Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 73


__ADS_3

“Hari ini kamu tidak akan lepas Putri Wei Rong karena dimanapun kamu bersembunyi akan aku hancurkan persembunyianmu itu.” Kata Li Shang Yue dengan senyum miring.


Deg


Entah kenapa Putri Wei Rong yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li SHang Yue menjadi merinding. Belum sempat bereaksi sebuah cahaya biru meleset k arahnya hingga mengenainya dengan keras.


Brakk


“PUTRIKU..!”


“WEI RONG…!”


Uhukk uhukkk


Putri Wei Rong terbantuk-batuk darah saat dirinya mendarat di tanah. Belum sempat bereaksi Li Shang yue sudah berada di depannya menghantam dada kiri Putri Wei Rong yan langsung membuat Putri Wei Rong terpental dan jatuh berada di depan Kaisar Li bersama rombongannya.


“LI SHANG YUE BERANINYA KAU MELUKAI PUTRIKU…! AKAN AKU BUNUH KAU HARI INI JUGA.” teriak Selir Hua Rong yang langsung meleset menyerang Li Shang Yue.


Li Shang Yue yang melihat Selir Hua Rong yang menuju padanya hanya tersenyum sinis sebelum mengayunkan pedangnya ke udara menuju Selir Hua Rong.


Wussssh


BRUK


“Selir…!” Kaisar Li yang melihat selirnya terbang dan menghantam tembok hanya bisa berteriak panik.


Mata Kaisar Li memerah karena menahan air mata menatap ke arah Li Shang Yue yang berwajah datar. Namun saat melihat wajah Li Shang Yue Kaisar Li langsung tertegun. Kaisar Li bisa melihat langsung jika saat ini LI SHang Yue benar-benar berada di ambang kemarahan yang besar.


“Kenapa kamu menyerang saudaramu?” tanya Kaisar Li yang menatap Li Shang Yue dengan nanar.


“Berani mengusikku maka akan aku balas dengan berkali lipat,” jawab Li Shang Yue datar.


“Siapa yang mengusikmu Shang Yu er? Wei Rong tidak..,”


“BERHENTI BERPURA-PURA BODOH SIALAN…! KALIAN PIKIR AKU TIDAK TAHU APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA ORAMNG-ORANG YANG AKU REKRUT HA…? KALIAN MEMBUNUHNYA DAN ITU SEMUA JUGA ADA HUBUNGANNYA DENGANMU KAISAR SIALAN..!” teriak Li Shang Yue dengan bergebu-gebu.


Deg


Kaisar Li yang mendengar ucapan kasar dan umpatan Li SHang Yue langsung tertegun di tempat. Kaisar Li tidak menduga jika sngat cepat Li Shang YUe menemukan kebenarannya.


“Ayahanda terpaksa melakukan itu Shang Yu’er, apa yang dikatakan oleh Selir Hua Rong itu benar adanya. Ayahanda takut kamu menjadi pemberontak di…,”

__ADS_1


Ucapan Kaisar Li tidak selesai langsung di potong oleh Li Shang Yue yang tak akan menerima alasan apapun Kaisar Li memusnahkan orang-orangnya.


“DULU AKU TIDAK MEMIKIRKAN AKAN ITU TAPI SEKARANG AKU MEMIKIRKANNYA. JANGAN MENYESAL KARENA AKU MENJADI PEMBERONTAK KARENA ITU KALIAN YANG MENGUBAHKU SEPERTI ITU. KALIAN MEMBUNUH 100 ORANG-ORANGKU KAN? MAKA AKU AKAN MEMBUNUH 200 ORANG KALIAN.”


Jedarrrr


“LI SHANG YUE KAMU BENAR-BENAR HARUS DI HUKUM..!” bentak Kaisa Li yang mengayunkan cambuknya ke arah Li Shang Yue.


Ctasss


Ahhh


“Gege…!”


Cambuk itu memang mengenai seseorang namun bukan Li Shang Yue yang di kenainya melainkan Jendral Xin yang berlari menghalau cambuk itu hingga mengenai dirinya.


“JENDRAL XIN…! APA YANG KAU LAKUKAN KENAPA MELINDUNGINYA…?” bentak Kaisar Li yang begitu murka.


“Maaf Yang Mulia Kaisar tapi saya tidak akan membiarkan siapapun untuk melukai meimei saya,” jawab Jendral Xin dengan berani.


“MEIMEI..?”


Mendengar jawaban Jendral Xin tentu saja hal itu membuat Kaisar Li bertambah marah.


“Jendral Feng apa-apaan ini bagaimana kau mengajari putramu sopan santun untuk tidak ikut cambuk urusan orang lain!” bentak Kaisar Li kepada Jendral Feng yang berada di belakang.


