
Aku berjalan gontai bangun di pagi hari saat aku menoleh ke sopa yang berada di depan ranjang ku ,Aku membayangkan saat Adrian berbaring tertidur di atas nya,Namun kini semua hanya lah tinggal kenangan"Karina ayo nak Nanti kita terlambat" Teriak mommy yang menyadarkan lamunanku.
"Iya mom , Tunggu sebentar Karina Rapi_Rapi dulu" ucapku Menimpali teriakan mommy dari lantai dasar rumah ku. Kemudian aku turun dari kamarku.
"Ayo mom ,aku udah siap" ucapku sambil menenteng tasku.
Kemudian mommy ku berjalan di depanku menuju ke mobil,Setelah mommy masuk aku pun membuka pintu mobil dan duduk di samping mommy" Mom kita mau Kana sih hari ini ?" tanyaku terhadap mommy ku.
"Hari ini kita akan temui om Ryan dan juga pengacara pappy kamu sayang,Mommy tidak terima orang yang berandil besar atas meninggal nya pappy masih berkeliaran bebas,kita harus buat perhitungan dengan Sherlly dan juga keluarga Adrian" ucap mommy menjawab pertanyaan ku.
seketika aku terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa lagi,disisi lain aku juga marah karena Sherlly dalang di balik kematian pappy,namun disisi lain aku sangat sedih karena kini mommy membenci Tante Icha dan juga keluarga nya.
"Kamu kenapa diam,Apa kamu tidak bahagia dengan apa yang akan mommy lakukan" ucap mommy yang menyadarkan lamunan.
Dalam sekejap aku menoleh ke arah mommy dan menjawabnya dengan gugup"Ngk enggak Karina bahagia kok,Karena sebentar lagi orang yang membunuh pappy akan segera di tangkap" kemudian aku hanya menunduk dan mommy menyalakan mobilnya.
"Yatuhan apapun yang akan terjadi kuharap semua ini adalah jalan yang terbaik" Gumamku dalam hati.
mommy menyetir mobilnya penuh dengan konsentrasi, sementara aku duduk terdiam memikirkan Masalah yang akan berdampak panjang ini."setelah dari kantor pengacara kita ke kantor pengadilan agama ya sayang" celoteh mommy, seketika itu aku terkejut.
"Untuk apa mom" tanyaku terhadap mommy penuh dengan rasa terkejut.
"Ya kita urus perceraian kamu lah" timpal ibuku.
Aku hanya terdiam tanpa bisa berkata-kata lagi ,karena keputusan mommy tidak dapat dibantah kali ini.
Tidak berapa lama kami telah sampai di kantor pengacara Almarhum pappy ku, Terlihat juga disana sudah ada om Ryan ayah Dari Rama sahabat ku."Selamat pagi mbak yu" sapa om Ryan terhadap mommy.
"Iya selamat pagi juga Ryan,gimana apa semua sudah di persiapkan" Tanya mommy terhadap om Ryan.
__ADS_1
"Tentu saja sudah,Mari ikut saya ke ruang kerja saya" ucap om Ryan sembari menunjuk an jalan menuju ruangannya.
"Deg...deg...deg...deg...." Ya Tuhan berikan jalan terbaik untuk keluarga ku" gumamku dalam hati.
"Karina ...Karina ...!" seru suara memanggil ku "saat aku menoleh ternyata ialah Rama sahabat ku kemudian aku menghampiri " kenapa Ram?" tanyaku terhadap nya.
"Kamu sedang apa di sini?" Rama bertanya padaku.
"aku mengantar mommy untuk bertemu pengacara pappy" Jawabku terhadap Rama.
"Kamu ada masalah apa Rin," Rama kembali menanyaiku .
"Tidak aku tidak ada masalah apapun" Dustaku Terhadap Rama sambil memalingkan pandanganku.
"Denger ya Rin kita sahabatan sudah bertahun-tahun,Aku tau kalau kamu sedang menghadapi permasalahan yang sangat pelik" ucap Rama sambil memegang kedua bahu ku dan meneliti kedua mataku dengan tatapan nya.
saat aku dan Rama saling bertatapan tiba tiba saja mommy dengan om Ryan datang" ekhemmm" berdehem.
