Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 203


__ADS_3

''Nona....!'' Yuren berlari menghampiri Li Shang Yue yang sedang di apit oleh Yang Hong dan pria yang dia kenal sebagai Kaisar iblis.


''Anda darimana saja Nona?" tanya Yuren yang mencarii keberadaan Li Shang Yue di dapur istana namun tidak menemukannya begitu dengan yang lainnya.


''Aku mencari makan dan bertemu dengan mereka berdua,'' jawab Li Shang Yue yang melirik kedua pria di samping kiri dan kanannya.


''Sudah, ayo kita duduk disana. Ada hal penting yang harus aku bicarakkan,'' ucap Li Shang Yue yang membawa mereka semua menuju ke salah satu gazebo.


 Li Shang Yue menatap ke arah teman-temannya saru per  satu dengan tatapan yang sulit di artikan. Entah apa yang akan dikatakan oleh gadis kecil itu membuat mereka semua diam menunggu apa yang akan di katakan olehnya.


''Kita akan meninggalkan alama bawah 3 hari lagi bersama Tianzhi yang akan mengikuti kita. Oleh karena itu, ada baiknya jika sekarang kalian berlatih dan berkultivasi dulu disini mumpung aura spiritual yang di hasilkan lebih padat di bandingkan dengan alam tengah,'' terang Li Shang Yue.


''Baik Yuyu, kami akan berlatih dengan baik,'' jawab mereka semua dengan serentak.


''Bagus, jika begitu aku pergi dulu karena masih ada hal lain yang harus aku lakukan. Kalian cobalah untuk berlatih,'' ucap Li Shang Yue yang langsung berdiri dari duduknya.


''Baik Yuyu. Kami tidak akan membuat mu kecewa,'' ucap mereka lagi.


Li Shang Yue hanya tersenyum tipis sebelum langsung berbalik pergi. Dirinya yakin jika mereka semua akan berkembang dengan cepat jika melakukan kultivasi di alam bawah itu. Li Shang Yue hanya mengikut saat Tianzhi membawanya di sebuah ruangan yang entah apa namanya. Namun, saat di depan pintu Tianzhi langsung berhenti lalu berballik menatap Li Shang Yue yang sedang menatapnya juga.


''Yuyu kenakan cadar mu,'' ucap Kaisar iblis yang langsung memberikan sebuahh kain hitam kepada Li Shang Yue untuk di jadikan cadar.


''Baiklah,'' Li Shang Yue langsung menerima cadar itu lalu mengenakannya dengan Yang Hong yang mengikatnya di belakang kepala Li Shang Yue.


Krek


Pintu it terbuka dengan lebar hingga Tianzi menarik tangan Li Shang Yue menggandengnya masuk ke dalam ruangan yang luas akan itu. Saat kaki mereka masuk ke dalam ruangan beberapa orang langsung bersujud dan memberi penghormatan kepada Tianzhi selaku sang Kaisar.


''SALAM YANG MULIA KAISAR SEMOGA HIDUP SERIBU TAHUN DAN SELALU BAHAGIA...!'' ucap mereka semua dengan serentak.


Li Shang Yue yang mendengarnya sampai mengelus telinga nya yang terasa berdenggung karena mereka semua. Tianzhi hanya menganggukan kepala saja lalu membawa Li Shnag Yue menaiki tahtanya lalu mendudukannya di atas pangkuannya membuat Li Shang Yue kaget bukan main.


''Tian Ge?"

__ADS_1


''Saat ini tidak ada kursimu Ratu jadi, untuk sementara kau akan duduk di atas pangkuanku,''' bisik Tianzhi yang sepertinya mengerti apa yang di rasakan oleh sang Ratu.


Yang Hong yang melihat sifat dan sikap Tianzhi hanya bisa menahan kekesalan saja lantaran merasa kesal dengan Tianzhi yang memonopoli Li Shang Yue. Namun, saat ini dirinya juga tisak bisa berbuat apa-apa karena bukan wilayahnya. Mau tidak mau Yang Hong harus menerima apa yang ada di depan matanya saja saat ini..


''Tianzhi sialan, lihat saja jika aku membawa Yuyu di istanaku akan aku buat kamu tidak bisa mendekatinya seinci pun,'' kata  Yang Hong dalam hati yang menahan kesal dengan apa yang dilakukan Tianzhi pada Li SHnag Yue.


''Yang Mulia, mohon maaf jika apa yang hamba katakan ini membuat Yang Mulia tersinggung. Namun, kami sangat penasaran dengan siapa wanita yang dengan berani dan lancang duduk di atas pangkuan Yang Mulia?" ucap salah satu  satu pria paruh baya.


''Apanya yang lancang? Apa mata kalian buta jika aku yang membawanya di atas pangkuanku? Apa kalian pikir aku akan membiarkan wanita lain menyentuku selain dari Ratuku sendiri?" sarkasme Tianzhi yang menatap tajam pria paruh baya itu.


''Ratu?"


Semua orang dalam ruangan itu langsung saja saling meliriksa tu sama lain dengan saling berbisik lalu menatap ke arahh Li SHang Yue yang hanya berwajah datar seperti tembok cina saja.


''Ya dia adalah Ratu iblis yang asli. Hanya saja saat ini umurnya baru 16 tahun dan dia tidak ingin menikah dulu maka  identitas dan wajahnya aku sembunyikan dulu. Jadi jangan ada yang bertanya bagaimana rupa darii Ratu atau kalian aku penggal,'' ancam Tianzi dengan menatap tajam seluruh orang di dalam ruangan itu.


''Jika seperti itu kapan Yang Mulia dan Ratu akan menikah?'' tanya salah satu pria yang tidak jauh dari pria paruh baya yang bertanya sejak awal tadi.


