
Hari demi Hari sherly seperti Mendapatkan Hukum karma, Karena Tindak kejahatannya sehingga di dalam Lapas pun dia hidup tidak tenang Karena selalu terlibat Masalah dengan Napi lainnya.
Sherly menggedor-gedor Pintu jeruji besi suasana hening tiba-tiba berubah menjadi bising Pagi itu.
"Woy Bukain pintunya , Gue mau keluar dari sini. gue mau pulang dari tempat kotor dan jorok seperti ini." Teriak Sherly dari balik pintu jeruji besi , Namun penghuni lapas yang lainnya merasa terganggu oleh ulah nya. Sehingga memancing keributan antar penghuni.
"Bisa diam Gak sih loh, berisik banget Ganggu tidur Nyenyak gue aja. kalau lho gak mau diem mau gue sumpel mulut lho." Umpat Napi lain Yang merasa terganggu.
"Lho Nanya gue gak bisa diem" Ya " gue memang tidak bisa diem. Lagian ini juga bukan penjara milik nenek moyang lho." Bebas Dong gw mau teriak-teriak ke, ini urusan gue" Bentak sherly SarkaS.
"Ni anak Malah Nantang-in gue Ya, Gue Gibas baru tau rasa lho. ingat ya gue pentolan disini, Jadi lho harus hormat sama gue."
"Cuihhh" Najis gue kalau harus Hormat sama lho, Emang nya lho siapa, Jelas-jelas gue gak Takut sama lho" Balas sherly dengan Nada Yang semakin meninggi.
"Wahhh stres Kali ni anak nantang-in Gw, Mau gue Tabok lho Rupanya" Umpat Napi Perempuan Yang tersulut Amarah, Karena menanggapi Umpatan sherly yang tidak jelas.
Sherly Terus memaki-maki Napi yang membentak nya, sementara Napi yang iya bentak ikut emosi sehingga Pertengkaran tidak terelakkan. Alhasil Saling Jambak pun terjadi.
"Lho Kira gue gak berani sama lho hah," ucap sherly sambil menjambak Rambut Napi yang marah kepadanya.
"Lepaskan Rambut gue Woy, Bukkk...bukkk..." Balas Napi lawannya Sambil memukul Sherly.
"Awww" Pekik sherly "
Dasar lho Napi sialan, Berani ya sama gue." sherly Balas memukul Napi Yang kini tengah bertengkar dengannya.
Tidak Berapa Lama Polwan Penjaga lapas Datang Menghampiri suara keributan Yang terdengar Bising hingga ke pos Jaga.
"Hey , hentikan... Hentikan..." Kalian ini Bukannya berubah jadi lebih baik di dalam penjara, Ini malahan selalu membuat ke gaduhan ," Bentak polwan Yang sedang bertugas menjaga Lapas di pagi hari itu.
"Dia Yang mulai duluan bu, Dia sangat berisik disini. mengganggu istirahat saya saja"Balas Napi yang berseteru dengan Sherly.
"Bohong dia Yang mulai Bu , Dia menjambak Rambut dan memukul saya. Pokoknya saya mau di pindahkan dari tempat sini, Saya ingin di hotel saja" Ucap Sherly mengadu.
"Hahaha ... hey orang kaya gila, Mana ada Napi seperti lho nginap di hotel. Jangan halu , Emangnya lho Bakal di ijiniin Nginap di hotel Jangan ngimpi"
Sementara Napi Yang lainnya ikut tertawa Karena mendengar Permintaan Sherly Yang sangat Mustahil di kabulkan.
"Hahaha... Dasar Halu," Ada-ada saja orang ini, Makannya Kalau tidak mau masuk penjara Jangan Berbuat jahat, Hahaha..." Tertawa Riuh para Napi yang meledek Sherly terdengar sangat Menggema di dalam jeruji besi itu.
__ADS_1
"Diam Kalian Diam...Ayo bu tolong keluarkan saya Dari sini, Saya Janji berapapun yang Anda minta saya Akan sediakan uangnya" Sherly memohon-mohon Agar Iya di bebaskan.
"Sudah Diam Kalian, Kalau Masih tidak bisa diam Terpaksa saya Akan tambah masa hukuman Buat kalian" Tegas Dua polwan Yang berhasil melerai pertengkaran sherly dengan Napi Pentolan itu.
Seketika Para Napi pun terdiam begitu juga dengan Sherly, Namun sherly Malah tertawa dan Mengacak-acak Rambutnya sendiri sambil berteriak-teriak.
