
Kaisar iblis berjallan dengan cepat menuju ke kamar tempat Fan hu istirahat dengan memegang sesuatu di tangannya. Terlihat sekali jika sang Kaisar sepertinya sangat buru-buru bahkan langkahnya seperti orang yag sedang berlari menuju sesuatu.
''Aku harap aku tidak terlambat,'' guman Kaisar iblis yang langsung membuka kamar Fan Hu.
Ceklek
Semua orang yang berada di dalam kamar itu langsung menatap ke arah kamar pintu dengan tatapan tajam dan niat membunuh yang kuat. Kaisar iblis sampai tertegun merasakan aura tidak menyenangkan yang mereka tujukan padanya.
''Ada apa?" tanya Kaisar iblis yang menatap mereka dengan datar.
''Yang Mulia, saya tahu ini istana anda akan tetapi, saya tidak menjamin jika anda juga akan tidak mendapatkan sesuatu yang buruk jika membangunkan kesayangannya kami sedang tidur pulas. Li Shang Yue sangat tidak suka apabila tidurnya di ganggu atau pun di usik,'' ucap Yang Hong yang menatap tajam Kaisar iblis.
''Bahkan kami untuk bernapas saja hati-hati tapi anda ,malah dengan seenak jidat masuk kemari dengan membuka pintu dengan keras. Apa anda sedang ingin membunuh kami semua,'' geram Yang Hong.
Hanya Yang Hong yang berani berbicara seperti itu karena saat ini mereka sadar jika tempat mereka saat ini adalah kandang dari Kaisar iblis. Oleh karena itu, mereka mencoba untuk tidak mencari masalah dengan Kaisar iblis walau sebenarnya mereka juga merasa kesal dan marah dengan tingkah laku Kaisar iblis.
''Maaf tadi aku sedang terburu-buru. Mana Yuyu?" tanya sang kaisar dengan wajah yang cemas.
''Tidur,'' jawab Yang Hong yang langsung memiringkan tubuhnya hingga kaisar iblis langsung melihat Li SHnag Yue yang sedang tertidur pula di atas ranjang.
Melihat akan hal itu Kaisar iblis langsung bernapas lega sebelum langsung duduk di kursi dengan memeluk sesuatu di tangannya itu. Yang Hong dan yang lainnya yang melihat tingka dari Kaisar iblis hanya mengangkat bahu acuh tak acuh. Bagi mereka asalkan Kaisar iblis tidak membuat masalah yang membahayakan keselamatan Li Shang Yue maka mereka akan diam. Namun berbeda dengan jika Kaisar iblis memiliki niat yang jahat untuk Li SHang Yue maka walau jelas terlihat kekuatan Kaisar iblis bagaikan langit untuk mereka maka tak akan membuat mereka menyerah untuk tidak menyerang Kaisar iblis.
Sedangkan di tempat lain Li Shang Yue lagi lagi memimpikan sesuatu yang membuatnya dalam keadaan yang tak sadarkan diri itu bisa melihat apa yang ada di depannya itu. Sebuah pemandangan sepasang kekasih yang sedang melakukan pernikahan dengan mengenakan pakaian serba merah dan juga pernikahannya terlihat aneh di mata Li SHang Yue. Walau begitu Li Shang Yue terus mengikuti jalannya upacara itu hingga sang wanita di bawah ke kamar sang pria. Li Shang Yue yang penasaran mengikuti mereka semua hingags ampai masuk ke dalam pengantin itu.
Terlihat di atas ranjang dengan hiasan warna merah itu telah duduk sang pengantin wanita yang menunggu pria yang sudah menjadi suaminya itu. Pintu terbuka perlahan pria itu masuk semakin dekat Li Shang Yue langsung membulatkan mata saat melihat pria itu sama persis dengan Kaisar iblis yang di temuinya beberapa saat lalu. Li Shang Yue yang melihat itu tentu saja terkejut namun rasa penasaran itu membuatnya semakin ingin melihatnya lebih dekat lagi.
