
Cup
''Aku mencintaimu permaisuriku,'' bisik Yang Hong yang setelah mengecup singkat bibir Li Shang Yue.
''Tapi aku tidak mencintaimu,'' balas Li Shang Yue jujur.
Yang Hong yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue rasanya ingin muntah darah sekarang juga. Kenapa wanita di depannya itu tidak mencoba menghibur perasaannya sedikit saja. Jika memang tidak mencintainya tidak bisakah Li Shang Yue berbihing dengan tidak mengatakan hal itu juga terasa gamblang.
Sedangkan Baize yangs ejak tadi berada di sana tentu saja mendengat apa yang dikatakan oleh Li Shang YUe hingga pria itu hanya bisa memegang perutnya menahan tawa yang sepertinya sebentar lagi akan meledak.
''Ya Dewa, kenapa gadis ini sangat jujur. Di luar sana banyak sekali gadis yang dengan suka rela melempar dirinya di atas ranjang si Lord. Akan tetapi, lihat gadis ini. Gadis ini bahkan terang-terangan menolak junjunganku. Benar-benar menajubkan,'' kata Baize dalam hati.
Krucukk
Li Shang Yue melepaskan pelukannya lalu memegang perutnya yang berbunyi sudah di pastikan gadis itu asti kelaparan lagi. Yang Hong dan Baize dengan serentak menatap ke arah Li Shang Yu elalu menurunkan pandangan mereka ke perut rata Li Shang Yue.
''Aku lapar,'' kata Li Shang Yue dengan enteng mendekati kerbau iblis yang sudah mati itu.
''Eits apa yang akan kau lakukan permaisuriku?" tanya Yang Hong dengan nada tajam kepada Li Shang Yue.
''Tentu saja mengambil kerbau jelek itu?" jawab Li Shang Yu edengan enteng.
''Untuk apa?" tanya Yang Hong yang memiliki firasat buruk.
''Tentu saja untuk di makan,''
''Astaga apa yang ada di kepala permaisuriku hingga binatang itu pun ingin dia makan?" kata Yang Hong dalam hati menatap eneh gadis kecil yang terlihat bodoh di depannya itu sayangnya adalah gadis yang sudah di takdirkan untuknya.
''Itu tidak bisa di makan Permaisuri,'' kata Yang Hong dengan lembut.
''Ya sudah carikan aku makanan...! Aku lapar dan tak bertenaga,'' kata Li Shang Yue yang langsung menjatuhkan diri di dekat pohon.
Yang Hong yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue hanya bisa menganga lebar saja. Apa yang terjadi dengan gadis yang terlihat ganas itu tadi kenapa sekarang terlihat seperti anak kecil saja. Yang Hong melirik Baize sebelum menarik kerja belakang sang pengawalnya itu untuk mencari buruan.
''Lord..!''
''Diam...! Kamu harus mengikutiku. Aku tidak akan membiarkan kamu berada disana dan menggoda permaisuriku,'' sentak Yang Hong dalam mode cemburu.
''Yang Hong bukannya aku harus disana menjaga Nona itu? Jika dia kabur bagaimana? Atau bagaimana jika dia di serang oleh binatang buas?" tanya Baize dengan masih mengikuti Yang Hong.
__ADS_1
''Dasar bodoh, apa kamu pikir dengan brutalnya tadi ada binatang iblis yang datang menyerangnya? Bahkan mereka akan langsung kocar kacir saat melihatnya kecuali binatang iblis tingkat tinggi,'' kata Yang Hong dengan kesal.
Baize yang mendengarnya hanya menganggukan kepalanya saja. Siapa yang beranai menyerang gadis kecil dengan kekejaman yang tidak terbantahkan itu. Yang Hong dan Baize menyelusuri hutan mencari buruan yang akan di jadikan makanan untuk Li Shang Yue.
Sedangkan di tempat lain Li Shang Yue dengan enteng berbaring di atas tubuh Snake yang sudah berubah ular putih yang besar. Gadis itu menjadikan Snake sebagai kasurnya membuat Snake hanya bisa meringis.
''Aku bahkan tak ada arinya sebagai makhluk ilahi di tanganmu Yuyu. Lihat tubuhku yang merupakan ilahi ini hanya jadi kasur untukmu,'' kata Snake dengan nada putus apa.
'',Lalu aku harus menjadikan siapa kasurku? Si Long? Mana bisa kulitnya saja keras seperti batu," sinis Li Shang Yue.
''Yuyu aku sedari tadi diam,'' ucap Long dengan nada malas.
''Snake yang mulai, harusnya Snake senang karena aku yang cantik ini mau berbaring di tubuhmu yang jelek ini,'' kata Li Shang Yue dengan enteng.
