Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : AKHIR PENANTIAN PANJANG


__ADS_3

Aku Terbangun di pagi hari Mendengar Suara Bising, Yaitu suara Wanita Paruh baya Yang sepertinya sedang Menasehati Anaknya dan Ada pula Suara lelaki Paruh baya. Aku berjalan Gontai keluar Dari Kamar ku menuju sumber suara Yang terdengar Dari Arah Ruang tamu.


Saat aku membuka pintu Aku melihat disana Ada Devano Dan Sepasang orang tua mungkin saja itulah Ayah dan ibunya Dev. lalu aku Mengitarkan pandangan disana juga Terdapat Sasha Yang sedang menangis.


"Kamu ini Dev sudah sangat keterlaluan sekali, Kasihan Sasha Apa kamu tidak berfikir kalau dia ini wanita dan Mamah juga wanita Dev. Bagaimana Rasanya jika kejadian seperti ini menimpa Mamah atau adik kamu," ucap Tegas Wanita paruh baya itu terlihat menasehati Anaknya.


Sementara Devano duduk terdiam Tanpa melawan ibunya Atau pun mengelak Atas apa Yang telah dilakukan nya Terhadap Sasha. Setelah itu aku memutuskan Untuk kembali menutup Pintu kamarku Karena tidak mungkin Aku ikut campur dengan Urusan keluarga mereka, Namun Saat aku berusaha Menutup pintu Rupanya Ayah dari Billioner kejam Itu melihat keberadaan ku.


"Hey Siapa di dalam sana," Teriak Laki-laki paruh baya itu Terhadap ku.


Deg...


Aku menghela Nafas panjang sebelum kembali Menampakan diri di hadapan Mereka berempat.


"Kemarilah Siapa Kamu sebenarnya,? kenapa Kamu berada di Apartemen ini ? " Tanya laki-laki paruh baya itu Padaku.


Kemudian aku berjalan gontai menghampiri nya Langkah demi langkah Aku berjalan Hatiku berdesir Perasaan ku campur aduk Lantaran Takut karena sepertinya Devano tidak pernah menceritakan perihal aku Yang tinggal Di apartemen nya.


"Mamah Kayanya pernah lihat Wanita ini deh pah, Tapi dimana Yah duhhhh Lupa mamah," Ucap Wanita paruh baya itu berusaha mengingat ku, Sambil memijat keningnya.


Kemudian Ayahnya Devano kembali bertanya kepadaku tentang siapa sebenarnya Aku ini.


"Devano jelaskan Sama Daddy siapa dia,? Kenapa Daddy tidak pernah Tau ada wanita Yang tinggal di Apartemen kamu," Bentak Ayahnya terhadap Devano.


Namun Devano Tetap diam Dan enggan menjawab Pertanyaan dari Ayahnya, Namun Sasha ikut angkat bicara Berusaha menjelaskan Siapa aku disini.


"Dia Adalah "Karina" Om, Dia Lah wanita Yang sangat Devano Cintai padahal Devano sudah Tahu kalau karina sudah mempunyai suami, Tapi Devano menculik nya dari suaminya om," lirih Sasha Yang terpaksa membongkar Rahasia Yang sudah tertutup selama Setahun belakang.


Deg...


Ayahnya Devano terlihat Geram atas apa Yang telah di lakukan Anaknya itu, Tatapannya Yang dingin mendominasi Terhadap Devano.


"Benarkah begitu Dev, Daddy bertanya Sama kamu. Kamu jangan diam saja jawab pertanyaan Daddy," Ucap Ayahnya Devano dengan Nada Tinggi.


Lalu Devano bersujud di kaki Ayahnya dan memohon Maaf atas semua kesalahannya Selama ini.


"Tolong maafkan aku Dad," Semua ini Aku lakukan Karena Sangat mencintai Karina dad," Ucap Devano Tersungkur di kaki Ayahnya.


"Bangun kamu Devano," Daddy mendidik kamu menyekolahkan kamu Bukan untuk menjadi Bajingan Dan bukan untuk menjadi seorang Laki-laki pengecut," Ucap Ayahnya sambil Menarik kerah baju Yang di kenakan Devano.


"Plakkkk,"...


Tamparan Yang tidak ku sangka Akan Terlepas Dari tangan sang ibu Yang marah karena Anaknya melakukan Tindakan kriminal.


"Jawab Mamah Siapa suami dari Karina ini Devano," Teriak Wanita paruh baya Yang Awalnya Hanya Terdiam.


Kemudian Devano menjawabnya Sementara Sasha Terduduk seolah Tidak berani Menatap ke arahku apalagi kepada Devano.


