Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 160


__ADS_3

“YURENNNNN….!”


Semuanya langsung menoleh ke arah Yuren yang terkapar tak berdaya karena menerima pukulan dari pria itu. May Yun dengan segera menghampiri Yuren yang sudah tidak bisa bangun lagi setelah memuntahkan darah dari mulutnya.


Li Shang Yue menatap teman-temannya yang sudah terluka terutama Fan Hu yang kini sudah bermandikan darah dan luka. Mata L Shang Yue memerah menahan amarah yang membludak dalam dirinya. Cahaya biru di pedang birunya semakin bercahaya hingga kini menyala-nyala seperti api biru karena Li Shang Yue mengalirkan Qi yang cukup besar pada pedangnya.


“Kalian mencari kematian kalian sendiri. Berani mengusik orang-orangku maka akan aku renggut nyawa kalian. White keluarlah, Snake kau juga…!” perintah Li Shang Yue dengan amarah yang meledak-ledak.


WUSSSH


Seorang pria tampan dengan pakaian serba putih dengan garis emas di pinggangnya terlihat berdiri kokoh di samping Li Shang Yue yang sedang di lapisi cahaya biru. Belum cukup disitu mereka kembali di kagetkan saat seekor serigala dengan warna bulu putih bersih berdiri di samping Li Shang Yue.


“Habisi mereka semua…!” titah Li Shang Yue yang langsung menggila menerjang pria yang menyerang Yuren tadi.


“Apa-apaan ini,” guman ketua kelompok Kalajengking merah itu yang kaget melihat kecepatan Li Shang Yue dalam menyerang.


Brakkkk


Terlihat asap menggumpal karena tabrakan kedua kekuatan yang besar antara Li Shang Yue dan juga pria merah itu.


HAHAHAHA


Terlihat pria itu yang tertawa terbahak-bahak saat merasakan kekuatan Li Shang Yue cukup kuat untuk menjadi lawannya.


“Harus ku akui, kekuatanmu memang lumayan kuat gadis kecil. Namun, saya akhir hayatmu akan berakhir disini. Jika kamu mati maka Serigala putih itu akan menjadi milikku hahaha,”  kata pria itu dengan tertawa senang karena akan memiliki White.


Li Shang Yue yang mendengar hal itu hanya diam dengan pegangan pada pedangnya semakin erat.


“Selagi aku mengklaim mereka milikku maka selamanya dia akan tetap milikku. Tak ada yang boleh memiliki bahkan jika itu Dewa sekalipun,” balas Li Shang Yue penuh penekanan setiap katanya.


“Jangan sombong gadis kecil, kamu tidak lihat jika anggotaku lebih banyak di bandingkan dengan kamu? Lihat sekeliling kamu, teman-temanmu sudah pada terluka,” 


Li Shang Yue menatap teman-temannya yang memang sudah terluka namun Li Shang Yue tidak panik karena mereka akan baik-baik saja. Hal yang di khawatirkan Li Shang Yue cuma satu yaitu Yuren karena gadis itu menerima pukulan keras dari pria di depannya itu.


“Jangan senang dulu tua bangka, lihatlah di belakang kamu,” kata Li Shang Yue dengan senyum miring.


Pria itu langsung menoleh matanya langsung membulat sempurna saat melihat satu persatu anak buahnya tumbang dengan busa yang keluar dari mulut mereka.


“APA YANG TERJADI…?” teriak pria itu kaget.

__ADS_1


“Apa yang terjadi tentu saja karena dia,” ucap Li Shang Yue dengan santai.


Pria itu langsung menulis ke arah sekitar hingga matanya langsung terbelalak saat melihat kalajengking merah yang ia tahan di ruang bawah tanah kini sudah bebas menyerang anak buahnya. Melihat akan hal itu tentu saja pria itu langsung kaget dan juga marah secara bersamaan saat menyadari jika gadis kecil di depannya itu adalah dalam dari semuanya.


“PASTI KAMU YANG SUDAH MEMBEBASKAN KALAJENGKING MERAH ITU KAN?” teriak pria itu menatap tajam ke arah Li Shang Yue.


“Jika Kalau iya Memangnya kenapa? Sudah saatnya kamu juga merasakan bagaimana efek racun darinya,” kata Li Shang Yue.


“Apa maksudmu?” tanya pria itu yang mulai panik.


“Paniknya nanti dulu saja Pak Tua, sekarang lawan aku dulu,” 


Setelah berkata seperti itu Li Shang Yue Langsung Melompat menyerang pria itu dengan brutal sehingga pertarungan mereka kembali terjadi semakin sengit dari pertarungan awal tadi. Baik Li Shang Yue maupun pria itu sama-sama tidak ingin mengalah sehingga pria itu mengeluarkan jurus terbaiknya.


“Racun…? Gawat,”


 Li Shang Yue langsung membuat perisaI untuk melindungi teman-temannya dari kabut racun pria itu.


