
Adrian Akhirnya Mengetahui kenyataan Bahwa wanita yang selama ini hidup dengannya adalah Sherlly, wanita yang sangat iya benci.
"Maaf kan Aku istriku aku mohon maafkan kebodohan aku selama ini Yang tidak menyadari, Kalau selama ini yang bersama ku adalah Sherlly," Ucap Adrian.
"Harusnya kamu menyelidiki terlebih dahulu Adrian, kenapa kamu langsung percaya begitu saja pada Sherlly."Tegas Karina sambil menatap datar pada suaminya.
Sherlly yang mengetahui keberadaan Karina yang Asli iya langsung Membuat Rencana berikut nya Untuk mengelabuhi Adrian.
"Jangan percaya dia Suamiku," Dia pembohong besar, Bagaimana mungkin dia mengaku sebagai diriku. Lalu aku siapa Yang Berdiri di hadapan kamu sayang," Aku Karina yang asli" Balas Sherlly geram terhadap Isabella.
"Diam kamu Sherlly! kamu jangan coba menyangkal lagi, Aku karina Yang asli Adrian" Balas Isabella Melakukan pembelaan pada suaminya.
Adrian menatap Karina palsu dengan Tatapan yang tidak dapat di artikan, Tanpa Terduga Adrian Beranjak mendekat ke Arah Isabella yaitu karina Asli.
"Cukup Isabella" Hentikan sandiwara kamu! Benar kata karina tidak seharusnya kamu mengaku-ngaku bahwa dirimu adalah karina, Hanya karena wajah kamu mirip dengannya," Ucapnya Datar sambil merekatkan Rahangnya.
Seketika sirna harapan Isabella alias karina yg asli, ketika Adrian tidak mempercayai nya!
"Aku karina yang asli Adrian, Jangan percaya pada perkataan Wanita jahat ini. Aku sudah bersusah payah berusaha untuk masuk kembali pada kehidupan kamu, Tapi seginikah Rasa cinta kamu terhadap istrimu," Lirih Isabella menyeka air matanya.
Sementara Sherlly terlihat bahagia di atas penderitaan Karina Yang sudah bersusah payah berusaha sebisanya mengungkapkan jati dirinya, Namun nihil Adrian sama sekali tidak mempercayai nya.
"Kamu pikir kamu bisa membodohi kami Berdua Isabella, O yah sudah jelas sekarang! Jadi kamu ini adalah Sherlly," Ucap Sherlly tersenyum penuh kemenangan.
Kemudian Isabella Menampar Adrian, dia amat sangat marah terhadap Adrian Yang sama sekali tidak menerima kebenaran.
"Plakkkk"
Keterlaluan Kamu Adrian Aku bersumpah Tidak akan pernah kembali pada kamu, untuk selamanya meskipun suatu saat kebenaran Akan terungkap" Akan aku pastikan kamu menyesalinya Tuan Adrian yang terhormat," Ucap Isabella marah sambil meneteskan air matanya, kemudian Isabella pergi meninggalkan Sherlly dan Adrian.
Adrian menatap kepergian Isabella, Iya tidak kuasa menahan tangisnya karena Membuat Karina Yang asli teramat sakit hati padanya.
"Karina Sayang Maafkan Aku!" lirih Adrian meneteskan air mata.
"Akan aku pastikan Sherlly menderita karena telah membuat kamu menderita selama ini," gumam Adrian dalam hati menatap kepergian Istrinya.
Seketika Sherlly Memeluk Adrian dari belakang, Dan mencium pipi tampan Sang CEO Yang sangat kaku itu.
__ADS_1
"Sayang Akhirnya kamu tau kan! Siapa Isabella Sebenarnya dari awal aku sudah menduganya kalau dia itu adalah Sherlly," Ucap Karina palsu alias Sherlly Meyakinkan Adrian.
"Iya sayang Maafkan mas yah, Hampir saja mas tidak mempercayai kamu," Dusta Adrian terhadap Sherlly.
"Kini kamu dalam genggaman ku Sherlly, Akan aku pastikan kamu menderita seumur hidup kamu karena telah berani merusak kebahagiaan keluarga ku," Gumam dalam hati Adrian dengan seringaiannya.
Kemudian Adrian dan Sherlly Bergegas pergi meninggalkan caffe kenangan. Mereka berdua menuju perjalanan pulang.
Sementara Isabella alias karina yang asli, Amat sangat kecewa terhadap Adrian suaminya, Karena dia mengira Adrian tidak mempercayai nya. Namun tanpa dia sadari sebenarnya Adrian memperlakukan nya seperti ini karena sedang merencanakan sesuatu untuk membuat Sherlly membayar lunas Atas perlakuan nya Selama ini.
Karina Asli berjalan dengan tatapan kosong, Iya merasakan kekecewaan nya Seketika pandangan nya kabur, Kemudian Devano datang saat Karina Asli hampir jatuh saat Pingsan.
