
Halo Gaesss...
Sebelum lanjut membaca Disarankan like dulu Yah...
Di Part ini Othor ingin memberikan pengumuman Bahwa di Part ini, Kisah Sherlly Akan Othor hentikan Bukan Tanpa Sebab, Karena Sherlly Sudah Insyaf Yah. Dan juga Ini merupakan Kisah Sherlly Yang Sad Ending.
Yuuk kita Simak Langsung.
Happy Reading 🙏🙏🙏
......................
"Nit...,Nit...,Nit." Bunyi mesin Alat kesehatan di sebuah Rumah sakit Tempat Aquilla Di Rawat. Melawan Mautnya.
Kini Rama dengan Ryan telah menunggu Siuman nya Aquilla Agar memberikan, keterangan dari sebuah fakta Yang terekam CCTV Rumahnya, Dimana Saat detik-detik Sherlly bertamu Hingga Aquilla terdorong Oleh Sherlly, Hingga Jatuh dari Lantai Dua.
"Papah lihat kan...,Semua ini karena Ulah Sherlly. Mau sampai kapan Papah menutupi semua Kejahatan Yang telah Sherlly lakukan." Ucap Rama Marah Terhadap Ryan Karena selalu membela Sherlly.
"Kamu Jangan menuduh Sherlly sembarangan Ram, Papah Yakin sekali Yang di Ucapkan Sherlly itu Tidaklah Bohong. Papah Tahu siapa Anak papah." Balas Ryan berusaha menengahi Masalah yang terjadi di antara Anak-anak nya.
"Pah...,Ini sudah jelas pah! Kalau Sherlly memang ingin mencelakai Aquilla pah." kekeuh Rama meyakinkan Ryan ayahnya.
Tidak berapa Lama Dokter Yang menangani Aquilla keluar dari Ruang ICU tempat Aquilla di Tangani.
Dengan Segera Rama menanyakan Keadaan Aquilla Istrinya.
"Bagaimana Keadaan Istri Saya dok, Apa Yang Terjadi dengan nya Dok,,?" Tanya Rama dengan kepanikan nya.
"Anda Yang tenang Pak Rama, Biarkan Saya menjelaskan. Istri Anda keadaannya Sudah Jauh lebih baik, Beliau Sudah Sadarkan diri."
"Alhamdulillah...,Ya Allah. Syukurlah Istriku Tidak Apa-apa."Ucap Rama lega.
"Apakah Saya sudah bisa menemui nya Dok,"
"Tentu Saja Pak, Silahkan Jika anda ingin bertemu dengannya, " Balas Dokter sambil menyunggingkan Senyum Ramah nya.
Kemudian Rama Segera bergegas memasuki Ruangan Tempat Istrinya di Rawat, Sementara Ryan berbincang-bincang Dengan Dokter Rudy yang merupakan Dokter keluarga Adrian.
"Terimakasih Rud, Atas Bantuan mu. Saya tidak bisa berkata-kata lagi selain berterimakasih terhadap mu." Ucap Ryan.
"Anda tidak usah seperti ini pak, Ini sudah menjadi Tugas Dan Tanggung Jawab Saya." Balas Rudy terhadap Ryan.
Kemudian Dokter Rudy meninggalkan Ryan, Dan dengan segera Ryan memasuki Ruang perawatan Menantunya itu.
"Halo Aquilla, Maafkan Papah yah! Papa tidak Tahu Kalau tadi siang kamu bertengkar dengan Anak Papah. Papah Mohon Cabut tuntutan Suami kamu Atas Ipar kamu Sherlly, Ya Nak." Ucap Ryan memohon Pada menantunya. Sementara Rama Seakan Tak mau mengabulkan permohonan Ayahnya.
"Pah..., Jangan Harap Rama, Mencabut tuntutan itu. Rama Tak akan Sudi pah." Sahut Rama Yang bersikukuh.
"Papah Mohon Ram...,Sekali ini saja Kamu kasih kesempatan pada Sherlly. Papah Tahu kamu kecewa, Sakit hati padanya." Tapi Tolong Maafkanlah, Dia juga Saudara kamu Ram." Ucap Ryan Memohon Pada Putranya demi Kebebasan Putrinya.
Aquilla Tersentuh hatinya, Saat melihat Ayah mertuanya Memohon demi Kebebasan Putrinya.
"Mas...,Benar Kata papah. Kita beri kesempatan Pada Sherlly yah! Lagi pula Ini bukan sepenuhnya salah Sherlly mas." Ucap Aquilla dengan Nada suara yang masih lemah.
