
“Yuyu kau ingin menyerangnya atau hanya menatapnya seperti itu? Sebentar lagi matahari akan keluar dari tempatnya dan kamu bahkan satu bulunya saja belum kau gugurkan!”
“Aku akan menyerang sekarang,”
Wussshhh
BOOOM
Serangan Li Shang Yue langsung di sadari hingga sabetan pedang biru itu langsung bertabrakan dengan bola api dari serangan Bangau api hingga menciptakan sebuah ledakan yang cukup besar.
“Manusia rendahan, beraninya kamu memasuki wilayahku?” Bangau api itu berteriak marah menatap tajam penuh penekanan pada Li Shang Yue.
“Aku hanya mengikuti perintah dia,” Li Shang Yue langsung menunjuk Long yang masih berdiri di posisi semula sedangkan Li Shang Yue sudah menjauh lebih dulu.
Long yang tersadar ketika bangau api yang sudah menuju padanya hanya bisa menarik napas. Etah apa yang merasuki Li Shang Yue sehingga menjadi bobrok seperti saat ini.
Wussssh boom
Serangan bangau api tak mengenai Long hingga mengenai pohon di belakang Long. Long menatap tajam Bangau api di depannya yang jelas terlihat dia di atas segalanya tapi bangau itu sangatlah sombong membuat Long kesal.
“Tadinya aku tidak akan menghabisi secepatnya tapi karena kamu sudah membuatku kesal maka terima akibatnya!”
Brakkkk
Hanya butuh lambaian tangannya Bangau api langsung terpental cukup jauh dari tempat pertarungan. Tak hanya sampai disitu Long langsung menyerang Bangau api itu bertubi-tubi dengan api hitamnya hingga membuat bangau api itu sekarat.
“Tunggu…!”
Long memutar bola matanya dengan malas melihat Li Shang Yue yang berjalan ke arahnya layaknya pahlawan. Memuikirkan Pahlawan Long langsung menggelengkan kepala mengingat kelakuan Li Shang Yue saat masih tinggal di hutan.
Gadis itu jika sudah merasa lapar tak peduli hewan spiritual atau bukan tatap dia makan. Pernah sekali Li Shang Yue membawa seekor rusa yang memiliki dua warna di tubuhnya ternyata rusa itu adalah hewan spiritual level rtinggi dengan tingkat 8 tapi menjadi makanan Li Shang Yue.
“Yuyu hewan ini adalah hewan spiritual level tinggi. kenapa kamu makan?” tanya Snake yang menatap Li Shang Yue dengan wajah syok.
“Aku lapar,”
Uhukkk uhukkk
Long yang mengingat akan hal itu langsung terbatuk-batuk sendiri. “Apanya yang menjadi Dewi penyelamat dia bahkan lebih kejam dariku,”
“Ada apa Yuyu?” tanya Long yang lembut tanpa adanya nada kesal.
__ADS_1
“Itu di atas kepalanya apa?”
Sedari awal Li Shang Yue sudah tertarik dengan benda bersinar yang mengekluarkan api.
“Ini permata apiku Nona, jika Nona ingin mengambilnya silahkan tapi saya mohon gunakan untuk kebaikan.” pesan Banagu api.
“Apa hebatnya benda itu?”
“Jika Nona menyerap ensensi permata api ku maka Nona tidak akan merasakan panas apapun jika itu hanya api biasa atau api dari hewan Spiritual lainnya kecuali api-api tertenyu tidak akan bisa menahannya secara utuh.”
Mendengar itu Li Shang Yue langsung tertarik mendekat ke arah bangau api yang sudah sekarat itu.
“Kamu tidak meminta untuk di lepaskan?” tanya Li Shang Yue.
“Tidak, karena jika aku lepas dari Nona aku belum tentu selamat pada pemburu yang lainnya. Tak akan ada yang sudi melepaskan aku Nona selain Nona,”
“Aku…,”
“Aku tahu nona ingin melepaskan aku, tapi lebih baik dengan seperti ini daripada mati pada orang lain.”
Long yang melihat jika Li Shang Yue sepertinya tidak ingin membunuh hewan itu segera ambil tindakan.
“Yuyu segera duduk lalu serap ensensi permata api itu. Di dunia ini tidaka da orang yang memiliki hati seperti kamu yang akan membebaskan semua buruanmu.” Timpal Long yang membenarkan ucapan sang bangau api.
