
''Ada apa?"
''Ini dupa yang membuat seseorang tertidur lelap,'' jawab Hi An.
''APAAAA?'' semuanya langsung berteriak kaget saat mendengar apa yang dikatakan oleh Hi An yang sangat jauh dari apa yang mereka pikirkan.
''Itu artinya Yuyu menggunakan dupa ini membuat Yuren tertidur pulas,'' ucap Chan Si yang mengerti akan jalan ceritamya sekarang.
''Astaga dimana Nona sekarang,''
Saat mereka sedang sibuk dan khawatir akan keadaan Li Shang Yue tiba-tiba saja si biang ekrok masalah muncul dengan wajah tanpa dosa nya membuat mereka menatap ke arah Li Shang Yue dengan pandangan yang beragam.
''Ada apa? Kenapa kalian menatapku seperti itu?" tanya Li Shang Yue enteng dengan memasang wajah tanpa dosa.
Huhhhh
Mereka semua hanya bisa menghela napas saja, mau memarahi Li Shang Yue juga percuma gadis itu tidak akan kapok.
''Nona, anda darimana? Kami semua cemas memikirkanmu,'' Yuren menghampiri Li Shang Yue membalik dan memutar tubuh Li Shnag Yue mencari luka di tubuh sang Nona.
''Aku tadi habis jalan-jalan,'' jawab Li Shang Yue dengan tersenyum manis.
''Lain kali jika ingin keluar maka minta kami untuk menemanimu Yuyu. Kamu tidak tahu, kami semua mengkhatirkan kamu,'' ucap Fan Hu yang mendekat ke arah Li Shang yue.
''Maaf Fan Gege,'' Li Shnag Yue menundukan kepala karena merasa bersalah membuat mereka dalam suasana khawatir karena dirinya.
''Lain kali janga ulangi,'' ucap Fan Hu yang mengelus kepala Li Shang yue yang hanya di balas anggukan kepala oleh Li Shang Yue.
''Aku tidak yakin sih hehe,'' kata Li Shang yue dalam hati.
''Siapa mereka...!" Lay menunjuk dua orang pria yang berada di belakang Li Shang Yue.
__ADS_1
''Mereka adalah anggota baru kita. Di masa depan kita akan bersama dengan mereka berdua,'' kata Li Shnag Yue dengan santai.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue mereka tidak lagi mengeluarkan argumen. Bagi mereka apa yang dikatakan oleh Li Shnag Yue adalah perintah yang tak bisa di bantah atau tak bisa di pertanyakan karena bagi mereka apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue maka mereka harus bisa capai.
''Perkanalkan nama kalian berdua...Q!'' titah Li Shang Yue pada Yang HOng dan Baize.
Kedua pria itu langsung tersenyum kaku selama seumur hidup mereka tidak pernah di perintah dengan nada yang sangat tidak bersahabat itu. Terutama Yang Hong yang bahkan sudah riibuan tahun tapi tak ada yang berani memerintahnya sekalipun itu kedua orang tuanya. Akan tetapi, apa yang terjadi barusan membuat Yang Hong ingin muntah darah.
''Seumur-umur aku yang sudah ribuan tahun baru kali ini aku di perintah seperti ini. Lebih menyedihkannya lagi aku di perintah gadis kecil di depanku saat ini,'' kata Yang Hong dengan melirik Li Shang Yue.
''Astaga gadis ini, ini bukan permintaan tapi perintah. Aku tidak pernah menerima perintah dari orang lainselain Lord juga paman dan bibi. Namun, sekali dapat malah di perintah ras manusia. Ini benar-benar memalukan,'' kata Baize dalam hati yang melirik Li Shang Yue.
Sedangkan Li Shang Yue yang melihat wajah datar kedua pria di belakangnya itu langsung berbalik menatap tajam keduanya dengan pandangan yang menusuk. Jangan lupakan dengan tangan yang mengepal seperti tinju menghadap Baize dan juga Yang Hong.
''C.E.P.A.T...!'' perintah Li Shang Yue yang menekan setiap huruf kata Cepat.
''Ya Dewa..!'' kedua pria itu dengan serentak emnarik napas menatap ke arah ke delapan orang di depannya itu.
''Baize pengawal Ya ..., Yuyu,'' Baize menutup matanya membuang muka guna menghindari wajah seram dari Yang Hong.
''Baiklah, karena kalian semua disini. Maka segera bersiap, aku ingin pergi depan istana katanya hari ini akan ada matahari yang muncul,'' kata Li Shang Yue dnegan senyum masam di wajahnya.
