
" Kamu ngomong apa Nak!!!" Ucap Syafiq beranjak dari tempat duduknya Menghampiri karina palsu.
"Sudah saya katakan saya bukan Karina menantu om, Saya adalah Sherlly," Bentak Sherlly Terhadap Syafiq Ayah dari Laki-laki yang dia cintai.
"Jadi selama ini yang bersama anak saya, Bukanlah Karina!!! lalu bayi di dalam kandungan mu Anak siapa,,?" Ucap Syafiq terkejut setelah mengetahui kenyataan bahwa yang hidup di tengah-tengah keluarga nya adalah Sherlly bukanlah karina menantunya.
"Pah Ayo kita cepat beritahu pada Adrian, Agar secepatnya wanita ini di penjara" Umpat Icha Yang menatap marah pada Sherlly yang telah menipu nya sekeluarga.
Namun Saat Syafiq berniat membantu Icha untuk pergi meninggalkan Rumahnya, Tiba-tiba saja Sherlly memanggil empat anak buahnya Yang berbadan tegap untuk menghalangi mereka.
"Tunggu Tante Icha ku sayang, Saya punya kejutan untuk om dan tante!!!" seringai Sherlly bertepuk tangan dan empat anak buahnya memasuki Rumah.
"Apa Yang harus saya lakukan kepada dua orang tua ini bos,,?" Tanya Empat anak buah Sherlly dengan suara sedikit Menggeram.
"Mau apa kalian jangan!!!" Bentak Icha yang terduduk di kursi Roda.
"Jangan Pernah kalian sentuh istri saya," Ucap Syafiq marah pada empat anak buah Sherlly.
"Cepat ikat mereka berdua dan bawa pergi jauh dari Rumah ini, Kalau perlu singkirkan saja dari kehidupan ini" Perintah Sherlly dengan membentak Empat anak buahnya.
"Si siap Bos" balas Anak buahnya gugup.
"Ayo cepat ikut saya," Bentak anak buah Sherlly sambil menyeret Icha.
"Brakkk" Syafiq menendang Dua anak buah Sherlly Yang menyentuh tangan Icha.
"Dasar Tua Bangka, Sudah bau tanah saja kau masih banyak melawan," Ucap Dua preman yang bertugas untuk menculik nya.
Baku hantam Antara Syafiq dan Empat anak buah Sherlly pun berlangsung sengit, Pertarungan mereka di manfaatkan oleh Sherlly untuk membawa Icha.
"Ayo Tante ikut saya," Ucap Sherlly sambil mendorong Kursi Roda.
"Lepaskan saya Sherlly!!! Kamu akan menyesal melakukan kejahatan ini pada saya," Bentak Icha berteriak marah." Pah tolong mamah pah," Teriaknya meminta tolong pada Syafiq yang sedang bertarung.
kemudian Syafiq menoleh dan mengejar Istrinya yang hendak di bawa oleh Sherlly.
" Lepaskan istri saya , Jangan pernah kamu berani menyakitinya" Bentak Syafiq mengejar Sherlly Yang akan membawa Icha pergi.
"Brukkkk" Syafiq Terjatuh Berhasil di halangi Oleh anak buah Sherlly saat mengejar Istrinya.
"Aww" pekik Syafiq kesakitan terjatuh ke lantai.
"Lepaskan saya wanita jahat" ucap Icha sambil memukul-mukul tangan Sherlly yang mendorong kursi Roda.
"Diam Nenek tua, Jangan membantah ku!!!" Bentak Sherlly.
"Plakkkk" Brughh...
Syafiq memukul pipi preman suruhan Sherlly.
Akhirnya Syafiq berhasil meringkus empat anak buah bayaran Sherlly.
Kemudian iya mengejar Icha yang di bawa ke mobil oleh Sherlly.
"Hey tunggu, Hentikanlah niat kamu Sherlly" Teriak Syafiq pada Sherlly yang membawa istrinya ke dalam mobil.
__ADS_1
"Lepaskan saya Sherlly," Bentak Icha yang kini berada di dalam mobil.
"Diam" Bentak Sherlly Berlari kecil ke pintu kemudi dan menstarter mobilnya.
