
''TENTU SAJA PENTING...! AKU MEMBUTUHKAN KEKUATANNYA UNTUK MENGHIDUPKAN RATU IBLIS YANG SUDAH AKU SEGEL DI DALAM DIRI KAMU. HANYA DENGAN MENYERAP KEKUATAN DAN MENGORBANKAN JIWANYA MAKA KAMU DAN AKU BISA BERSAMA HUANG MEI...!''
Deg
Tanpa mereka berdua tahu jika apa yang mereka katakan itu di dengar langsung dua orang yang sejak tadi ada di depan pintu. Kedua orang itu sebenarnya bersamaan dengan wanita itu yang masuk ke dalam ruangan kerja Tianzhi yang mereka anggap Kaisar iblis. Melihat wanita itu masuk ke dalam ruangan itu tanpa sungkan seperti sudah terbiasa membuat Li Shang Yue mengurungkan niatnya untuk menemui langsung Kaisar iblis.
Sosok itu tak lain ada;ah Li Shang Yue dan Yang Hong yang baru sampai di istana kaisar iblis karena menggunakan teleportasi. Namun, apa yang di dengar oleh Li Shang Yue itu membuat gadis itu tertegun. Tak menyangka jika lagi lagi dia di jadikan sebagai alat untuk kepentingan diri mereka sendiri.
Li Shang Yue yang mendengar akan hal itu tentu saja kecewa dan merasa marah karenna beraninya mereka ingin membuatnya mati. Li Shang Yue tidak takut mati karena dia sudah pernah merasakannya sekali. Namun, jika memang dia harus mati maka dia akan ikut menyeret orang-orang yang dia benci agar masuk ke dalam neraka bersamanya.
''Jadi kamu mau menikahi wanita itu hanya karena ingin menyerap kekuatannya dan mengambil jiwanya?" tanya sang wanita itu yang bernama Huang Mei.
''Apalagi? Apa kau pikir aku mau sama wanita yang memiliki banyak pria di dalam di hidupnya. Aku ini seorang Kaisar mana mau aku menjadi seorang selir hanya karena seorang wanita saja. Cuih seorang Kaisar bisa memiliki banyak wanita kenapa harus memohon hanya karena satu wanita saja yang tak ada apa-apanya di bandingkan kamu,'' Tianzhi yang mulai memeluk Huang Mei kembali.
''Kamu benar-benar akan membunuh wanita itu bukan?''
''Tentu saja aku akan membunuhnya agar aku bisa kuat dan tidak ada yang menentang hubungan kita,'' ucap Tianzhi dengan senyum jahat di bibirnya.
Tianzhi mendekatkan bibirnya mendekati Huang Mei namun saat kedua bibir itu akan bertemu mereka di kagetkan dengan pintu yang terbuka lebar dan kasar membuat kedua insan yang ingin berciuman itu langsung melihat ke arah pintu. Mata Tianzhi sampai membola bahkan jika bisa akan keluar dari tempatnya. Bagaimana tidak orang yang dia bicarakan saat ini berdiri di depannya dengan wajah datar dan dingin menatap ke arah mereka berdua. Tianzhi yang tersadar lebih dulu langsung mendorong Huang Mei menghampiri Li Shang Yue.
''Yuyu ini tidak seperti yang kamu ...,''
Plak
Ucapan Tianzhi tidak selesai saat Li Shang Yue melayangkan tamparan pada wajah tampan Tianzhi yang berada di depannya itu. Mata gadis itu menatap nyalang penuh permusuhan dan aura kemarahan yang kuat dalam dirinya saat harus menerima jika ternyata dirinya adalah alat yang di gunakan oleh Tianzhi hanya karena keegoisannya sendiri. Li Shang Yue tidak mencintai Tianzhi namun juga merasaan kemarahan dan kebencian karena pria di depannya itu yang sudah berani melakukan hal itu padanya.
Sedangkan Tianzhi yang menerima akan hal itu menatap tajam Li Shang Yue yang berdiri di depannya yang menatapnya dengan tatapan yang sama tidak ada takutnya sama sekali. Dirinya ingin menampar Li SHnag Yue namun langsung di tahan oleh Yang Hong dengan gerakan cepat menarik Li SHnag Yue ke arahnya.
__ADS_1
''Apa maksudmu dengan menamparku ha...? Aku ini Kaisar!!!'' bentak Tianzhi yang menatap tajam Li Sahng Yue.
''Lalu kenapa jika kau Kaisar he...? Bahkan jika itu Dewa pun aku akan melakukan hal yang sama pada mereka karena sudah mempermainkanku,'' balas Li Shang Yue dengan suara yang ikut tinggi.
''Kau ..., ''
''Jauhkan tangan kotormu itu dari wajahku sialan...! Benar-benar menjijikan,'' sarkas Li Shang Yue yang menatap tajam Tianzhi.
''Lai ingin menjadikan aku alat sebagai penambah kekuatan untukmu begitu? Lalu kamu mau mengorbankan jiwa ku hanya karena wanita yang jelas-jelas berada di bawah kakiku? Sangat menjijikan dan terdengar lucu,'' lanjut Li Shang Yue yang menatap sinis wanita yang di ketahui jika wanita itu adalah wanita yang menjadi selir Tianzhi.
