Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Kehamilan Sasha


__ADS_3

" Nona ini jangan sembarangan bicara bisa saja Saya menuntut anda dan menjebloskan Ada kepenjara Karena mengganggu dan mencoreng Nama baik saya," Bentak Devano Terhadap Wanita bule yang memakinya di depan Umum.


"Wah...wah... Tuan Devano ini sudah salah malah mengancam saya lagi, Anda itu seharusnya bersyukur punya Calon istri sebaik dan secantik Nona karina , Eh ini malah berselingkuh dengan wanita lain," ucap wanita Bule yang Memaki Devano dan memuji ku, Seolah akulah Yang korban disini.


Aku Bahagia dengan melihat Devano Yang dulu di puja-puja oleh publik Namun kini dia dibenci, " Rasakan Devano ini baru permulaan aku tidak akan tinggal diam hahah," gumam ku dalam hati menikmati hiburan Yang langka ini.


Kemudian para wartawan Berdatangan Menghampiri ku dan meminta keterangan ku, Untuk Bertanya Tentang skandal Devano.


"Tunggu pak Devano, Apakah anda punya waktu untuk saya wawancarai. Dan tolong di jawab Yah pak pertanyaan saya," Ucap salah satu wartawan Yang Menghampiri ku.


"Maaf Yah saya tidak punya waktu untuk kawan wartawan semuanya dan saya tidak akan menjawab pertanyaan, kalau kalian bertanya seputar video yang menyangkut diri saya," Balas Devano geram pada Semua Wartawan yang tiba berbondong-bondong Melontarkan pertanyaan.


Bidikan Demi bidikan Sang reporter Memotret kami, Yang sedang makan malam di Sebuah Restoran Mewah di kota Berlin German. Devano Tampak terlihat marah saat Seorang reporter mengambil gambarnya dia geram Dan sampai membanting Kamera sang reporter.


"Kalian Tau nggak sih soal privasi kalian tidak punya etika sama sekali ya, Mengganggu ketenangan saya dan calon istri saya," Geram Devano terhadap sekerumun Wartawan yang terus berusaha Melontarkan pertanyaan dan menyudutkannya dalam kasus ini.


Tiba-tiba saja Ada salah satu wartawan Yang bertanya kepadaku kemudian Aku menjawabnya terkait Video Devano Yang tersebar luas di kalangan masyarakat Sekarang.


"Selamat malam Mbak Karin Bolehkah saya bertanya mbak," ucap salah satu jurnalis wanita yang kini tengah berada di dekatku.


"Iya boleh bertanya soal apa ya mbak,"Balasku Ramah Terhadap jurnalis wanita itu.


"Duhhhh mbak Karin ini bukan cuma cantik ya Tapi juga Ramah orangnya," Ucap Jurnalis wanita Yang mencoba merayu ku agar aku memberikan keterangan kepada mereka terkait Video syur Sasha dan Devano.


"Masa sih mbak dari dulu saya seperti ini loh Orangnya supel dan tidak pernah aneh-aneh," sindirku terhadap Devano yang kini sedang di kerubungi oleh wartawan.


"O Ya mbak bagaimana perasaan mbak karina saat mengetahui Soal video syur Calon suami mbak Karin tersebar luas hingga saat ini di kalangan masyarakat, Apakah mbak Karin sudah melihat videonya dan apakah Mbak karin ada Rencana untuk mundur sebagai calon istri dari pak Devano setelah mengetahui perselingkuhan nya dengan wanita lain." Ucap jurnalis wanita itu bertanya Terhadap ku.

__ADS_1


"Jujur Ya mbak Sebenarnya saya sangat sakit hati, Tapi saya tidak bisa juga menyalahkan Calon suami saya Terkait video itu. dan sampai sekarang saya belum melihat video itu Bukan belum lebih tepatnya saya enggan melihat nya mbak, Karena saya tidak bisa membayangkan betapa hancurnya saya kalau melihat adegan demi adegan orang yang akan menikah dengan kita tiba-tiba saja melakukan adegan itu dengan orang lain," Dusta ku Terhadap jurnalis wanita itu.


"Apakah mbak karin Akan memutuskan Pak Devano,?" Tanya lagi dan lagi jurnalis wanita Terhadapku.


"Maaf ya mbak untuk pertanyaan Yang ini saya belum bisa menjawab nya , Saya mohon do'a nya Yah dari rekan-rekan Agar kebenaran segera terungkap Jujur saya sangat capek dengan pemberitaan ini," Balas ku Ramah terhadap para jurnalis disana.


Seketika Devano menarik Tanganku dia Tampak marah kepadaku karena menjawab pertanyaan Sang wartawan yang mewawancarai ku.