Syafiq Berlari ke jalan mengejar mobil Sherlly, Namun sialnya iya tidak bisa mengejar mobil yang di kemudikan sangat kencang oleh menantu palsu nya.
"Ya Tuhan," lirih Syafiq putus asa karena kehilangan istri tercinta nya.
Sementara Adrian yang dalam perjalanan pulang dari kantor nya, Menuju rumah dengan perasaan tak enak hati iya mengemudi & berpapasan dengan mobil Sherlly di lampu merah, Namun iya tidak tahu kalau ibunya di culik oleh Sherlly. Namun Icha menatap Nanar dari balik kaca mobil pada anaknya Yaitu Adrian, Iya berteriak Namun langsung di bekap kembali oleh Sherlly.
"Adrian" Mamah di sini sayang, Tolong mamah Adrian" lirih Icha sambil menggebrak-gebrak kaca mobil Sherlly.
"Diammm" Bentak Sherlly sambil membekap Mulut Icha.
"eummm" lepaskan saya dasar wanita ular" Ucap Icha sambil memberontak.
Sementara Adrian tidak mendengar teriakan Ibunya yang di bawa oleh istri palsu nya, Adrian kembali mengemudikan mobilnya setelah lampu menyala hijau, Iya bergegas menuju Rumah nya.
* * *
Kricik-kricik bunyi Air terjatuh ke dalam gelas melalui kran Dispenser, Karina menenggak air putih di Gelas nya!!! Namun saat iya kembali menaruh gelas tiba-tiba saja "Prayyyy" gelas kaca itu terjatuh tanpa sengaja pecah berserakan di lantai.
Deg....
"Ya Tuhan!!! kenapa dengan hatiku ini, kenapa tiba-tiba perasaan ku menjadi gelisah seperti ini" gumam Isabella alias karina asli.
"Nona Karin kenapa,,?" Tanya Tiwi Terhadap nya.
Karina menoleh lantaran Tiwi menyadarkannya dari kegelisahan nya." Tidak apa-apa" Balas karina singkat dan segera bergegas pergi menuju Ruangannya tanpa membereskan pecahan gelas tersebut.
Setelah sampai di ruangan nya karina menghubungi Adrian lewat Ponselnya" Halo Adrian" ucap Karina via ponsel.
"Kamu dimana sekarang!!!
"Aku dalam perjalanan pulang sayang, Ada apa,,?" Balas Adrian.
"Enggak kenapa-kenapa sayang, hanya saja aku merasa gelisah Aku takut terjadi apa-apa sama kamu," Balas karina.
"Kenapa memangnya sama aku hemmm," Balas Adrian manja.
"Syukurlah kalau kamu baik-baik saja, Jangan lupa titip salam buat mamah yah!!!" Balas Karina Terhadap suaminya.
"Yasudah kalau begitu, Aku sudah mau sampe rumah Nih, Aku tutup telpon nya yah" seru Adrian diseberang sana via ponsel sambil membelokkan setirnya Memasuki Area Mansion mewahnya.
"Oke sayang hati-hati dijalan yah!!!" ucap karina sambil menutup Panggilan nya.
Kemudian karina meletakan ponselnya kembali di meja hatinya terus bertanya-tanya, lantaran kegelisahan belum kunjung pergi dari hatinya.
"Ya Tuhan Apa Sebenarnya yang terjadi!!! Mengapa perasaan ku tidak tenang seperti ini,," gumamnya dalam Hati.
Sementara Devano kini tengah menyelidiki siapa dalang dari pembunuhan Ayu ibunya Karina, iya ingin membersihkan namanya lantaran semua bukti mengarah padanya.
"Siapa sebenarnya yang membunuh Tante ayu, kenapa semua bukti mengarah padaku" umpat geram Devano terduduk di Ruangannya, Terbesit di dalam fikirannya untuk menghubungi Tiwi orang yang di tugaskan nya melindungi Isabella alias karina asli.
Devano mengambil ponsel dan mengusap layarnya mencari kontak Tiwi orang suruhannya.
__ADS_1
"Drttt...Drt..." Ponsel di meja Tiwi bergetar terlihat sebuah panggilan Dari bosnya Yaitu Devano.