''Di saat umurku 20 tahun...!''


''Tapi Ratu, itu waktu yang sangat lama. Saat ini umur Ratu sudah 16 tahun itu adalah umur yang sudah siapa untuk menikah. Kenapa Ratu tidak menikah sekarang saja,,'' kata wanita yang sepertinya terlihat tidak suka dengan keputusan Li Shang Yue.


''Masih ada hal lain yang harus aku lakukan. Aku tidak mungkin menikah dan tinggal disini saat ada tugas yang lebih [penting dari pernikahan ini,'' terang Li Shang Yue datar.


''Apa Yang Mulia Ratu menganggap jika pernikahan dengan Yang Mulia Kaisar tidak penting? Dia adalah pria yang di takdirkan untuk Yang Mulia Ratu. Berani sekali Yang Mulia Ratu mengatur dan mengambil eputusan yang sepihak seperti ini...!'' teriak wanita itu dengan kesal.


Li Shang Yue yang sangat tidak menyukai ada orang yang mengancamnya langsung berdiri dari pangkuan Tianzhi lalu menyerang wanita itu dengan kekuatan anginnya membuat wanita itu langsung terbang menghantam dinding.


Brak


''Apa aku menyuruh mu untuk berbicara?"  teriak Li SHnag Yue dengan suara yang meninggi.


''Mohon maaf Yang Mulia Ratu tapi Yang Mulia Kaisar sudah lama menunggu anda lalu bagaimana setelah anda ada Yang Mulia Ratu membuat Yang Mulia Kaisar harus menunggu lagi. Yang Mulia Kaisar juga emmbutuhkan keturunan untuk penerus tahta,'' ucap wanita itu dengan terbata-bata.

__ADS_1


Li Shang Yue yang tidak bisa menerima akan apa yang dikatakan oleh wanita itu langsung saja meledak amarahnya. Dalam sekejap mata Li Shang Yue mencekik wanita itu dengan tangan mungilmnya mengangkat tinggi-tinggi wanita itu dengan aura yang bergitu kuat membuat mereka semua sesak di dalam ruangan itu.


''Am...ampun Ya..Yang Mulia uhuk uhuk sa...saya ...,''


''Apa kamu sedang mendoakan agar Kaisar iblis segera mati begitu?" tanya Li Shang Yue dengan sinis.


Brukk


Tanpa perasaan Li Shang Yue melempar wanita itu di hadapan langsung Kaisar iblis yang membuat pria itu kaget. Tianzhi yang melihhat kemarahan Li Shang Yue terutama saat melemparkan wanita itu ke arahnya membuat Tianzhi langsung melompat dari singgahsana-nya hingga kini langsung berada di belakang Yang Hong yang sejak tadi berdiri di dekat Rang Li pengawal bayangannya.


''Hey apa Li Shang Yue sedang marah sekarang?" tany aTianzhi dengan berbisik pada Yang Hong.


''Lalu apa kau anggap bercanda saat Li Shang Yue bermain dengan nyawa orang lain? Ke depannya jaga sikapmu jika tidak ingin di jadikan daging panggang oleh Li Shang Yue,''  jawab Yang Hong dengan berbisik pula.


''Ya Dewa ternyata Ratu ku sekarang adalah jelmaan Dewi Kehancuran. Dia akan benar-benar membunuhku jika aku macam-macamm di luar sana,'' kata Tianzhi dalam hati dengan bergisik ngeri melihat wajah dingin Li Shnag Yue yang menurutnya sangat menyeramkan.


''Kau ingin menjadi selir Kaisar iblis bukan?" sinis Li Shang Yue yang membuat sosok itu kaget karena tidak menyangka akan di beri pertanyaan seperti ini.


''Ti..Tidak Yang Mulia ha...hamba tidak berani seperti itu,'' ucap wanita itu yang langsung bersujud pada Kaisar iblis.


''Tidak mau mengaku rupanya,'' sinis Li Shang Yue yang tanpa di sadari sudah melemparkan sebuah jarum di leher wanita itu.


''AKU INGIN MENJADI SELIR YANG MULIA TAPI KENAPA WANITA SIALAN INI YANG MENJADI RATUMU. DIA HANYA MANUSIA BIASA KENAPA BISA KALAH DARIKU YANG MERUPAKAN PUTRI JENDRAL PERANG KERAJAAN IBLIS...!'' teriak wanita itu yang menggila menatap tajam Li Shang Yue.


Bukannya takut Li Shang Yue justru dengan senyum manisnya tertawa renyah membuat sosok wanita itu langsung bertambah marah.


''DASAR WANITA PENGGODA. KAU MERAYU KAISARKU BENAR-BENAR WNAITA MURAHAN..!'' teriak wanita itu yang menggila menyerang Li Shang Yue.


''WANITA SIALA, APA YANG KAU LAKUKAN PADA RATU KU...!'' teriak Tiianzhi yang mengamuk karena melihat sang Ratu yang dalam bahaya.


Tanpa rasa kasihan sedikitpun Kaisar iblis langsung melempar pedangnya hingga sebelum pedang wanita itu menyentuh Li Shang Yue pedang Tiianzhi lebih dulu memitong kepala wanita itu.


Dugh

__ADS_1


Kepala wanita itu terjatuh dan menggelinjang di lantai membuat semua orang langsung berdiiri dari kursinya. Mereka tidak menyangka akan ada kejadian seperti ini lagi yang emmbuat Kaisar mereka marah.


''JIKA ADA YANG MENYINGGUNG RATUKU LAGI MAKA AKAN BERNASIB SAMA SEPERTINYA...!''


__ADS_2