Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 143


__ADS_3

“Untuk memutuskan rantai jiwa pilihannya hanya ada dua. Pertama menggunakan kekuatan gelap untuk memutuskannya dan kedua menggunakan tubuhmu sebagai penghalang petir penyiksaan setelah itu jika selamat maka gunakan pedang kematian untuk memutuskan rantainya. Namun jika kau gagal maka akibatnya juga ada dua pertama kamu menggantikan posisinya atau kedua jiwamu akan hancur dan tidak bisa bereinkarnasi lagi,” 


Suara itu bukan suara Nino melainkan suara Long yang menjelaskan semuanya secara rinci. Entah apa maksud dan tujuannya hingga Long mengatakan hal yang sangat beresiko itu. Terlihat Li Shang Yue yang diam mematung dengan menatap sosok di depannya itu dengan pandangan yang sulit di artikan.


“No..Nona jika pedang kematian bisa menyerap energi petir penyiksaan maka Nona bisa memutuskan rantai terakhir dantian Nona,”


Terdengar suara Nino yang membuat Li Shang Yue langsung tersenyum tipis.


“Snake, White  keluarlah..!” panggil Li Shang Yue yang langsung memanggil Snake dan White.


Wusssh


Sosok pria tampan dengan seekor serigala putih langsung berada di samping Li Shang Yue.


“Kalian kembali ke kediamanku, katakan pada ayah dan Gege jika aku sedang melakukan pelatihan tertutup,” kata Li Shang Yue yang memberi perintah.


“Baik Yuyu,” Snake dan White langsung pergi.


Tiba-tiba langit menjadi hitam dengan hawa yang mencekam membuat yang melihat dan merasakannya akan langsung ketakutan. Sayangnya apa yang terjadi itu hanya akan di rasakan orang yang berada di dalam hutan kematian lapisan kesembilan.


Sedangkan sosok itu yang melihat langit dari lubang di atas goa langsung saja panik.


‘‘Gadis kecil, cepat pergi…!” teriak sosok itu yang panik karena dia tahu dia akan mendapatkan sambaran petir tapi jika gadis kecil di depannya itu tidak pergi maka gadis kecil itu juga akan celaka.


“Aku akan berjaga,”


Tiba-tiba saja Long berada di samping Li Shang Yue membuat gadis itu langsung tersenyum kecil.


“Berapa sambaran petir yang akan menyambar?” tanya Li Shang Yue dengan tegas.


‘‘Tujuh kali, tapi cukup 5 saja jika kamu mampu kamu bisa melawan dengan mengembalikan serangan itu ke asalnya,” bisik Long dengan senyum penuh arti.


“Gadis kecil apa kau gila….! Cepat pergi sebentar lagi petir akan menyambar…!”


“Aku akan membebaskanmu,” kata Li Shang Yue dengan senyum manisnya.


Deg


Sosok itu langsung tertegun saat mendengar apa yang dikatakan gadis kecil di depannya itu. Pasalnya dia tahu cara membebaskannya sangat beresiko. Semua hasil akhirnya adalah satu hanya ada kematian.


Wusssh


Li Shang Yue langsung terbang melayang di atas sosok itu bersamaan dengan petir menyambar ke arah sosok itu tapi karena ada Li Shang Yue Yang menghalangi maka secara otomatis petir itu mengenai Li Shang Yue.

__ADS_1


JEDAR…


“GADIS KECIL…!” tanpa di sadari sosok itu menatap kosong ke arah Li Shang Yue.


JEDARRR


JEDARRRR


JEDARRR


Uhukkk uhukkk


Li Shang Yue langsung terbatuk-batuk darah saat petir keempat menyambar tubuhnya.


“GADIS KECIL PERGILAH….!” teriak sosok itu lagi.


Matanya memerah menahan amarah dan juga air mata. Selama ratusan tahun ia terkurung tak ada satu orang pun yang datang padanya. Dengan umur ribuan tahun bahkan orang tuanya tak menatapnya sama sekali. Wanita yang melahirkannya justru membuangnya lalu kenapa gadis kecil itu mempertaruhkan nyawanya untuk dirinya.


Tangannya memberontak untuk melepaskan diri dari rantai yang mengikatnya selama ratusan tahun itu. Dulu dia hanya akan diam menerima setiap hukuman yang akan di berikan oleh langit padanya. Namun kali ini melihat sosok gadis kecil yang mempertaruhkan nyawanya hanya untuknya sosok itu ingin terlepas dari semua itu.


Sedangkan di sisi Li Shang Yue gadis itu menggertakan giginya menahan sakit yang luar biasa. Tubuhnya sudah penuh akan luka karena petir itu bukan seperti petir biasa melainkan seperti cambuk yang melilit badan korbannya.


“Sialan, siapa yang berani melakukan ini…?Bagaimana bisa mereka menyiksa orang dengan tidak berperasaan seperti ini. Walau dirinya yang merupakan iblis haruskah mereka menyiksanya dengan tak manusiawi seperti ini?” geramLi Shang Yue dalam hati.