Dengan sigap Tiwi langsung mengangkat panggilan tersebut." Halo Tuan Devano" Ucap Tiwi yang terduduk di kursi kebesaran nya.
"Tiwi Tolong Carikan saya berkas, Yang berisi gugatan Adrian terhadap saya satu tahun silam. Berkas itu pasti dia taro di dalam Ruangan nya!!! dan selidiki siapapun orang yang dekat dengan Keluarga karina termasuk Pak Ryan mantan kepercayaan ayahnya Karina" Ucap Devano memerintah pada Tiwi.
"Baik pak saya akan segera cari berkas itu," Balas Tiwi menyanggupi Perintah Tuannya.
"Oke jika sudah dapat cepat hubungi saya" Balas Devano sambil menutup panggilannya.
* * *
Sementara Icha berhasil membuka ikatan tangannya dan mencekik Sherlly yang sedang menyetir mobil, Icha mengancam Akan membunuh Sherlly jika tidak memutar arah kemudi nya.
"uhukkk... uhukkk" Sherlly Terbatuk-batuk lantaran di cekik oleh Icha.
"Cepat putar balik kemudi kamu Sherlly, atau kamu mati sekarang" Ancam Icha geram sambil mencekiknya.
"Lepaskan tangan tante dari leher saya, Bahaya tante saya sedang menyetir kita bisa mati bersama disini" Balas Sherlly Terbatuk-batuk berusaha melepaskan tangan Icha.
Mobil yang di kemudikan Sherlly terlihat oleng Meleak-leok di jalan raya ke kanan dan kiri kehilangan keseimbangannya, Sementara dari arah berlawanan Terlihat mobil Truk dengan sopir mengantuk Meleak-leok kehilangan keseimbangannya.
"Saya tidak akan melepaskan tangan saya dari leher kamu, jika kamu bersikukuh membantah saya!!! cepat putar arah nya Sherlly" Bentak icha.
"Saya tidak akan pernah melepaskan Tante, karena saya akan membuang tante jauh dari jakarta" seringai Sherlly sambil terus berusaha menyetir mobil.
Namun Icha tetap tidak mau melepaskan tangannya yang mencekik leher Karina palsu.
"Rupanya kamu masih membandel yah, Baik saya akan memaksa kamu," bentak Icha berusaha menggapai stir.
"Tottt...Totttt..." Teronton melaju kencang bersamaan dengan Truk yang di kemudikan sopir yang mengantuk.
Detik demi detik laju kendaraan mereka semakin kencang, sementara Sherlly dan Icha saling berebut stir. sehingga terjadilah kecelakaan maut di jalan Yang sedang Ramai lancar itu.
"Brakkk" prayyyy...pray...
"Akhhhh" Teriak Icha menjerit bersamaan dengan Sherlly. Mobil yang di kemudikan Sherlly melompat dari jalurnya.
"Brukkkk...Brukkk" Terguling-guling hingga jatuh ke jurang" Duarrrr" Bunyi ledakan yang di akibatkan Mobil Sherlly.
Darah bercucuran dari kepala Icha , Sherlly yang sedang mengandung anak dari Adrian terjepit di antara stir, Sementara Mobil truk dan Tronton itu juga terjatuh ke jurang.
Icha terhempas dari dalam mobil dan membentur ke bebatuan di dasar jurang, Sementara Sherlly mengalami pendarahan hebat di perutnya Bayi dalam kandungan nya entah selamat atau tidak, Karena sangat kecil kemungkinan bayi itu terselamatkan.
"Akhhhh, Sakittt" lirih Sherlly menangis merasakan kesakitan yang tiada Tara.
**Next part ...
Halo Readers bagaiman dengan Bab yang sekarang ngeri bukan....
Sungguh tidak bisa membayangkan jika kita berada dalam posisi kecelakaan ...
Ikuti terus kelanjutan dari Novel "Pria kaku ini Jodohku" Yah...
semoga terhibur dan selamat membaca...
__ADS_1
Jangan lupa sambil ngopi yah...
Bantu Vote,like dan share Dunk biar tambah semangat nih**.