"Dia ...Dia ... Karina Istri dari Adrian Sahabat ku Pah Mah," Ucap Devano Terbata-bata.


"Apa," Reaksi Kaget dari Seorang ibu yang sangat shock karena Anaknya Telah melarikan istri orang lain.

__ADS_1


"Berarti Dia Menantunya Tante Icha dan om Syafiq Dev, Jawab Mamah Benar apa Tidak nya Devano. Kamu jangan Main-main Dengan semua ini," Ucap Ibunya Devano dengan mengepalkan Tangannya.


Kemudian Ayahnya pun ikut kembali memarahi Devano Yang telah melakukan Tindak kejahatan ini.


"Kamu Tidak mungkin sendiri kan Melakukan nya Devano, Dimana fikiran sehat kamu Nak. Daddy benar-benar telah gagal mendidik kamu menjadi seorang Yang baik Dev," Lirih lelaki Paruh Baya itu.


"Aku melakukan nya Dibantu Oleh Sasha dan Sherlly dad, pada Awalnya aku Tidak mencintai karina Namun sejak Adrian mulai mencintai karina Aku juga ingin memiliki nya," ucap Devano Terbata-bata, Sementara Sasha Terduduk Pasrah Atas apa Yang Devano beberkan kepada kedua orang Tuanya.


"Daddy kecewa sama Kamu Devano Laki-laki macam Apa kamu ini," Bentak Ayahnya sambil melepaskan Tangannya dari kerah baju Devano.


"Mamah membesarkan kamu bukan untuk menjadi pria Bajingan Dev, Mamah sangat kecewa sama kamu," Umpat ibunya memaki Devano.


Kemudian Pasangan Paruh baya itu menghampiri ku dan memohon maaf atas kesalahan Anaknya terhadap ku.


"Tante mohon maaf Yang sebesar-besarnya Sama kamu Nak, Malang sekali Nasib kamu ini ," Lirih seorang ibu Yang memohon Maaf atas perbuatan Anaknya Terhadap ku.


Aku terdiam merasakan Sentuhan seorang ibu Yang telah lama tidak aku Rasakan, Aku menangis saat mereka memohon maaf kepadaku Rasanya aku Tak sanggup melihat semua ini Apalagi Yang dilakukan Ayahnya Devano Akan bersujud di hadapanku.


"Tidak- Tidak om Tante," Tidak perlu begini sama Saya yah, Saya sudah memaafkan Devano jauh sebelum Tante mengetahui keberadaan saya disini," Ucapku Sambil membangun kan Kedua orang Tua ini.


"Lihat Devano Kamu dengar apa kata Karina, Dia begitu baik Sama kamu Dev. jadi mamah mohon berhentilah bertindak Bodoh nak," Ucap Seorang ibu yang menasehati Anaknya.


Sementara Devano Hanya diam enggan menanggapi Nasehat dari kedua orangtuanya.


"O yah Tante saya hanya ingin Memohon satu permintaan Sama Tante," Ucapku Meminta sesuatu kepada kedua orang tua Dari seorang pria sombong Yaitu Devano.


"Apa itu nak Katakan saja Tante akan menebus Semua kesalahan Yang dilakukan Anak tante terhadap kamu selama ini," Ucap seorang ibu Yang terlihat sangat menyayangi Anaknya itu.


"Tentu Karina memang seharusnya Kamu berada di tengah-tengah keluarga kamu, Pasti Adrian merasa kehilangan kamu Nak, sekali lagi Tante minta tolong maafkan Devano Anak Tante yah," lirih ibunya Devano menangis Sambil memelukku.


Kemudian Ayahnya Devano juga meminta Agar aku tidak menjebloskan Anaknya ke penjara Karena Sejahat-jahatnya Devano Mereka pasti sangat sayang terhadap Anaknya itu, Hanya saja Devano Tidak pernah berfikir dengan Akal sehatnya.


"Om mohon sama kamu Tolong jangan laporkan Devano ke polisi Yah, Om mohon jangan Perpanjang kasus ini. Yang sudah biarlah sudah Ya sayang," Ucap Ayahnya Devano memohon.


Aku Sangat marah terhadap perbuatan Devano Namun di sisi lain aku sangat kasihan Terhadap kedua orangtuanya.


"Iya om," Aku tidak akan membawa Kasus penculikan ku ini ke jalur Hukum. Tapi aku ingin Devano Bertanggung jawab Atas Sasha," Balasku tegas terhadap Ayahnya Devano.


Tidak Terduga Devano Bangkit dan Marah atas pernyataan ku yang meminta Agar Devano Bertanggung Jawab Terhadap Sasha.


