Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Bab 59 : Tolong Aku


__ADS_3

"Karina_Pov"




Aku menyetir dengan perasaan kalut, sedih, kecewa, Marah dan merasa Sangat bodoh. Karena kupikir Adrian sudah mencintai ku selama ini Namun ternyata dia bermain gila dengan perempuan lain Yang masih Segar dan muda dibandingkan aku.



"Oh Tuhan Kenapa kau mengambil orang-orang Yang sangat menyayangi ku Dari Dunia ini,"



Pada siapa aku harus bercerita saat ini, Aku merasa sangat tersakiti saat ini, Aku sedih Tuhan" Teriakku Sambil mengemudi, Mataku seakan Tidak mau berhenti mengeluarkan Airnya. Terbesit di dalam pikiran, untuk pergi ke makam kedua orang tuaku. Karena dengan cara itu aku bisa tenang dan melepaskan beban di pikiranku saat ini.



Saat aku menyadari Bahwa Adrian Berusaha mengejar, Aku menginjak pedal gas dan meluncur bebas di jalanan. Namun sial Rambu lalu lintas itu menyala sehingga aku memutuskan untuk memutar Arah. Dan Adrian sepertinya kehilangan jejak ku.



Dalam perjalanan aku terus menangisi Nasibku, Yang kupikir akan bahagia. Yang kupikir Akan ada pelangi setelah hujan, Namun pada kenyataannya semua ini hanya semu.



"Kenapa Adrian, Kenapa Kamu mengkhianati ku, Apa aku kurang Baik Selama ini, Apa aku kurang menarik." Teriakku di sela mengemudi.



Tidak berapa Lama Aku memarkirkan mobilku Di Area pemakaman umum, Langkah demi langkah Aku menuju Makam Ibu dan Ayahku, Yang biasa aku panggil "Pappy & Mommy,"



Kedua makam Itu Akhirnya Terlihat Juga, Rumah peristirahatan Terakhir kedua orang tuaku. Aku Terduduk lesu di hadapan Makam kedua orangtuaku.



"Hai mom, Hai Pih. Lama Ya aku enggak kesini, Maafkan aku Ya mom, Maafkan aku pih. sepertinya Aku tidak bisa lagi bertahan dengan Adrian," Lirih ku.



"Aku kesini mau mengadu Sama kalian, Lihat aku Sekarang, Anakmu. Aku sedih sekarang mom. Adrian mengkhianati ku mom, Aku harus bagaimana sekarang, Apa Aku harus ikut kalian ke surga."



"Aku sudah tidak kuat lagi, selama ini kalian lah yang jadi penyemangat ku. Tapi kenapa kalian pergi begitu cepat, hiks...hiks...hiks..."



Duniaku Runtuh sekarang, hidupku di Rundung kemalangan. Masalah dan cobaan seakan datang berganti untuk menyerang ku, kadang aku bertanya Apakah Aku akan bertemu lagi dengan Yang namanya kebahagiaan, Ataukah tidak akan ada lagi kebahagiaan di dalam hidupku ini.



"Kasihan Anak mommy," Anak mommy sedih Ya," Ucap Seseorang Yang meledekku.



Seketika aku menoleh ke sumber Suara yang sangat Familiar Yaitu Sherlly" Kamu " Ucapku Terkejut.



"Ya ini aku kenapa, Kamu kaget ya," Bentak Sherlly terhadap ku.



"Mau apa Kamu kesini Dan Tau darimana Kalau aku sedang ada disini, Pergi kamu wanita Jahat. Sebelum Aku Panggilkan polisi." Ucapku Tegas terhadap Sherlly.



"Panggil saja Aku tidak takut sama sekali, Ayo ikut aku." Sherlly menarik Tanganku dan membentak ku.



"Lepaskan Tanganku, Wanita gila." Balasku membentak nya dan melepaskan Pegangannya.



"Kamu mulai berani Ya sama aku, Ayo ikut aku kalau Tidak Aku akan Bunuh kamu saat ini juga" Ancam Sherlly padaku.

__ADS_1



"Sejak kapan Aku Takut sama kamu, Kalau pun Aku harus mati, Aku tidak akan pernah Takut pada kamu ular" Bentak ku.



"Plakkkk" Awwww " pekik ku.



Tanpa ku duga Tangan Sherlly menampar Wajahku, Sehingga Aku terjatuh & kemudian Aku bangkit Balik membalas Sherlly. " Beraninya kamu Nampar aku , Wanita Sejahat kamu tidak pantas menampar Wajahku, Dasar Ular" Teriakku membalas Tamparan nya.



"Sialan, Tidak tau malu kau " karina" Kembalikan Hidupku Yang dulu. Hidupku yang penuh dengan cintanya Adrian." Balas Sherlly Terhadap ku secara membabi buta.



"ini buat sakit hati aku selama ini," plakkkk...plakkkk..." ini buat kamu Yang dengan sombongnya Memenjarakan aku, hingga kini statusku buronan" plakkkk



Wajah Sherlly Di selimuti kabut kebencian terhadapku, Sementara Yang di katakan nya adalah sebuah kesalahan, Karena pada awalnya memang aku tidak mencintai Adrian.


Aku terpaksa menikah dengan Adrian karena perusahaan Ayahku di ambang kebangkrutan pada saat itu.



"Hentikan Nona Sherlly, Lepaskan Nona karina. Atau anda Akan kami Tembak" Ucap Billy Yang baru saja datang untuk menangkap Sherlly. Sementara Aku terkulai lemah berbaring di Sisi makam ibu dan ayahku. Rasanya Aku tidak akan selamat jika tidak ada Billy datang menolong ku.



