
''My Lord, hamba tidak masalah jika memang My Lord akan mengangkat seorang selir. Hamba akan menerima semua itu dengan ikhlas,'' ucap Hang May dengan senyum malu-malu.
''Kau tidak keberatan tapi saya keberatan terlebih ..., '' Yang Hong menggantung kalimatnya dengan melirik Li Shang Yue yang kini sudah berwajah datar dan dingin.
Bahkan Yang Hong langsung tertegun dengan apa yang terjadi pada gadis kecil yang selalu terlihat cantik dan polos ini terlihat seperti serigala apar saja.
''Yue'er bagaimana menurutmu? Apa kau bersedia menjadi ..., ''
''Menjadi selirmu maksudnya? Apa kamu lupa siapa aku?'' sarkas Li Shang Yue dengan suara dinginnya.
Sontak saja hal itu membuat semua orang tertegun dengan nada dingin dan sarkasme Li Shang Yue yang tidak ada takut-takutnya sama sekali. Yang Hong yang melihat wajah datar dan dingin Li Shang Yue langsung menelan ludah dengan susah payah. Selama mengikuti Li Shang Yue ia tidak pernah menunjukan kemarahannya pada mereka semua. Gadis itu terkesan terlihat selalu bahagia namun melihat tatapan dingin itu Yang Hong tahu jika saat ini gadis kecil itu sudah di ambang kesabarannya apalagi mereka terus merendahkannya.
''Ayahanda, mungkin kau bisa berbagi cinta dan tubuhmu pada wanita lain hingga kau menyakiti pasangan yang tela di takdirkan untukmu. Mungkin Ayahanda bisa menikah dengan wanita lain karena desakan para petinggi istana padahal Ayahanda tahu jika wanita itu bukan mate Ayahanda. Ayahanda bisa melakukan hal itu namun tidak dengan aku. Cinta bahkan jiwa ragaku hanyalah milik Mate ku seorang saja. Jika kalian memaksa untuk aku menikahi wanita lain maka kalian akan menerima kekecewaan karena aku tidak akan pernah menikah dengan wanita yang bukan mate ku,'' terang Yang Hong dengan mantap.
''Kau ..., ''
''Aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama seperti Ayahanda dengan menikahi wanita lain hingga membuat Ibunda merasakan perasaan sakit. Aku tidak akan melakukan hal yang sama seperti itu,'' kata Yang Hong dengan suara yang naik satu oktaf.
''Tapi Hong'er ibunda pada akhirnya bahagia juga sampai sekarang bukan? Apa salahnya jika ..., ''
''Itu karena Ibunda abadi sedangkan wanita ku hanya manusia biasa, dia bisa mati kapanpun itu....! Bukan memberikan kebahagiaan aku justru akan memberikan rasa sakit di seumur hidupnya dengan menikahi wanita lain,'' potong Ynag Hong dengan wajah yang memerah menahan amarah.
''My Lord anda bisa menjadikannya vampir seperti anda bukan? Dengan begitu dia juga akan kekal seperti My Lord,'' ucap Hang May dengan wajah polosnya.
__ADS_1
''Sebenarnya yang serakah itu saya atau wanita yang kalian banggakan itu?" sinis Li Shang Yue yang membuat mereka menatap ke arah Li Shang Yue yang menatap Hang May dengan dingin.
''A..apa ma..maksud kamu?" tanya Hang May dengan terbata-bata.
''Harusnya jika wanita yang memiliki harga diri sejak anda di tolak anda akan langsung menerimanya tanpa protes. Terlebih anda ada;ah seorang penyihir, walau pun terlihat wasih sangat muda tapi aku yakin jika kamu itu sudah berumur ratusan tahun. Sebenarnya kamu itu nenek-nenek lebih tepatnya nenek sihir,'' kata Li Sahng Yue dengan enteng.
Pffft
Zhing Young yang berada di samping Li Shang Yue hanya bisa menutup mulutnya menahan tawa saat mendengar apa yang di katakan oleh Li Shang Yue yang lagi-lagi mengeluarkan bumbu pedas yang sangat pedas.
''Daripada aku di jjadikan selir mending kagak usah nikah aku sama si Yang Hong itu,'' kesal Li Shang Yue.
''Yue'er....!''