''Apa dia adalah Kaisar iblis yang di ceritakan ribuan tahun lalu? Jika begitu siapa pengantin yang menjadi Ratu iblis?" guman Li Shang Yue yang mendekati ranjang pengantin.
Li Shang Yue menggeram marah karena dirinya hanya bisa melihat tanpa bisa mendengar apa yang dikatakan oleh mereka berdua membuatnya ingin sekali meninju pria di depannya itu yang belum juga membuka tudung kepala warna merah itu dari sang pengantin.
''Aduh lama sekali sih, tinggal buka apa susahnya. Emang tuh tudung beratnya 100 ton kali ya,'' kesal Li Shang Yue dengan perasaan dongkol.
__ADS_1
Gadis itu menatap pria itu yang mengulurkan tangannya membuka tudung kepala sang pengantin wanita. Li Shang Yue yang memang penasaran akan dengan hal itu segera berfokus menatap ke arah sang pengantin wanita. Namun apa yang dia lihat di balik tudung itu membuatnya membulatkan mata dengan begitu lebar hingga hampir keluar dari tempatnya.
''Apa ini?" guman Li Shang Yue yang langsung mundur ke belakang hingga dirinya terjatuh karena tidak sengaja menginjak gaunnya.
Bersyukur karena dirinya yang tidak bisa di lihat mmebuatnya tidak apa-apa. Wajahnya menjadi pucat melihat wajah sang pengantin wanita di depan sana. Tak percaya dengan penglihatannya Li SHang Yue langsung berjalan mendekat kembali ke arah sang wanita namun semuanya sama tidak ada perbedaan saa sekali melihat wajah itu membuat Li Shang Yue menegang bukan main.
''Bagaimana bisa? Bagaimana bisa wajah wanita ini sama dengan wajahku di kehidupan aku dulu di dunia modern? Bagaimana bisa? Bagaimana bisa wajah yang aku tempati yang aku yakii adalah diriku juga malah tidak sama dengan wajahku yang dulu di zaman modern. Lalu kenapa wajah wanita itu sma dengan wajahku dulu,'' kata Li Shang Yue yang menggigit jarinya.
Ya wajah sang pengantin wanita sama persis seperti wajah Li Shang Yue di Zaman modern yang merupakan Clara tidak ada perbedaan sama sekali. Namun pertanyaannya bagaimana bisa wajah sang wanita sama dengan wajahnya saat menjadi Clara sama. Li Shang Yue berfikir keras untuk merantai dan menyambungkan semua kemungkinan yang ada.
''Apa aku adalah reinkarnasi dari wanita itu? Atau wanita itu adalah aku? Atau dia yang meniru wajahku?Mustahil...! Itu mustahil.Lalu bagaimana bisa semua ini terjadi?" guman Li Shang Yue berfikir keras untuk menemukan jalan keluarnya namun tidak bisa. Hal itu membuat Li Shang Yue semakin frustasi.
Belum cukup sampai disitu tiba-tiba saja Li Shang Yue di tarik masuk ke dalam sebuah kejadian yang membuatnya mengerutkan dahinya melihat pemandangan di depan sana yang membuatnya mengernyitkan alis.
''Perang? Apa hubungannya?" guman Li Shang Yue yang langsung berjalan ke tengah-tengah peperangan hingga matanya menatap ke arah yang menarik perhatiannya.
Di depan sana terlihat Kaisar iblis yang sedang di keroyok dan Kaisar iblis mulai terpojok Li Shang Yue yang melihat itu hanya tersenyum sinis melihat Kaisar iblis yang begitu terfokus pada musuh di depannya tanpa menyadari jika ada lawan lain yang lebih membahayakan. Namun detik berikutnya Li SHnag Yue membulatkan mata saat ada seorang wanita yang berlari menghalangi dan melindungi Kaisar iblis.
Pedang itu menancap sempurna di dada kiri sang wanita yang membuat Li Shang Yue yang langsung terduduk saat merasakan rasa sakit di dadanya yang sangat amat terasa sakit.
