
''Ayo katakan hal mesum apa yang aku lakukan?" desak Zhing Young yang semakin menjadi-jadi.
''Kau ..., ''
Cup
Li Shang Yue membulatkan mata saat merasakan benda kenyal itu menabrak bibirnya hingga menempel sempurna membuat matanya melotot hampir keluar dari tempatnya. Bagaimana tidak bibirnya sudah di bungkam oleh pria di depannya itu membuatnya tidak berkutik sama sekali.
Sedangkan Zhing Young berbeda dengan Li Shang Yue. Pria itu tersenyum bahkan bersorak gembira di dalam hati karena sudah berhasil mencuri ciuman Li Shang Yue. Dengan perasaan tidak lelah pria itu langsung saja melepaskan bibirnya dari bibir Li Shang Yue karena memang pada dasarnya itu bukan ciuman melainkan hanya kecupan biasa saja. Zhing Young hanya menempelkan bibir mereka berdua saja tanpa melakukan hal lainnya walau hanya sebatas itu saja namun Zhing Young sudah sangat bahagia dan senang karena hal itu.
''Kau dasar cabul,'' kesal Li Shang Yue
''Aku tidak cabul Yue'er,'' bantah Zhing Young.
''Dasar sinting,'' kata Li Shang Yue lagi.
''Astaga Yue'r aku tidak cabul, aku tidak sinting, aku tidak mesum atau apalah. Aku masih waras Yue'er,'' kata Zhing oung dengan lantang dan lancar.
''Siapa kau?" tanya Li Shang Yue dengan dingin.
''Aku Zhing Young Yue'er pria yang kau selamatkan beberap tahun lalu,'' jawab Zhing Young.
''Bukan. Bukan itu maksudku...! Siapa kau? Darimana asalmu? Bagaimana bisa kamu tahu kata-kata seperti itu dan bagaimana kau tahu akan arti kata-kata itu?" Li Shang Yue menyerang Zhing Young dengan deretan pertanyaan yang berurutan membuat pria itu langsung terdiam.
Deg
Zhing menegang mendengar apa yang dipertakan oleh Li Shang Yue padanya. Dia tidak menduga jika Li Shang Yue akan bertanya seperti itu padanya. Sekarang Zhing Young menjadi canggung harus mengatakan apa karena semuanya sudah seperti ini.
Awalnya Li Shang Yue kaget saat mendengar ada orang yang membalas apa yang dia katakan karena selama ini tidak ada yang membalasnya bahkan jika itu makhluk kontraknya. Lalu bagaimana bisa pria yang dia kenal dengan nama Zhing Young dengan pertemuan dua kali bisa membalas apa yang dia katakan. Terlebih pria itu juga sepertinya sangat tahu dan seperti bahasa sehari-hari saja. Tidak masuk akal orang jaman sekarang yang dia tempati itu mempelajari kata-kata seperti itu.
Li Shang Yue menyimpulkan jika pria ini pasti merupakan orang yang sama sepertinya yaitu orang yang berada di masa depan lalu datang ke tempat itu. Namun, Li Shang Yue bukanlah orang bodoh yang tidak tahu apapun juga. Kalau pun bertanya sekarang secara langsung maka pria itu akan langsung mengelak dan berpura-pura tidak mengerti. Oleh karena itu, Li Shang Yue sengaja berpura-pura tidak menyadari dan terus berbicara seperti bahasa modern.
Seperti yang di harapkan oleh Li Shang Yue pria di depannya itu membalas apa yang dia katakan dengan lancar hingga Li Shang Yue tersenyum penuh kemenangan saat pria itu masuk ke dalam jebakan-nya.
''Kenapa diam? Kamu tidak akan bisa mengelak karena aku sudah tahu dan kamu masuk ke dalam perangkapku,'' ujar Li SHnag Yue dengan senyum penuh kemenangan.
''Dam'it ini benar-benar sialan. Harusnya aku sadar dai bukan orang yang akan mudajh di tipu dengan segala alasan. Sekarang aku harus apa? Berbohong itu tidak mungkin yang ada dia menjauhi-ku, tidak itu tidak boleh terjadi cukup di dua kehidupan aku kehilangan-nya aku tidak akan kehilangan-nya lagi di kehidupan yang ketiga ini. Apa aku harus jujur sekarang ini?"
__ADS_1
Zhing Young terlihat menatap ke segala arah untuk menimbang apa dia harus mengatakan kejujurannya saat ini ataukah dia harus merasahasiakannya terus menerus. Namun, semuanya juga cepat atau lambat pasti akan langsung terbongkar.
''Tidak mau mengaku? Baiklah lebih baik setelah ini jangan pernah menemuiku lagi,'' ucap Li Shang Yue yang langsung berbalik pergi.
Zhing Young yang melihat jika Li Shang Yue pergi dari hadapannya langsung mencekal tangannya dengan cepat. Dia tidak akan bisa kehilangan Li Shang Yue untuk kesekian kalinya.
''Tunggu Yue'er...!'' seru Zhing Young yang langsung menarik Li Shang Yue memeluk gadis pujaan hatinya itu.
