Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 225


__ADS_3

Wushhhh


"YUYU..!" Teman-teman Li Shang Yue yang sedang mendukung kedatangan dari Li shang Yue langsung menghampiri gadis itu yang kembali dengan bermandikan darah. Tak hanya itu bahkan yuren dan lay terluka cukup parah terutama Lay. Terlihat tubuh pria itu yang penuh dengan darah..


" bawa di kamarku…!" Titah Li shang Yue pada zhang Young


Dengan wajah datarnya Li Shang Yue langsung Menyerahkan yuren pada chan Si lalu berlalu pergi dengan wajah datar dan dingin. Satu hal yang bisa mereka tebak jika saat ini Li Shang Yue sedangkan menahan amarah entah pada siapa. Namun, melihat Lay yang terluka begitu parah membuat mereka yakin jika pasti Li Shang Yue di serangan oleh sesuatu.


Selepas kepergian Li Shang Yue kini disana hanya ada Yang Hong dengan pakaian merahnya sebagai pertanda pengantin bersama bonzhu, Fan Hu, Lou Yi dan Hi An. Sedangkan May Yun dan Chan Si sedang membawa Yuren menuju kamarnya karena keadaan gadis itu juga cukup parah dan mengkhawatirkan.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Fan Hu dengan dingin dan datar.


"Kami di serang," jawab yang Hong padat sangat dan jelas langsung pergi begitu saja.


Mendengar dan melihat bagaimana Respon yang ditunjukkan oleh Yang Hong justru membuat mereka semua semakin bingung apa yang telah terjadi. Jika memang mereka diserang lalu Bagaimana bisa yuren dan lay terluka seperti itu. Apalagi lah yang sampai terluka seperti sedang berhadapan dengan binatang buas. Luka cakaran di tubuh Lay sangat mengerikan. Namun, binatang seperti apa yang membuat pria yang tanpa rasa takut itu bisa sampai sekarang seperti tadi.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain Li shang yue dengan cekatan membuka pakaian yang dikenakan oleh Lay yang sudah sobek dimana-mana. Tangannya gemetaran saat melihat luka cakaran di seluruh tubuh pria itu yang penuh dengan luka yang menganga. Melihat akan hal itu entah mengapa Li shang yue langsung mengepalkan tangannya dengan kuat menahan amarah dan juga kesedihan yang tiba-tiba membuatnya sesak di dalam dada.


"Brengsek…! Beraninya kalian membuat orang yang aku sayang seperti ini. Aku bersumpah akan kembali membalaskan dendam apa yang telah kalian lakukan pada hari ini kepada lain dan yuren," ucap li shang yue yang penuh dengan Aura dingin dan kemarahan yang tertahan


"Yue'er nanti saja marahnya sekarang cepat obati kakakmu, " ucap zhing Young dengan lembut membuat li shang yue tersadar dari apa yang harus dia utamakan sekarang ini.


Li shang Yue langsung saja bergerak cepat mendekati Lay lalu memasukkan sebuah pil ke dalam mulut pria itu. Gadis itu langsung duduk penuh dengan konsentrasi yang tinggi lalu mulai mengangkat tangannya diarahkan kepada Lay. Detik berikutnya keluarlah sebuah cahaya putih dari tangan lentik non putih garis kecil itu terbang dan mengelilingi Lay yang terbaring lemah. Sinar itu perlahan-lahan membungkus lay hingga Sinar itu sedikit demi sedikit masuk ke dalam tubuh pria tak berdaya itu.


Selama 1 jam li shang Yue terus mengobati Lay dengan menggunakan kekuatan elemen cahayanya membuat keadaan pria yang awalnya sekarat itu semakin membaik. LI shang yue menyudahi pengobatannya setelah melihat luka-luka yang dialami Lay mulai menutup dengan sendirinya walaupun wajah pria itu masih terlihat pucat akan tetapi sudah berbeda dengan saat mereka membawanya tadi.


"Syukur keadaan Lay Ge Sudah membaik," guman li shang yue yang langsung oleng jatuh tak sadarkan diri di atas ranjang


"Istirahatlah kamu sudah bekerja keras demi menolongnya," bisik ZHING young yang langsung menggendong Li shang yie membawanya keluar dari kamar itu.


Zhing young Membawa Li Shang yue masuk ke dalam kamarnya lalu membaringkan Gadis itu di atas kasurnya dengan menyelimutinya sampai di dada.