"Ayo kita pulang," Ucap Devano menarik Tanganku keluar dari Restoran itu, Kemudian Para wartawan mencecar kami hingga memasuki mobil.


Terdengar samar Ucapan dari para pengunjung Restoran itu mengata-ngatai Devano Dan Ada juga Yang memuji tentang kesabaran ku.


"Wah Ternyata Tuan Devano itu Aslinya Arogan banget Ya, Tidak cocok untuk Nona karina Yang sangat baik dan berhati Mulia," Ucap Salah satu masyarakat yang Ada di restoran itu.


"Cepat Naik karina Nanti para wartawan itu mengejar kita lagi," Bentak Devano Terhadap ku dengan Tatapan Yang mendominasi.


"Maksud kamu Apa Rin berkata seperti itu kepada mereka, Kamu tau perkataan kamu Tadi hanya akan memperkeruh Suasana saja," ucap Devano mengomeli ku di sela iya Menyetir.


"Ya Memang kenyataan nya seperti itu kan Dev, Aku hanya ingin memberikan keterangan Yang sebenarnya saja kalau kamu dan Sasha Memang sangat serasi," Balasku setengah meledek Devano.


"Lebih Baik kamu diam Dan jangan pernah sekali-kali memberikan keterangan Seperti itu lagi di hadapan Wartawan,. Maksud kamu apa coba Pura-pura sakit hati dan memberikan keterangan palsu seperti tadi," Ucap Devano Geram Terhadap apa Yang sudah ku lakukan.


Aku terdiam Dan tidak Menyahuti Devano lagi hingga kami sampai ke Apartemen, Aku turun dari mobil Bergegas masuk ke lobby Apartemen dan segera menaiki lift sementara Devano Mengekor di belakang ku. setelah Aku sampai di Unit apartemen Yang aku tinggali disana Terlihat Sasha sedang berdiri seperti sedang menunggu kami.


"Akhirnya kamu datang juga Dev," Ucap Sasha menatap Devano dengan Tatapan Yang sangat Marah.


"Mau apalagi kamu kesini," Kan aku sudah bilang kalau aku tidak mau lagi bertemu atau berurusan dengan kamu," Balas Devano Datar.

__ADS_1


"Kamu lihat ini," Ucap Sasha geram.


Sasha mengambil Alat kontrasepsi dari Tas dan Menunjukkan nya kepada Devano.


"Maksud kamu Apa Menunjukan testpack itu Padaku, Jangan Katakan kalau kamu Hamil Anakku," Balas Devano mengelak.


"Kamu harus tanggung Jawab Devano, Ini anak kamu Kita harus menikah," ucap Sasha Terlihat begitu Marah pada Devano Yang tidak mau bertanggung jawab Atas perbuatan nya.


"Jangan gila kamu sha," Sudah aku Bilang kan sebelum nya Kalau aku tidak Akan menikahimu." Walaupun kamu hamil ' Bisa saja kan itu bukan anakku," Balas Devano Terhadap Sasha.


"Apa kamu bilang tidak mau menikahi aku dan Tidak mau mengakui anak ini, Aku hanya melakukan nya dengan kamu Devano." Teriak Sasha membentaknya.


" Tapi aku tidak bisa menikahi kamu, Karena aku tidak mencintaimu Sasha," Bentak Devano Terhadap Sasha.


"Tapi Aku cinta sama kamu Devano, Sejak Ada karina hadir di tengah-tengah kita kenapa kamu berubah sama aku," lirih Sasha Yang meneteskan Air matanya.


Seketika Devano menarik Sasha dan mengusir nya dari Unit apartemen ini," Ayo pergi dari sini dan jangan pernah mimpi Kalau aku akan menikahimu Camkan itu Sasha," Bentak Devano terhadap Sasha.


Aku sangat jengah melihat Pertengkaran mereka Bagaikan Drama Di televisi Yang sering aku Tonton Aku melangkah pergi memasuki unit Apartemen meninggalkan Devano dan Sasha Yang terus Bertengkar, Aku sangat senang Saat Sasha di tolak Mentah-mentah oleh Sang Billioner kejam Yang bernama "Devano Mahendra Alberto" Mereka berdua Merasakan Bagaimana Rasanya menderita nya Kalau kehidupan kita di usik orang lain.


**Next Part ...


Selamat membaca Teman-teman


Maaf Ya sosok Adrian masih aku sembunyikan di Season 2,.


Karena dalam cerita ini Karina masih di culik oleh Devano Di German. Sementara Adrian Di Indonesia pokoknya kalian nanti tau deh Alurnya seperti apa.

__ADS_1


Terimakasih buat para pembaca setiaku**.


__ADS_2