Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Satu masalah selesai, Masalah lain bermunculan.


__ADS_3

seminggu berlalu sejak terjadinya kecelakaan, kini Icha berangsur pulih begitu juga dengan Syafiq & Sherlly Namun kali ini ada yang berbeda Sherlly mengalami Kelumpuhan iya hanya bisa Terduduk di atas kursi roda Sedangkan Icha telah sembuh dari kelumpuhan nya.


Karina Terduduk di samping ranjang kedua mertuanya karena Sekarang Syafiq & Icha berada di satu ruangan, dengan telaten karina menyuapi ibu dan Ayah mertuanya.


"Ma... Pa... Sudah saatnya minum obat, Mama dan papa makan dulu ya !!! Biar cepat pulih supaya bisa cepat pulang dan bisa menggendong "Riyana" cucu mama dan papa," Ucap Karina sambil menyiapkan dua piring makanan.


"Terimakasih Ya sayang mama sangat bahagia kita bisa berkumpul kembali, Mama sangat senang kali ini tidak ada yang mengganggu rumah tangga kamu dan Adrian lagi. " Ucap Icha .


Kemudian Adrian memasuki Ruangan kedua orangtuanya sambil menggendong Baby R," Halo Oma...Halo oppa Riana disini." Ucap Adrian sambil melambai-lambaikan tangan Anaknya kepada kedua orangtuanya.


"Duhhhh Cucu oppa !!! cantik sekali, sini oppa pengen gendong." Ucap Syafiq seraya tersenyum.


"Cucu Oma juga dong oppa." Rayu Icha terhadap suaminya.


"Halo... Riana..." Duhhhh sayangnya Mama, seneng ya di gendong ayah. Mama jadi gemes deh sama Kamu !!!" seru karina sambil mencubit pipi mungil baby R.


Kemudian Adrian menyerahkan Baby R kepada kakeknya, yaitu Syafiq ayahnya Adrian.


"Hati-hati dong pa, gendong nya ! Nanti Riana nya nangis loh," Canda Adrian terhadap Ayahnya.


"enggak yach !!! Riana betah ya di gendong oppa." Seraya tersenyum.


Karina terlihat bahagia melihat Keluarganya yang sudah utuh kembali Terlebih lagi hadirnya Riana di tengah-tengah mereka, Karina sangat menyayangi Riana meskipun bayi itu adalah anak dari Sherlly musuh bebuyutan nya sejak Masa kuliah.


"Terimakasih ya sayang, Akhirnya kamu sadar juga kalau Isabella itu adalah aku Karina." Ucap Karina mendekat ke arah Adrian.


"Aku yang seharusnya berterimakasih, karena kamu mau membongkar siapa sebenarnya Karina yang bersamaku. Mulai sekarang kamu jangan pergi kemana-mana sendirian ya Aku tidak mau ada karina palsu lagi di kehidupan ku." Balas Adrian sambil mencium kening istrinya.


"Duhhhh Cepet-cepet punya anak Dari karina dong Adrian, Mama pengen gendong cucu dari karina !!! " Seru Icha kepada Adrian & Karina.


"Mama Doakan saja yach mudah-mudahan setelah ini kami langsung di berikan Keturunan." Ucap Adrian Tersenyum.

__ADS_1


"Aminn semoga ya Nak!!!" Ucap Syafiq yang ikut angkat bicara.


Sementara Sherlly yang kini duduk di kursi Roda menatap Nanar dari balik pintu melihat kepada keluarga yang sedang berbahagia itu" Maafkan mama yach Nak !!! Semoga kamu bisa menjadi orang yang lebih baik tidak seperti mama mu ini." lirih Sherlly yang hanya bisa menatap Anaknya dari kejauhan.


"Kenapa kamu menangis disini, bukankah seharusnya kamu yang disana !!!" Ucap seorang pria paruh baya yang berdiri di hadapannya.


Kemudian Sherlly meneliti dari kaki sampai ke wajah orang yang berdiri secara tiba-tiba di hadapan Nya, betapa kagetnya Sherlly saat mengetahui orang itu yang ternyata adalah Ryan ayah dari Rama.


"Om Ryan," Ucap Sherlly kaget.


"Ya saya !!! " Seru Rama sambil mendorong kursi roda Sherlly.


"Ada apa om tiba-tiba datang ke rumah sakit,,?" Tanya Sherlly.


"Saya hanya ingin menemui kamu saja, Saya ingin melindungi kamu," balas Ryan terhadap Sherlly.


"Melindungi, Maksud Om apa !!!" Balas Sherlly yang merasa heran.


