Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Kasihanilah Dia!!!


__ADS_3

Adrian sangat membenci Sherlly Namun yang jadi korban adalah anak kandungnya sendiri.


"Maafkan aku Istriku," Aku tidak bisa menganggap nya seperti anakku meskipun dia anak kandung ku," Ucap Adrian acuh berjalan pergi menuju kamar tempat ayahnya di Rawat.


Karina menatap kepergian Adrian yang sama sekali tidak mau menganggap Anaknya, Karena iya sangat membenci ibu dari bayi itu.


"Adrian bagaimana pun Anak ini tidak bersalah sama sekali, Bayi ini sangat suci." gumam karina dalam hatinya.


Adrian menyeka air matanya, Iya menyandarkan dirinya pada dinding dan menyesali Perkataan nya, "Kenapa Semua ini harus terjadi pada kamu bayi mungil !!! Andaikan saja kamu tidak terlahir dari rahim wanita jahat seperti Sherlly pasti Ayah menyayangi mu nak." lirih Adrian sambil memijat keningnya.


kemudian Adrian berjalan memasuki Kamar Tempat di mana Ayahnya di Rawat begitu juga dengan Karina mengikuti nya menemani Adrian Yang dalam ke adaan sedih. Kemudian Syafiq perlahan membuka matanya Orang yang pertama dia lihat adalah Karina dan Adrian.


"Adrian Benarkah ini kamu Nak" Ucap Syafiq terbata-bata.


"Iya pa... Ini Adrian Anak papa,& Ini Isabella yang ternyata Karina menantu papa yang sebenarnya !!! " Balas Adrian terhadap Ayahnya.


"Benarkah itu kamu Nak,,,?" lirih Syafiq bertanya kepada Isabella.


Kemudian Isabella menubruk pada Ayah mertuanya iya menangis sesegukan," Iya pah ini karina, Papa cepet sembuh ya ." lirih karina sesegukan.


"Dimana Mama kamu Adrian, apakah kamu berhasil menemukan nya !!! " Seru Syafiq Terhadap Anaknya.


"Mama mengalami kecelakaan, kini sedang di Rawat di ruangan sebelah. Papa juga yang sabar yah InsyaAllah sebentar lagi masalah kita akan cepat selesai." Balas Adrian menenangkan Ayahnya.


"Antarkan papa melihat mama kamu, Papa ingin menemani nya sampai sembuh. " Balas Syafiq kepada Adrian.


"Papa jangan banyak bergerak dulu Yah !!! Papa harus sembuh dulu baru menemani Mama." Ucap Karina mengkhawatirkan Ayah mertuanya.


Kemudian Syafiq mengangguk tanda menyetujui saran dari menantunya, Setelah itu Syafiq pun berbaring kembali di atas tempat tidurnya menyandarkan kepala ke atas bantal.


Setelah itu para dokter Berdatangan untuk memeriksa Ayah dari Adrian yaitu Syafiq.


"Bagaimana Tuan Syafiq apakah sekarang masih merasakan sakit di bagian dada nya,,?" Tanya Dokter yang menanganinya.


"Sekarang sudah mendingan Dokter, sudah tidak terlalu sakit Terimakasih Yach !!!" Balas Syafiq seraya tersenyum.

__ADS_1


"Oke" Tuan harus banyak beristirahat Yach !!!" Ucap Dokter memberikan Saran kepada Syafiq, Lalu Syafiq mengiyakan saran dokter itu," Terimakasih Dok atas Sarannya," Balas Syafiq langsung berbaring.


kemudian Karina menyelimuti Ayah mertuanya," Tuh kan, Benar kata Karina papa harus banyak istirahat biar cepat sembuh Agar bisa menjaga mamah." Ucap Karina sambil menyelimutkan Bad cover ke badan mertuanya.


Adrian terkagum-kagum atas kebaikan & keikhlasan Istrinya yang begitu tulus menyayangi kedua Orang tuanya."Kamu kenapa Tersenyum-senyum seperti itu Suamiku," Ucap karina Menyadarkan lamunan suami nya.


Kemudian Adrian Tersadar dan menjawab pertanyaan istrinya," Tidak ada apa-apa Aku hanya sedikit kagum pada perhatian mu terhadap kedua orang tuaku, Terimakasih Yach sayang." Sambil mencium kening Karina Istrinya.


"Ini sudah tanggung jawab ku sebagai menantu mereka Sayang, lagian ini belum seberapa Mamah dan papah sudah sangat baik kepadaku." Ucap Karina Tersenyum & mengajak Adrian keluar dari kamar Syafiq Ayah mertuanya sambil menggandeng tangan Adrian.


"Bolehkah Aku meminta sesuatu dari kamu Adrian." Ucap Karina.


Namun Adrian Seketika terdiam meneliti wajah istrinya, sebelum kembali menjawab permintaan karina," sesuatu apa yang kamu minta dariku,,? " Tanya Adrian Datar.


"Tolong Adzan ni dan berinama Bayi cantik itu suamiku, dia Adalah anak kandung kamu Adrian !!! meskipun kamu membenci ibunya tapi bayi itu tidak bersalah sama sekali, Aku mohon." Karina Memohon pada Adrian suami nya.


