
"Apa itu membahayakan?" Tanya Fan Hu.
"Tidak juga aku hanya perlu menerima petir penyengsaraan," jawab Li Shang Yue dengan enteng.
"APAAAAA?"
Mereka semua kaget dengan apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue yang sangat jauh dari apa yang mereka perkirakan. Bagaimana bisa gadis itu mengatakan dengan santai akan menerima petir penyengsaraan yang sakitnya bukan main bahkan jika tidak berhasil melewatinya maka tubuh dan jiwanya akan hancur hingga tidak bisa bereinkarnasi lagi.
''Apa tidak ada cara lain lagi?" tanya Fan Hu dengan cemas.
''Tidak ada. Hanya itu pilihan yang ada yang harus aku pilih,'' terang Li Shang Yue dengan tegas.
Mereka yang mendengarnya langsung terdiam kaku dengan pikiran yang beterbangan entah kemana. Mereka semua tentu tidak akan menduga jika Li Shang Yue memiliki meridian emas akan tetapi, juga berakibat fatal untuknya. Semuanya menatap Li Shang Yue dengan tatapan iba yang langsung membuat gadis itu langsung mengubah wajahnya menjadi ekspresi dingin dan juga datar. Matanya menatap tajam mereka semua membuat semuanya langsung tertegun melihat tatapan tak bersahabat milik Li SHang Yue yang sangat jauh berbeda dengan apa yang di lakukan oleh Li Shang Yue.
''Jangan pernah menatapku seperti itu...! Apa kalian pikir aku akan mati dengan mudah? TIdak. Aku bisa melewati semuanya,'' sarkas Li Shang Yue dengan nada yang sangat dingin.
Deg
Mereka yang mendengar nada bicara Li Shang Yue lagi-lagi tertegun di tempat. Selama mengikuti LI Sjhang Yue tak pernah sekalipun gadis itu berbivara dengan mereka semua dengan nada yang dingin seperti itu. Sepertinya kali ini mereka melakukan hal yang sangat fatal.
''Maafkan kami Yuyu,'' mereka semua dengan serentak mengucapkan maaf kepada Li Shang Yue.
''Hm,''
Li Shang Yue hanya berdehem sebelum menuju ranjang Fan Hu lalu membaringkan diri di samping Fan Hu dengan tenang menutup matanya untuk tidur. Mereka semua lagi-lagi tidak ada yang membuka suara namun di dalam hati mereka telah menanamkan satu hal.
__ADS_1
''Di masa depan apapun yang terjadi kami tidak akan menatap dirimu iba Yuyu,'' ucap mereka semua dalam hati.
Mereka semakin bertekad untuk menjadi semakin kuat agar bisa berdiri di sisi Li Shang Yue dan juga bisa menjaga Li Shang Yue. Mereka tidak menyangka jika Li Shang Yue akan merespon seperti itu saat mereka menatapnya seperti tadi.
Tanpa mereka ketahui jika di luar ada seseorang yang mendengar apa yang mereka bicarakan. Orang itu tak lain dan tak bukan adalah Kaisar iblis yang tadi menyusul Li Shang Yue. Namun, apa yang dia dengar barusan seperti anak panah yang menembus jantungnya secara cepat. Kaisar iblis tadinya memang btidak ingin memberikan buah iblis itu dengan cuma-cuma. Tadinya Kaisar iblis ingin membuat Li Shang Yue mau melepaskan semua pria yang ada di sampingnya demi dirinya. Akan tetapi, Kaisar iblis merasa kecewa karena Li Shang Yue yang tidak mau melepaskan mereka. Justru sebaliknya gadis kecil itu justru ingin menjadikan dirinya sebagai seorang Selir.
Kaisar iblis yang memang seorang iblis di identik dengan sifat keras kepala dan juga sombong tentu saja tidak akan setuju dengan akan hal semacam itu. Walau merasa kesal dan kecewa dengan apa yang dilakukan Li Shang Yue tapi Kaisar iblis juga masih berfikir untuk membujuk Li Shang Yue.
Tapi sampai di depan kamar itu mendengar Li SHang Yue yang akan kembali ke alam tengah membuat Kaisar iblis tertegun. Belum kalimat selanjutnya yang di keluarkan oleh Li Shang Yue yang membuat dirinya seperti mati berdiri menahan napas.
Petir penyengsaraan?
Siapa yang tidak tahu akan hal itu, semua orang juga tahu jika petir itu emiliki kekuatan yang tak biasa dan juga di anggap mudah. Akibat dari petir penyengsaraan yang tidak berhasil maka tidak dapat bereinkarnasi lagi. Memikirkan hal itu membuat Kaisar iblis langsung berbalik pergi dengan cepat menuju kamarnya.
Sampai di kamar Kaisar iblis langsung membanting pintu kamarnya dengan keras membuat pintu kamar itu langsung melayang dan menghantam lantai keramik. Tak sampai disana seperti tidak puas Kaisar iblis langsung mengamuk besar-besaran dalam kamar itu. Hingga beberapa saat kemudiaN Kaisar iblis menghentikan aksinya dengan napas yang memburu dan juga dada yang naik turun menahan segela amarah dan perasaan berkecamuk dalam dadanya.