“Semuanya cepat kesini..! Hindari kabut itu,” teriak Li Shang Yue.


Mendengar teriakan Li Shang Yue mereka semua langsung menuju Li Shang Yue namun Lay yang berada jauh Li Shang Yue tidak bisa. Melihat akan hal itu li Shang Yue menggertakan giginya menahan amarah.


Dengan menggunakan elemen anginnya lI Shang Yue mampu membuat kabut itu hanya mengarah pada anak buah pria itu.


“Lay, kau tidak apa-apa?” Li Shang Yue membantu Lay berdiri yang sepertinya terkena efek dari kabut itu karena tadi ia tidak bisa menghindarinya.


“Tidak apa Nona,” jawab Lay dengan wajah pucatnya.


“WANITA SIALAN…! APA YANG KAU LAKUKAN PADA ANAK BUAHKU HA…?” teriak pria itu dengan wajah yang sudah memerah menahan amarah.


“Apa yang aku lakukan? Tentu saja menyelamatkan temanku,” jawab Li Shang Yue dengan santai.


“Ku bunuh kau…!”


Trang 


Sring


Li Shang Yue langsung menangkis tombak yang di tujuhkan kepadanya. Pertarungan kembali terjadi dengan kini satu lawan satu dengan Lay yang melawan wakil ketua kelompok kalajengking merah dan Li Shang Yue yang melawan ketua kalajengking merah.  Li Shang Yue yang memang memiliki tingkat kultivasi tinggi membuat dengan mudah ia memukul mundur lawannya. Tak hanya itu Li Shang Yue juga mampu membantu Lay melawan lawannya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian terlihat kedua orang di depannya itu kini sudah tidak bisa berkutik lagi dengan luka-luka dimana-dimana karena serangan Lay dan juga Li Shang Yue.


“Ampun…, ampuni kami,” mereka memohon ampun namun LI Shang Yue yang tak ingin bermain-main langsung menebas kepala mereka berdua.


“Ayo kita pergi, kita harus mengobati Yuren dan Lay dulu,”  ucap Li Shang Yue yang mengajak mereka untuk pergi.


“Aku kenapa Nona?” tanya Lay.


“Kamu juga terkena racun dari pria itu jadi harus di obati. Ayo cari tempat untuk istirahat saja dulu,” kata Li Shang Yue yang langsung berjalan di depan.


Melihat Li Shang Yue yang berjalan di depan mereka semua langsung mengikutinya dari belakang. Akan tetapi, baru beberapa langkah saja mereka semua langsung menghentikan langkah mereka saat mendengar suara keras yang mengikuti mereka dari belakang. Dengan kepala yang patah-patah mereka Langsung menoleh ke arah belakang. Kenapa mereka semua langsung melotot hingga hampir keluar dari tempatnya melihat makhluk apa yang mengikuti mereka.


Melihat kalajengking merah di depan mereka membuat mereka semua langsung memasang posisi siaga siap bertarung. Li Shang Yue yang melihat Jika ia mengikuti mereka adalah kalajengking merah yang dibebaskannya di ruang bawah tanah langsung menyebut jidatnya. Dengan langkah cepat gadis kecil itu maju di depan kalajengking merah itu dengan berkacak pinggang.


“Kau Kenapa mengikuti kami? Kamu sudah bebas, sana pergi…!” usir Li Shang Yue pada kalajengking merah itu.


Akan tetapi kalajengking merah itu Hanya berdiam diri di posisi awal tanpa melakukan satu gerakan apapun.


“Ada apa? Sana pergi…!” Li Shang yue kembali mengusir kalajengking itu akan tetapi kalajengking merah itu tetap melakukan apa yang dilakukan sejak awal.


Melihat apa hal itu Li Shang Yue langsung menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal dengan wajah yang tampak bingung.


“Mungkin dia ingin ikut denganmu Nona,” ucap Lay dengan menatap kalajengking merah itu.


“Ikut kita? Yang benar saja, lihat saja badannya seperti raksasa,”


Wusssh


Tiba-tiba saja tubuh besar kalajengking itu langsung menyusut menjadi kalajengking yang sebesar kelinci. Lihat akan hal itu Li Shang Yue hanya bisa terbatuk-batuk.


“Apa-apaan ini?” guman Li Shang Yue dengan wajah syok.


***


***Selamat malam Readers tercinta,


Disini saya sebagai Author Rebirth Of Queen Needles mengajak para pembaca untuk membentuk sebuah group khusus pembaca cerita Author. Selain itu Author berencana ingin mengadakan Give Away (GA) bulan depan. Oleh karena itu saya ingin membuat group khusus pembaca dengan saya juga berada di dalam group itu agar kita semakin dekat. Jika berkenan hubungi Nomor di bawaah.


Inaya : 082251574615

__ADS_1


Selain itu jika ada readersku yang ingin menjadi seorang penulis akan saya bimbing. Jangan lupa hubungi nomor nya ya***


__ADS_2