Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Happy wedding


__ADS_3

Dua mobil mewah berhenti secara bersamaan


di depan gedung pesta pernikahan Devano dan Sasha.


Semua mata tertuju pada dua mobil mewah itu, Kemudian Pria tampan dan cantik. Turun dari dua mobil mewah yang datang secara bersamaan. Tak lain orang itu adalah tamu istimewa untuk Devano dan Sasha. Dan tak lain orang itu adalah, Adrian, Karina, Rama dan Aquilla. Bersama pasangan yang baru jadian Yaitu Davin dan Tiwik.


Mereka terlihat sangat serasi, Berjalan sejajar diantara para tamu undangan.


Karina menyunggingkan senyuman, Ke setiap orang yang menyapanya, Sedangkan Adrian tak melepaskan gandengan tangan nya dari karina.


"Akhirnya kalian datang juga." Ucap Devano menyambut kedatangan para sahabatnya.


"Maafkan kami Dev, Jalanan agak macet tadi." Sahut Adrian.


"Wah...,Kau cantik sekali Sha! Aku sampai pangling." Kata Aquilla memuji Sasha.


"Terimakasih Quilla, Kamu juga terlihat pangling. Hampir saja aku tidak mengenali mu." Balas Sasha ramah.


"Oh iya...,Kami tidak telat kan! Tadi di jalan kita tuh deg-degan banget. Takutnya telat, Gak bisa menjadi saksi akad nikah kalian." Ucap Karina tersenyum sambil menggendong putranya.


"Enggak dong rin, Sebentar lagi akad kok! Terimakasih yah. Kalian sudah mau datang." Timpal Sasha.


"Dev...,Gimana latihan akadnya sudah bisa?" Ledek Rama terhadap billioner asal Germand itu.


"Sudah dong, Aku tuh latihannya bareng Ratu tahu." Devano terkekeh mengingat latihan akadnya di temani Ratu putri kecilnya.


Sedangkan Icha dan Syafiq menatap pada sekumpulan para sahabat itu, Sesekali ia tersenyum melihat kerukunan di antara mereka.


"Mama tak menyangka ya pah..., Akhirnya mereka sedekat ini lagi." Padahal kan dulu mereka saling bermusuhan." Ucap Icha menyenderkan kepalanya di pundak suami tercintanya.


"Kita harus bersyukur mah...,Kini semuanya sudah kembali baik-baik saja. Kita harus membuka lembaran baru, dan menutup masalalu." Timpal Syafiq tersenyum menatap kebahagiaan yang terpancar dari raut wajah anak dan menantunya.


Kini tibalah acara akad nikah Devano dan Sasha, Mereka terlihat duduk di hadapan penghulu. juga disaksikan oleh kerabat serta para sahabatnya.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan saudara Devano dengan saudari Sasha. Dengan mas kawin berupa Jet pribadi dan rumah seharga lima belas milliar rupiah di bayar kontan."


Kemudian Devano mengikuti ucapan penghulu itu, Seketika Hening.


....


Beberapa saat kemudian terdengar suara tepuk tangan dan suara para tamu bersorak riang.


"Bagaimana para saksi, Apakah sah?" Tanya pak penghulu.

__ADS_1


Kemudian di sahuti oleh para tamu undangan serta para sahabat Devano. Termasuk Adrian dan Karina.


"Sah...,Sah...,Sah."


Lalu Devano memasangkan cincin di jari manis istrinya, Kemudian ia mencium kening Sasha, Yang telah menyandang gelar baru sebagai nyonya sang billioner.


Mata sasha terlihat berkaca-kaca, Ia merasa terharu pengorbanan dan usaha kerasnya kini sudah terbayarkan.


Kemudian Pasangan pengantin itu di iring oleh ke empat sahabatnya. Menuju kursi pelaminan yang sangat megah.


"Selamat menempuh hidup baru Sasha, Devano. Aku ikut bahagia menjadi bagian dari pesta ini, Semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan kalian." Ucap Karina sambil menyerahkan kado kepada pasangan yang sedang di mabuk asmara itu.


"Aminnn..., Terimakasih ya Rin, Atas doa terbaikmu. Aku tak akan melupakan kebaikan mu selama ini." Sahut Sasha sambil memeluk Karina.


Kemudian Adrian menyalami Devano serta meledek sahabatnya itu,"Selamat menempuh hidup baru ya...,Tuan Devano. Jangan lupa nanti malam tak usah lagi pake alat kontrasepsi." Ledek Adrian.


"Apaan sih Dri, Emangnya lho!" Devano terkekeh, Sedangkan Sasha tak kuat menahan malu.


"Sha..., Selamat yah! Semoga kalian selalu bahagia, Dan secepatnya memiliki bayi lagi." Kata Aquilla, Menyalim tangan Devano, Kemudian memeluk Sasha.