__ADS_1
Rama menggelengkan Kepalanya Ia masih tak terima dengan kejadian Yang menimpa Istrinya.
"Papah lihat, Menantu Yang selalu Papah benci. Bahkan dia selalu membela Papah." Ucap Rama Terhadap Ayahnya.
"Ya papah Bersalah dalam Hal ini Rama, Maafkan papah. Sekali lagi papah mohon Cabutlah Tuntutan kamu Terhadap Sherlly." Ryan memohon bahkan Nyaris bersujud di kaki Anaknya Sendiri, Yang masih berkeras Hati.
"Papah Tolong Jangan lakukan itu pah..., Rama Tolong Turuti perkataan Papah kamu Ram, Jangan berbuat seperti ini pada papah Ram, Jangan buat dirimu menjadi Anak Durhaka Rama." Lirih Aquilla mencegah Ryan Yang akan bersujud di hadapan Rama.
Rama menatap Tajam Pada papahnya, Ia bahkan iri pada Sherlly. Karena selama ini Ryan Tak pernah seperhatian ini terhadap Anak-anak nya. " Bahkan Kau Rela bersujud hanya untuk Wanita licik itu pah." Gumam Rama dalam hatinya Yang merasa Cemburu.
"Baik Rama Akan mencabut tuntutan Itu, Tapi dengan Satu Syarat."
Deg...," Apa Syarat yang kamu Ajukan Nak." lirih Ryan di hadapan putranya.
"Papah Harus Jauhkan Sherlly Sejauh mungkin dari kehidupan kita. Apakah papah Sanggup." Ucap Rama Seketika melukai hati Ayahnya.
Dengan berat Hari Ryan terpaksa Menyetujui, Syarat Yang di Ajukan Oleh putranya.
"Baik Papah Akan menyetujui syarat Yang kamu Ajukan, Tapi dengan Satu Syarat Sherlly harus kamu berikan 15 persen Saham dari perusahaan kita." Ucap Ryan mengajukan Syarat untuk anaknya.
Kemudian Rama menyetujui Syarat Yang di ajukan Ayahnya, Karena dia berfikir itulah Cara terbaik untuk menjauhkan Keluarga nya Dari Sherlly.
"Baik Rama Menyetujui Syarat itu pah." Balas Rama Dengan penuh pertimbangan.
......................
Sementara Sherlly kini mendekam Di balik jeruji besi dalam kurun Waktu, Satu kali 24 jam. Karena Perbuatan Yang Tak ia sengaja.
"Nona Ada Yang Ingin bertemu dengan Anda." Ucap Salah satu polisi yang menghampiri nya.
"Lebih Baik Nona Segera menemui nya, Saya tak tahu Pasti Siapa Orang itu." Balas Polisi Yamg kini sedang membukakan Pintu nya.
Sherlly berjalan Gontai menemui Orang yang Menjenguk nya, Seketika langkah nya Terhenti Saat melihat Orang yang begitu ia Cintai Yaitu Billy.
"Hai...,Apa kabarmu." Tanya Billy padahal Ia Tahu kalau kabar Wanita yang Ia cintai itu sedang Tidak Baik.
"Kabar Baik Bill," Balas Sherlly Tak kuasa menahan Tangisnya." Hiks...,Hiks...,Hiks." Lirih Sherlly.
"Menangislah...,Aku Tahu Ini tak mudah untuk mu." Aku Bakal berusaha Membebaskan mu dari Sini." Ucap Billy , Sambil memeluk Sherlly.
"Untuk Apa Kau Membebaskan Ku Bill, Bahkan Aku ini Adalah Orang Yang Sangat jahat. Hiks...,Hiks...,hiks." Lirih Sherlly menangis di bahu Billy.
"Untuk apa Kau bilang...,Aku tidak bisa membohongi diriku Sendiri Sher, Aku tak kuat bila Harus melihat Kamu menderita seperti ini. Aku sayang Sama kamu, Apa kau tahu itu." Lirih Billy Menyatakan perasaan nya Yang tak kuat lagi Iya sembunyikan.
Deg...,"Hiks...,hiks...,hiks" Tangis Sherlly Seketika pecah Saat mendengar, Seorang pria dengan Gentle nya menyatakan Cinta dihadapan nya.
"Hai...,Kenapa kamu menangis, Sekencang ini. Apa kau tak mau Menjawab ku." Ucap Billy Menangkup Wajah Cantik seorang Sherlly.
