
Adrian Terduduk di samping Tempat Berbaring ibunya, Setelah dokter memeriksa Icha yang pingsan Kemudian Karina membawakan Handuk untuk suaminya"Adrian lebih baik kamu ganti baju dulu ya ,Baju yang kamu kenakan basah takut nya nanti km ikutan sakit kaya mamah" ucap Karina sementara Adrian Yang terduduk menoleh ke arah Karina iya terpukau oleh perlakuan manis dari seorang istri.
"Ya Tuhan wanita ini,Wanita yang dulu aku caci maki Tapi tetap saja dia perhatian terhadap ku"Gumam dalam hati "seketika itu Karina melambai lambai kan tangannya tepat di depan wajah Adrian "Hey km kenapa Adrian " ucap Karina sambil melambaikan tangan nya.
Kemudian Adrian tersadar dari lamunannya"Owh iya iya ,kalau begitu aku ganti baju dulu ya" ucap Adrian gugup sambil mengambil handuk dari tangan Karina dan berjalan gontai menuju kamar Karina untuk mengganti pakaian.
Sementara ayu terlihat tidak suka akan sikap anaknya yang terlalu baik kepada orang yang telah jahat padanya,iya menghampiri Karina yang terduduk di samping mertuanya Terbaring"Karina Tante icha belum sadar juga?"tanya ayu terhadap anaknya,lalu Karina Menoleh.
"Belum mom,Kasihan mamah Icha Dia jatuh sakit gara gara kita biarin dia diluar kehujanan,Aku ngerasa bersalah sekali pada mamah Icha "ucap Karina sambil menangis.
Kemudian Ayu menimpali anaknya dan menyeka air mata yang terjatuh dari mata anaknya"Sudah ya kamu jangan nangis,Ini semua bukan salah kita sayang dia nya aja yang maksa nunggu diluar" ucap ayu sambil menyeka air mata Karina .
"Hiks hiks hiks"Karina menangis" Tapi tetap saja mom ini semua gara gara Karina" Lirih Karina sementara Adrian yang mendengar obrolan mertua dengan istrinya ,karena iya tidak mau mengganggu , akhirnya iya kembali ke kamar nya.
"Yasudah kalau gitu,kamu tungguin Tante Icha sampai sadar ya ,kalau gitu mommy ke kamar dulu ya sayang" Ucap Ayu terhadap Karina".lalu dibalas anggukan oleh Anaknya.
"Ini gak bisa dibiarkan begitu saja,Hari mulai sore kenapa Icha belum juga sadar,gawat nih kalau Adrian sampai nginep di rumah Bisa berantakan rencana ku untuk memisahkan mereka " Icha berdiri di ambang pintu sambil melihat ke Arah Karina dan icha yang masih terbaring"
__ADS_1
"Mama cepat sadar ya mah,jangan buat Karina khawatir"ucap Karina sambil mengecup tangan ibu mertuanya.
sementara Adrian yang berada di kamar iya memikirkan cara agar iya bisa Menginap,Karena ini adalah satu_satunya kesempatan untuk memperbaiki hubungan nya dengan Ayu mertuanya."Fikirkan fikirkan Adrian ayo,Kamu harus perbaiki semua masalah yang kamu ciptakan" ucap Adrian dalam hati. iya terduduk di atas king bed ukuran besar.
Kemudian Karina yang habis merawat mertuanya iya kembali ke kamarnya untuk membereskan kamar nya karena iya tau pari Adrian akan menginap lantaran Icha belum sadarkan diri.
"Ahhhhhhhhh" Karina terlonjak kaget saat Adrian membuka Bajunya dan memperlihatkan otot otot kekar di tubuhnya ,"Adrian ini" gerutu Karina dalam hati.
seketika Adrian terlonjak karena kaget mendengar suara Karina yang terkaget kaget melihatnya,Adrian jalan mendekati Karina yang kini berada di ambang pintu "Kamu kenapa Rin?"Tanya Adrian terhadap istri nya.