Tanpa di ketahui setetes air mata jatuh dari pemilik mata emas itu. Sosok itu menatap sendu Li Shang Yue yang sudah sangat memprihatinkan namun sosok itu masih tetap membuka matanya.


“Yuyu, aku semakin yakin jika kau adalah dia. Tak di sangka kau kembali setelah aku menyerah pada keberadaanmu. Di kehidupan mu kali ini aku berjanji akan melindungi kamu sebaik mungkin. Aku tak akan membiarkan kau kembali berkorban lagi,” kata Long dalam hati menatap Li Shang Yue dengan mata yang berkaca-kaca.


Gerumuh di langit semakin memekikan telinga dengan awan gelap yang menutup bulan hingga kini di langit tidak ada lagi cahaya.


“Yuyu bersiaplah, petir kelima akan datang…!” teriak Long dari bawah.


Sosok yang sedang memberontak itu langsung membelalakan matanya. Sosok itu langsung menatap tajam Long dengan tatapan yang menusuk.


“APA YANG KAU LAKUKAN? CEPAT BAWAH PERGI GADIS ITU DARI SANA…! APA KAU INGIN MEMBUNUHNYA HA…?” bentak sosok itu dengan amarah yang berada di ubun-ubun.


JEDARRRRRRR


“Gadis kecil,” lirih sosok itu yang melihat sosok Li Shang Yue menutup matanya.


Namun mata sosok itu langsung membulat sempurna saat pedang di tangan kanan Li Shang Yue bersinar terang dengan sinar yang seperti petir.


JEDARRRR

__ADS_1


WUshhhhh


Dengan kekuatan yang tersisa Li Shang Yue langsung mengangkat pedangnya menghantam petir yang menyambar di ikuti dengan petir ketujuh.


JEDARRRRR


Cahaya di pedang kematian milik Li Shang Yue bersinar terang dengan cahaya hitam di sekelilingnya.


“RASAKAN ITU SIALAN…!” teriak Li Shang Yue yang langsung menghunuskan pedangnya ke arah langit bersamaan dengan suara ledakan yang membuat seluruh daratan terguncang.


Bruk


‘’GADIS KECIL/ YUYU…!” teriak sosok itu dan juga Long yang berbarengan.


Long dengan gerakan cepat langsung menghampiri LI Shang Yue yang terjatuh tak sadarkan diri.


‘‘Maafkan aku, aku kira kau sudah cukup kuat akan hal itu. Tapi dengan ini aku mengetahui identitas aslimu. Yuyu aku sangat bahagia karena lagi-lagi aku menjadi tunggananmu,” guman Long yang mengangkat Li Shang Yue yang tak sadarkan diri.


“Kenapa kau membiarkannya untuk menahan semua itu? Dia hanyalah gadis kecil, bagaimana bisa menahan siksaan petir itu?” geram sosok itu pada Long.


Ingin sekali sosok itu menghajar Long namun mau di apa dia tidak bisa melakukannya. Matanya lagi-lagi menatap sendu ke arah Li Shang Yue yang tak sadarkan diri.


“Gadis kecil kamu harus bertahan, kamu tidak boleh mati. Aku masih ingin melihatmu,” batin sosok itu yang menundukan kepala menyembunyikan air mata yang sudah siap akan meluncur.


Sedangkan di sisi lain Li Shang Yue berdiri di padang rumput dengan ribuan kupu-kupu yang  mengelilinginya.


“Kau sudah datang?”


Tanpa menoleh Li Shang Yue tahu jika sosok itu tak lain adalah Putri Li Shang Yue yang asli.


“Jika ingin bertanya maka tanyakanlah. Aku akan menjawab jika itu aku bisa menjawabnya,” kata Putri Li Shang Yue yang asli.


“Siapa aku? Kenapa aku merasa jika apa yang aku gunakan dan aku alami sekarang seperti…, aku merasakan jika aku memang harus seperti ini. Kenapa aku merasa jika tubuh ini memang seperti tubuhku yang asli bukan tubuhmu?”


Putri Li Shang Yue yang mendengar itu langsung tersenyum tipis dengan mata yang menatap teduh Li Shang Yue.


“Sudah aku katakan jika aku adalah kamu namun kamu bukanlah aku. Kamu bisa berubah menjadi aku tapi aku tidak akan pernah bisa menjadi sepertimu,” jawab Putri Li Shang Yue yang asli.


Mendengar akan hal itu membuat Li Shang Yue terpaku beberapa saat. Apa yang menggambarkan hal yang seperti di katakan oleh Putri Li Shang Yue yang asli itu.


“Tidak perlu berpikir keras, kamu juga akan mengetahuinya nanti,” 


“Lalu siapa ayah kandungku maksudku siapa ayah kandungmu? Di dalam surat itu Ibunda mu hanya menulis jika ayahmu adalah pria yang memiliki kekuatan tinggi dan berada di dunia lain? Apa maksud semua itu?”

__ADS_1


__ADS_2