Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Tindakan Operasi


__ADS_3

Adrian kaget melihat Rumahnya begitu berantakan dan mendapati empat orang berbadan kekar terikat di dalam rumahnya, sementara Syafiq ayahnya tergeletak pingsan di lantai.


"Ya Tuhan apa yang terjadi di Rumahku, Pa..papa.. bangun pa," ucap Adrian khawatir sambil mengangkat ayahnya ke sopa, kemudian Adrian menelpon Billy Yang kini jadi Asisten pribadinya.


"Halo Billy!!! cepat kerumah saya sekarang" ucap Adrian tegang.


"Baik pak saya akan segera kesana" balas billy diseberang sana.


Kemudian Adrian Menelpon Ambulance & menghubungi polisi untuk membawa empat orang yang iya curigai sebagai dalang dari pencurian di Rumahnya, padahal mereka bukanlah pencuri melainkan preman yang di sewa oleh Sherlly.


"Ma...Mama..." Teriak Adrian memanggil ibunya.


Jangan buat aku khawatir ma !!! Mama dimana"


"Sial kemana perginya mama, tidak mungkin mamah pergi begitu saja dia kan dalam keadaan sakit tidak bisa berjalan, ini pasti ada yang tidak beres" ucap Adrian kesal.


Dengan marah Adrian Menghampiri empat orang yang terikat dan menginjak kaki salah satu kawanan preman itu.


"Hey... Bangun kau bedebah" Bentak Adrian marah.


"Aa ampun pak, Saya hanya orang Bayaran pak" Pekik salah satu preman itu kesakitan lantaran kakinya di injak oleh Adrian.


"Cepat katakan siapa yang menyuruh dan membayar kalian" Bentak Adrian sambil menarik kerah kaos preman berbadan kekar itu.


"Sa.. saya hanya di suruh Nona Sherlly" Ucap preman itu dengan terbata-bata.


Adrian amat sangat marah pada ulah Sherlly yang di ambang batas keterlaluan" Sherlly!!! wanita jahat itu lagi," Ucap Adrian geram mencekatkan Rahang tegaknya.


kemudian Billy datang beserta beberapa Polisi " Apa Yang terjadi disini pak Adrian,,?" Tanya Billy dan para polisi.


"Bawa empat bedebah ini dan penjarakan mereka, Billy tolong kamu urus empat orang ini !!! pastikan mereka mendekam di penjara" Ucap Adrian mengeram marah.


"Baik pak Adrian saya akan mengurus empat preman ini," Balas Billy menyanggupi Perintah tuannya.


Kemudian Ambulance datang untuk menjemput Syafiq yang terkulai lemas dan kucuran darah dari hidung nya dan beberapa luka lebam di bagian pipinya, kemudian Adrian ikut dengan ambulance menuju Rumah sakit membawa Ayahnya yang terluka,.


setelah sampai di rumah sakit" Pa ... papah harus bertahan pah" Adrian janji tidak akan membiarkan Sherlly lolos lagi kali ini" Ucap Adrian geram sambil mengikuti Langkah para petugas medis yang membawa Ayahnya masuk ke Ruang ICU.


"Maaf bapak Adrian hanya bisa mengantar sampai sini saja yah, Saya akan usahakan sebisa mungkin untuk menangani pak Syafiq " Ucap Tim dokter yang akan mengobati Ayahnya.


Adrian Terduduk lemas di bangku tempat menunggu pasien di luar ruangan itu, kemudian Adrian teringat pada Karina yang masih berada di kantor iya langsung memberi kabar Karina agar datang kerumah sakit.


"Halo Karina tolong kamu kerumah sakit secepatnya yach!!! Papa masuk rumah sakit sayang" lirih Adrian frustasi.

__ADS_1


"Apaaaa" Papah masuk rumah sakit sayang" Balas Karina Kaget.


"ceritanya panjang sayang, cepat ke rumah sakit yah!!! mas sharelock sekarang alamatnya" Balas Adrian lewat Panggilan ponselnya.


"Iya sayang aku segera kesana yach!!!" Ucap Karina segera bergegas meninggalkan Kantor Adrian suaminya.


Sementara Tiwi melihat karina pergi dengan sangat terburu-buru," Mau kemana nona karina !!! kenapa Wajahnya terlihat seperti orang yang sangat panik" gumam Tiwi menyaksikan Karina yang beranjak pergi.


Kemudian Tiwi dengan bebas iya masuk keruangan Adrian lantaran karina sudah pergi meninggalkan kantornya.


"Dimana pak Adrian menaruh berkas gugatan itu" Ucap Tiwi Berdiri sambil mencari-cari Dokumen yang di maksud Tuannya Yaitu Devano.