"Selama ini om merahasiakan Semuanya dari kamu, Maafkan om yach!!! selama bertahun-tahun tidak mengakui kamu sebagai anak. Sungguh saya menyesali semua itu, mulai sekarang om akan menebus semua itu untuk kamu." lirih Ryan menangis dihadapan Sherlly.


Deg...deg...


"Tunggu ... tunggu... Maksud om saya anak kandung om, gitu !!!" Seru Sherlly yang bingung terhadap Kalimat ambigu dari Ryan."Bagaimana bisa om mengaku ayah saya, Sementara Ayah saya adalah Ferdinand yang kini berada di German.


"Dia adalah Ayah tiri kamu karina, sementara Sasha adalah adik tiri kamu !!! " lirih Ryan.


"Tidak mungkin. Saya tidak percaya dengan Semua itu , om jangan mengada-ada yach !!!" Bentak Sherlly yang mulai marah.


"Benar Sherlly, om adalah ayah kandung kamu, Makannya om selalu memperhatikan kamu meskipun itu dari kejauhan. kamu fikir selama ini siapa yang membantu kamu untuk membunuh ibunya karina," Itu saya Sherlly, saya ayah kamu." Balas Ryan Terduduk menangis di hadapan Sherlly.


"Dengar ya om Ryan saya tidak pernah meminta om melakukan itu semua untuk saya, lebih baik om pergi dari hadapan saya !!!" Ucap Sherlly Sarkas mengusir Ryan.

__ADS_1


Kemudian Sherlly dengan memutar kursi rodanya berjalan menjauhi Ryan sekuat tenaga Sherlly menghindari Ayah kandungnya. Namun Ryan hanya menatap kepergian Sherlly yang membutuhkan waktu untuk sendiri agar mau menerima kenyataan.


"Kenapa tua bangka itu baru mengakui aku sekarang, Kenapa tidak dari kemaren-kemaren iya melakukan nya. Di saat aku mulai sadar atas kesalahan ku dia datang dengan masalah yang sangat besar," gumam Sherlly menangis.


Sementara Detektif yang Devano sewa kini sedang memantau keberadaan Ryan yang kini berada di rumah sakit dengan Sherlly, Detektif itu memotret keberadaan Ryan dan Sherlly dan menyerahkan photo itu kepada Devano.


"Kurang ajar" Brakkk


Devano menggebrak meja nya setelah melihat bukti Ryan ada hubungannya dengan Sherlly.


"Benar dugaan ku selama ini, Ternyata Sherlly dalang di balik semua ini. Aku tidak akan tinggal diam Sherlly !!! Kau telah menyeret nama baikku ke dalam kasus yang sangat besar ini," Umpat Devano marah besar, Iya salah paham terhadap Sherlly padahal dalang pembunuh ibunya karina adalah Ryan ayah kandung dari Rama.


"Ada hubungan apa tua bangka itu dengan Sherlly, Aku harus memperingatkan Rama. Ya dia pasti tahu soal ini" Gumam Devano sambil mengeram di dalam hati.


kemudian Iya kembali Menelpon Mister Willis detektif suruhannya." Hallo Mr Willis saya ingin anda terus selidiki Orang yang bernama Ryan itu, Ada hubungan apa dia dengan wanita yang bernama Sherlly." Ucap Devano Via ponsel.


"Siap !!! Pak Devano tenang saja masalah itu pasti beres di tangan saya." Balas Mr willis di seberang sana.


Sementara Sasha Yang berada di German kini iya akan kembali ke Indonesia untuk membalas rasa sakit hatinya pada Devano & Karina, Sasha merasa penyebab dari penderitaan nya adalah Karina.


" Dev Tunggu aku, Aku akan buat kamu menyesali perbuatan kamu terhadap aku !!! Dan kamu Karina Aku akan membuat hidup kamu tidak tenang kita lihat saja Akan aku hancurkan kamu, Seperti kamu Menghancurkan aku." Ucap Sasha Terduduk di dalam pesawat sambil menggendong Anaknya yang baru berumur dua tahun.


"Nak Mama akan membuat papa kamu mengakui kamu sebagai anaknya, Tenang ya sayang Mama akan memperjuangkan hak kamu," Seringai Sasha yang sedang tertawa jahat.


**Next part...


Hallo Viewers Yuuk Bantu vote, like, koment & Share.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah.


Teruntuk pembaca setiaku Terimakasih sudah memfavoritkan Novelku.

__ADS_1


Jangan lupa follow author nya Dunk...


Terimakasih**.


__ADS_2