“Di masa depan pengorbananku ini akan sangat berguna untukmu dan aku sangat bangga karena bagian diriku bisa melindungimu. Salam Yang Mulia, hamba senang bertemu denganmu lagi.”
Deg
Entah kenapa Li Shang Yue seperti merasa sakit saat mendengar ucapan bangau api itu. Saat menoleh untuk kedua kalinya ternyata bangau api itu telah mati. Lomh yang tak sengaja melihat Li Shang Yue langsung kaget karena gadis itu menangis.
“Yuyu ada apa demgam,u? Kenapa kamu menangis?”
Li Shang Yue meraba pipinya yang memang ada jejek air mata. Hal itu sontak membuat Long panik tapi Li Shang Yue tidak tahu kenapa dia menangis.
“A…,aku ti-tidak tahu, a-aku hanya merasa jika…, jika aku pernah dekat dengannya.” jawab Li Shang Yue dengan tatapan kosong.
“Sudah lebih baik ambil inti kedupannya lalu kita pergi,” ucap Long dengan datar.
Li Shang Yue dengan tangan gemetar membeda dada burung bangau api itu lalu mengambil inti kehidupannnya. Sebelum pergi Li Shang Yue menggali tanah lalu mengubur burung bangau api itu. Sebenarnya Long menyarankan untuk membawa burung bangau itu untuk di makan tapi Li Shang Yue menolaknya mentah-mentah dan lebih memilih mengubur burung itu.
Yuyu berjalan kembali di tempat para teman-temannya dengan wajah sedih. Long yang melihat itu hanya menghembuskan napasnya dengan kasar. Dari sini Long semakin yakin jika identitas Li Shang Yue benar-benar tidak sesederhana yang terlihat.
__ADS_1
“Gadis ini akan melalui jalan yang berliku di masa depan tapi aku akan selalu berjalan di sisinya walau dunia menolaknya sekalipun,” kata Long dalam hati dengan penuh tekad yang kuat.
“Yuyu kau baik-baik saja?”
“Aku baik-baik saja hanya saja aku sedikit merasa…, haish sudahlah mari kita kembnali ke mereka sebelum itu kita harus membawa makanan dul;u.”
“Yuyu dimana inti kehidupan burung bangau api tadi?”
“Aku simpan di ruang dimensi,”
“RUANG DIMENSI?”
Li Shang Yue hanya menganggukkan kepalanya dengan wajah polos membuat Long ingin sekali menggelamkan wajah itu.
“Sejak kapan kamu punya cincin dimensi Yuyu?”
“Lihat, kamu masih ingat saat aku membeli cincin ini pada pria tua saat kita ke pasar gelap mencari budak? Nahhh ternyata cincin ini adalah cincin dimensi aku baru tahu baru kemarin malam saat kalian mengatasi para pembunuh bayaran itu,” kata Li Shang Yue dengan senyum cerah.
“Baguslah jika kamu sudah punya cincin ruang dengan begitu kamu bisa menyimpan barang apapun yang kamu mau,” kata Long yang dengan terus mengedarkan matanya mencari buruan.
Wushhhh
Brakkkk
“YUYU…!”
Long berteriak panik saat melihat Li Shang Yue meleset dengan cepat hingga menabrak seekor rusa yang sedang minum air.
“Yuyu, tidak bisakah kamu berburu dengan cara normal seperti manusia lainnya?” kesal Long.
“Ck ck seperti memakai panah itu? Lebih baik gunakan cara seperti ituberlari degan kencang lalu membunuhnya dengan mudah.” Jawab Li Shang Yue dengan enteng mencabut sebuah belati yang berada di rusa yang sudah sekarat itu.
“Tapi cara kamu itu aneh, Yuyu.”
“Sudahlah kamu masuk ke ruang dimensi saja,”
“Eh jang…,”
Sayangnya Long belum selesai bicara Li Shang Yue sudah melambaikan tangannya hingga dalam sekejap mata Long yang berada di depan matanya langsung menghilang.
“Gini kan enak, Long itu sudah seperti emak-emak kompleks yang memarahi ananya yang tidak menikah-menikah jadi perawan tua,” omel Li Shang Yue yang ternyata juga kesal dengan omelan Long.
__ADS_1
Dengan sekali tarikan Li Shang Yue berhasil memindahkan rusa itu di atas punggungnya. Lagi lagi Li Shang Yue berlari dengan kencang menuju tempat para kelompoknya berkema.
```````