Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : KU AWALI DARI KOPI


__ADS_3

Aku berjalan menuju Ruangan Adrian untuk menyerahkan Berkas dan surat perjanjian Kerjasama dengan Pihak perusahaan Yang baru saja meeting dengan Pihak Perusahaan Adrian.


Aku membuka pintu Namun ternyata di dalam Ruangan Adrian, sudah Ada Karina Palsu Yaitu Sherlly.


"Selamat siang Pak, Saya datang kesini Hanya untuk menyerahkan ini pak," Ucapku Sambil menggenggam Berkas yang akan Aku serahkan Aku berusaha menahan Amarahnya ku.


"Yasudah letakan Saja di sana di meja saya yah," Ucap Adrian cuek Terhadap ku , Karena kini dia sedang duduk bersama dengan Karina Palsu.


Ingin Rasanya aku marah namun aku tidak akan se ceroboh itu, Untuk saat ini aku hanya bisa bersabar dan menunggu Sampai ada celah Ku untuk mendekati suamiku lagi. Kemudian Aku meletakan berkas-berkas Yang aku bawa Untuk Adrian.


"Kamu Ngapain masih disini saja, Kenapa Enggak cepet pergi saja sih dasar Pengganggu," Ucap Karina Palsu Yang tiba-tiba Mengomeli ku serta menatap Tajam ke Arahku.


"I ya bu maafkan saya yah jika kedatangan Saya mengganggu Kalian," Balasku seraya berjalan Ke arah pintu.


Saat aku berjalan ke arah pintu Tiba-tiba saja Adrian Memanggilku kembali" Isabella " Teriak Adrian Terhadap ku.


"Iya Bapak, Ada yang bisa saya bantu," Balasku terhadap Adrian sambil menoleh.


"Tolong tutup lagi pintunya dan kalau ada Yang mau masuk bilangin ke Yang lain ketuk pintu dulu yah," Ucap Adrian Dingin Terhadap ku.


"Baik Pak," Balasku sambil menutup pintu Ruangan nya.


"Ya Tuhan Apa Yang akan mereka berdua lakukan di Ruangan itu" Gumamku dalam hati Sambil berjalan menuju Ruangan ku.


Andai Saja Adrian mengetahui kalau aku ini adalah karina Yang asli dan Yang di dalam adalah Sherlly dia pasti akan mengusir wanita jahat itu.


Kulihat Arloji ditangan sudah menunjukan pukul 16.30WIB Yang artinya jam kerja telah berakhir, Aku segera mengambil Tasku dan Merapihkan Mejaku tak berselang lama Aku keluar dari Ruangan ku, Saat aku menutup pintu Ruangan Adrian terlihat Bersedekap di depan pintu Ruangan ku.


"Kamu mau kemana? Jangan pulang dulu Kita lembur hari ini," Ucap Adrian Dingin.


"Maksud bapak saya," Ucapku sambil menunjuk pada diriku sendiri.


"Iya kamu saya kan ngomong nya sama kamu Nona Isabella," Tegas Adrian terhadap ku.


Kemudian Karina Palsu itu datang menghampiri Kami," Ada apa ini sayang,? Kamu tidak sedang merayu gadis kecil ini kan," Ucap Karina Alias Sherlly Bertanya pada Adrian Penuh dengan Rasa curiga.


"Kamu kenapa sayang, Kok ngomongnya ngelantur gitu sih. Mana mungkin Mas suka sama anak baru kemaren sore kaya gini. sini mas jelasin, Tadi itu! dia mau pulang lebih awal Mas cegah dia, Supaya bantu mas ngelarin pekerjaan hari ini jadi Mas dengan Karyawan yang lainnya akan lembur malam ini," Ucap Adrian sambil merangkul bahu Sherlly Yang dia anggap adalah Aku.

__ADS_1


Aku sangat cemburu melihat Adrian dengan sikap manisnya terhadap Sherlly, sementara aku Dia lupakan padahal sebenarnya akulah karina Yang Asli.


"Kamu mau lembur sama perempuan itu, Pokoknya aku juga mau nungguin kamu sampai kelar ya Sayang," Balas Karina palsu terdengar Merengek Manja pada Adrian.


"Kamu pulang saja yah, Kasihan dedek bayi nya," Bujuk Adrian sambil mengelus perut buncit Karina palsu.


Aku tidak bisa membayangkan Saat mereka berhubungan di tengah malam, Sehingga Sherlly sampai mengandung anak dari suamiku. Aku sangat lemas ketika mengetahui Kalau Sherlly sedang mengandung Anak dari Adrian suamiku.


"Pokoknya aku harus membongkar kedok Sherlly sebelum dia melahirkan anaknya," Gumamku sambil menatap pada keberadaan mereka.


Aku merasa jijik mendengar Rayuan dan gombalan Adrian Yang seharusnya di tujukan hanya untuk ku, kini di berikan pada karina palsu itu.


"Sayang Mas mohon kamu jangan terus curigaan ya sama mas, mas kerja kan buat kamu dan calon anak kita juga. Mas janji akan pulang lebih cepat, Lembur nya paling sampe Jam 8 kok." Balas Adrian sambil mencium kening Karina alias Sherlly.