''Maafkan aku. Jangan pergi lagi aku tidak ingin kehilanganmu lagi. Cukup untuk kesekian kalinya aku kehilanganmu. Cukup di kehiduapan-kehidupan kita yang dulu aku berpisah dengan mu kali ini tidak lagi. Maafkan aku,'' ujar Zhing Young dengan suara yang serak.
Li Shang Yue dapat merasakan jika tubuh Zhing Young itu bergetar menandakan jika pria itu pasti sedang menangis. Namun, Li Shang Yue tidak akan langsung luluh begitu saja dia akan mencari tahu semuanya dengan sejelas-jelasnya.
''Lepas...!'' sentak Li Shang Yue yang mendorong Zhing Young hingga pelukannya terlepas darinya.
''Yue'er maafkan aku. Aku akan ceritakan tapi jangan pergi, aku tidak ingin kehilangan kamu lagi. Jangan pergi,'' Zhing Young tidak peduli jika di anggap lemah dan juga cengeng karena menangis hanya karena di tinggalkan oleh wanita di cintai.
Mereka tidak akan mengerti bagaimana menjadi dirinya yang mencintai namun selalu takdir mempermainkan-nya hingga tak pernah mendapat kesempatan untuk bisa saling memiliki. Memikirkan untuk kehilangan lagi membuat Zhing Young menggelengkan kepalanya dengan kuat.
''Aku tidak ingin berhubungan dengan seorang pembohong,'' sinis Li Shang Yu eyang langsung melepaskan tangan Zhing You dari tangannya.
''Clara...!''
Deg
''Katakan kau siapa?" ucap Li Shang Yue dengan tenang.
''Victor,''
Deg deg deg
Jantung Li Shang Yue semakin berdegup kencang saat nama pria itu di sebutkan. Victor adalah Jendral muda angkatan militer yang merupakan senior Clara di angkatan militer. Tak disangka sekarang dia akan mendengar nama itu lagi.
''Aku adalah Viztor Jendral Viztor pria yang melakukan penangkapan bandar narkoba di kehidupan masa depan. Kau hanya mengungkapkan perasaan kamu tanpa memberikan aku waktu untuk memilikimu Yue'er. Aku sakit menyaksikan orang yang aku cintai mati di depan mata aku sendiri...!''
Jedarrrr
Li Shang Yue membulatkan mata saat mendengar apa yang dikatakan oleh pria di depannya itu. Namun, melihat mata Zhing Young satu hal yang Li Shang Yue pastikan jika pria itu tidak berbohong.
__ADS_1
''Apa kau benar-benar Victor?'' tanya Li Shang Yue yang kurang percaya dengan apa yang dikatakan oleh Zhing Young.
''Lalu aku siapa jika bukan dia? Aku menyaksikan sendiri kamu melompat dari jendela dan terjun bebas di danau. Lebih tepatnya tergelincir dan aku gagal menyelamatkan kamu,'' terang Zhing Young dengan sedih.
Mata Zhing Young menatap Li Shang Yue dengan mata yang berkaca-kaca karena merasa menjadi orang yang paling bodoh. Wanita yang dia cintai tewas di depan matanya sendiri tapi dia tidak bisa apa-apa untuk menyelamatkan wanita yang di cintainya itu.
Grep
''Maafkan aku yang tidak bisa menyelamatkan kamu di kehidupan dulu Yue'er,'' kata Zhing Young yang setengah berbisik karena saat ini dia sedang memeluk erat Li Shang Yue.
''Apa yang terjadi sebenarnya lalu bagaimana kamu bisa berada disini?" tanya Li Shang Yue dengan menatap Zhing Young dengan pandangan penuh tanda tanya.
***
Flasback on
''Jendral aku mencintaimu...!'' teriak seorang wanita yang menatap seorang pria yang sedang menggunakan pakaian loreng ciri Khas pasukan militer.
Belum sempat pria itu bereaksi wanita itu sudah melompat lewat jendela membawa sebuah bom di tangannya. Membuatnya membulatkan mata saat tersadar pria itu langsung saja berlari melompat jendela lalu menyusul wanita itu yang ternyata masuk ke dalam hutan. Namun, terlambat karena dwanita itu sudah terjatuh dalam danau.
Bommm
'''CLARA.....!'' teriak pria itu dengan suara yang melengkin.
''Kenapa seperti ini? Kenapa kamu mengungkapkan perasaanmu tanpa mau mendengar perasaanku. Kau mengungkapkan perasaan mu tapi kamu tidak memberikan ku kesempatan untuk memiliki mu. Kenapa Clara?"
Pria itu langsung terduduk di tanah dengan menangisi wanita yang dia cintai mati di depan matanya sendiri. Hatinya hancur seperti di cabik-cabik seperti tidak ingin hidup lagi.
Flashback off
''Lalu bagaimana kau bisa ada disini?" tanya Li Shang Yue setelah mendengar cerita dari Zhing Young.
''Itu ...,'' Zhing Young menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
''Ada apa? Cepat katakan?" desak Li Shang Yue yang mendesak Zhing Young untuk mengatakan yang sebenarnya.
''Aku bunuh diri...!''
__ADS_1
''APAAAA?