"Karina," Teriak Devano merangkul wanita yang sangat dia cintai itu.
"Bangun karina, Apa sebenarnya yang terjadi sama kamu," Ucap Devano panik, Sambil membopong nya ke dalam Mobil.
ADRIAN_POV
______________
Aku Menyetir mobil dengan perasaan yang sangat sedih, tidak henti-hentinya aku memikirkan bagaimana keadaan Karina Sekarang. Aku telah berkata begitu kejam padanya!
"Adrian sayang," Kamu kenapa? Kamu masih memikirkan Isabella, Sudah sayang. kamu jangan terus menerus Memikirkan wanita jahat itu," Ucap Sherlly sambil menyenderkan kepalanya ke pundak ku.
Padahal aku sangat jijik terhadap wanita licik ini, Beraninya dia membohongi ku serta keluarga besar ku.
Kalau saja keadaannya tidak sedang mengandung Anakku, Pasti aku sudah membuangnya jauh-jauh dari kehidupan ku.
Tidak terasa buliran putih terjatuh dari mataku, Aku membayangkan wajah sedih dari Isabella karina yang sebenarnya. Pergi dengan Raut wajah kecewa dan marah terhadap ku.
"Sekali lagi maafkan Mas sayang," gumam ku dalam hati.
Aku memasuki halaman rumah dan memarkirkan mobil, Tanpa menggubris Sherlly aku turun dan segera memasuki Rumah, sementara Sherlly Mengekor di belakang ku.
"Adrian sayang," ucap Sherlly memanggilku, Namun aku harus bersikap seperti biasanya Terhadap karina palsu.
"Iya sayang kenapa" balasku dengan segala kepura-puraanku, Aku bersikap manis terhadap wanita yang sangat licik ini.
__ADS_1
Saat aku membuka pintu Rumah, di Ruang keluarga seperti biasa sudah ada ayah dan ibuku.
"Darimana saja kalian?" Tanya sarkas ibuku terhadap kami.
"Mamah," ucap karina palsu, menghambur Kepelukkan ibuku.
"Jangan sentuh saya, Sherlly" Balas dingin ibuku terhadap karina alias Sherlly."Saya tidak mau tubuh saya menjadi kotor karena orang seperti kamu,"
Aku sangat jijik melihat sandiwara Sherlly yang menangis karena Perlakuan ibuku yang sudah mengetahui kebenaran nya.
"Mamah kenapa berubah si mah, Aku menantu mamah, Aku karina mah" hiks...hiks..hiks" lirih Sherlly berpura-Pura menangis dan mengiba pada ibuku.
"Dasar wanita licik," Gumamku dalam hati.
Kemudian aku bersandiwara membangunkan Sherlly, dan berusaha menenangkannya.
"Karina Ayo bangun sayang, Kamu jangan seperti ini percuma kamu mengiba kepada mamah, jika mamah sudah tidak menyukainya" Balas ku membangunkan Sherlly.
"Terus saja kamu belain dia Adrian Buka mata kamu Nak, dia bukan karina sayang dia ini Sherlly," ucap ibuku berusaha meyakinkan ku, Padahal sebenarnya Aku pun sudah mengetahui kalau karina Yang kini dihadapan ku adalah Sherlly si wanita licik dan jahat.
"Sudah mah yah, Cukup! Aku tegaskan sekali lagi sama mamah dia ini Karina ma, Mana mungkin Sherlly berani masuk kedalam kehidupan kita," Balasku Terhadap ibuku.
Aku terpaksa bersandiwara di hadapan semua orang Yang aku sayangi, Karena aku ingin memberikan wanita ini hukuman yang setimpal, Atas perbuatan nya.
Ayahku yang biasanya tidak ikut bicara pun Akhirnya berbicara dengan Nada tinggi nya membentak ku.
"Cukup Adrian," Jangan pernah kamu membentak mamah kamu, Meskipun mamah kamu salah dia tetaplah mamah kamu! yang tak seharusnya memperlakukan nya seperti ini" Umpat Ayahku membentak ku.
Namun aku tidak melanjutkan perdebatan antara aku dan Ayahku, Kemudian aku langsung membawa karina palsu ini memasuki kamar.
**Next part ...
Hallo Readers...
Jangan lupa membaca yah.
Aku update satu bab lagi hari ini khusus buat kalian pembaca Setia ku, Jangan lupa tinggalkan jejak seperti "Like, komen & share" jangan sampai tertinggal bagi yang belum like hayo like lagi dari bab awal sampe bab Akhir.
__ADS_1
Terimakasih semuanya Bantu vote ya supaya aku semangat & Novel ini bisa survive Seperti Novel yang lain yang bertengger di bagian terfavorit.
Terimakasih**