
Krekkk
Mata Li Shang Yue langsung terbelalak saat melihat pemandangan di depannya itu. Snake si ular putihnya itu kini terbaring lemah di atas ranjang miliknya dengan luka di sekujur tubuhnya.
“Snake..,” lirih Li SHang Yue yang langsung jatuh ambruk di atas lantai.
Brukk
“YUYU…!” teriak Long yang langsung menghampiri lI Shang Yue yang sepertinya begitu syok.
“Yuyu kau baik-baik saja?” Long dengan lembut membantu Li SHang Yue berdiri mendekat ke arah Snake yang terbaring di atas ranjang.
“A…apa yang ter…,jadi?” tanya Li Shang Yue dengan suara yang terbata-bata.
“Duduk dulu,” Long membawa LI SHang Yue duduk diatas kursi kayu.
“Apa yang terjadi?”
“Satu hari kepergian kita di malam kedua tiba-tiba kediaman ini di serang oleh pembunuh bayaran nomor satu di Kekaisaran ini. Jumlah kita memang banyak akan tetapi para budak yang kita beli belum memiliki kekuatan inti untuk bertahan. Snake terluka parah karena berusaha melindungi para budak yang kita rekrut. Walau bisa bertahan dan menyelamatkan sebagian anggota kita namun banyak juga yang tewas. Selain itu Snake juga tertidur koma tanpa ada tanda-tanda kehidupan inti kehidupannya juga hanya bersinar dengan sinar yang sangat lemah menandakan jika saat ini keadaan Snake bisa mati kapan saja,”
Deg
Li Shang Yue yang mendengar apa yang di ucapkan oleh Long langsung tertegun. Mata gadis itu memerah dengan detik berikutnya setetes air mata jatuh dari kelopak mata indahnya.
“Siapa…? Siapa dalang di balik ini semua?” tatapan Li Shang Yue langsung menajam.
“Putri Wei Rong.” Jawab Long dengan aura kuat.
“Berapa anggota kita yang bertahan?”
“Sisah 50 orang Yuyu,”
Lagi lagi dada Li Shang Yue seperti di hantam batu saat menyadari jika anggotanya hampir 100 orang mati dalam penyerangan itu.
“Yuyu ini semua juga ada sangkut pautnya dengan Selir Hua Rong dan Kaisar Li sendiri.~” Kata Long dengan membuang muka.
“Mereka…, ikut aku!”
LI Shang Yue segera keluar dari kediamannya menuju kediaman Putri Wei Rong.
BRAKKK
Li Shang Yue tanpa aba-aba langsung menendang gerbang kediaman Putri Wei Rong hingga pintu gerbang itu melayang ke udara.
“WEI RONG….!”
Teriakan Li Shang Yue menggelegar pada kediaman itu membuat Putri Wei Rong yang sedang meminum teh langsung kaget./
“Siapa itu?” tanya Putri Wei Rong kepada pelayan di belakangnya.
“Itu suara Putri Mahkota Li Shang Yue putri,”
“APA…,” Putri Wei Rong langsung kaget saat menyadari jika LI SHang Yue mendatanginya.
“Kau cepat panggil Kaisar dan Ibunda selir kemari, sudah saatnya aku akan membuat gadis sialan itu pergi dari istana ini.” Kata Putri Wei Rong dengan senyum licik miliknya.
__ADS_1
“Baik Putri…” Pelayan itu segera berlari keluar dari tempat itu untuk menjalankan tugasnya.
“WEI RONG…”
Lagi lagi teriakan itu terdengar nyaring di telinga Putri Wei Rong membuat putri itu marah dan kesal.
“Dasar sampah sialan…!” Putri Wei Rong berdiri dari tempat duduknya.
Sedangkan di halaman depan Li Shang Yue dengan brutal menyerang semua prajurit yang berjaga di kediaman Putri Wei Rong. Ingatan Li Shang Yue beberapa hari yang lalu saat dirinya merekrut mereka dan mereka menerimanya dengan tulus dan hari ini dia harus menerima kabar jika mereka tewas hanya karena menjaga kediamannya.
Mengingat akan anggotanya yang tewas sia-sia dan anggotanya yang sekarang sedang sekarat atau penuh luka membuat amarah Li Shang Yue meledak-ledak.
“WEI RONG SIALAN KELUAR KAU…! HARI INI AKU BERSUMPAH JIKA AKU TAK MEMBUATMU MEMBAYAR SEMUANYA MAKA JANGAN HARAP AKU AKAN PERGI DARI KEDIAMAMU INI…!”
Jedarrrr
“Yang Mulia…”
“Aron petir itu pertanda apa? Aku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi.” kata Kaisar Li yang berdiri dari duduknya lalu keluar dari ruang kerja miliknya.
“Bahaya memang akan segera tiba Yang Mulia,” jawab Aron dengan dingin.
“Apa maksud dari ucapanmu itu Aron? Apa kamu sedang bercanda atau menakutiku?” Kaisar Li menatap tajam pengawal pribadinya itu.
Namun Aron hanya diam membuat Kaisar i kesal baru saja akan membuka mulut pelayan dari kediaman Putri Wei Rong menghadap padanya.
