Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Berlin German


__ADS_3

Mentari Menampakkan Sinar nya di kala fajar telah menyingsing,pergi meninggalkan Sang malam.


Karina Terduduk di kursi Roda, di dorong oleh Adrian di pelataran Sebuah bangunan Berarsitekstur Kuno di Salah Satu sudut Kota Berlin German. Udara Sejuk Sangatlah terasa di Ibu kota German itu, Sehingga setiap Orang yang berkunjung di sana Memakai Mantel yang terbuat Dari Bulu Domba.


"Hahh." Menghela Nafas.


"Sayang...,Coba Pakai Syal kamu. Udara disini Sangat berbeda dengan Jakarta." Ucap Adrian Sambil memakaikan Syal ke leher Istrinya.


"Terimakasih Sayang." Balas Karina.


Adrian Tersenyum melihat Karina Yang mulai Terasa tenang, Tidak Seperti hari-hari sebelumnya. Yang selalu Histeris karena Kelumpuhan nya.


"Sayang..., Kira-kira Jadwal Aku terapi Lagi Hari Apa,,?" Tanya Karina terhadap Adrian.


"Besok lusa Sayang, Kamu Yang tenang Saja yah." Yang penting Kamu tenang, Jangan berfikir Yang Aneh-aneh yah." Ini baru permulaan Nanti juga InsyaAllah Kamu bisa berjalan Normal seperti biasanya." Timpal Adrian Memberi Semangat Terhadap Istrinya.


Karina Hanya menganggukkan kepalanya, Ia Membalas Suaminya dengan Senyuman.


"Teruslah Tersenyum Karina, Aku Sangat bahagia jika selalu melihat kamu Tersenyum." Gumam Adrian Dalam Hatinya.


Adrian Kembali berjalan Sambil mendorong Kursi Roda Istrinya, Mereka Menikmati Suasana Kota Berlin di Pagi Hari, Berbagai Wahana Hiburan Yang Ada di kota itu Adrian Sambangi, Ia sengaja Mengajak Karina berjalan-jalan, Karena berusaha Menghibur Suasana Hatinya.


"Aku ingin berphoto dengan Mickey Mouse Dri," Pinta Karina Terhadap Suaminya.


Karena Kini mereka Berada di Disneyland yang berada di salah Satu Kota Negara Europe Tersebut.


"Kamu Mau berphoto dengan Mickey Mouse, Yang itu Sayang." Tunjuk Adrian pada Dua Badut Mickey Mouse Yang sedang bergoyang-goyang.


Karina mengangguk Tanda persetujuannya, Terhadap Suaminya.


Adrian Menempatkan Karina diantara Dua Badut Mickey mouse, Yang Sedang bergoyang. kemudian Adrian membidik Karina dengan Kameranya, Karina Tersenyum, di temani Dua badut Mickey mouse, di samping kiri dan Kanannya.


"Satu...,Dua...,Tiga." Ucap Adrian Sambil mengarahkan Kamera nya.


"Satu Kali lagi Sayang." Pinta Karina Sembari Tertawa, sedikit melupakan Kesedihannya.


"Oke...,Satu kali lagi yah! Sesudah ini kita kembali Ke Hotel Yah." Ucap Adrian Terhadap Karina Istrinya.


"Iya Sayang." Balas Singkat Karina, Mengambil Posisinya di bantu Oleh dua Orang badut Mickey Mouse.


Saat Adrian Tengah membidik beberapa Photo untuk istrinya, menggunakan Kamera di tangannya. Tiba-tiba Saja Salju Turun dari Langit, Serta semilir Angin berhembus, Meniup setiap pengunjung dari berbagai Negara Termasuk Negara Korea.

__ADS_1


Adrian Berlari kecil menyudahi Aktifitas nya, Mengajak Karina Untuk segera kembali ke Hotel Tempat nya Menginap selama Melakukan pengobatan Karina Di German.


"Sayang...,Kita kembali ke hotel yah. Udaranya semakin dingin , Tidak baik untuk kesehatan Kamu." Ajak Adrian kepada Karina, Sambil berjongkok di hadapan Karina yang terduduk di kursi Rodanya.


"Aku ingin menikmati Salju Drian...,Aku tidak mau pulang. Lihatlah Orang-orang di sana Juga berlarian menikmati Turunnya Salju." Sahut kegirangan Karina melihat Orang-orang Yang menikmati Turunnya Salju.


"Baiklah." Tapi hanya sebentar Saja Yah, Setelah itu kita pulang." Ucap Adrian mengijinkan Karina, Sambil mendorong Kursi Roda menghambur mendekati kerumunan Para pelancong dari berbagai Negara.


"Terimakasih Adrian." Sahut Karina.


"Terimakasih, Untuk Apa Sayang." Balas Adrian Sambil Menangkup pipi Cantik Istrinya.


"Terimakasih Untuk semuanya, Karena Kamu selalu berbuat baik kepada ku, Telah tulus mencintaiku." Ucap Karina Berkaca-kaca.


Adrian Mendorong karina yang terduduk di Kursi Rodanya, Berhenti di sebuah Outlet Minimarket. Membeli BIR kalengan untuk menghangatkan Tubuhnya.