''Nona jaga ucapan anda. Saat ini anda tidak berada di wilayah anda sekarang adalah wilayah Yang Mulia Tianzhi anda tidak ada apa-apanya di bandingkan Yang Mulia. Lagipula bukannya sangat egois jika Nona memiliki banyak suami tapi suami anda tidak memiliki selir lain dengan wanita lain. Terakhir karena anda sudah mendengarnya anda harus tahu jika saat ini saya adalah Selir Yang Mulia,'' ucap Huang Mei dengan berani dan juga sinis tanpa rasa bersalah dan tanpa malu sedikitpun.
''Kenapa jika dia adalah Kaisar dan juga ini adalah wilayah kekuasaannya? Anda pasti tidak tahu jika pria di samping saya juga adalah seorang Lord yang setara dengan Kaisar iblis yang kau banggakan ini. Pria inni tidak akan ...,''
''Lihat anda bahkan ..., ''
''LI SHANG YUE BERANINYA KAU MEMEBENTAK ...,''
''Jangan berteriak padaku Kaisar iblis yang terhormat...! Apa yang salah dengan hal itu? Dia memang hanya budak yang tidak sengaja kau temukan lalu kau tolong dan kemudian kamu menjadikannya selir bukan begitu Yang Mulia,'' sarkas Li Shang Yue yag langsung terdiam mematung.
''Apa yang salah jika memang aku egois aku memaksa mereka untuk tetap tinggal bersamaku karena itu terserah mereka mau bertahan atau tidak aku tidak peduli akan dengan hal itu. Harusnya kau mencari wanita yang jauh berada di atasku bukan? Bukan wanita yang sepertinya,'' ucap Li Shang Yue menatap remeh Huang Mei yang mengepalkan tangannya dengan kuat.
''Saya memang anak buangan tapi saya bukan budak yang merayu seorang penolong saya. Wanita anda ini apa yanng lebih unggul dari saya? Posisi saya lebih kuat walau anak buangan namun saya merupakan putri kesayangan Jendral besar Feng dan juga Jendral muda Xin sedangkan dia ..., dia hanyalah budak. Entah budak **** siapa aku tidak tahu dan bukan urusanku. Kecantikan? Jelas aku lebih cantik, menawan, anggun semua itu aku pemenangnya. Segi kekuatan tentu saja aku lebih tinggi daripada dirinya yang hanya bisa tidur di rumah bordir lalu melayani pelanggan. Satu-satunya kelebihan yang dia miliki hanya satu yaitu memuaskan Yang Mulia di atas ranjang. Namun sungguh di sayangkan seorang kaisar menerima bekas orang lain. Apa kata dunia jika tahu Yang Mulia Kaisar iblis Tianzhi ternyata tergoda dan menjadikan Selir dari wanita pelacuran,''
''LI SHANG YUE...!''
''Biarkan aku bicara sialan...!" ucap Li Shang Yue dengan suara rendah.
__ADS_1
Walau itu hanya suara rendah namun jika orang yang mengenal Li Shang Yue mereka tahu jika suara Li Shang Yue sudah menjadi seperti sekarang berarti amarah Li Shang Yue sudah berada di batas kesabarannya.
''Sekali lagi anda menyebut nama saya dengan mulut kotormu itu maka saat itu pula aku robek mulutmu menggunakan kedua tanganku secara langsung,'' sarkas Li Shnag Yue membuat mereka semua mendadak diam.
''Sangat di sayangkan anda memiliki mata yang buta Yang Mulia. Bagaimana bisa memiliki selir yang sudah menjadi aib dan juga barang bekas pria lain. Entah itu pria muda atau mungkin pria dengan berperut buncit? Labar buruknya lagi bagaimana jika itu adalah kakek-kakek bau tanah saja. Memikirkan itu membuatku jijik tak di sangka Yang Mulia Kaisar ternyata sangat memiliki selera yang sangat payah,'' terang Li Shnag Yue dengan senyum manis seperti tidak ada beban.
Omongan Li Shang Yue pedas banget dah ya. Menghina orang denga tersenyum polos dan juga di lakukan secara terang-terangan di depan Kaisar bukankah ini sangat keterlaluan dan pastinya sangat membuat harga diri mereka terasa jatuh. Jiwa bar-bar modern Clara sepertinya benar-benar muncul lagi.
''Namun karena hal ini aku mengucapkan terima kasih pada kalian berdua terutama wanita yang anda jadikan selir ini,'' terang Li Shang Yue dengan senyum manis di bibirnya.
''A...apa?" Tianzhi menatap Li Shang Yue dengan tatapan tajam seperti ingin menalan gadis itu saja.
''Sebenarnya aku sudah menyiapkan kata-kata yang bagus dan juga menghargai kamu. Namun sampai disini sepertinya aku tidak perlu soppan santun pada anda Yang Mulia,''
''Apa maksudmu?" tanya Tianzhi dengan perasaan yang nano-nano alias was-was.
''Aku memutuskan untuk tidak mengambiil kamu sebagai selirku dalam artian aku menolakmu,''
Jedar...!
''APA MAKSUDMU APA KAMU MENOLAKKU DNA TIDAK MENJADIKAN AKU SALAH SATU SUAMI MU BEGITU?" teriak Tianzhi dengan napas yang memburu.
''Tepat...! Karena aku hanya menerima pria yang setia dan juga masih perjaga,'' ketus Li Shang Yue.
''SIALAN ..., ''
Jeng jeng... gimana alurnya? Tetap suka atau udahan. Kalau udahan gak apa-apa tapi jangan gumakan jarimu untuk berkomentar buruk oke kawann.
__ADS_1
Salam damai saja kita dulu.