Karina yang gugup saat Adrian melangkah maju ,Karina melangkah mundur"Jangan mendekat,jangan mendekat "ucap Karina sambil menutup kedua bola matanya.
Karina gugup karena dipeluk oleh suaminya yang tidak memakai baju"Tubuh ini begitu wangi,"gumamnya"Apa benar Adrian ini benar benar sayang sama aku" Hati Karina terus bertanya.
Kemudian Adrian mengajak , Karina untuk masuk ke kamarnya adrian menutup pintu kamar itu"Kemudian membawa Karina duduk dipangkuan nya"Kamu cinta kan sama aku,Jawab aku Karina" Tanya Adrian terhadap Karina.
Lagi lagi Karina gugup dengan apa yang telah Adrian perbuat padanya"A ..ku...a ku"Aku tidak tau" jawab Karina polos, Seketika itu Adrian terkekeh.
__ADS_1
"Kamu tidur di samping aku ya,Aku kangen sama kamu ,Mungkin dulu aku terlalu jahat pada kamu,Tapi mulai sekarang dan seterusnya aku akan melindungi dan mencintai kamu Rin" ucap Adrian sambil merangkul badan Karina.
Karina menatap lekat wajah Adrian yang penuh dengan kesungguhan,"Iya membenamkan wajah nya di dada bidang suaminya itu,Iya menangis lantaran iya takut ini semua hanyalah kebahagiaan yang sesaat" Rin kamu kenapa "Hey kamu kenapa menangis" ucap Adrian sambil memegang Dagu Karina dan mengusap air mata yang terjatuh dari mata istrinya itu.
"Aku tidak kenapa kenapa kok,Aku cuman takut kalau kita tidak bisa merasakan kebahagiaan lagi Adrian,kamu Taukan mommy seperti apa sekarang sikapnya"ucap Karina lirih.
Kemudian Adrian menenangkan karina"hey Kamu percaya aku kan aku pasti akan secepatnya , mengambil hati mamah lagi ,jadi kamu tenang ya. Aku hanya ingin melewati malam ini bersama kamu istriku,Kamu sudah siap kan menunaikan kewajiban mu" ucap Adrian Terhadap Karina ,dan di balas anggukan oleh Karina.
Kemudian Adrian Menangkup wajah cantik istinya itu iya ******* bibir Cantik Karina,Entah apa yang Karina rasakan saat ini jantung nya berdetak semakin kencang"Apa arti dari semua ini ,Apakah aku telah benar-benar mencintai Adrian" gumam Karina.
Kemudian Karina menatap Adrian yang tengah Terengah-engah "iya mendekap badan kekar suaminya itu Iya merasakan aroma lelaki Tampan nya yang iya kenal kaku dan tidak berperasaan itu.
Karina membalas ciuman dari suaminya,Tangan Adrian pun mengekspos Area milik Karina , seketika itu Karina mengelinjang Merasakan kenikmatan yang belum pernah iya rasakan saat malam pertama nya.
"Ahhhhhhhhh " Suara Dari mulut manis Karina ,semakin membuat Adrian bergairah kala malam semakin sepi mereka mendayu dengan alunan cinta . Adrian membenamkan segala perasaannya membiarkan masuk Ke dalam rasa yang dimiliki Istrinya.
"kamu kenapa Kamu sakit ?Tahan ya"ucap Adrian sambil mencium bibir cantik dari istrinya & memeluknya.
__ADS_1
sementara Karina yang tengah menikmati Alunan cinta dari suaminya iya hanya mengangguk tanda menyetujui keinginan Dari suaminya.
sementara Sherlly yang memarkirkan mobilnya di depan pintu rumah Karina,iya menatap ke arah kamar Karina lampu yang tadinya menyala kemudian Seketika lampu kamar itu mati"Tidak terasa buliran putih terjatuh "Sherlly menangis merasakan hatinya kini seperti terbakar" Kalian lihat saja Apa yang akan terjadi nanti ,Adrian kamu tega sekali menghianati aku" gumam Sherlly yang teramat marah.