"Selamat siang juga Rama ,kamu sudah lama ya tidak main ke rumah Tante"Balas hangat mommy terhadap Rama.
"Iya Tante nanti kapan kapan Rama Akan main ke rumah Tante" timpal Rama Terhadap mommy.
"Tante pamit ya,ayo sayang Masih banyak hal yang harus mommy selesaikan" ucap mommy yang berpamitan terhadap Rama,dan juga mengajakku bergegas pergi.
"Iya silahkan Tante" ucap Rama seraya tersenyum dan mempersilahkan kami pergi.
Saat aku dan mommy menuju ke mobil tiba-tiba saja ponsel ku bergetar"Drt...drt..drt.."Kemudian aku mengusap layar ponselnya dan ternyata Adrian Menanyakan keberadaan ku lewat pesan singkat SMS" Aku kerumah kamu,Tapi kamu enggak ada,kamu lagi dimana sekarang" ucap Adrian melalui SMS.
"Ayo Karina mommy kita harus segera mengurus perceraian kamu ke pengadilan agama" ucap Mommy terhadap ku ," Aku yang sedang membalas pesan Adrian pun langsung segera bergegas masuk ke mobil.
__ADS_1
"Iya mom ,Tunggu sebentar" ucapku seraya membuka pintu mobil.
"pokoknya kali ini mommy tidak akan lemah, seperti mommy yang dulu, sudah cukup keluarga kita dipermainkan " ucap mommy ku sambil menyetir mobilnya.
"Tittt scratttt" Awwwww pekik ku kaget" kenapa mom ,tiba tiba ngerem begini" tanyaku terhadap mommy disela kepanikan ku.
Sementara mommy ku menatap ke Arah seseorang yang kini tengah berjalan "Itu kan Tante Icha sayang, untuk apa dia ke pengadilan agama juga" ucap mommy Yang tiba-tiba emosinya memuncak.
"Iya itu tante Icha kenapa memangnya mom,"ucapku terhadap mommy.
"Mommy harus buat perhitungan saat ini juga" ucap mommy Sambil membuka pintu mobil dan akan menghampiri Tante Icha.
"Mom tunggu mom,Jangan seperti ini mom,lebih baik kita bicarakan baik baik secara kekeluargaan,Karin yakin Tante Icha tidak tau me nau tentang masalah , Sherlly dengan pappy mom" ucapku sambil menggenggam tangan mommy ku.
"Kamu ini masih saja terus_terusan membela keluarga mereka, Yasudahlah kalau bukan karena kamu ,pasti sudah mommy labrak itu orang" umpat ibuku sambil melepaskan tangan ku.
"Mom lebih baik kita pulang aja ya mom,Karin tidak ingin melanjutkan semua ini,Karin tidak berniat memutuskan hubungan Karin dengan Adrian"maafkan Karin mom keputusan Karin sudah bulat kali ini" ucapku dengan seketika raut wajah mommy ku berubah drastis iya terlihat semakin marah.
"Cukup Karina ,mommy tidak ingin kamu menderita lebih jauh lagi,kamu tau kan Adrian laki laki seperti apa " ucap mommy menentang keinginan ku.
"Mbak yu Karina,Kalian juga ada di sini toh" ucap Tante Icha yang entah darimana datangnya.
kemudian aku menoleh"Tant te "ucapku gugup.
"Loh kok panggilnya Tante sih,panggil mamah sayang . Sekarang kan kamu sudah jadi menantu Tante" ucap Tante Icha seraya tersenyum.
"Ayo Karina kita pulang" ucap mommy sambil menggenggam tangan ku seraya berjalan.
"Kok buru buru sih mbak,kita ngobrol_ngobrol dulu yuk" Ajak tante Icha terhadapku dan mommy.
__ADS_1
"Tidak usah kami lagi buru-buru,lain waktu saja yah" ucap mommy sambil memperlihatkan ketidak suka an nya kepada Tante Icha ibu mertuaku.
Kemudian aku berpamitan dan masuk ke mobil, terlihat ibu mertuaku bingung melihat perubahan sikap mommy yang tidak ramah terhadap nya.