"Coba Kamu Minum Ini Sayang...,Agar tubuh kamu Tidak menggigil," Ucap Adrian Sambil menyodorkan Sekaleng BiR.


Kemudian Karina Meminum nya, Sedikit demi sedikit. " Sayang...,Aku ingin melihat Pemandangan di sebelah Sana." Tunjuk karina Ke Salah satu jembatan Yang berada di Kota Berlin.


"Baiklah Kita Ke Sana...,Kamu tunggu sebentar di sini Yah. Aku akan mengambil Mobil dulu." Ucap Adrian, dan Karina mengangguk kan Kepalanya.


Adrian berjalan ke parkiran untuk mengambil mobilnya, Sementara Karina menunggu nya. Tiba-tiba Saja Ada salah seorang Pria bule Menghampirinya. "Hello miss, Tampak nya kita pernah berjumpa, Tapi dimana Yah," Ucap Pria Bule yang berdiri di hadapannya.


"Kamu Kan...,Bule Yang waktu di Pantai Ancol itu Kan!" Ucap Karina menatap Dingin, Lantaran Ia mengingat Ke kurang Ajaran Pria bule Terhadap Saat di Ancol Jakarta." Ucap Karina Dingin.


"Woahhh..., Ingatan kamu Tajam Juga Nona. saya Tidak menyangka ternyata dunia ini begitu sempit. Tapi Sayangnya kamu kenapa duduk di Atas kursi Roda seperti ini." Ucap Pria Bule itu.


"Bukan Urusanmu, Saya mau duduk di kursi Roda Ataupun tidak. Itu semua Tak ada hubungannya dengan kamu, pergi dari hadapan Saya." Bentak Karina, Meski Merasakan sesak di dadanya.


"Semua itu Urusan saya Nona, Karena Saya inginkan Anda Tidur dengan Saya meski hanya Satu Malam, Ayo ikut saya." Dengan Kurang Ajarnya pria bule itu membawa Karina pergi. Dengan Cara mendorong kursi rodanya.


"Lepaskan Saya...,Tolong...,Tolong..., Tolong." Teriak Karina meminta bantuan pada Orang-orang di sekitarnya.


Namun Orang yang berada di sana, Tampak menikmati kegiatannya, Tanpa perduli dengan lingkungan sekitarnya.


"Adrian...., Tolong Aku." Teriak Karina." Lepaskan Aku Bule Gila." Karina membentak dan memukul-mukul Tangan pria bule yang berniat Menculiknya.


Sementara Adrian Baru sampa di parkiran Mobilnya, Adrian merogoh saku celananya. Tiba-tiba saja Kunci Mobilnya terjatuh, Dan Masuk ke celah Saluran Got pembuangan Air limbah.


"Akhhhhh...,Sial." Pekik Adrian Kesal.

__ADS_1


Adrian bersusah payah, Membuka penutup Got tersebut, Ia mengubek-ubek Air berwarna hitam, Tergenang di Got mengeluarkan Aroma Busuk khas Comberan.


Tangannya Kotor berlumuran Lumpur, Akan tetapi Ia berhasil mendapatkan Kunci Mobilnya kembali.


"Meskipun Kotor, Untung saja kuncinya ketemu lagi." Ucap Adrian dengan Segera mengarahkan,kunci Remote ke Arah mobilnya.


"Hahhh..., Kenapa Remote nya Tak berfungsi." Ucap Adrian menghela Nafasnya.


Adrian berjalan Gontai, menuju Mobilnya membuka pintu nya Secara Manual. Dengan Segera ia bergegas pergi untuk menjemput Istrinya. Namun Saat Adrian keluar dari Parkiran, Ia melihat beberapa Polisi sedang berkerumun. Sehingga Mobil nya Tak bisa Lewat begitu Saja.


"Sial...,Ada Apa ini. Kenapa Sangat Ramai polisi disini." Adrian kesal sambil memukul Kemudinya.


Sesaat kemudian Adrian turun dari mobilnya, menghampiri kerumunan Polisi, Dan Warga lokal.


"Permisi...,Permisi." Ucap Adrian melewati kerumunan.


"Maaf Tuan, Untuk sementara Anda Tidak di perkenankan melewati jalanan ini." Ucap Salah seorang polisi menghentikan nya.


"Kenapa,,?" Tanya Adrian.


"Di depan Sedang di lakukan, Evakuasi Sebuah kecelakaan. Mohon Maaf Atas ketidaknyamanan nya." Balas polisi yang menghadang Adrian.


"Oke..., Terimakasih." Balas Adrian Singkat.


Dengan Segera Adrian memutar Arah Kendaraan nya, Karena Ia tahu sudah sangat lama meninggal kan, Istrinya seorang diri di depan Outlet Minimarket.





Halo Readers...


Ikuti Terus Kisahnya yah...


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian...


Dengan Cara like, Komen,Dan Tap bunga Mawar! Jika berkenan Bantu Vote...


Tambahkan Ke kolom favorit kalian,Agar Tak ketinggalan Update.

__ADS_1


Rekomendasi Novel Baru Saya " A war love From The traitor" Jangan lupa Dukung untuk Novel Yang Satu itu Yah.


__ADS_2