucap Karina seraya berjalan Menaiki Taksi Yang telah di pesannya Via online.


Kurang lebih memakan Perjalanan Satu jam jarak Dari Rumahnya ke kantor Adrian kini karina Telah Sampai di kantor sebagai Isabella.


Ada Yang sedikit beda dari Isabella Karena Isabella berpakaian sangat seksi, sehingga Mata nakal para Pria Melirik ke Arah Isabella, Ada Juga Yang bersiul karena melihat Makhluk Tuhan yang paling seksi berada di Kantor itu.


Namun Karina berdandan Demikian bukan serta Merta Atas keinginan nya, Iya Terpaksa melakukan semuanya Dan mengubah gayanya lantaran perannya sekarang adalah Wanita penggoda suami orang.


"Hay semuanya Selamat pagi," Sapa Karina kepada Seluruh Karyawan yang memandanginya dengan tatapan memuja.


Sementara Adrian Yang baru saja datang Sangat marah ketika Isabella di tatap Oleh semua orang dengan tatapan penuh Nafsu.


Entah apa Yang di rasakan Adrian, Iya begitu marah ketika mereka memandangi Isabella.


"Isabella Ikut saya sekarang," Ucap Adrian dingin sambil menarik Tangannya.


Kemudian Isabella menoleh, Terpaksa mengikuti Apa kata Adrian Yang tiba-tiba saja menarik nya begitu saja.


"Lepaskan saya pak, Maksudnya Apa ini" Ucap Isabella keheranan.


"Kalau pakai Rok Yang menutupi lutut, Jangan yang pendek seperti ini," Balas Adrian Datar.


"Hah Maksud Bapak Apa, Kenapa Juga bapak melarang-larang saya! Bapak itu bukan siapa-siapa saya, Meskipun bapak Atasan saya tidak seharusnya bapak bersikap demikian pada saya," Balas Isabella Alias karina Asli.


Deg...


Adrian Terdiam setelah sadar apa Yang telah dilakukan nya, Mungkin inilah Yang dinamakan Naluri seorang suami Meskipun tidak mengenal tapi bahasa tubuhlah yang mampu menjawab.


"Akhhhh lagi-lagi seperti ini, Ada apa dengan kamu sebenarnya Adrian" Gumamnya dalam Hati Merutukki dirinya sendiri.


"Pak, Halo" Isabella mengibas-ngibaskan Tangannya di hadapan Adrian, Kemudian Adrian Tersadar dan berusaha Menyembunyikan ke gugupa nya.

__ADS_1


"Bapak ini kenapa Sih, Salah ya saya berpenampilan seperti ini" Seru Isabella semakin mengencangkan suaranya Saat Tahu Sherlly datang menyusul Adrian.


Kemudian Isabella ( Karina) Berpura-pura Terjatuh di hadapan Adrian, Sehingga Adrian Menangkap badan Isabella Yang hendak terjatuh.


"Akhhhh" Pekik Isabella kaget.


"Hati-hati Isabella," Ucap Adrian memeluk badan Isabella Alias karina istrinya.


Kedua wajah itu bertemu saling memandang satu sama lain, Wajah cantik Isabella terlihat jelas di mata Adrian. Sehingga membuat nya Terpaku melihat Mahakarya tuhan yang terindah.


"Pantas saja karina cemburu setiap kali melihat kita bersama Isabella, Kamu memang cantik dan terlihat seperti dirinya Namun yang membedakan mu hanya satu yaitu tanda di bawah mata kamu," Gumam Adrian yang enggan melepaskan pelukannya Dari Isabella.


"Peluk aku terus Suamiku Biar Sherlly merasakan Betapa sia-sia nya dia merubah wajahnya Menyerupai aku," Gumam Isabella alias karina .


Sementara Sherlly Yang melihat Adrian dan Isabella saling merangkul, Iya sangat terbakar amarah pada saat itu. Langkah demi langkah Sherlly menghampiri mereka berdua, Sementara orang-orang di sekitar sana melihat kejadian itu, Nasib Sherlly memang Terlihat sangat memilukan jika di nilai dari penyamarannya sekarang.


"Lepaskan suami saya dasar pelakor," Plakkkk Sherlly menampar Isabella.


Seketika Adrian marah terhadap Sherlly Yang dia anggap Karina saat ini.


"Kamu Apa-apa an karina, Semua ini tidak seperti yang kamu lihat sayang," Ucap Adrian marah ketika Karina alias Sherlly menampar pipi cantik Isabella.


"Saya salah apa pada kalian, Kenapa bapak tolongin saya! kenapa bapak tidak membiarkan saja saya terjatuh pak," lirih Isabella sambil memegang pipinya yang kesakitan dan pergi dari hadapan Adrian dan Sherlly alias karina palsu.


"Jangan kejar dia Adrian, Aku minta sama kamu tetap disini bersama aku," ucap karina palsu yang teramat marah pada Adrian.


"Lepaskan tangan aku Karina," Biarkan aku meminta maaf atas apa yang kamu lakukan pada Isabella" Kamu banyak berubah karina, Kamu bukan karina yang aku kenal, Benar kata mamah kamu lebih terlihat seperti Sherlly," umpat Adrian pada Istrinya.