Yang Hong yanng mendengar apa yang dikatakan Li Shang Yue langsung kaget dengan apa yang di dengarnya. Dengan wajah panik pria itu langsung saja berdiri dari duduknya menghampiri Li Shang Yue yang berada di pojok ruangan.
Mana mau dia melepaskan Li Shang Yue begitu saja setelah sekian lama dia menunggu agar bisa meluluhkan hati gadis kecil yang berhati dingin itu. Terlihat dekat namun sulit di jangkau itulah Li Shang Yue.
''ZHANG YANG HONG APA YANG KAU LAKUKAN HA...? KAU MEMHON PADA SEORANG WANITA APA KAU GILA...?" teriak Zhang Mong murka.
''Ya aku gila. Gila karena aku tidak akan bisa membiarkan dia pergi dari hidupku. Aku mencintainya dan itu adalah mutlak dan tak akan ada yang bisa memisahkan kami. Jika wanita itu yang menjadi penghalang kami bersama maka aku akan memusnahkannya dari muka bumi ini,'' sentak Yang Hong yang menatap tajam wanita yang berlindung di belakang ibundanya itu.
''Hong'er kamu ..., kamu menolak keinginan ibunda?" tanya Mayleen dengan perasaan hancur.
__ADS_1
Sebagai seorang ibu dia hanya mengkhawatirkan keadaan sang anak saat di masa depan nantinya seperti apa.Hati ibu mana yang tidak sakit melihat anaknya sendiri menatapnya dengan tatapan permusuhan yang kuat. Dirinya menatap wanita yang membuat anaknya menjadi seperti itu, ingin sekali marah dan mencabik-cabik tubuh gadis kecil itu. Namun, saat matanya bertabrakan dengan matanya lansgung membuat Mayleen tertegun sejenak. Tatapan gadis manusia itu terlihat mengerkan jika sedang marah.
''Selama ini aku mengikuti apa yang kalian mau. Menjadi Lord pemimpin di alam ini walau pun saat itu aku belum siap sama sekali. Bahkan kalian tidak bertanya apa aku bersedia atau tidak kalian langsung menobatkan aku untuk ini itu. Kali ini aku tidak akan mengalah karena yang menjalani hidup adalah aku bukan kalian,'' terang Yang Hong dengan tegas.
''Baiklah. Ayahanda akan setuju jika gadis manusia itu berhasil mengalahkan Hang May dalam arena pertarungan satu lawan satu,'' ucap Zhang Mong dengan lantang.
''Aku terima..!'' jawab Li Shang Yue langsung tanpa berpikir panjang.
''Cih hanya manusia biasa berani sekali kamu bersikap sombong seperti itu. Apa kamu pikir kamu akan mampu mengalahkan Hang May yang telah aku latih dengan kemampuan aku sendiri. Aku yakin kau akan bersujud memohon ampun nantinya,'' sarkas Mayleen dengan nada sinis.
Li Shang Yue hanya tersenyum masam mendengar nada tidak bersahabat dari wanita itu yangs epertinya sangat tidak menyukainya. Walau begitu hal itu tidak membuatnya sakit karena sudah terbiasa di perlakukan sepertoi itu di kehidupannya yang dulu.
''May'er apa kamu menerimanya?" tanya mayleen dengan lembut oada gadis di belakangnya yang tak lain dan tak bukan adalah Hang May.
''May'er akan melakukannya Ibunda. Ibunda tenang saja aku akan mengalahkannya dan mempersembahkan kemenangan May'er kepada Ibunda,'' jawab Hang May dengan senyum manis.
''Cih persembahkan kemenangan? Apa kau pikir ini lomba olimpiade adalah penghargaan dan juga pialanya?'' sarkas Li Shang Yue dengan enteng.
Zhing Young yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue berusaha sekuat tenaga untuk tidak tertawa terbahak-bahak karena ulah dari gadis kecil di depannya itu yang sangatlah absturd.
''Hey ayo tunjukan mana arena bertarungnya. Aku lapar tahu...!''
Ha....?
__ADS_1
Semua orang langsung menjatuhkan rahang mereka saat Li Shang Yue mengatakan lapar karena jelas mereka tahu jika kultivator tidak perlu makan.
''Hah hoh hah aku belum makan dari tadi tahu. Mana jalannya juga jauh kan lapar,'' kesal Li Shang Yue.