Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
season 2 : Pria Bule Itu Datang lagi


__ADS_3

"Adriaaaaaaaaaan...,Tolong Aku." Teriak Karina Yang kini di Pangku Oleh Pria bule yang menculiknya.


Beruntung Adrian Telah sampai dan Melihat nya. "Hey..., Lepaskan Istri saya." Membentak.


Adrian Berlari menghampiri Pria Bule yang akan membawa pergi Istrinya. " Bughhhh" Setttt..." Tangan Adrian Berhasil menarik Kerah Baju Pria Bule tersebut.


"Lepaskan Istri Saya Pria bajingan." Umpat Adrian Serta melepaskan Pukulan nya, Ke Wajah Pria Bule Si Bajingan.


Sehingga membuat Karina Terjatuh dari pangkuan Pria Bule Tersebut. "Brukkkk." Karina Terjatuh ke Trotoar, " Akhhhhh." Pekik karina Kesakitan.


Kemudian Adrian Berusaha membangunkan, Istrinya Namun Nahas,Saat ia lengah Bule itu segera Melarikan dirinya.


"Aku Harus lari dari sini, Sebelum polisi menghampiri ku." Gumam Pria Bule Sambil melihat ke Arah polisi yang Masih di sibukkan dengan Kecelakaan Lalu lintas, Yang tak Jauh dari Outlet Minimarket tersebut.


Pria Bule Itu segera bangkit Bergegas Masuk ke dalam Mobilnya, Sambil mendorong Adrian.


"Brukkkk." Adrian Terjatuh menindih Karian.


"Hey Jangan lari kamu Bajingan," Teriak Adrian, Sambil membangunkan Karina,"... Sayang Kamu tidak kenapa-kenapa Kan,,? "


"Aku tidak Apa-apa Adrian, Aku Takut hiks...,hiks."Lirih Karina.


"Krikkkkkk..., Mummm...Mummm." Suara Mobil Pria bule Yang melarikan dirinya, Karena ketakutan Pada Adrian.


"Sial...,Dia Lari. Awas Saja Kalau Ketemu lagi, Akan Aku habisi dia." Geram Adrian.


"Sudah Dri...,Biarkan Saja orang itu pergi. Yang penting Aku tidak apa-apa." Ucap Karina Menggenggam Tangan Suaminya.


Sekilas Adrian menoleh dan Menggendong Karina, Membawa nya Menghampiri Kursi Rodanya, Yang berada Tak Jauh Dari Outlet Minimarket.


Ditengah Salju Yang terus turun, Adrian dengan Gagahnya Menggendong Istrinya, Orang-orang disana Tampak menyaksikan Kejadian Memilukan Yang hampir merenggut Kebahagiaan Mereka. Sesekali Karina Melihat Rambut Adrian Yang basah Oleh, Salju.


"Adrian...,Aku Sangat bersyukur Kamu segera Datang. Kalau tidak Aku Tak tahu Nasibku, Entah Seperti apa jadinya." Gumam Karina Sambil memandangi Wajah Tampan ke Arab-araban Suaminya.


Adrian Menyadari Bahwa Ia sedang di pandangi oleh Istrinya. "Kamu kenapa Sayang,,?" Ucap Adrian menatap Wajah Karina yang basah karena Salju yang terjatuh, Mencair di wajah Cantik Karina.


"Tidak kenapa-napa Sayang...,Aku hanya merasa Terlindungi saja." Balas Karina membenamkan Wajahnya ke dada bidang Adrian.


Adrian Tersenyum, lantaran Ia senang karena sikap Istrinya yang begitu Manja padanya.


"Apa Kamu masih ingin jalan-jalan lagi!" Ucap Adrian Sambil melangkahkan Kakinya.


"Eng-gak...,Aku ingin kembali ke hotel Saja."Balas Karina menyembunyikan Rasa malunya karena kepergok mencuri-curi pandang terhadap suaminya.


"Baiklah...,Kalau itu mau mu, Lebih baik kita Istirahat Saja di Hotel." Ucap Adrian, Mendudukkan Karina ke Jok depan di samping Kanan Kemudinya.


Setelah itu Adrian berlari mengitari Mobilnya, Membuka Bagasi dan memasukan Kursi Roda milik Karina Ke bagasi.


kemudian Ia kembali Mengitari mobilnya, berlari kecil menuju Pintu kemudi, Tak lupa Adrian memakaikan Seat bell ke pundak Karina yang menyandar.

__ADS_1


"Sudah yah, Jalan-jalan nya sudah puas ya! Besok-besok Tidak ada lagi jalan-jalan seperti hari ini, Aku tidak mau kejadian hari ini terulang lagi." Ucap Adrian Sambil mencium dahi Karina.


"Iya Sayang...,Lagian siapa juga yang ingin jalan-jalan. kan Kamu yang mengajak Aku ke sini."Timpal Karina Tersenyum.


"Iya juga yah." Balas Adrian menstarter Mobilnya dan membelah jalanan Kota Berlin di Sore hari.


Karina menatap jalanan yang terlihat begitu lancar, Kerlap-kerlip lampu kota Tak puas karina Memandangi nya, Meski sudah ke dua kalinya ia berkunjung ke Kota Berlin.


Kota yang sejuk, Jauh dari kata polusi seperti kota-kota di Negara lainnya.


"Kamu suka dengan kota ini,,?" Tanya Adrian disela Menyetir.


"Aku Suka tapi aku tak berniat Untuk tinggal, di kota ini." Timpal Karina.