''Astaga sudah menghinaku malah masih juga beranni memuji dirinya sendiri,'' kata Snake dalam hati dengan mendengus kesal.
''Long, bukannya Vampir itu memang memiliki wanita yang di takdirkannya?'' tanya LLi Shang Yue dengan tenang.
''Ya itu benar, terkadang pasangan mereka tidak menentu ada dari ras iblis atau sesama ras vampir juga. Ada juga beberapa orang yang memiliki pasangan manusia namun semuanya berakhir dengan wanita yang di bunuh atau mereka terpisah dengan paksa,'' terang long dengan suaranya yang datar.
''Kenapa?"
''Jadi aku ada kemungkinan di bunuh?" kaget Li Shang Yue dengan suara ceprengnya.
''Entah, tapi di pria itu aku tidak merasakan niat yang jahat padamu. Tidak ada salahnya kamu menerimanya,''
''Tapi aku sudah berjanji pada seseorang untuk menunggunya,''
''Bukannya kau ingin membangun harem? Ya sudah terima saja, jadi kamu bisa membangung harem,,'' balas Long dengan enteng.
''Iya juga sih, tapi sudahlah saat ini aku akan memperkuat diriku dulu. Setelah itu aku akan mencari tahu siapa aku sebenarnya?" guman Li Shang Yue dengan tenang.
''Aku harus segera mencari buah iblis untuk aku bisa melepaskan rantai meridianku. Setelah selesai aku harus segera keluar dari alam bawah ini,'' kata Li Shang Yue dalam hati.
''Yuyu buah ibllis itu berada di depan halaman utama istana kerajaan Iblis,'' ucap Long.
''Benarkah?" Li Shang Yue menatap penuh binar.
''Benar, jika kamu ingin mengambilnya maka kamu harus memastikan sendiri letaknya,''
__ADS_1
''Baiklah, besok kita akan kesana,'' Li Shang Yue dengan senang hati memikirkan untuk mendapatkan buah iblis itu.
''Kemana?" sahut suara dari belakang.
Li Shang Yue berbalik menatap ke arah asal suara yang ternyata adallah Yang Hong pria tadi yang mengklaim dirinya sebagai permaisurinya. Melihat rusa di tangan pria itu Li Shang Yue langsung melompat turun dari badan Snake yang sebesar raksasa itu.
''Hey kau...!'' tunjuk Li Shang Yue pada Baize.
''Cari kayu bakar....!" titah Li SHnag Yue lagii dengan enteng.
Baize yang mendengarnya hanya bisa mengana lebar dengan apa yang di katakan oleh Li Shang Yue. Bukankah gadis itu tadi disini kenapa tidak mencari kayu bakar pikir Baize/.
Dugh
''Cari kayu bakar...!'' titah Yang Hong yang menendang kaki Baize.
''Astaga tidak Lord tidak permaisurinya, semuanya sama saja. Keduanya sama-sama kejamnya,'' kata Baize dalam hati.
Walau tidak ikhlas Baize tetap melangkahkan kakinya mencari kayu bakar di sekitar itu. Hingga beberapa saat kemudian Baize kembali dengan membawa kayu bakar di tangannya.
''Simpan disini...!'' pperintah Li Shang Yue yang menunjuk arah depan.
Baize hanya menurut meletakan kayu bakar itu di depan Li Shang Yue. Namun matanya langsung membulat sempurna melihat percikan api yang tak biasa.
''HATI-HATI NONA..!'' teriak Baize panik.
''BAIZE...!" teriak Yang Hong yang menghampiri Baize.
''Ada apa? Aku hanya membakar kayu bakar ini. Kenapa kalian sangat panik melihat api?" tanya Li Shang Yue dengan wajah polosnya.
Yang Hong yang ingin memarahi Li Shang Yue tidak jadi karena melihat wajah Li Shang Yue yang begitu polos. Gadis kecil di deoannya itu tetaplah anak kecil yang tidakj tahu apapun selain makanan pikir Yang Hong.
Huuuuuh
Yang Hong menarik napasnya dalam-dalam sebelum menatap kembali ke arah Li Shang Yue yang sibuk mengatur api untuk membakar daging trusa yang meraka bawah.
''Permaisuri, api milikmu bukanlah api biasa. Api adalah hal yang kami takutkan dan hindari karena dia bisa membunuh kami dengan membakar kami. Jika api biasa kami bisa selamat maka dengan api biru surgawi milikmu hanya terkena satu percikan saja maka kami semua akan langsung musnah,'' terang Yang Hong.
''A...APA?"
__ADS_1