
Dengan langkah ringan Li Shang Yue berjalan menelusuri hutan menuju pusat kota tempat balai pusat informasi. Li Shang Yue sengaja berjalan lewat hutan karena ingin melihat keadaan hutan. Setelah beberapa menit berjalan menelusuri hutan akhirnya Li Shang Yue sampai di tempat keramaian. Seperti biasa Li Shang Yue akan berjalan dengan memasang ekspresi datar dan juga tatapan mata yang tajam.
“Apa ini tempat yang kamu katakan Snake?” tanya Li Shang Yue lewat pikiran.
“Benar Yuyu,”`
“Baiklah mari kita masuk.” Li Shang Yue segera masuk ke dalam balai itu.
Baru saja masuk di dalam gedung itu Li Shang Yue sudah bisa melihat banyak orang seperti pendekat baik berkelompok ataupun tidak. Li Shang Yue yang memang tidak mengenal siapapun segera menuju papan informasi.
"Bangau api?” guman Li Shang Yue yang terlihat tertarik dengan misi bangua api itu.
“Bangau api merupakan hewan spiritual level tinggi yang memiliki Tingkat level kekuatan level 9 hampir sampai ke level sempurna yaitu level 10.” Jawab seseorang yang berada di samping Li Shang Yue.
“Hewan Spiritual tingkat 9? Snake apa ada semacam ini?” tanya Li Shang Yue yang tidak terlalu mengerti akan penjelesan orang di sampingnya itu karena ia kurang mencari tahu akan hal itu.
“Itu hewan yang di jadikan hewan kontrak Yuyu,” jawab Snake yang berada di pergelangan tangan Li Shang Yue.
“Apa hewan itu begitu kuat?” tanya Li SHang Yue lagi.
“Setara dengan kekuatan hewan ilahi level Jendral.”
Li Shang Yue menganggukkan kepalanya lalu mengucapkan kata terima kasih pada orang yang telah menjelaskan di sampingnya itu. Walaupun Li Shang Yue dengan jelas tidak terlalu paham dengan apa yang di katakan orang itu tapi tetap saja orang itu telah membantunya menyelesaikan misi.
“Apa kau sendirian? Kalau kau sendirian jika ingin mengambil misi ikutlah dengan kami. Hanya saja di kelompok kami tidak ada seorang wanita.” terang orang itu yang menunjuk teman-temannya yang lain.
Li Shang Yue menatap pria muda yang berbicara di depannya itu lalu melihat teman-teman pria di beakangnya yang memang semuanya laki-laki.
“Bonzhu apa kamu benar-benar mengajak gadis lemah itu untuk masuk di kelompok kalian?”
“Itu benar, gadis itu bahkan tidak bisa di lihat tingkat Kultivasinya. Apa kalian ingin merepotkan diri dengan mengajak dia masuk ke dalam kelompok kalian?”
“Lebih kalian mengajak aku saja di bandingkan dengan gadis lemah itu.”
Teriakan hinaan dan cemoohan terus mereka layangkan kepada Li Shang Yue dan menertawakan kelompok pemuda itu. Li Shang Yue mengepalkan tangannya dengan kuat. Andaikan dia tidak berada di tempat seperti ini sudah pasti akan dia beri pelajaran pada orang-orang itu.
__ADS_1
“Kami yang mengajaknya kenapa kalian yang kesal?”
“Jika dia lemah tak apa kami bisa melindunginya.”
Kedua teman pemuda itu memasang badan mereka untuk melindungi Li Shang Yue. Sontak saja mereka semua langsung terdiam tanpa bisa melakukan perlawanan lagi. Kelompok pria yang menghampiri Li Shang Yue adalah Kelompok yang selalu mengambil misi level menengah dan bahkan sampai level tinggi.
“Apa yang mereka memang masuk akal itu bisa saja aku menjadi beban kalian semua nanti,” timpal Li Shang Yue yang memang tak ingin membuat kelompok.
“Kami tidak merasa seperti itu, jika kamu mau kamu bisa ikut kami dengan suka rela dan jika tidak maka kami juga tidak memaksa.” Kata pria yang menghampiri Li Shang Yue sejak awal.
“Yuyu ada baiknya kami ikut mereka,” terdengar suara Long yang sedang menginterupsi Li Shang Yue agar mengikuti kelompok itu.