Kamar yang awalnya rapi dan bersih kini sudah seperti kapal pecah dan gudang yang sudah tidak di pakai beberapa tahun saja. Kaisar iblis terduduk di tengah-tengah kamarnya dengan pikiran yang berkecamuk tanpa memikirkan keadaan kamarnya yang sudah sangat berantakan itu. Rang Li yang sejak awal berada disana langsung mendekati Kaisar iblis saat melihat jika pria itu sudah mulai tenang.
''Yang Mulia,'' Rang Li dengan gugup memanggil Kaisar iblis.
''Ada apa?" tanya Kaisar iblis yang tanpa menoleh ke arah Rang Li.
''Lebih baik kita keluar dulu Yang Mulia, biarkan para pelayan yang membersihkan kamar anda terlebih dahulu,'' ucap Rang Li dengan menunduk.
Kaisar iblis yang seakan sadar apa yang terjadi langsung menatap ke sekeliling kamarnya yung sangat berantakan. Melihat hal itu Kaisar iblis langsung menghembuskan napas kasar sebelum menganggukkan kepalanya berjalan keluar dari kamarnya. Kaisar iblis menuju ke taman depan yang merupakan taman favorit dirinya dan juga Ratu iblis dulu. Disana juga ada tumbuh pohon iblis yang sangat di butuhkan oleh Li Shang Yue.
__ADS_1
Kaisar Iblis terdiam dengan tatapan kosong di depan sana memikirkan apa yang harus dia ambil. Apa yang harus dia lakukan untuk semuanya. Di satu sisi dia menginginkan Ratu nya kembali namun di sisi lain sudah pasti dirinya yang akan berbagi. Kaisar iblis tahu jika Li Shang Yue sudah di tandai oleh siapa namun yang jelas saat ini Li Shang Yue sudah menyandang sebagai status istri orang.
''Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku melepaskan mu setelah penantian ku ini? Apa salah ku di masa lalu hingga kau menyiksaku begini Ratuku? Apa pernah di masa lalu aku membuatmu terluka? Ataukah ada perilaku ku yang tak sengaja melukaimu Ratuku?''
Semua pertanyaan itu menari-nari di kepala Kaisar iblis yang sangat membuatnya frustasi. Dirinya sangat mencintai Li Shang Yue bagaimana bisa dia berbagai cinta dengan orang lain. Akan tetapi apa yang dikatakan oleh Yang Hong juga benar adanya. Sekarang pilihannya hanya ada dua yaitu memilikinya namun berbagi atau pergi jelas harus merelakannya.
Rang Li yang melihat jika junjungannya sedang sangat kacau mencoba membuka pembicaraan. Namun saat akan membuka mulut Rang Li kembali menutup rapat mulutnya lalu terbuka lagi seakan ragu untuk berbicara kepada Kaisar iblis.
''Yang Mulia apa anda sedang memikirkan gadis itu? Maksudku Ratu iblis?" tanya Rang Li dengan ragu-ragu.
Melihat jika orang yang di tanya hanya diam Rang Li sudah paham jika tebakannya benar adanya. Kaisar iblis tidak akan mungkin sekacau sekarang jika bukan karena gadis kecil yang dia duga adalah reinkarnasi dari Ratu iblis.
''Apa yang harus saya lakukan Rang Li? Dia tidak ingin melepaskan pria-pria itu? Dia terlihat egois dan tidak seperti Ratu iblisku yang dulu,'' ucap Kaisar iblis dengan dingin.
''Yang Mulia, Nona Yuyu hanya melakukan hal yang menurutnya benar. Nona Yuyu tidak percaya cinta Tuan dan selama ini Tuan belum muncul satu kalipun di depan Nona Yuyu lalu tiba-tiba Yang Mulia muncul di depannya dan mengatakan akan menjadikannya Ratu hanya anda yang akan memilikinya. Terdengar egois menurut anda tapi anda juga egois Yang Mulia. Nona Yuyu hanya melihat mereka yang selalu ada untuknya sedangkan Yang Mulia sendiri tahu apa yang saya maksud bukan?'' terang Rang Li dengan panjang kali lebar.
Kaisar iblis yang mendengar akan hal itu tentu saja merasa tertampar kenyataan. Kenapa dirinya juga tidak berfikir seperti itu. Kaisar iblis emrasa Li Shang Yue serakah dan egois tanpa menyadari jika sebenarnya dia juga egois karena memaksa Li Shang Yue melepaskan oranng yang sudah lebih dulu dia kenal karena dirinya.
''Lalu aku harus bagaimana lagi?" guman Kaisar iblis.
''Pilihannya ada pada anda mau bertahan berada di sisi Nona Li Shang Yue tapi harus berbagi atau melepaskan Nona Li Shang Yue,'' ucap Rang Li dengan tegas.
''TIDAK...!''
g Yue.
__ADS_1