''Apa ini? A...,apa dia benar-benar adalah aku di dunia ini?" guman Li Shang Yue yang merasakan rasa sakit di dadanya.
Li Shang Yue menatap ke arah depan sana dimana sang wanita jatuh dalam pelukan sang suami yang kini meraung-raung saat melihat sang wanita telah menutup mata selamanya.
''BERANINYA KALIAN MEMBUNUH RATUKU...! AKAN AKU RATAKAN KALIAN SEMUA....!'' teriak Kaisar iblis dengan lantang.
Li Shang Yue yang melihat akan hal itu sampai tertegun di buatnya. Awalnya Li Shang yue tidak dapat mendengar apa yang dikatakan oleh mereka namun tiba-tiba saja Li Shang Yue mendengar apa yang di katakan oleh Kaisar iblis. Li SHnag Yue dapat melihat dengann jelas bagaimana brutalnya Kaisar iblis yang menyerang mereka dengan membabubi buta dan juga tanpa ampun. Li Shang Yue yang melihatnya sampai tertegun bagaimana tidak sekali tebas puluhan kepala langsung menggelinjang di tanah.
''Gila, ini sangat gila,'' guman Li Shang Yue yang membulatkan mata.
Wussssh
__ADS_1
Lagi lagi Li Shang Yue di tarik paksa di bawah entah kemana lagi membuat gadis itu hanya mengumpat dalam hati.
''Sialan...! Dewa mana yang mempermainkan aku seperti ini. Lihat saja jika aku bertemu dengannya akan aku botaki kepalanya,'' ucap Li Shang Yue dengan perasaan kesal bukan main.
Li Shang Yue membuka matanya perlahan saat merasakan hawa sejjuk di sekitarnya. Dapat di lihat jika saat ini Li Shang Yue berada di taman bunga. Melihat itu Li Shang Yue hanya mengangkat bahunya dengan acuh tak acuh.
''Kau sudah datang?'
Li SHang Yue berbalik menatap ke asal suara namun matanya menyipit saat melihat jika di belakangnya adalah wanita yang sama seperti yang dia lihat tadi.
''Sebenarnya kamu siapa?" tanya Li Shang Yue ketus.
''Aku adalah kamu di kehidupan dulu,'' jawab sang wanita.
Li Shang Yue yang memang cerdas dan juga mulai memahaminya sendiri langsung menganggukan kepala saja. Dirinya tidak peduli walau wanita itu adalah dirinya juga sekarang Li Shang Yue masa bodoh dengan hal ittu.
''Clara apa bisa aku meminta sesuatu kepadamu?" tanya sang wanita.
''Katakan...!''
''Bisakah kamu melepaskan semua pria yang kamu klaim milikmu sekarang dan hanya memiliki Kaisar iblis saja? Aku mau kamu hanay menikahi kaisar iblis saja bukan orang lain,'' ucap sang wanita dengan tegas.
Li Shang Yue yang tadinya menutup mata langsung membuka matanya saat mendnegar permintaan wanita itu yang menurutnya sangat egosi.
''Dengar...! Aku tidak peduli kau siapa. Bagiku aku yang sekarang adalah aku yang sekarang jadi jangan pernah mncoba untuk mengaturku. Apa gunanya jika kamu adalah aku di kehiduapan dulu, jangan mengaturku. Jika kamu ingin menikah dengan Kaisar iblis kembali saja sana jangan suruh aku untuk menikahinya,'' ucap Li Shang Yue dengan datar menatap tajam wanita di depannya itu dengan tajam.
Wanita di depan Li Shang Yue itu langsung menggeram marah saat Li Shang Yue menolak permintaannya. Wanita itu menatap Li SHnag Yue dengan mengeluarkan auranya untuk menekan Li Shang Yue. Li Shang Yue yang merasakan aura dari wanita di depannya itu bukannya takut justru tersenyum sinis ke arah sang wanita.
''Kau ingin bermain rupanya,'' sinis Li Shang Yue yang langsung mengeluarkan semua auranya dan menekan wanita di depannya itu.
Uhukk uhukk
__ADS_1
''Kau...,''