Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Bab 60 : Season 1 End


__ADS_3

Asap hitam terlihat membumbung Tinggi di langit Jalan Tol menuju Bandara, Mobil-mobil tergelincir dan saling menghindari mobil Yang bertabrakan. Sementara Adrian, Billy dan juga Rama salah satu orang Yang terlibat Kecelakaan Beruntun itu. Meski mereka tidak Ada Yang terluka Namun Akibat Yang dilakukan Oleh Anak buah Sherlly itu Membuat Kemacetan di Jalur menuju Bandara . Billy Terpaksa mengajak Rama & Adrian Turun dari mobil Dinasnya, Karena mobil Itu Ringsek dan Tidak bisa di gunakan lagi.


" Apa Kalian butuh bantuan, Ayo cepatlah naik" Ucap Aquilla Yang datang tepat pada waktunya.


"Darimana Kamu tau kita ada disini sayang,?" Tanya Rama pada Aquilla istrinya.


"Itu tidak penting sayang, Yang terpenting sekarang kita harus secepatnya menuju Bandara. Sebelum terlambat" Balas Aquilla.


"Benar Yang dikatakan Aquilla, Ayo cepat lah Naik." Ucap Adrian Yang sudah lebih dulu masuk mobil. " Bisakah Aku Yang menyetir Nona,! " Seru Adrian meminta Alih kemudi.


"Tentu Saja Tuan, Saya persilahkan. Karena Saya ingin Duduk dibelakang saja bareng suami tercinta ," Balas Aquilla terhadap Adrian suami dari sahabat nya.


Kemudian Mereka berlima Melanjutkan Perjalanan, Untuk mengejar Mobil Milik Sherlly yang membawa Karina.


"Baiklah Berpegangan semuanya ," Teriak Adrian Sambil menginjak pedal gas, Dan meluncur Bebas di atas kecepatan Maksimum.


"Woaaaaah," Hati-hati Adrian menyetir nya. Jangan gila kamu, Kita bisa mati bersama kalau begini," Teriak Aquilla Yang kaget karena Adrian mengemudikan nya dengan sangat Cepat dan Meleak-leok, Menghindari pengendara Lain di kanan dan kiri.


"Sudah ku bilang berpegangan, Jangan banyak bicara Nanti kau bisa membuyarkan fokus ku," Ucap Adrian sambil mengemudi.


Sementara Sherlly Kini telah sampai Di Bandara, Devano memarkirkan Mobilnya di terminal Keberangkatan.


"Kalian jangan gila ya, Lepaskaaaan. Aku tidak mau ikut dengan kalian," Ucap Karina memberontak.


"Diammm" Sudah Aku bilang jangan membantah, Atau kamu tidak Akan bisa bernafas selamanya." Bentak Sherlly.


"Kalau dia tidak bisa diam lebih Baik kita Bius saja dia kak, Biar dia tetap tenang dan tidak memberontak," Ucap Sasha Memberi saran Pada Sherlly.


"Benar juga Saran kamu Dek, "Dev" Lho bawakan obat bius itu. Cepat Beri Satu suntikan Pada karina," Perintah Sherlly pada Devano.


"Baiklah" Pegang tangannya.! Seru Devano Pada Sherlly dan Sasha.


Seketika Karina mengamuk dan menendang Devano hingga Terjatuh," Brukkkk" Lepaskan Gw Sherlly, Atau lho akan menyesal" Umpat karina Mengamuk dan Pegangan Tangan Sherlly dari lengan Karina Terlepas.


Kemudian Karina Melarikan diri , sementara Devano terjatuh dan Sasha Berhasil karina Kunci di dalam mobil.


"Jangan lari kamu Karina," Teriak Sherlly Sambil melempar Pisau dan tepat Menancap di Kaki Karina.


"Akhhhh" Pekik karina Kesakitan Namun dia tetap berusaha Berlari Sejauh mungkin.


"Akhhh" Kaki ku, Adrian Tolong aku kamu dimana Adrian. Aku membutuhkan mu," lirih Karina Yang menangis kesakitan karena Kakinya tertancap Oleh pisau Yang di lemparkan Sherlly.


Kemudian Karina Bersembunyi Di balik banyaknya Mobil yang terparkir Di Basemen Terminal f keberangkatan ." Akhhhh" Sakittt" Pekik Karina menarik Pisau Yang menancap di betisnya. Darahnya berceceran Sehingga dengan Mudah Sherlly dan Devano menemukannya.

__ADS_1


"Kamu Jadi Pria kenapa lemah sekali Dev, Masa jatuh hanya karena ditendang." Ucap Sherlly kesal.


"Kenapa Kamu jadi mengata-ngatai Gw, Harusnya lho instrospeksi diri. kenapa Megangin doang Gak bisa."Balas Devano.


"Hey Jangan berdebat Buka pintunya," Ucap Sasha Yang menggedor-gedor pintu mobil.


kemudian Sherlly membantu Sasha membuka pintu mobilnya, Lantaran Sasha terkunci di dalamnya.


"Ayo cepat Kita berpencar, Gw Yakin dia belum pergi jauh. Karina tidak bakal bisa berjalan cepat Karena Kakinya tertancap Pisau" Ucap Sherlly, " Sambil Berjalan mengitari mobil demi Mobil Yang terparkir.