''Itu tidak mungkin Yuyu, bukannya gege sudah bilang jika matahari akan muncul jika Ratu iblis telah terlahir?" ucap Fan Hu dengan menatap aneh Li Shnag yue.
''Ish aku dengar dari rakyat kok Fan Gege. Katanya hari ini Ratu Iblis akan keluar dari persembunyiannya selama ini. Ratu iblis akan muncul di depan istana Fan Gege,'' kata Li Shang Yue dengan tenang.
''Sudah kalian segera bersiap, aku akan segera mandi. Kalian semua keluar kecuali Yuren...!'' perintah Li Shnag Yue yang mengusir mereka semua keluar dari ruang kamarnya.
''Yuren siapkan pakaianku, aku akan mandi,'' Li Shang yue langsung berjalan menuju kamar mandi alais permandian.
Sampai disana Li Shang yue langsung melepaskan hanfunya dengan perasaan kesal. Entah kenapa tiba-tiba saja moodnya buruk emmbuatnya hanya ingin marah-marah terus.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Li Shang Yue keluar dari permandian hanya menggunakan hanfu tipis sebagai dalaman saja. Li Shnag Yue yang melihat Yuren langsung menyuruh gadis itu juga untuk segera mandi.
''Yuren amndilah dengan cepat, jika tidak akmu akan aku tinggalkan disini. Cepat sana mandi,'' kata Li Shang Yue.
''Baik Nona,'' Yuren tidak lagi protes langsung brlari masuk ke dalam kamar amndi. Yuren tahu jika saat ini mood dari sang Nona dalam keadaan buruk maka dari itu Yuren tidak ingin membuat sang Nona semakin kesal.
'' Ck ck hanfiu-hanfu ini sangat rumit dan berat. Bagaimana jika aku buat sendiri? Ah sepertinya itu harus aku lakukan saat kembali ke alam tengah nanti. Jika dengan rancanganku aku yakin aku akan bertambah enak dan nyaman,'' kata Li Shang yue yang mengikat hanfu depannya.
Rombongan Li Shang Yu ekeluar dari penginapan itu menuju ke tempat yang di katakan oleh para rakyat alam bawah jika saat ini mereka ingin menyambut kedatangan Ratu iblis mereka. Li Shang Yue dapat melihat jika begitu antutias mereka yang ingin segera ke tempat itu. Bahkan ada beberapa orang yang membawa buah tangan untuk di berikan kepada Sang Ratu iblis.
''Sepertinya mereka sangat menyayangi dan menantikan kehadiran Ratu iblis?'' guman Li Shang Yue yang menggigit daging di tangannya tanpa mereka sadari.
''Seperti yang Fan Hu ceritakan mereka memang menantikan Ratu iblis,'' sahut Lay yang berada di samping Li Shang Yue.
''Yuyu dimana kamu mengambil daging itu?'' tanya Fan Hu yang menatap tajam Li Shang Yue.
Sontak rombongan Li Shang Yue segera berhenti dan menoleh ke arah Li Shang Yue yang sedang memegang paha daging yang entah paha ayam, paha bebe, atau paha kelinci pasalnya daging itu hanya tinggal sedikit lagi.
''Nona daging itu dimana anda ambil?' tanya Yuren engan menatap lembut Li Shnag Yue yang mengerjap polos.
''Disana..! Tadi aku comot satu hehe,'' Li Shang yue hanya tersenyum polos.
Namun mereka yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shnag Yue hanya bisa menepuk jidat mereka masing-masing. Sedangkan Baize sudah menutup mulutnya rapat-rapat agar tidak menertawakan ulah dari wanita yang akan jadi Ratu dari Ras mereka itu.
''Entah bagaimana istanan Vampir jika ratunya saja sudah seperti ini,'' guman Baize yang mencubit pahanya agar tidak kelepasan tertawa.
''Baize..! Sekali lagi aku mengejek Permaisuriku akan aku kirim kau ke istana mengerjakan semua pekerjaan istana,'' tekan Yang Hong yang menatap tajam Baize.
Glek
''Ja ..., jangan. Baiklah aku tidak akan tertawa,'' Baize langsung mendatarkan wajahnya walau sangat kentara jika dia sedang menahan tawa.
__ADS_1
''Apa benar dia gadis terpilih itu? Sifatnya bahkan seperti orang bodoh. Ya Dewa kenapa misiku sebesar ini? Tuanku dulu sangat bijaksana dan juga penuh wibawa, sedangkan dia. Dia bukan hanya tidak punya wibawa dia juga memalukan,''