“Salam Yang Mulia,” ucap pelayan itu yang langsung berlutut padanya.
“Ada apa?”
“Yang Mulia tolong Putri Wei Rong. Putri Wei Rong dalam bahaya Yang Mulia.”
“Yang Mulia Putri Mahkota sedang mengamuk di kediaman Putri Wei Rong Yang Mulia,”
Deg
Kaisar Li yang mendengar apa yang di katakan oleh sang pelayan langsung mematung. Matanya langsung melirik Aron sang pengawal pribadinya yang tersenyum miring membuat Kaisar Li mengerutkan dahi.
“Aron ini..,”
“Lebih baik Yang Mulia segera pergi di kediaman Putri kesayangan Yang Mulia karena bisa saja saat ini Putri kesayangan Yang Mulia itu sudah berada di ambang batas antara kematian dan kehidupan.”
Kaisar Li yang mendengar apa yang dikatakan Aron sangat kesal dan ingin memukul pengawal pribadinya itu tapi mengingat saat ini keselamatan Putri Wei Rong terancam Kaisar Li segera menuju ke kediaman Putri Wei Rong.
“Ada apa adikku tercinta datang di kediamanku he…? Ah aku tahu bukankah temanmu itu sekarang dalam keadaan sekarat ya…? Lebih menyedihkannya lagi kamu ingin merekrut penjaga tapi penjaga kamu malah mati semua,”
Li Shang Yue yang mendengar suara yang sangat dia benci itu segera mendongak matanya menajam saat melihat orang yang membuat Snake terbaring tak berdaya.
“Wei Rong kamu akan menerima balasan yang berkali lipat dari ini,” desis Li Shang Yue yang menatap tajam Putri Wei Rong yang sedang berjalan mendekat ke arahnya.
“Long jaga gerbang, sepertinya tamu yang aku tunggu-tunggu telah datang,” perintah Li Shang Yue Kepada Long.
Long yang mendengar perintah dari Li Shang Yue langsung meleset ke arah gerbang untuk menyambut kedatangan Kaisar Li.
“Kenapa menatapku seperti itu he…?”
__ADS_1
Wusssh
BRAKKK
Uhukkk uhukkk
Putri Wei Rong yang baru saja ingin mengejek lagi Li Shang Yue langsung di pukul mundur oleh Li Shang Yue menggunakan elemen anginnya yang membuat Putri Wei Rong terbang edan menghantam dinding kediamannya.
“Gadis sialan…! Beraninya kamu menyerangku…?” Putri Wei Rong bangun dan menatap tajam Li Shang Yue yang berada di halaman kediamannya.
“Kenapa tidak hari ini adalah awal aku membalas dendam, aku akan membunuh kalian semua itu adalah tekadku. Bahkan Dewa pun tak akan bisa menghentikanku,”
HAHAHAHA
Bukannya takut Putri Wei Rong justru tertawa terbahak-bahak karena merasa lucu dengan apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue hanyalah omong kosong.
“Membalas dendam? Apa kamu mampu meimei tercinta?” sinis Putri Wei Rong yang menatap rendah Li Shang yue.
“Kita lihat saja, apakah aku mampu atau kamu yang memohon kematianmu sendiri di bawah kakiku!”
Srek
Li Shang Yue yang melihat serangan Putri Wei Rong langsung mengelak dengan cepat keduanya langsung bertarung dengan senggit namun baru beberapa saat bertarung Putri Wei Rong langsung melayang menghantam tembok.
Brukk
Uhuuuk uhukkk
“Sial darimana dia mendapatkan kekuatan sebesar itu? Tidak.., ini tidak boleh terjadi aku harus mengalahkannya.”
Putri Wei Rong kembali bangun lalu memanggil hewan kontraknya yang berupa kalajengking merah yang terkenal akan racunnya yang mematikan.
“Merah habisi gadis sialan itu…!” teriak Putri Wei Rong yang sudah sangat emosi.
“Yuyu biarkan aku keluar, biar aku yang menghabis kalajengking jelek itu.” Kata White di dalam pikiran Li Shang Yue.
Li Shang Yue yang tak ingin bertarung dengan hewan yang dia benci itu segera membiarkan White keluar.
ROAAAAAR
White langsung berubah ke bentuk aslinya yang seperti gajah menatap tajam kalajengking merah itu.
Bruk
Kedua hewan itu saling menyerang dengan sengit Li Shang Yue menatap Putri Wei Rong yang sudah berkeringat dingin melihat serigala Li Shang Yue yang begitu besar.
“Blue Moon,”
Sebuah pedang biru mendarat sempurna di tangan kanan LI SHang Yue dalam sekejap mata Li Shang Yue langsung berubah bermata biru bahkan rambutnya berwarna biru.
Sring…
Brakkk
Putri Wei Rong yang melihat tembok di belakangnya hancur berkeping-keping langsung bergidik ngeri.
__ADS_1
“Hari ini kamu tidak akan lepas Putri Wei Rong karena dimanapun kamu bersembunyi akan aku hancurkan persembunyianmu itu.” Kata Li Shang Yue dengan senyum miring.
Deg