Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 105


__ADS_3

“Jika Nona memang memiliki dantian emas maka Nona harus bisa memiliki elemen petir untuk memutuskan rantai dantian yang terakhir,” kata Nino di dalam hati menatap li Shang Yue yang semakin bersinar hingga pelan namun pasti tubuh Li Shang Yue sampai terbang sendiri.


Sedangkan Li Shang Yue yang berada di dalam lingkaran cahaya itu merasakan energi spiritual yang sangat banyak dan padat sedang berada di sekitarnya. Saking padatnya energi itu membuat Li Shang Yue sampai tertekan karenanya. Tak punya pilihan lain Li Shang Yue sampai menyerap semua energi itu hingga kesadarannya di dorong di suatu tempat terlihatlah 4 sosok dirinya yang sedang di ikat dengan rantai. Seperti yang Li SHang Yue tebak pasti salah satu dantian miliknya ada dantian dengan rantai hitam dengan aliran listrik di sekitarnya atau aliran elemen petir.


“Sudah ku duga, aku tak mungkin akan salah menilai kondisiku sendiri,” kata Li Shang Yue dalam hati.


“Hay kau sudah datang ternyata….,” sapa sosok yang sama seperti lI Shang Yue.


Li Shang Yue tahu jika sosok di depannya itu adalah dantian yang dia gunakan sekarang sedangkan untuk empat sosok yang sedang terikat itu adalah dantian yang dia rantai.


“Langsung saja, aku datang kesini karena ingin membebaskan mereka semua..!” ucap Li Shang Yue datar.


HAHAHAHA


Sosok di depannya itu justru tertawa terbahak-bahak mendengar apa yang di katakan oleh Li Shang Yue. Sedangkan Li Shang Yue yang melihat jika dirinya di tertawakan seperti itu hanya diam saja tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.


“Kau ingin membebaskan mereka? Apa kamu sedang bercanda, lihat dirimu..! Bahkan dengan kekuatan kamu yang seperti itu kamu bermimpi ingin membebaskan mereka? Apa kamu sudah tidak waras,” sarkasme sosok itu yang menghina Li Shang Yue.


Li Shang Yue yang mendengarnya hanya tersenyum dingin. Tak ada ekspresi apapun di wajahnya karena Li Shang Yue adalah seseorang yang tak suka di remehkan akan tetapi membalas dengan tindakan.


Li Shang Yue hanya melirik sosok itu lalu berlalu pergi menuju sosok yang terikat di sudut.


“Heyyy apa yang kau lakukan…?” teriak sosok itu ikut panik melihat jika LI Shang Yue hampir mencapai sosok yang terikat.


“Apalagi? Bukankah sudah aku bilang jika kau ingin membebaskan mereka,” jawab Li Shang Yue dengan santai.


“Gadis bodoh…! Kamu tidak bisa membebaskan mereka dengan kekuatan kamu saat ini,” teriak sosok itu yang ikut kesal.


“Kenapa?”


“Kamu tanya kenapa? Ya tentu saja karena kamu masih lemah. Mereka memang hanya di lihat dari sini jika keadaan mereka teriakat. Akan tetapi di dalam sana mereka bebas hingga bisa bergerak bebas. Dengan kekuatan kamu yang seperti ini bukan membebaskan mereka justru mereka yang akan mengambil alih tubuhmu…!” pekik sosok itu.


Li Shang Yue yang mendengar penjelasan dari sosok itu hanya terus diam akan tetapi ia langsung menatap ke sosok yang di rantai.


“Aku tahu akan hal itu, aku juga tahu kekuatan aku sekarang mungkin tidak terlalu kuat atau mungkin menurut anda saya lemah.  Namun satu hal yang harus anda ketahui aku adalah yang asli sedangkan kalian memang harus tunduk pada perintah dariku. Aku tidak kuat tapi aku yakin jika bisa menaklukan mereka. Jadi berhenti mengataiku dengan lemah, bodoh, dan lain-lain karena di saat aku marah kamu pun juga na terkena imbasnya,” balas Li Shang Yue panjang kali lebar dengan menekan setiap katanya.


Sosok itu langsung terdiam karena sepertinya Li Shang Yue tidak main-main dengan apa yang dikatakannya itu.

__ADS_1


“Baiklah silahkan masuk tapi ingat kamu harus mengalahkannya sebelum jam pasir itu habis,” kata sosok itu yang menunjuk  sebuah jam pasir di dinding.


“Aku akan kembali,” Li Shang Yue melanjutkan langkahnya masuk ke dalam sebuah kaca yang isinya ada sosok yang terikat itu.


Seperti yang di jelaskan sosok tadi jika memang sosok yang terikat itu hanya bisa di lihat dari luar. Karena jika di dalam itu sosok itu bebas saja.