"Yasudah kalau gitu Tapi janji ya Malam ini aku ingin kita melakukan Hal Yang kemaren Yah," Balas Karina alias Sherlly sambil memeluk Adrian.


"Dasar ya kamu ini sekarang Mesum banget," Balas Adrian Tersenyum.


Setelah itu Akhirnya Karina palsu itu berhasil di bujuk oleh Adrian Dan dia pun pulang dari kantor ini, kini tinggal aku memanfaatkan Waktu Yang sempit ini untuk memikat kembali suamiku.


"Pak Adrian Apa yang harus saya kerjakan,?" Tanyaku terhadap Adrian suamiku lantaran aku tidak begitu paham dengan pekerjaan nya.


Aku mengekor di belakang Adrian, Langkah demi langkah Aku membayangkan Adegan demi adegan Sang Ceo akan terpikat oleh pesona sekretaris nya seperti di dalam Drama-drama yang sering aku Tonton, Aku berdiri di ambang pintu menatap ketampanan Dari pria kaku ku yang tak pernah luntur di makan oleh waktu.


"Ngapain kamu berdiri terus disitu, Ayo masuk! Tolong bersihkan Ruangan saya yah," Ucap Adrian datar memerintah terhadapku.


"Sial ternyata aku lembur Hanya untuk membereskan sampah-sampah Tisu ini," gerutu ku dalam hati.


"Kalau ada cairan basah di sopa tolong di lap Yah, dan jangan lupa sampahnya kamu pungut masukan ke tong sampah," Perintah Adrian dengan kejam kepadaku, Sementara dia sendiri duduk dengan santainya di kursi kebesaran nya.


Aku memungut satu persatu tisu Yang dibasahi cairan kental berwarna bening, Aku sangat mengenal cairan itu adalah cairan kehidupan. Aku tidak kuasa saat membereskan Sampah-sampah ini buliran putih mengalir di pipiku," Yatuhan sebenarnya apa Yang Adrian lakukan dengan Sherlly di Ruangan ini," Gumamku sambil menangis.


Aku sangat marah dan ingin segera pulang saja kerumah ingin menumpahkan kekesalan ku Yang tidak berdaya Terhadap Nasib ini.


Namun saat aku berusaha menyelesaikan pekerjaan itu, Tiba-tiba saja Adrian memerintahkan aku untuk membuatkannya kopi.


"Isabella tolong kamu buatkan Saya kopi Yah," Ucap Adrian Memerintahku.

__ADS_1


"Iya pak di tunggu yah," Balasku dengan Sabar dan kemudian aku berjalan menuju Pantry kantor.


"Segera ya, Saya tidak mau nunggu terlalu lama," Balas Adrian dengan sedikit meninggikan suaranya.


"Dasar ceo kejam begini Rupanya perlakuan nya terhadap karyawan," gerutu ku dalam hati Sambil Berjalan ke dapur untuk membuat kan kopi untuk nya.


Setelah selesai aku membuat kan kopi capuccino kesukaan nya, Adrian meneliti ku dan seolah dia merindukan sosok orang yang telah hilang dalam hidupnya.


"Kamu buatkan kopi ini tau dari siapa, ini kopi kesukaan saya. Sudah sangat lama saya tidak mencoba kopi ini," Tanya Adrian melembut Sambil menyesap kopinya.


"karena saya suka dengan kopi ini pak, Tadi saya bingung kopi kesukaan bapak apa Akhirnya saya bikin saja kopi kesukaan saya," Balasku seraya tersenyum padanya.


"Kamu ini mengingat kan saya pada sikap istri saya sebelum dia berubah Drastis seperti sekarang, Kadang saya berpikir bahwa karina Yang sekarang bukanlah karina Yang saya kenal dulu,"Balas Adrian Yang tiba-tiba saja hatinya melembut.


"Aku tidak pernah berubah Adrian aku Masih seperti dulu," Gumamku dalam hati.


"Bapak tau kan manusia itu bisa berubah sikap nya seiring waktu berjalan," Balasku seraya tersenyum.


Seketika Adrian mendekat ke arahku Dan inilah kesempatan ku untuk mendapatkan kembali cintanya.


Aku berusaha Menangkup wajah tampannya.


"Jika bapak sedang ada masalah cerita saja pada saya yah, Saya siap kok jadi pendengar yang baik." Ucapku Sambil Menangkup wajah tampan suamiku.


Kemudian Adrian mendekat kan Bibirnya kepadaku seolah tubuh nya mengenal sosok diriku, Bahasa kalbu sampai kapanpun memang tidak pernah bisa di bohongi benar kata pepatah.


"Ma- Maafkan aku, Lupakan saja soal yang tadi Aku tidak sengaja," Ucap Adrian gugup sambil melepaskan ciumannya.


"Tidak apa-apa pak, Saya ngerti kok" Balasku tersenyum.


"Sebaiknya kita pulang, Mari aku Antarkan kamu," Ucap Adrian gugup terhadapku.


**Next part...


Happy Reading kawan


jangan lupa Bantu vote,like, dan share yah.

__ADS_1


Selamat menikmati dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian di kolom komentar.


Terimakasih hhhhhhh**


__ADS_2