Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 56


__ADS_3

“Yuyu menjauh!” Fan HU yang tersadar lebih dulu segera menarik pergelangan tangan Li Shang Yue membawahnya ke belakang tubuhnya.


“Hey aku mau kucing itu!”


“Yuyu itu bukan kucing tapi serigala,” koreksi Hi An.


“Itu kucing, kalian tidak lihat dia sangat menggemaskan.”


Uhukkk uhukkk


Mereka yang mendengar apa yang dikatakn oleh Li Shang Yue langsung saling melirik satu sama lain. Gadis apa yang ada di depan mereka itu kenapa serigala segede itu di katakan kucing. Entah matanya yang rabun atau otaknya yang bergeser.


“Hey taring jelek lepaskan kucingku!” Li Shang Yue dengan berani maju 2 langkah menatap tajam dua pria di depannya itu.


“Yuyu kita pergi saja, kami berjanji akan mencarikan kucing seperti itu di hutan lain.” Bujuk Bonzhu kepada Li Shang Yue.


“Itu benar, kami akan mencarikan kucing yang besar bahkan lebih besar dari itu.”


“Apa masih ada?”


“Tentu saja masih ada,”


“Dimana kalian akan menemukannya? Ini adalah serigala salju yang begitu langkah,” sahut Baize dengan nada mengejek.


“Yuyu kita pergi saja, mereka makhluk immortal atau Vampir,” bisik Fan Hu.


“Vampir?” beo Li Shang Yue.


Bukannya takut Li Shang Yue justru semakin mendekat ke arah kedua pria itu. Baize yang melihat itu segera pasang dada untuk sang Lord tapi sang Lord menyingkirkannya hingga berada di sampingnya.


“Kalian Vampir?” tanya Li Shang Yue dengan enteng tanpa rasa takut.


“Itu benar, lalu kenapa?” Baize menatap tajam Li Shang Yue.


“Kalian minum darah hewan apa kalian tidak minum darah manusia?”


“Bisa saja jika…,”


Sretttt


“YEYYYYY DAPAT!”


Semua melongo dengan mulut yang menganga melihat Li Shang Yue dengan enteng menggendong serigala itu yang telah dia dapatkan dari sang Lord.


“Sekarang ini milikku!” Li Shang Yue melebarkan senyum penuh kemenangan ke arah kedua vampir itu.


Uhukkk uhukkk


“YUYU…!”


Fan HU segera meraih LI Shang Yue tapi kalah cepat dengan Sang Lord yang langsung menangkap Li Shang Yue saat oleng.

__ADS_1


Uhukkk uhukkkk


Li Shang Yue menatap aneh saat merasakan sakit di dadanya dan juga memuntahkan darah dari mulutnya.


“Yuyu kamu kenapa? Apa serigala ini beracun?” panik Fan Hu.


“Aku tidak tahu, aku merasakan rasa sakit tapi aku baik-baik saja,” jawab Li Shang Yue dengan suara pelan.


“Nona apa anda mempunyai hewan kontrak? JIka iya berarti hewan kontrak anda saat ini sedang sekarat atau terluka.” Terang Baize.


Deg


Li Shang Yue yang mendengar apa yang di jelaskan pria di depannya langsung tertegun. Tiba-tiba saja ingatan Li Shang Yue kembali ke Snake yang dia tinggalkan di istana.


“Long!”


“Saya Nona,”


“Ke istana sekarang! Pastikan Snake baik-baik saja.” Titah Li Shang Yue dengan tegas.


“Tapi Yuyu…,”


“Pergilah pastikan Snake baik-baik saja dan jangan kembali sebelum kamu memberi pelajaran pada orang-orang itu. Akan tetapi, jangan bunuh mereka biarkan aku yang menyelesaikannya.”


Tatapan mata Li Shang Yue yang tadinya terlihat bodoh dan polos kini telah terganti dengan tatapan mata yang tajam bahkan aura membunuh yang kuat keluar dari tubuhnya.


Uhukkk uhukkk


Long yang tak punya pilihan lain selain menurut segera menghilang di udara seperti angin.


“Nona anda terluka,” bisikan lembut itu membuat Li Shang Yue menoleh ke arah asal suara.


“Menjauh dari kucingku!” Li Shang Yue langsung memeluk serigala putih itu dengan erat.


“Dia sedang terluka bukannya mengkhawatirkan keadaannya justru takut serigala itu aku ambil?” batin sang Lord yang memasang wajah datar pada Li Shang Yue.


Akan tetapi, Baize yang berada di sampinya bisa merasakan tatapan lain dari sang Lord pada gadis mudah di depannya itu.


“Nona anda telah mencuri mangsa saya maka berikan saya ganti rugi,” ucap sang Lord.


“Ganti rugi apa?”


“Saya masih lapar Nona dan makanan saya adalah darah. Jadi…,”


“Baiklah,” potong Li Shang Yue.


“YUYU…!” teriak Fan Hu yang panik.


Mereka semua semakin panik saat Li Shang Yue berjalan mendekat ke arah sang Lord. Sedangkan Lord dan Baize senang karena Li Shang Yue memberikan darahnya dengan sukarela untuk di makan oleh sang Lord.


Wusssh

__ADS_1


“Ini makan. 1 ekor kucing besar ini aku ganti dengan 2 ekor kelinci gemuk ini.”


Pfffft


Baize yang berada di belakang sang Lord langsung membuang muka saat dengan polosnya Li Shang Yue menyodorkan dua ekor kelinci pada sang Lord.


Sedangkan sang Lord terdiam kaku menatap Li Shang Yue yang dengan senyum manis menyodorkan dua kelinci itu padanya.


“Nona aku tidak…,”


“Aku tidak peduli! Kamu mau ambil atau tidak jika tidaka akan aku masukan lagi.”


“Berikan!”


Li Shang Yue yang sudah menarik kelinci itu segera menyerahkan kembali ke arah sang Lord. Sang Lord segera menerima kelinci itu tapi bukannya memakannya justru memeluk kelinci itu dengan hangat.


“Sekarang kita impas,” kata Li Shang Yue dengan segera berbalik.


“Bagaimana bisa itu impas Nona? Tuanku butuh banyak darah agar dia kenyang,”


“Ya sudah berikan saja darahmu, kalau aku sih nggak mau.”


“Mana…,”


“Baize diamlah!”


Glek


“Ayo kita pergi,” ajak Li Shang Yue yang langsung pergi begitu saja.


Fan Hu dan lainnya menoleh ke arah kedua Vampir itu yang masih terdiam kaku di tempat. Tak ingin mencari masalah Fan Hu dan yang lain segera berbalik mengikuti Li Shang Yue.


Wussssh


"Tunggu!"


Li Shang Yue membulatkan mata saat melihat sang Lord yang berada di depannya itu. Padahal jelas-jelas tadi berada di belakang sana.


"Namaku Zhou Yang…,"


"Tidak bertanya." Li Shang Yue melewati Zhou Yang begitu saja.


"Kamu tidak bertanya tapi suatu saat kamu akan mengetahui aku,Mate sang Permaisuriku." Guman Zhou Yang dengan senyum tipis.


Uhukkk uhuk


"Lord…!" Baize yang melihat sang junjungan memuntahkan darah segera menghampirinya.


"Kita harus kembali ke istana sekarang juga Lord,"


Baize segera membuka portal lalu masuk ke dalam portal menuju istana yang di maksud Baize. Sampai disana Baize memanah tubuh Zhou Yang yang sudah lemas dan keringat dingin membasahi tubuhnya.

__ADS_1


"Putraku…!"


__ADS_2