"Apa mungkin pak Adrian menaruh nya di laci meja kerjanya yach" Ucap Tiwi dan akhirnya menemukan berkas tersebut.


setelah mendapatkan berkas yang di maksud oleh Devano Tiwi segera mengcopy Isi dokumen itu dan mengirim kan nya pada Devano.


Sementara kini karina datang ke rumah sakit tempat ayah Mertuanya di rawat, Terlihat wajah tampan penuh kesedihan dari Adrian suaminya begitu menusuk hati.


"Mas Ada apa memangnya,,? kenapa Papah sampai harus di larikan ke Rumah sakit mas!!! Lalu dimana mamah sekarang mas" Ucap Karina Yang ikut merasakan kesedihan dari suaminya.


"Ini semua ulah Sherlly sayang, Mamah di culiknya dan papa terbaring kaku lihatlah di dalam" lirih Adrian sambil memeluk istrinya.


"Apaaa!!! Kenapa semua ini harus terjadi sama mamah mas" Lirih karina menangis.


"Mas Yang sabar yach!!! cobaan ini pasti segera berlalu" Ucap Karina berusaha menghibur Suaminya.


Saat mereka berpelukan tiba-tiba saja Dokter keluar dari Ruang ICU, untuk memberitahukan kalau Syafiq harus segera di Operasi.


"Maaf saya mengganggu, Apakah kalian berdua keluarga dari pasien yang ada di dalam,,?" Tanya seorang Dokter sambil menunjuk Ruang ICU.


"Iya Dok" Saya anaknya" Ucap Adrian singkat.


"Kenapa Dok!!!" Seru Karina pada dokter yang menangani Syafiq.


"Pasien harus segera di Operasi, keadaan nya semakin menurun Harus secepatnya dilakukan Tindakan Operasi, Jika tidak akan sangat fatal" Balas dokter serius.


"Lakukan Dan selamat kan papa saya, berapapun biayanya akan saya lunasi secepatnya" Tegas Adrian.


Kemudian Dokter menyerahkan Surat ijin Operasi Yang harus di Tanda tangani oleh Adrian, Sementara Karina mengurus Administrasi untuk Syafiq.


Dua jam berlalu Akhirnya Syafiq berhasil di operasi, Dan Dokter pun berjalan keluar dari Ruang ICU itu.


"Bagaimana keadaan papa saya dok,,?" Tanya Adrian Tegas.

__ADS_1


"Keadaan nya sudah mulai membaik pak, Alhamdulillah sebentar lagi beliau akan tersadar, Kalau begitu saya permisi " Ucap Dokter seraya berjalan meninggalkan Karina dan Adrian.


" Terimakasih Dokter, Telah menyelamatkan ayah mertua saya" Ucap karina.


"Sama-sama ibu" Ucap Dokter pergi meninggalkan mereka berdua.


Namun Adrian dilarang masuk ke ruangan Ayahnya lantaran perawat Melarang nya. Tiba-tiba saja ada Notifikasi masuk ke ponsel Adrian, Iya mengusap layar ponsel.


Betapa kagetnya Adrian melihat isi berita Kecelakaan mobil Yang di Alami Sherlly, Adrian segera pergi mencari informasi itu.


"Karina... Mas pergi dulu yach, Mas titip papa ya sayang" Ucap Adrian panik.


"Mas mau kemana,,? " Tanya karina istrinya.


"Kamu lihat ini, Mama kecelakaan sayang !!! Bersama wanita jahat itu" Lirih Adrian sambil memperlihatkan isi berita di ponselnya.


"Ya Tuhan cobaan macam apa ini" Lirih karina.


"Kamu tolong jaga papa yach!!!" pinta Adrian pada Istrinya.


"Iya mas aku pasti menjaga papa disini" Balas Karina.


Kemudian Adrian bergegas pergi menuju lokasi kecelakaan, kebetulan lokasi itu tak jauh dari Rumah sakit tempat Syafiq di Rawat, Setelah sampai di lobby Rumah sakit Adrian menyaksikan Dua Ambulance terparkir membawa Icha yang berlumuran darah dan Tak sadarkan Diri dan juga Sherlly Yang merengek kesakitan pendarahan di ************ nya Serta pecahan kaca yang menancap di wajahnya.


"Saya keluarga mereka" Ucap Damar panik melihat ibunya terbujur kaku.


Kemudian para perawat itu membawa masuk Icha dan Sherlly ke Ruang ICU untuk segera di Operasi.


**Hallo Readers...


Ikuti terus Ceritanya yah...


Yuuk bantu Author Dengan cara Vote pake poin.


Like,komen dan share...


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yach...


Untuk para pembaca setia ku Terimakasih berkat kalian saya sampai di Bab ini.


Kasih semangat aku dong dengan cara like dari bab Satu sampai Akhir. eittt tapi jangan lupa sambil baca yach...


Terimakasih Untuk kalian yang hebat**

__ADS_1


__ADS_2