__ADS_1


"Aku akan menjagamu dengan baik aku boleh kehilanganmu di kehidupan pertama dan kehidupan kedua Tapi aku tidak akan kehilanganmu di kehidupan ini aku tidak peduli jika harus menentang takdir dan menentang apa yang ditetapkan oleh alam dewa-dewi. Jika kamu tidak bisa aku miliki maka aku tidak akan pernah mau bereinkarnasi lagi, " ucap pria itu dengan mengacu punggung tangan Li Shang yue.


Zhing Young merupakan dirinya di samping Li shang yue memeluk Gadis pujaannya itu dengan penuh akan cinta dan kelembutan. matanya tertutup menyusul gadisnya dialami mimpi. Tanpa mereka sadari sejak tadi ada sepasang mata yang terus memperhatikan dan mendengar apa yang dikatakan oleh Zhing Young. Sosok itu tak lain dan tak bukan adalah Yang Hong yang sejak awal dia terus mengikuti langkah zhing Young dan Li Shang yue.


Setelah yakin jika keduanya sudah tertidur nyenyak baru saat itu yang Hong berani berjalan masuk ke dalam kamar itu menghampiri Li shang yue dan Zhing young yang sedang tertidur lelap. Pria itu dapat melihat wajah lelah dan pucat dari wajah wanita yang dia cintai wajah itu tak bisa menyembunyikan wajah lelanya di saat ia Tengah tertidur seperti itu.


"Maafkan Aku semua berasal dari aku yang memaksamu untuk terus bersamaku seperti ini. Kamu terluka karena aku. Kamu menyaksikan orang-orang yang kamu sayang juga terluka karena aku titip aku memang egois karena memaksa kamu untuk selalu bersamaku tanpa memperdulikan Jika kamu juga dalam bahaya karena itu titik namun, aku juga tidak akan bisa Melepaskanmu begitu saja. Kita sudah sejauh ini aku tidak akan mungkin mundur lagi. Kedepannya Aku berjanji akan menjaga dan melindungi kamu dari bangsaku sendiri maupun dari kedua orang tuaku, " Kata yang Hong.


Tangannya terulur untuk merapikan dan menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah cantik dari Li shang Yue. YANG Hong Menatap Li shang yue penuh cinta sebelum dirinya membungkuk lalu mengecup kening gadis itu dengan dalam dan lama. Setelah itu Yang Hong segera keluar dari kamar itu dengan wajah datarnya yang akan penuh kemarahan. Andaikan saja mereka bukan kedua orang tuanya maka sudah dapat dipastikan akan dia hanguskan mereka semua yang berani melukai wanitanya seperti itu.


Sedangkan di belahan dunia lainnya, seorang pria membuka matanya namun matanya hanya ada warna putih semua. Pria itu berdiri sebelum meraih tongkatnya yang selalu berada di sampingnya. Pria itu tersenyum kecil saat merasakan badannya yang kini telah lebih ringan dan juga kekuatannya yang meningkat pesat sampai menembus tahap dewa-dewi tingkat menengah.


"Akhirnya Sekian lama aku menunggu selesai juga titik aku harus kembali karena aku yakin sedikit demi sedikit memori kenangan masa lalu itu akan masuk di ingatannya. Yue'er tunggu aku," guman sosok pria dengan wajah yang sempurna itu.


Pria itu berjalan dari goa dengan bantuan tongkatnya hingga saat wajahnya disinari matahari wajahnya langsung bersinar menambah kadar ketampanannya. Alis yang tajam, hidung yang mancung, bibir yang sedikit tebal, rahang yang tegas membuat wajahnya seperti pahatan Dewa Yunani kuno. Namun sayang dibalik kesempurnaan itu ada kekurangan lain yang membuatnya dikucilkan dan dipandang sebelah mata.

__ADS_1


Buta


Pria itu buta alias tidak bisa melihat sekecil apapun itu cahaya. Sedari dia lahir hanya hidup dalam kegelapan hingga kegelapan itu menjadi temannya sendiri. namun kali ini walaupun bertemankan sosok itu memutuskan untuk mencari wanita pujaannya. Sosok itu menghilang di depan Goa meninggalkan asap putih di depan Goa itu menghilang entah kemana hanya dia yang tahu saja.


__ADS_2