"Aaaaaa....Aaaaaa...." Adriannnnnn Awas kamu aku akan balas semua perbuatan kamu. hiks...hiks...hiksss. Hahahaha....Aku cinta sama kamu Adrian." lirih sherly menangis tertawa seperti orang gila.
"Dihh Dia gila kali ya" Ucap salah satu Napi penghuni lapas tersebut.
"Sudah diam Kalian, Nona Sherly kendalikan Emosi Anda. Jangan berpura-Pura gila karena kami tidak akan membebaskan kamu sebelum persidangan" Bentak Polwan Yang bertugas, Dan berlalu pergi meninggalkan jeruji besi Yang berpenghuni Lima Napi itu termasuk sherly.
* * *
Sementara Karina Kini telah sampai Di rumahnya bersama Adrian dan juga dua sahabatnya, Di sambut oleh ibu mertuanya.
"Hey karina, Mamah kangen sama kamu sayang" Teriak Antusias Icha kepada menantunya.
"Mamah , Sama aku juga kangen sama mamah dan suasana Rumah ini ma" Sahut Karina Yang sedang duduk di kursi Roda sambil di dorong oleh suaminya.
"Hey Tante Apa Kabar" Timpal Aquilla .
"Iya Tante sama-sama" Ucap Rama seraya tersenyum.
Kemudian Mereka berlima memasuki Rumah dengan sangat Bahagia, namun setelah masuk ke Rumah Karina mencari Ayu yaitu ibunya. Yang tidak terlihat menyambut kedatangan nya.
"Sayang" ucap Karina sambil menggenggam Tangan Adrian.
"Iya sayang Ada apa" Balas Adrian.
"Mommy kemana ya...? kok enggak Ikut menyambut kita ya , mommy kemana ya"
"Iya juga ya sayang mamah Ayu kok tidak ikut menyambut kita" Balas Adrian, kemudian Icha menghampiri nya.
"Ada apa sayang," Kenapa Kalian kok Kaya orang Bingung."
"Mommy kemana Ya mah, Tidak kelihatan Dari tadi pas kita di depan pun. Tidak ikut menyambut kita." Balas Karina.
"Oh itu, Tadi pagi Mommy kamu. Katanya mau ke kantor pengacara Sayang. Mungkin sebentar lagi pulang kok" Ucap Icha.
__ADS_1
"Kenapa Rin," Aquilla Menghampiri Mereka bertiga sementara Rama memilih Duduk di sopa.
"Enggak kenapa-kenapa kok," Yasudah Kamu mau minum apa?" Karina menawarkan minuman kepada sahabatnya.
"Enggak usah Repot-repot sih, Gue udah mau pulang kok. gue udah plong kalau lihat keadaan lho udah baik baik saja Rin"
"Kok pulang sih, Nanti dulu sayang. Kan kita belum ngobrol-ngobrol" Ucap Icha dengan Ramah.
"Saya Mau pulang aja tante, Soalnya Daddy dari Aussie Katanya hari ini Mau ke Rumah di Jakarta" Rin gue pamit ya.
"Owh Yasudah kalau begitu Hati hati YA" Balas Karina seraya tersenyum.
"Oke"
"Ayo sayang kita pulang" Ajak Aquilla terhadap Rama Yang sedang duduk di sopa.
"Ayo kalau begitu kita pulang"
Rin, Drian ,Tante. Kita pulang dulu Ya , Lain waktu nanti kami kesini lagi" Seru Rama Terhadap mereka bertiga.
"Makasih Ram," Balas Adrian.
"Santai kali Dri" seru Rama, Sambil melangkah keluar Dari Rumah kediaman Adrian & Karina.
Sementara Ayu masih di sekap Oleh seseorang Yang bertopeng, Yang tidak diketahui Maksud Dan tujuannya Untuk apa.
"Hey siapapun kamu, Saya mohon lepaskan saya" Teriak ayu Yang sangat marah.
"woahh" Santai dong Tante ,"
"Dasar pengecut, beraninya kamu ngumpet dibalik topeng . siapa sebenarnya kamu Dasar kurang ajar" Bentak ayu SarkaS.
"Tidak semudah itu Tante, Tenang saja tante tidak akan saya Apa-apain kok. Itu juga kalau tante bisa di ajak kerjasama dengan baik.hahaha..." seringai Pria di balik topeng itu....
To be a continue...
Hay Dear..
selamat membaca ya...
__ADS_1
semoga kalian Tambahkan cerita ini ke daftar favorit klean....🙏🙏🙏....