Li Shang Yue berdiri tegak menatap tajam sosok di depannya itu. Sosok itu pun juga sama terlihat ia juga menatap Li Shang Yue seperti melihat mainan saja.


“Jadi kau…,”


“Aku adalah Tuanmu…!” potong Li Shang Yue penuh penekanan.


HAHAHAHA


Lagi-lagi sosok itu tertawa terbahak-bahak mendengar pengakuan Li Shang Yue yang sangat yakin jika dia adalah Tuannya.


“Tuanku? Ck ck Tuanku haruslah orang kuat bukan orang lemah seperti itu. Tapi karena kamu sendiri yang masuk ke sini maka ini akan lebih menyenangkan. Aku yang akan keluar sebagai jiwa yang menempati tubuh kita dan kamu akan terkurung ke tempat menyebalkan ini haha…!” ucap sosok itu dengan suara lantang.


“Selagi aku bilang aku Tuannya maka berarti aku Tuannya…!” teriak Li Shang Yue yang langsung menerjang memberikan serangan kepada sosok itu.


Wush


Srek


Terlihat beberapa kali sosok itu menyerang Li Shang Yue tapi selalu bisa di tangkis oleh Li Shang Yue membuat sosok itu semakin kesal.


“Dasar manusia lemah..! Beraninya kau terus menghindar…!” teriak sosok itu yang begitu marah.


“Ck aku tidak menghindar tetapi kamu saja yang tak lincah alias lemah,” ejek Li Shang Yue balik. Sontak saja akan hal itu membuat sosok itu semakin memuncak amarahnya.


“Gadis sialan…!”teriak sosok itu yang langsung menyerang Li Shang Yue dengan tendangan yang langsung di tangkis oleh LI Shang Yue.


Li Shang Yue melirik jam pasir yang sekarang hanya setengah lagi membuat Li Shang Yue sadar sekarang tidak ada kesempatan untuk bermain-main lagi. Li Shang Yue memang selalu lihai dalam pertarungan tangan kosong tentu saja merasa sangatlah menguntungkan untuknya karena sosok di depannya itu menyerangnya dengan tangan kosong saja.


“Aku tak bisa terus bermain, aku harus menyelesaikan ini terlebih dahulu. Minimal aku melepaskan 2 rantai dan 2 nya itu nanti aku lanjut lagi nanti,” kata Li Shang Yue dalam pikirannya.


Wushhh

__ADS_1


Bugh


Uhukkk uhukkk


Bugh sreeek


Li Shang Yue  tak memberikan waktu kepada sosok itu. Li Shang Yue terus memberikan serangan bertubi-tubi membuat sosok itu terus mendapatkan pukulan.


“Stop..! Aku menyerah,” kata sosok itu yang langsung mengangkat tangannya tanda menyerah.


Li Shang Yue yang mendengarnya langsung menghentikan serangan tinjunya hingga hanya beberapa centi lagi akan langsung mendarat di mata sosok itu.


“Harusnya sedari awal kamu memang sudah melakukannya dengan begitu mu tak perlu aku buat babak belur seperti ini,” kata Li Shang Yue dengan enteng membantu sosok itu bangun.


“Kalau aku tahu gini juga aku nggak akan mau bertarung. Dia berbadan kecil tapi kekuatannya seperti monster benar-benar mengerikan,” kata sosok itu tapi Li Shang Yue tak mendengarnya.


“Ayo kita keluar…!” Li Shang Yue memapah sosok itu untuk keluar dari labirin kaca itu.


“Gadis bodoh..! Kita tidak bisa keluar begitu saja,” kesal sosok itu akan kebodohan Li Shang Yue.


“Lalu harus bagaimana?” balas Li Shang Yue yang juga tak kalah kesalnya.


“Entah kenapa Dewa membuatku berada di tubuh bodoh seperti ini?” 


“Jangan menggerutu sialan..!”


“Cepat duduk lotus, aku dan kamu harus menyatu boar begitu akan sempurna,” kata sosok itu.


Li Shang Yue hanya diam mengikuti instruksi apa yang dikatakan oleh sosok itu. Hingga keduanya kembali duduk lotus dan sosok itu berusaha masuk ke dalam tubuh LI Shang Yue. Beberapa menit kemudian sosok yang baru saja di kalahkan oleh Li Shang Yue kini menjadi cahaya emas lalu masuk ke dalam tubuh Li Shang Yue.


Sring…..


Di tubuh luar Li Shang Yue juga mengeluarkan cahaya keemasan membuat Jendral Feng dan Jendral Xin yang melihatnya kaget.


“Ayah ada apa dengan Yue’er?” teriak Jendral Xin panik saat melihat jika tubuh LI Shang Yue telah di kelilingi berbagai cahaya tapi paling bersinar adalah cahaya keemasan.


“CELAKA…! XIN QION TUTUP JENDELA SEKARANG JUGA…!

__ADS_1


__ADS_2