"Iya Quilla..., Terimakasih untuk doa nya yah!" Sahut Sasha.


"Dev..., Selamat menempuh hidup baru yah! Jangan malu bertanya kalau belum tahu cara jitu untuk malam pertama." Ucap Rama terkekeh.


"Uhuk...,uhuk...,uhuk."


Sasha terbatuk-batuk, Saat mendengar ucapan frontal dari Devano yang kini sudah sah menjadi suaminya.


"Dev...,Harap tahan emosi sayang..., Lihatlah para tamu undangan sangat banyak." Ucap Sasha mengingatkan dengan candaan.


"Hukhhh...,Mereka ini sangat menyebalkan sayang, Aku tak henti-hentinya diledekin." Ucap Devano manja.


"Tak usah di ambil hati Dev..., Mereka berdua ini memang otaknya sangat mesum."Ucap Aquilla terkekeh, Sambil menoleh pada Rama suaminya.


"Benar banget Quilla...,Satu paket dengan Adrian kalau begitu." Timpal Karina menyipitkan mata pada suaminya.


"Wah, Ram...,Kayaknya ada yang buka kartu nih." Ucap Adrian menepuk pundak Rama.


"Hahaha...,Iya Dri! Padahalkan yang nafsuan itu para cewek yah, Kita-kita mah sebagai laki-laki santai saja." Sahut Rama terkekeh.


"Huftt..., Dad's, Mom's. Yang kalian bahas soal apa sih, latu nggak ngelti." Tanya Ratu pada kedua orangtuanya. Dengan perkataan yang masih belum bisa dimengerti.


"Sayang...,Anaknya Mom's dan Dad's, Nanti ketika kamu sudah besar akan mengerti nak." Ucap Sasha berusaha menjelaskan pada putrinya.

__ADS_1


"Huhhhh..., Gara-gara kalian nih! Anakku jadi bertanya yang macem-macem." Dasar kawan somplak semua." Ucap Devano kepada empat Sahabatnya.


Kemudian Icha dan Syafiq, Menghampiri mereka dan menyalami Devano dan Sasha.


"Selamat yah Devano, Sasha! Atas pernikahan kalian, Semoga pernikahan kalian diberkahi oleh tuhan." Ucap Icha tersenyum.


"Dev...,Sha! Ingat pesan om dan tante yah. Kalian harus hidup rukun, Saling menolong dan saling menghormati. Sudah itu saja nasehat om untuk kalian." Ucap Syafiq.


"Terimakasih Om, Tante..., Terimakasih untuk semuanya." Ucap Devano dan Sasha.


"O yah...,Ini kado dari tante dan Om.Semoga kalian menyukai nya." Icha menyerahkan amplop berwarna ungu, Berisikan Tiket liburan ke Jepang.


"Wah apa ini tante..., Terimakasih tante." Sahut Sasha tersenyum setelah melihat isi amplop tersebut.


"Sama-sama sayang..., Yasudah kalau begitu Om dan tante pamit pulang yah. Adrian...,Karina nanti jangan lupa mampir kerumah yah." Ucap Icha berpamitan kepada Sasha dan Devano, Setelah itu meminta anak dan menantunya untuk mampir ke rumah mereka.


"Iya ma...,Iya pa..., Hati-hati dijalannya yah!" Sahut Adrian pada kedua orangtuanya.


"Rama , Aquilla...,Tante dan om pamit yah! Dah semuanya." Ucap Icha melangkah bersama Syafiq Suaminya.


Mereka berdua pergi lebih awal, Meninggalkan pesta pernikahan Devano dan Sasha.


Sedangkan Adrian dan Karina, Juga Rama dan Aquilla. Begitu juga Davin dan Tiwik.


Mereka memilih mengabadikan momen kebersamaan mereka, Perkumpulan di hari yang membahagiakan bagi pasangan Devano dan Sasha.


"Ayo...,Ayo cepat! Berkumpul kita berphoto."Ucap Karina.


Kemudian mereka berkumpul di sisi kanan dan kiri pasangan pengantin itu, Sedangkan Para balita di posisikan di depan mereka.


"Satu..., Dua...,Tiga. Chiss." Mengucap secara bersamaan.


"Cek rek...,Cek rek...,Cek rek." Bunyi bidikan Kamera dari fotografer yang mereka sewa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


SELESAI


Halo Readers Terimakasih untuk semua pendukung, Novel "Pria kaku ini jodohku" Akhirnya saya bisa menyelesaikan, Cerita yang satu ini.


Nantikan kelanjutan season 3 nya...


Yang pastinya masih disini di Novel ini, Hayo ikuti terus kisahnya yah...

__ADS_1


__ADS_2