"Karina Kau ini ngomong Apa ! Mana mungkin aku menikahi Sasha, Aku sama sekali tidak akan bertanggung Jawab atas Sasha," Ucap Devano Marah kepadaku.


kemudian Sasha Bangkit dan memohon kepada Devano Agar mau menikahinya.


"Aku mohon Dev Nikahi aku, Ini anak kamu Devano,," lirih Sasha bersujud di kaki seorang Devano Yang Egois.


Lalu Ayahnya Devano Kembali Berbicara karena Kasihan melihat Sasha Yang tak di anggap sama sekali oleh Anaknya.


"Devano Nikahi Sasha Paling tidak Sampai dia melahirkan Anaknya, Daddy mohon kali ini kamu jangan menolak Daddy," Balas Ayahnya terhadap Devano.


Namun Devano Tetap pada pendiriannya Dia tetap Tidak mau dinikahkan dengan Sasha yang dia anggap Sasha Telah menjebaknya, Padahal Dalam hal ini Akulah Yang sengaja membuat mereka tidur bersama dan Tujuanku Agar Sasha hamil Anak Dari Devano berhasil Aku sangat bahagia mendengar Kalau Devano tidak ingin menikahi Sasha Rasanya balas dendam ku berhasil.

__ADS_1


Kemudian Kedua orang tua Devano pulang dari Apartemen tempatku tinggal Dan aku sangat bahagia Ternyata kedua orangtuanya Devano sangat baik dan bersikap Tenang dalam setiap menyikapi masalah.


Ke Esokan Hari nya....


Aku mengemas barang-barang ku lantaran aku sangat bahagia, Akhirnya aku terbebas dari penjara mewah ini.


"Aku sangat merindukanmu Adrian," Gumamku dalam hati.


Waktu sudah menunjukkan Jam tujuh pagi, Namun belum juga datang mobil yang Akan mengantarkan ku ke Bandara.


Aku terduduk di teras dan tiba-tiba saja Ada mobil Ferrari terhenti di hadapanku dan membuka kaca mobilnya," Karina Ayo om Antar kan kamu ke Bandara Nak," ucap Seseorang Yang bertemu Aku semalam Yaitu Ayahnya Adrian Namun iya hanya sendiri tanpa ditemani oleh Istrinya.


Tanpa berlama-lama aku langsung Mengiyakan Tawaran ayahnya Devano Yang akan mengantarkan aku menuju Bandara untuk pulang ke Indonesia.


"Selamat tinggal German, Selamat datang kembali Indonesia," gumam ku dalam Hati.


Kurang lebih Memakan Perjalanan setengah jam Aku telah sampai di Bandara ibu kota Negeri German itu, Aku turun dari mobil Ayahnya Devano.


"Terimakasih Ya om sudah mau mengantarkan saya sampai Bandara," ucapku berterima kasih kepada Tuan Alberto Ayahnya Devano.


" Sama-sama Nak hati-hati yah di jalannya sekali lagi om mohon maaf Atas perbuatan Anak om terhadap kamu," Balas Tuan Alberto Terhadapku.


Aku masuk menuju Terminal keberangkatan dan Aku menoleh ke Arah om Alberto , Aku melambaikan Tangan ku.


Kemudian Aku Menghilang masuk Ke pesawat Yang akan terbang menuju ke Bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta Indonesia.


Saat dalam penerbangan Seorang laki-laki duduk di samping ku," Hey Nona Bolehkah aku duduk disini," ucap Seseorang yang sangat familiar bagiku.


Saat aku menoleh benar saja Aku mengenal orang itu Aku sangat terkejut bisa-bisanya dia Devano ikut dalam penerbangan menuju indonesia," Devano Kamu kenapa kamu bisa ada disini," ucapku terkejut.


"Kamu lihat kan Aku bisa ada dimana saja karena kamu akan ke Indonesia aku juga akan ke Indonesia bersama kamu," Balas Devano dengan seringai nya.


"Menyebalkan," Umpatku....


**Next part...


Hallo Reader selamat membaca ...


Buat para pecinta "ADKAR" (Adrian karina)


Mohon maaf nya Adriannya masih saya sembunyikan...


Selamat membaca dan ikuti terus kisahnya...


Karena di Bab berikutnya kalian akan di kejutkan dengan Sesuatu Yang baru dari Novel ini....


jangan lupa Tinggalkan jejak bagi Yang sudah membaca, Jangan lupa Vote, komentar, like dan share Yah...


Terimakasehhhhhhhh**


________________________

__ADS_1


__ADS_2