Adrian terdiam sejenak dia meneteskan air mata hatinya tersentuh dengan kebaikan karina. " Ya Tuhan Terimakasih kau telah memberikan aku istri yang mempunyai hati seluas samudera, dan kesabarannya yang tidak terhingga." Gumam Adrian dalam hatinya.


"Aku mohon Adrian, Kasihanilah dia Anak kandung kamu," lirih karina memohon " Apa aku harus bersujud di kaki kamu suamiku." Ucap karina.


"Tidak sayang kamu tidak perlu melakukan itu semua, Aku akan mengabulkan permintaan kamu !!! Maafkan aku yach karena kemarin aku bersikap acuh pada kamu dan bayi itu." Balas Adrian sambil Menangkup pipi cantik Istrinya dan menyeka buliran yang terjatuh dari mata cantik Karina.


"Maaf kan Ayah ya nak !!! Mulai sekarang ayah akan menyayangi mu seperti ayah mencintai Mama karina yach," lirih Adrian sambil menggendong anaknya dan memandangi wajah bayi yang begitu cantik.


"Terimakasih ya sayang kita Rawat bayi ini sama-sama yach !!! " Seru karina terhadap Adrian.


"Apa kamu yakin sayang, Benarkah kamu mau merawat bayi ini bersama dengan aku." Ucap Adrian merasa terharu pada sikap mulia istrinya itu.


"Iya suamiku aku menyayangi nya seperti menyayangi anakku sendiri," Balas karina menghambur ke pelukan Adrian yang sedang menggendong bayinya.


Seketika bayi itu menangis, Adrian & karina berusaha menenangkan nya." Cup...cup Tayang nya mama, Jangan nangis lagi. sekarang Ayah nya sudah tidak jahat lagi tayang," Ucap karina Tersenyum kepada bayi itu.


Kemudian Adrian berfikir tentang Nama yang akan di berikan pada Anaknya itu," Kira-kira Nama apa yang cocok untuknya ya Sayang," Ucap Adrian.


Lalu Karina menyarankan Nama pilihannya," Eummm Nama nya "RISHA" saja sayang." Seru Karina Terhadap Suaminya.

__ADS_1


"Bagaimana Kalau "RIANA" saja," Balas Adrian.


Kemudian Karina langsung cocok dengan Nama yang di berikan oleh Adrian pada anak dari Sherlly, Karena nama itu adalah perpaduan namanya dengan Adrian suaminya.


"Adrian," Ucap Sherlly yang sedang berbaring memangilnya.


Seketika Adrian dan karina menoleh, Namun Adrian bersikap Dingin pada Sherlly.


"Tolong maafkan aku atas semua kesalahan aku," lirih Sherlly meneteskan buliran putih dari matanya membasahi perban yang melilit wajahnya.


"Kamu pikir dengan kamu meminta maaf padaku semuanya akan selesai begitu saja !!! Tidak Sherlly aku tidak akan pernah memaafkan mu, sebelum kamu kembali mengoplas wajahmu dan kamu harus kembali ke penjara melanjutkan hukuman mu," Ucap Adrian Sarkas.


"Sudah Adrian," Ucap Karina yang merasa iba terhadap Sherlly.


"Biarkan saja dia mengiba seperti ini sayang, Aku tidak akan pernah memaafkan nya. dan kamu Sherlly jangan harap anak ini mengakui mu sebagai ibunya," Ucap Adrian bersikap dingin.


"Aku menyesal Adrian !!! Aku akan terima hukuman ku tapi tolong maafkan lah aku dan Rawatlah anak itu, Aku rela meski anakku tidak mengetahui bahwa aku yang jahat ini ibunya," lirih Sherlly menangis menyesali setiap perbuatan nya yang begitu kejam di Masalalu hingga masa kini.


Tanpa sepatah katapun Adrian pergi meninggalkan ruangan itu setelah meletakan "Baby R" Anaknya ke dalam inkubator.


"Yang sabar ya sherr aku turut prihatin dengan semua ini, aku yakin Adrian tidak akan selamanya marah. Tapi aku juga tidak bisa berbuat apa-apa kalau untuk masalah hukum.," Ucap Karina berusaha mensupport Sherlly.


"Hiks...hiks...hiks..." Aku memang pantas mendapatkan hukuman ini karina, Terlebih lagi sekarang aku lumpuh. Aku mohon maafkanlah !!!


Aku juga setuju dengan apa yang Adrian katakan dan setelah itu aku akan menjalani hukuman ku kembali & pergi dari kehidupan kalian selamanya." lirih Sherlly Menangis mengiba pada karina.


Next part....


"**Halo Readers" Jangan bosan dengan ceritaku yah !!!


Maafkan bila masih kurang berkesan di hati kalian.


Tapi aku mohon Dukung terus karyaku, Jangan lupa untuk Vote,like,koment & Share.


jangan lupa yah ikuti terus kelanjutan ceritanya.

__ADS_1


Teruntuk pembaca setiaku Terimakasih, dan untuk yang baru membaca tambahkan Novelku ke kolom favorit kalian yah.


Terimakasih**


__ADS_2