"Iya lah...,Sebagus-bagusnya Kota Berlin, Tetaplah jakarta Yang paling nyaman bagi kita. Karena Kita bukan Orang German." Sahut Adrian.


"Betul itu Sayang..., Aku Sudah Tak sabar ingin segera kembali ke Indonesia, Aku kangen pada Bintang, Papa dan Mamah." Ucap Karina, Menyunggingkan Senyum nya.


Tanpa Terasa ,Kini mereka telah Sampai di sebuah Hotel. Milik keluarga Adrian Yang berada Di German.


"Pelan-pelan Sayang, Jangan Sampai kaki kamu kepentok." Ucap Adrian membantu Karina duduk di Kursi Rodanya.


"Hupss..., Akhirnya Kita Sampai juga di Hotel." Ucap Karina Sambil menghela Nafas.


Sesampainya di lobby, Adrian disambut oleh para Karyawan nya. Mereka menundukkan Badannya Tanda menghormati Sang Ceo pemilik Hotel Tempat mereka Bekerja.


"Selamat datang Tuan." Seru Semua Karyawan Hotel yang menyambut nya.


Seketika Para Karyawannya membubarkan diri, Mereka kembali ke Posisi Kerjanya Masing-masing.


"Ayo Sayang...,Antarkan Aku ke kamar." Pinta Karina sambil menggenggam Tangan Suaminya.


"Tentu saja Sayang, Terlebih dahulu Aku akan mengantarkan mu,untuk Istirahat." Timpal Adrian.


Setelah Sampai di kamar Hotel, Adrian Kembali menggendong Karina, Membaringkan nya ke Kasur Yang berukuran besar Dan Empuk itu.


"Kamu Langsung Istirahat yah," Ucap Adrian Sambil mencolek hidung mancung Istrinya.


"Iya Sayang," Kamu Mau kemana lagi,,?" Tanya Karina, Lantaran Adrian kembali melanggkah kan Kakinya, Beranjak membuka kembali pintu Kamar nya.


"Aku mau keluar sebentar," Ucap Adrian melengos pergi sambil merogoh Saku celananya.


Adrian berjalan Gontai menjauhi kamarnya, Kemudian Ia mengeluarkan ponselnya. Untuk menelpon Seseorang Yang akan Dia Tugas kan. Mencari Pria Bule yang Berusaha menculik Karina.


"Halo...,Kamu Sedang berada dimana,,?" Ucap Adrian dingin.


"Sedang berada di Kantor, Tuan. Ada Yang bisa Saya bantu Tuan." Ucap Seseorang di seberang Sana.


"Temui Saya di Roof top Hotel, Saya Ada Tugas untuk kamu." Ucap Adrian Sambil mengakhiri panggilan nya.

__ADS_1


Kemudian Adrian Kembali memasuki Kamar nya, Ia berpamitan pada Karina. untuk bertemu seseorang di Rooftop.


"Karina Sayang...,Mas pergi sebentar Boleh,,?"Ucap Adrian meminta ijin pada Istrinya.


"Boleh Mas..., Memangnya mau pergi kemana." Timpal Karina.


"Mas, Mau bertemu dengan klien di Rooftop. Sebentar Saja!" Dusta Adrian, Padahal ia Akan menemui Anak buahnya Yang berada di German. Sebut Saja Namanya"Davin"


"Silahkan Mas, Tapi jangan Lama-lama yah." Ucap Karina.


"Mas janji Hanya sebentar kok." Timpal Adrian sambil Menangkup Wajah Cantik Istrinya.


Setelah Mendapat Ijin dari Karina, Adrian Segera Beranjak pergi menuju Rooftop Hotel.


"Tring." Bunyi lift.


kemudian Adrian memasuki lift yang di khususkan Untuk Tamu VVIP. Sesekali Adrian melihat Arloji ditangannya, Sambil bersandar pada dinding lift yang sedang di gunakan nya.


Setelah Sampai di Rooftop, disana Sudah terlihat Davin, Memandangi keindahan kota dari ketinggian. Sambil meminum Soju minuman Khas Korea.


"Halo Davin, Apakabar." Sapa Adrian Kemudian Davin Menoleh.


"Selamat datang Tuan, Silahkan duduk." Ucap Davin Sambil menarik Kursi Untuk Adrian Bos besar nya.


Adrian Terduduk di susul Oleh Davin, Yang kini duduk di samping nya.


"Saya Ada tugas Untuk kamu Vin, Tolong kamu Cari tahu Pria bule ini." Ucap Adrian Sambil menunjukkan photo Pria bule Yang Hampir menculik Istrinya.


"Pria ini siapa,,? Tuan." Balas Davin.


"Dia Orang Yang berusaha Menculik Istri saya, Tolong kamu Cari tahu dimana Keberadaan nya." Ucap Adrian Dingin.


"Baik pak, Saya Akan Segera mencari tahu dimana Keberadaan Orang ini. Saya akan menyuruh Anak Buah Saya untuk menyebar, Mencari ke penjuru Kota." Timpal Davin, Terhadap Adrian Yaitu Bos nya.





**Nextpart...


Halo Readers...


ikuti terus Kisahnya yah...


Jangan lupa Tinggalkan jejak kalian. Dengan Cara like, Komen dan Tap Bunga Mawar.


Jika berkenan Silahkan Bantu Vote...

__ADS_1


Rekomendasi Novel Bagus Untuk kalian " A War love from the traitor"


Happy reading**...


__ADS_2