Adrian pergi menyusul Isabella Yang tengah merasakan kesakitan akibat Tamparan dari Karina palsu, Adrian sangat merasa bersalah pada Isabella Sehingga Adrian berusaha membujuk Isabella agar tidak membawa kasus ini ke meja hijau.


"Isabella Maafkan istri saya, Apapun yang kamu minta Asalkan maafkan istri saya dan jangan tuntut istri saya yah," Ucap Adrian memohon pada Isabella.


"Tidak Apa-apa pak, Saya sudah terbiasa di perlakukan seperti ini oleh orang-orang di sekitar saya, Bapak tidak usah berlebihan seperti ini. Saya sudah memaafkan ibu karina Jauh sebelum bapak meminta maaf," lirih Isabella berpura-Pura menangis.


Sementara Sherlly menatap keberadaan Adrian dan Isabella yang kini sedang bersama.


"Wanita ini Ancaman besar bagi ku, Aku harus cepat-cepat menyingkirkannya. Kalau tidak disingkirkan sekarang bisa aku yang tersingkir dari sisi Adrian," Gumam Sherlly menatap Nanar dari balik jendela kaca ruangan Isabella.


Setelah Masalah itu Sherlly dan Adrian tidak berhenti Terus bersitegang, Lantaran Sherlly merasa cemburu pada Isabella.


Kemudian Adrian kembali ke ruangannya, Iya duduk di kursi kebesarannya dan membuka Map berwarna merah dan di dalamnya ada kartu undangan makan malam dari perusahaan Fiktif yang sengaja Isabella Rencanakan.


"Apa ini? Undangan makan malam di Caffe kenangan, Inikan caffe Favorit aku bersama karina dulu." Gumam Adrian sambil melihat kartu undangan itu.

__ADS_1


"Jam kerja berakhir"


Adrian pergi menuju tempat janjian makan malam itu di adakan, Dan juga Isabella alias karina asli berdandan dengan sangat cantik karena Akan bertemu sang pria kaku. yaitu suaminya.


sementara Sherlly mencurigai adanya perselingkuhan di antara Adrian dan Isabella.


Sherlly mengikuti Kemana Adrian Akan pergi, Iya berusaha mencari tahu sejauh mana Hubungan Adrian dengan Isabella sekretaris dari suaminya itu.


"Indah sekali tempat ini sekarang," Ucap Adrian mengagumi Keindahan caffe yang sudah lama tidak dia kunjungi bersama istrinya.


"Bapak suka dengan semua ini, Dulu ini pernah menjadi tempat favorit kita pak. Sebelum wanita jahat itu menghancurkan semuanya. Kenapa bapak tidak bisa membedakan mana istri bapak Yang asli dan mana istri bapak yang palsu," Ucap Isabella menangis dan mengungkapkan siapa dia yang sebenarnya.


"Kamu jangan gila ini tempat favorit saya dengan istri saya yaitu karina, Lalu Apalagi asli atau palsu saya tidak mengerti," Balas Adrian Bingung.


"Karena Saya karina Yang Sebenarnya Adrian," Teriak Isabella membentak Suaminya.


Isabella Membuka Week nya dan menghapus Tanda di bawah matanya.


"Lihat aku, Aku istrimu" Aku Karina Yang telah di culik oleh Sherlly dan di bawa ke German." Bentak Karina Yang pada akhirnya memaki Adrian.


"setahun lamanya Aku berusaha lepas dari jeratan Devano, berbagai cara Devano membujukku agar mau menikah dengannya. Hingga pada Akhirnya Devano sadar kalau cinta itu tidak bisa di paksakan."


"Tapi kamu malah Berkhianat, Meskipun kamu tidak menyadarinya Kamu telah tidur dengan wanita Yang bukan istri kamu itu Namanya Zina Adrian," Lirih Isabella terduduk lemah setelah menumpahkan Amarahnya.


Kemudian Adrian Merasakan sesak di Dadanya karena pada akhirnya dia Tahu kenyataan pahit Yang harus di telannya. Iya mendekati Karina dan memohon maaf atas ketidak sadarannya.


"Karina Istriku, Benarkah ini kamu! Maafkan atas kebodohan aku selama ini. Aku tidak menyadarinya." lirih Adrian meneteskan air matanya.


"Kamu jahat Adrian, Kamu tidak bisa membedakan Mana istrimu dan mana yang bukan. Kamu jahaaaat," lirih karina menangis di pelukan Adrian.


"Aku mohon maafkan aku Istriku, Aku tidak tahu dengan Semua ini. betapa bodohnya aku Begitu saja Mempercayai saat Sherlly datang ke rumah dengan wajah sama persis dengan wajah cantik ini," lirih Adrian sambil mencium pipi cantik Istrinya.


**Next part...


Happy reading


Selamat membaca yah.


Jangan lupa Bantu like , vote dan Juga share.


Terimakasih.


Teruntuk para pembaca setiaku Yuuk like kembali Novel ini dari bab pertama Hingga Bab Terakhir.

__ADS_1


Selamat membaca**


__ADS_2