Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 171


__ADS_3

Li Shang Y bersama kini bersiap-siap untuk menangkap iblis yang mereka katakan jika akan beraksi pada malam hari. Gadis itu kini telah siap dengan pakaian serbah hitam begitu juga dengan yang lainnya. Li Shang Yue berbalik melihat Yuren yang jadikan sebagai umpan.


''Yuren, kamu siap?" tanya Li Shang Yue menatap Yuren dengan  tatapan intens.


''Saya siap Nona.'' balas Yuren dengan tegas dan mantap.


Yuren tahu jika saat ini Nonanya itu sedang mengkhawatirkan dirinya. Oleh karena itu, Yuren berusaha untuk membuat Li Shang Yue yakin dan tidak mengkhawatirkan keadaannya.


''Sebelum kita mulai, Yuren minum ini dulu,'' Li Shang Yue menyerahkan dua botol pink yang berwarna beda pada Yuren.


Yuren yang melihat akan hal itu langsung mengambilnya dan memasukannya dalam mulutnya tapa keraguan sedikit pun. Melihat itu Li Shang Yue bisa bernapas sedikit lega. Dengann kedua pil itu Li Shang Yue tidak terlalu khawatir jika nanti sampai Yuren di racun atau di beri apapun itu.


''Bersiap pada posisi..!'' perintah Li Shang Yue pada yang lain.


''Siap..!''


Mereka semua langsung bergerak cepat menuju ke posisi masing-masing hingga meninggalkan Yuren dan juga Li Shang Yue di dalam gubuk tua itu.


''Kau siap?" sekali lagi Li Shang Yue bertanya pada Yuren.


''Saya siap Nona,'' jawab Yuren dengan tegas dan yakin.


''Siap, segera lakukan tugasmu..!''


''Baik,''


Yuren langsung keluar dari gubuk itu dengan menatao sekitar. Yuren keluar dari gubuk dengan berjalan di tengah-tengah jalan dengan menatap keadaan sekitarnya. Li Shang Yue bersama yang lain dengan telanten mengawasi pergerakan Yuren.


Sudah hampir setengah dupa Yuren berjalan kaki hingga tiba-tiba sebuah bayangan hitam mengelilinya dan mengepungnya. Yuren yang melihat itu tidak panik karena memang itulah yang dia tunggu-tunggu oleh  Yuren.


''Akhirnya,'' guman Yuren dengan tersenyum licik.

__ADS_1


''Siapa kalian..!'' tannya Yuren yang berpura-pura takut.


''Kau tidak perlu tahu siapa kami, yang harus kamu tahu adalah kami akan memuaskanmu malam ini cantik,'' kata pria yang memiliki perawakan sangat besar dan juga tanduk di kepala mereka.


''Jadi kalian yang menculik para wanita muda dan gadis-gadis yang menghilang di desa ini?" tanya Yuren dengan  tegas.


''Tentu saja, sekarang giliranmu,'' kata prai itu lagi dengan senyum misterius.


Li Shang Yue yang sejak tadi mendengarkan apa yang mereka katakan langsung membuatnya emosi. Dengan emosi yang meledak-ledak Li Shang Yue langsung meberikan kode pada Chan Si, May Yun, dan juga Bonzhu untuk maju.


Pria itu ingin menyentuh Yuren namun langsung terhenti saat ada seseorang yang meleset memberinya sebuah serangan. Pria itu tak tinggal diam langsung menarik tangannya dan menghindar dari serangan itu.


Hap


Tiga pemuda berdiri di depan Yuren dengan gagah berani, ketiga pemuda itu tak lain dan tak bukan adalah Chan Si, May Yuen, dan Bonzhu. ketiganya menatap datar kelima pria bertanduk di depan mereka itu.


''Kalian iblis?" tanya Chan Si dengan menatap kelima makhluk bertanduk di depannya itu dengan intens.


Bonzhu yang mendengar akan perkataan percaya diri dari iblis itu hanya tersenyum miring dengan mata yang mengkilat marah.


''Hidup mati akmi bukan di tangan kalian tapi di tangan yang memang yang pantas mencabutkehidupan kami yaitu sang maha kuasa,'' sarkas Bonzhu dengan datar.


''Cih berani berkata seperti itu. Lihat saja aku akan mencabik-cabik tubuhmu hingga aku memakann habis daging..!'' teriak iblis itu dengan menatap tajam Bonzhu yang masih berdiri kokoh tamnpa rasa takut sama sekali.


''Serang mereka..!'' perintah iblis itu pada teman-temannya.


Bonzhu dan yang lainnya tidak tinggal diam langsung membalas serangan mereka dengan kekuatan penuh.Iblis itu mulai menunjukan wujud asli mereka dengan memiliki taring dan air liur yang keluar menatap Bonzhu bersama yang lainnya dengan brutal.


Bugh


Trang

__ADS_1


''Sial, mereka kuat juga,'' kata Chan Si yang menyerang tanduk sang iblis tapi malah pedangnya yang patah.


''Dasar bodoh...! Kenapa sekarang kau ikut bodoh seperti Hi An? Kenapa kau menyerang tanduknya bodoh/..?" sentak Bonzhu yang menatap tajam Chan Si.


''Aku ingin mencobanya tadi, aku kira bisa mematahkannya tidak tahunya malah pedangku yang patah,'' kata Chan Si yang menatap pedangnya yang sudah patah.


Srett


Brukk


''Jika sudah bertarung jangan hanya berfoikus satu titik. Kau hampir mati,'' ucap May Yun yang menyelamatkan Chan Si dari cakaran iblis yang menyerangnya.


''Gadis cantik menyerahlah dan ikut denganku. Aku berjanji tidak akan membunuhmu jika kamau bersedia menjadi pemuas na*suku,'' ucap iblis yang menyerang Yuren.


Yuren yang mendengar akan hal itu langsung mengepalkan tangannya dengan wajah memerah dan rahang yang mengeras menahan emosi.


''BRENGSEK..! AKU AKAN MEMBUNUHMU...!:'' teriak Yuren yang langsung membentuk pulahan pisau terbuat dari es.


''Mati aku sialan..!''; teriak Yuren bersamaan dengan ribuan pisau melayang meleset menyerang iblis itu.


Trang


Passsh


Karena banyaknya serangan dari poisau es itu maka iblis itu tidak menyadari jika Yuren siudah berada di belakangnya dengan memegang sebuah pedang terbuat dari es.


Slassssh


Kepala iblis itu langsung menggelinjang di kakinya karena terpisah dari badannya. Melihat itu Yuren tersenyum sinis dengan kilat marah dalam tatapan tajamnya.


''WANITA SIALAN...! APA YANG KAU LAKUKAN PAFDA SAUDARA KAMI HA...?" teriak salah satu iblis yang melkihat jika salah satu rekan mereka telah tewas di tangan Yuren.

__ADS_1


''Aku hanya melakukan satu macam yaitu MEMBUNUHNYA..!"


__ADS_2