“Tapi aku mengambil level tinggi, aku ingin mengambil misi bangau api dan juga Gurita 3 tentakel itu.” Kata Li Shang Yue yang menunjuk misi yang akan dia ambil.
Terlihat jika mereka juga saling melirik satu sama lain sebelum mereka menganggukkan kepala mereka masing-masing.
“Tak apa kami juga mengambil misi level tinggi yaitu memusnahkan Hiu ganas yang berada di desa A.” Sahut Bonzhu.
“Bonzhu bagaimana jika kita ambil misi ini juga,” ucap salah satu ketiga pria lainnya yang menunjuk papan informasi.
Bonzhu melihat ke arah yang di tunjuk temannya yang ternyata misi Yang di tunjuk adalah mengambil sebuah buah berry hitam yang berada gunung bambu.
“Hanya terlihat mudah bukan tentu semua aman karena buah Berry hitam sangatlah langkah dan menjadi bahan utama untuk penawar racun,” terang Li Shang Yue.
“Jika begitu ada kemungkinan jika buah itu akan di jaga sesuatu yang lebih kuat.” Sahut Bonzhu.
Bonzhu terdiam cukup lama memikirkan keputusan apa yang akan dia ambil. Saat ini mereka memang sedang membutuhkan uang tapi sebagai ketua tim dia juga mempunyai tanggung jawab untuk memastikan keselamatan untuk para anak buah atau anggotanya.
“Baiklah kita ambil misi ini, tapi jika kita tidak bisa menghadapi apa yang ada disana kita harus mundur.” Tegas Bonzhu dengan suara datar.
“Siap ketua!”
“Bagaimana apa kau mau mengikuti kami?” tanya Bonzhu lagi kepada Li Shang Yue.
“Baiklah aku ikut!” jawab Li Shang Yue dengan tegas dan yakin.
__ADS_1
“Baiklah kita langsung berangkat,”
“Sekarang?” Li Shang Yue menatap mereka dengan wajah polos.
“Lebih cepat lebih baik Saudari karena kita tidak tahu jika berapa waktu kita menghabiskan atau memerlukan waktu. Kita hanya punya waktu 1 minggu.” Jawab Bonzhu dengan tenang.
“Baiklah,” Li Shang Yue segera ke meja pengawas mengambil tanda pengenal sebagai penjalan misi.
Li Shang Yue yang masuk ke kelompok Bonzhu tidak mendapatkan tanda karena tandanya sudah di pegang oleh Bonzhu. Selain itu, karena Li Shang Yue masuk di kelompok itu maka kelompok Bonzhu menjalankan 4 misi sekaligus.
Setelah menyelesaikan keperluan mereka di balai misi Li Shang Yue dan kelompok Bonzhu segera keluar dari gedung itu.
“Sebelumnya perkenalkan namaku Bonzhu sedangkan mereka teman-temanku. Di sebelah utara itu Fan hu dan yang berada di selatan itu bernama Lou yi sedangkan yang di tengah bernama Hi An” Bonzhu memperkenalkan teman-temannya dengan Li Shang Yue.
“Salam kenal Saudari…,”
“Kalian bisa memanggilku dengan Yuyu saja.” kata Li Shang Yue yang memilih untuk menyembunyikan identitasnya.
“Baiklah mari kita berangkat, Maaf saudari Yuyu jika kamu ingin membeli makanan maka segera beli kami akan menunggu disini.” Kata Bonzhu kepada Li Shang Yue.
“Kalian?”
“Tak perlu memikirkan kami Saudari Yuyu, kami terbiasa makan di hutan dengan berburu hewan.” Kata Hi An.
“Kalau begitu kita makan di hutan saja, aku juga sering makan dengan hewan buruan di hutan.” Balas Li Shang Yue dengan wajah ceria.
“Jika begitu kita berangkat.”
Bonzhu dan teman-temannya segera berjalan di ikuti Li Shang Yue yang sengaja berjalan paling belakang.
“Snake segera pergi ke istana beri perintah pada orang-orang kita untuk menjaga paviliun itu agar tidak di masuki oleh kedua nenek sihir itu.” Bisik Li Shang Yue kepada Snake yang menjadi gelang di pergelangan tangannya.
“Bik Yuyu,” Snake segera merambat turun dari tangan Li Shang Yue.
__ADS_1
“Yuyu kemari! Jangan menjauh seperti itu.” Teriak Lou Yi dengan kencang.
“Ah iya…!”