"Apa Karina Terluka" Ucap Devano Terkejut" Kenapa Lho melukainya. Awas Ya kalau dia sampai kenapa-kenapa"


"Kalau Tidak begitu Dia akan dengan sangat cepat pergi Jauh dari kita," Gerutu Sherlly Yang tidak mau disalahkan oleh Devano.


"Hey Coba cepat kemari, Disini Ada darah. sepertinya Karina berada di sekitar Mobil ini," Seru Sasha Memanggil Sherlly dan Devano.


" Mana...! Seru Sherlly.


"Coba kalian perhatikan Kemana Arah Darah ini mengarah," Lihatlah Ruangan itu" Ucap Sasha Sambil menunjuk ke salah satu Ruangan Yang ada di sana.


Langkah demi langkah mendekati Ruangan Tampak seperti gudang, Dan benar saja di dalamnya Ada Karina Yang sedang bersembunyi. " Ya Tuhan tolong selamatkan Aku dari mereka," Ucap karina Yang merasa ketakutan Di dalam Ruangan itu.


"Brakkk...." Suara pintu Terbuka....


"Karina Sayang Ayo keluar Saya tau kamu masih Ada di sekitar sini, Ayo sayang cepatlah keluar," Ucap Devano, Sambil mencari Karina Yang sedang bersembunyi.


"Ya Tuhan tolong Aku, Bebaskan Aku dari cengkeraman mereka Tuhan." Gumam karina , Terdiam di sudut gelap Sambil merasakan sakit di bagian Kakinya.


...Sementara Sasha Melihat Sesuatu Yang mencurigakan Di sudut tembok Yang bersebelahan Dengan Beberapa Susun Kardus dan Barang-barang Yang sudah tak layak pakai....


"Rupanya Kamu di sini Karina, Ayo cepat keluar Jangan membuat kesabaran ku hilang." Bentak Sasha terhadap Karina.


Sasha Menarik Karina Yang tidak berdaya, Memaksanya untuk mengikuti langkahnya.


"lepaskan Sasha Aku mohon, Biarkan Aku pergi dari sini," Lirih Karina.


"Apa... melepaskan Kamu, Tidak Karina. Nanti akan aku lepaskan jikalau Kamu sudah menikah dengan Dev," Seringai Sasha.


"Aku sudah Mempunyai suami Sasha, Mana mungkin Aku menikah lagi dengan laki-laki lain,"


"Semua bisa jadi mungkin karina, Sudah kamu menurut saja padaku. " Balas Sasha.


Kemudian Devano & Sherlly menghampiri mereka," Untung saja kamu menemukan nya Sha , Baguslah. Dev dimana Jet pribadi kamu parkir. Cepatlah kita Take off. " Pinta sherly Terhadap Devano.

__ADS_1


"Ayo ikuti aku, " Ucap Devano sambil melangkah pergi menuju Jet pribadi miliknya.


Sementara Adrian Dkk, Baru sampai ke Bandara Terlihat di sana Kedua orang tuanya yaitu "Syafiq & Icha " .


"Adrian Kamu kok Berada disini juga, Kalian juga bisa ada disini,?" Tanya Icha sambil meneliti mencari keberadaan Karina, Karena dia pikir mereka datang ke Bandara untuk menyambut kedatangan Suaminya Yaitu syafiq.


"Lalu Karina dimana Sayang,?" Tanya Icha kembali.


"Kok banyak sekali polisi di sini Adrian," Seru Syafiq terhadap anaknya.


Adrian terdiam Mulutnya seolah terkunci, Karena tidak tau yang harus Iya katakan pada kedua orangtuanya. Kemudian Rama dan Aquilla lah Yang berbicara.


"Karina ...Karina...Di culik om" Kata Rama gugup.


Seketika wajah Syafiq Memerah dia marah terhadap Anaknya, Karena tidak bisa menjaga Anak dari sahabatnya itu.


"Apa..." ucap Syafiq Kaget.


Bagaimana bisa karina di culik, Siapa yang berani menculik karina,.?


"Sherlly Yang menculiknya Pah, Maafkan aku yang tidak bisa menjaga Karina Pah.


"Kamu memang tidak bisa di Andalkan Adrian, Semua masalah ini pasti Terjadi Gara-gara kebodohan kamu kan," Bentak Syafiq memarahi Adrian.


"Iya pah Ini memang salah Aku, semua salah aku. Tapi bisakah Papah sedikit saja memberi aku solusi Jangan terus-terusan menyalahkan aku, Aku tau aku ini salah pah"


"Plakkkk" Tamparan syafiq mendarat di pipi Adrian. " Kalau begitu cepat temukan Menantu papah, Atau kamu tidak akan pernah papa anggap sebagai anak lagi" bentak Syafiq.


Kemudian Icha menenangkan Suaminya Yang sedang marah pada Adrian anaknya.


"Sudah pah, Kamu jangan emosi. Kamu tenang Yah, Aku Yakin Adrian akan membawa kembali menantu kita untuk pulang" Ucap Icha sambil menahan lengan suaminya.


"Kalau begitu Ayo Dri, Kita harus lapor ke pihak Bandara Agar memblokir semua penerbangan dari dan ke luar kota," Sahut Rama.


Sementara Billy dan anak buahnya sudah lebih dulu mencari keberadaan Karina.


Namun sayang Karina telah di bawa Terbang oleh Sherlly dan Devano juga Sasha menggunakan pesawat pribadi milik Devano.


Akankah Karina Menikah dengan Devano dan Bagaimana kah Nasibnya.


End....


next part...

__ADS_1


jangan lupa di Vote...


__ADS_2