"Dasar polisi sialan, Mau sampai kapan kamu ikut campur Dengan urusanku. Jangan harap Aku akan melepaskan " Wanita ini.! " Umpat Sherlly Yang begitu marah, Kemudian dia bangkit Dan memaksa membangunkan ku. Dan menodongkan pisau di leherku.



Sementara Para polisi itu enggan maju, Karena mereka takut membahayakan Nyawaku." Tolong Aku Billy" Ucapku Terbata-bata.



"Diam kamu" Jangan melawan Atau pisau Tajam ini menggores Lehermu, Yang sangat mulus," Ancam Sherlly padaku.




"Berani kalian melangkah mendekati saya, Maka nyawanya akan melayang. Cepat menyingkir dari jalan saya. Cepat Berikan saya jalan polisi bodoh" Bentak Sherlly pada kawanan polisi itu.



Aku sangat gemetar Lantaran Pisau Yang dipegang Sherlly , sedikit melukai leherku.



"Akhhhh" pelukku.



"Sakit Ya... Hahaha..." seringai Sherlly, sambil melangkah Berjalan ke Arah mobil Zip Hitam.



"Ayo cepat, Jam penerbangan Dua jam lagi sher," Ucap seorang pria Yang ternyata selama ini Membantu Sherlly.



Aku sangat terkejut karena Pria yang membantu Membebaskan Sherlly dari Rumah sakit jiwa itu, Ternyata adalah "Devano" Sahabat dari suamiku." Dev' Beraninya kamu memperlakukan Aku seperti ini. Kurang ajar kamu Dev." Umpat ku padanya.



"Sudah Ayo cepat masuk Jangan kelamaan," Ucap wanita Yang ternyata juga Aku kenal, Yaitu Sasha.



"Hai Karina Kaget ya, Kasihan sekali kamu ini. Malang banget yah nasib kamu" ledek Sasha terhadap ku Yang sedang tak berdaya.



"Hey Hentikan Atau akan saya tembak kalian," Teriak Billy.

__ADS_1



Kemudian Aku Di bawa pergi oleh Tiga orang Yang berhati Iblis ini, Namun Billy Dan anak Buahnya Tidak berdiam diri Mereka mengejar Mobil yang aku tumpangi bersama Tiga Manusia berhati iblis ini.



"Mereka mengikuti Kita Dev," Ucap Sherlly sambil melirik ke arah Spion.



"Ambil Pistol mu dan tembak Tepat ke bagian Kemudi nya,"



"Baik Akan aku lakukan" Balas Sherlly.



"Duarrrr.... Duarrrr.... Duarrrr" Bunyi senpi Yang digunakan Oleh Sherlly menembak mobil Yang di tumpangi Billy dkk.



"Akhhhh" Hentikan Sherlly, Aku mohon. Hentikan, Jangan sakiti mereka Sherlly. Sadarlah di dunia ini pria bukan cuma Adrian Sherlly," Ucapku Histeris memohon Pada Sherlly Agar menghentikan tembakannya.



"Memohon-mohon lah padaku "Karina" Aku senang mendengar Ucapan memohon mu, Hahaha.....



Kemudian Sasha Kembali meledek ku, entah apa Yang membuat nya begitu membenciku. Padahal Aku dan dia baru saling mengenal.



"Karina," Aku cuman mau Ngasih tau sama kamu Yah. Supaya kamu tidak penasaran Kenapa Aku bisa membenci kamu.



"Pertama Kamu merebut Orang Yang sangat Kak Sherlly cintai, Dan kamu tau siapa kak Sherlly dia adalah kakak ku.



Deg



Aku sangat shock mendengarkan penuturan Sasha, sungguh Aku tidak menyangka kalau Sherlly mempunyai Adik.



"Kedua Aku punya Rencana, Akan membawa kamu ke "German " Dan akan menikahkan kamu dengan pria Tampan ini, hahahaha..." ucap Sasha Menyakitiku Bahwa Aku akan di paksa menikah dengan "Devano" Sementara Aku mempunyai suami Yaitu Adrian.



"Gimana sayang kamu setuju kan, sudah lama loh aku mengincar kamu. Tapi semua ini gara-gara Rama dan Adrian , Yang selalu menghalangi niatku" Seringai Devano, Sambil menatap penuh gairah Terhadapku.



"Ya tuhan Apa yang harus aku lakukan, Bebaskan Aku dari tiga iblis ini tuhan. Adrian dimana kamu sekarang, Apa kamu tau kalau aku sedang di culik Drian,''lirihku.



"Cup...cup...cup..." Jangan menangis dong sayang Nanti cantik kamu nya hilang, Nanti aku tidak mencintai kamu lagi seperti Adrian," ucap Devano.



"Darimana dia tahu Kalau Adrian sudah tidak mencintai ku, Apakah ini semua Rencana mereka" Gumam ku.



Hatiku terus bertanya-tanya, Apakah Adrian mencari ku atau tidak saat ini. Apakah Adrian sudah melupakan ku, Duniaku terlihat sangat gelap, Tatapan ku kosong. Rasanya Tidak bisa membayangkan jika Aku dipaksa menikah dengan Devano di German .



**Next part ...


Hay Dear Bantu vote Ya ...


Like,komen,dan share...

__ADS_1


promosi Monggo**...


__ADS_2