Ternyata rombongan Kaisar Li ada Jendral Xin dan Jendral Feng di belakangnya. Kedua jendral itu tadi sengaja berjalan ke arah kediaman Putri Wei Rong karena mereka mendengar sebuah ledakan yang berasal dari kediaman Putri Weui Rong.


“Apa yang dilakukan oleh Putra saya sudah benar Yang Mulia. Kami akan menjaga keluarga kami dari bahaya apapun walaupun harus menyerahkan nyawa kami sebagai taruhannya,” jawab Jendral Feng dengan tenang.


Kaisar Li yang tadinya berharap jika Jendral Feng akan memarahi Jendral Xin yang sebagai putranya sudah merasa senang. Namun saat mendengar apa yang di ucapkan Jendral feng barusan membuat Kaisar Li kaget bukan main. Dengan kepala yang patah-patah Kaisar Li segera berbalik menghadap ke arah jendral Feng yang masih berdiri kokoh tanpa merasa takut sama sekali.


“APA MAKSUDNYA JENDRAL FENG? KALIAN JUGA INGIN JADI PEMBERONTAK DENGAN MENGIKUTI APA MAU GADIS SIALAN ITU..?”


“Hati-hati Yang Mulia karena gadis yang Yng Mulia katakan gadis sialan itu dalah putri kesayanganku!” balas Jendral Femh.


Deg


Entah kenapa Kaisar Li merasakan perasaan sakit saat mendengar Jendral Feng mengklaim Li Shang Yue sebagai putri kesayangannya.


“KALIAN BENAR-BENAR HARUS DI HUKUM…!” teriak Kaisar Li yang menyerang Jendral Feng dengan cambuknya.

__ADS_1


Srentg…


Cambuk Kaisar Li langsung terbelah dua saat cahaya biru menebas cambuknya hingga terbagi menjadi bagian. Li Shang Yue yang melihat itu sampai menganga sendiri.


‘Sejak kapan pedang ini setajam itu?’ batin Li SHang Yue yang ikut menatap pedang di tangannya dengan penuh akan tanda tanya.


Sedangkan Kaisar Li sendiri kaget saat cambuk andalannya rusak bahkan sampai terpotong.


‘Anak itu senjata apa yang digunakannya hingga sampai sekali tebasan bisa memutuskan senjata kuat Kaisar Li.’ batin Jendral Feng yang melihat ke arah Li Shang Yue.


‘a\Astaga wajah apa? Kenapa di saat seperti ini dia hanya menunjukan wajah bodoh seperti itu?’ guman jendral Feng yang melihat wajah Li Shang Yue yang hanya bisa melongo dan mengerjap polos.


‘‘Coba lagi ah,’’ guman Li Shang Yue yang langsung berbalik menghadap kediaman Putri Wei Rong.


Wushhhh


BRAK


BRUK


SREK


Dalam sekejap mata bangunan mewah di depannya langsung runtuh hingga ratah dengan tanah. Kaisar Li yang melihat itu bertambah murka saat melihat kediaman putri kesayangannya hancur dan rata dengan tanah.


“PUTRI TAK BERGUNA…!”


Kaisar Li berlari ke arah Li Shang Yue mendaratkansebuah pukulan pada Li SHang Yue namun sebelum pukulan itu mendarat pada Li Shang Yue ada tangan lain yang menghalau serangan itu.


Hap


“ARON….! APA YANG KAU LAKUKAN HA…?”


Kaisar Li langsung menghantamkan tangannya pada tangan Aron sang pengawal pribadi miliknya hingga keduanya mundur beberapa langkah.


“Untuk apa kamu menghalangiku Aron? Gadis sialan itu telah membuat putriku dan istriku sekarat seperti ini.”


“Yang Mulia, apa Yang Mulia masih ingat perkataan saya 15 tahun yang lalu?” bukannya menjawab Aron justru bertanya balik.


“Perkataan yang mana Aron? Jangan membuat aku marah hingga membunuhmu disini.” Marah Kaisar Li yang merasa di permainkan.


“Saya berada di sisi Yang Mulia karena perintah dari Permaisuri, Yang Mulia Permaisuri berpesan untuk melindungi orang yang dia sayangi dan cintainya selama ini saya berusaha melindungi Yang Mulia dan juga Yang Mulia Putri Li Shang Yue secara diam-diam. Namun, melihat sikap anda pada Putri Li Shang Yue hari ini membuat saya sadar bahwasannya saat ini yang harus saya lindungi bukan lagi anda melainkan Putri Li Shang Yue. Jika Yang Mulia Permaisuri masih hidup dia juga akan memilih Yang Mulia Putri LI Shang Yue daripada Anda.”

__ADS_1


__ADS_2