"Aku Tak Tahu Harus berkata Apa lagi Bill, Aku bahagia Jika pada Akhirnya Kau mengatakan Itu padaku." Balas Sherlly.
"Apa Artinya dengan Ucapan Kamu Sher,,? Apa kau membalas Cintaku." Tanya Billy lebih Detail.
Kemudian Sherlly mengangguk kan Kepalanya, Pertanda Membalas Cinta Nya Billy.
__ADS_1
"Terimakasih Sher, Aku sangat mendambakan Ini sejak Dulu." Ucap Billy Mengambil Sebuah Kotak Kecil berwarna Merah berisi Cincin.
Tanpa berlama-lama Billy Langsung Berjongkok di hadapan Sherlly Yang Masih berdiri.
Billy Menyerahkan Cincin terhadap Sherlly." Will you marry me" Ucap Billy sambil membuka Kotak Cicin berlian Yang Tampak indah.
Lagi-lagi Sherlly tak bisa berkata-kata, Ia Hanya mengangguk dan Matanya Berkaca-kaca.
Kemudian Billy Memasangkan Cicin berlian Di Jari Manis Sherlly.
Setelah itu Billy membuat pernyataan menjamin kebebasan Sherlly, Bukan perkara Susah baginya membebaskan Sherlly dari jeratan Hukum. Karena Billy merupakan Pensiunan Polri, Dengan mudahnya Ia membebaskan Wanita Yang dia Cintai.
Kini Sherlly telah Pulang ke Rumahnya dan Segera mengemas Barang-barang nya, Karena ia Akan pindah ke Kota pinggiran Tak lupa Dia mengirim Surat ijin menikah kepada Ayahnya yaitu Ryan.
Tak lupa Sherlly membawa Bulan Putri Angkat nya, Padahal sebenarnya Dia adalah Riana putri kandungnya.
Dengan Senang hati Billy menerima kekurangan dan kelebihan Sherlly, Sebagai Istrinya, Kini billy memutuskan Resign dari pekerjaan nya kepada Adrian, Karena Adrian telah Kembali dari German, Dan mengelola kembali Busines nya.
......................
Rama Mendatangi Kantor polisi tempat Sherlly ditahan, Namun sesampainya di sana Sherlly sudah Ada Yang membebaskan, Rama berusaha mencari Tahu tentang Siapa yang membebaskan Sherlly. Namun pihak kepolisian Merahasiakan nya Dari Rama, Karena perintah dari Sang Inspektur Yaitu Billy.
"Siapa Sebenarnya Yang membebaskan Sherlly, Kenapa Mereka Merahasiakan nya." Gumam Rama.
Sementara Ryan Yang membaca Surat dari Anaknya Yaitu Sherlly, Ia tersenyum bahagia Karena Kini Anaknya Sudah menemukan Tambatan Hatinya, Meski Sherlly merahasiakan nya dari Ryan.
To Papa...
----------------
Halo Pah, Gimana kabar papah...,Jaga kesehatan ya pah! Sherlly turut berterima Kasih pada papa, Karena telah memberikan Restu untuk Sherlly menikah.
Papah Jaga diri papah baik-baik yah..., Sherlly harap Suatu Saat nanti kita bisa bertemu lagi...Dan Kita bisa hidup berdampingan. Seperti Keluarga yang lainnya...
Salam untuk Rama dan Aquilla ya pah...Dan juga untuk keponakan Cantik "Malam"...
Sherlly Bahagia papah tak perlu mengkhawatirkan Sherlly di sini MR B sangat baik dan perhatian pada Sherlly dan Bulan pah...
End...
......................
Halo Readers Jangan Salah paham dengan Kata End yah...
Karena disini Yang End itu baru kisahnya Sherlly yah....
Ikuti terus kisah Adkar...
Jangan lupa Bantu Vote , like, Dan komentar...
Tambahkan ke kolom favorit kalian supaya Tak ketinggalan...
O yah Othor mau Sekalian Promosi Novel Othor Yang Akan Othor Realis, Setelah Idul Fitri Nanti Yang merupakan Spinop dari Novel " Pria Kaku ini Jodohku"
__ADS_1
Happy readings... Terimakasih Othor terhadap Kalian Yang mendukung Othor...Dan Juga pembaca Othor...Tak lupa Kepada Kak @Arsy hay... Terimakasih selalu menyemangati... Salam persahabatan...