
Ceklek
Yuren sangat kaget saat masuk ke dalam kamar yang menjadi tempat Li Shang Yue melihat sosok yang sudah lama menghilang itu kini berada di kamar itu. Walau terdapat banyak perubahan namun sekali lihat saja Yuren tahu jika gadis yang berdiri di depannya adalah Li Shang Yue. Wanita yang sangat dia hormati karena dia telah menyelamatkannya berulang kali.
''YUYU...!'' teriak Yuren yang langsung berlari memeluk Li Shang Yue.
Li Shang Yue yang melihat Yuren yang berlari ke arahnya hanya bisa merentangkan tangannya menerima pelukan hangat dari Yuren gadis muda yang dia anggap sebagai kakak walau pun Yuren tetap tidak mau jika dia panggil dengan sebutan Jie jie.
''Nona kemana saja selama ini?" tanya Yuren setelah puas memeluk Li Shang Yue.
Awalnya Yuren seperti biasa datang membersihkan kamar Li Shnag Yue seperti sebelum-sebelumnya. Walau Li Shang Yue tidak pernah ada di dalam kamar itu namun, Yuren tetap membersihkan dan merawat kamar itu seperti ada penghuninya saja. Yuren tidak pernah menyangka jika hari ini dia menerima kabar baik karena orang yang mereka tunggu dan di rindukan selama ini akhirnya kembali dalam keadaan yang sehat.
''Aku hanya melakukan pelatihan tertutup saja. Tidak ada yang perlu di khawatirkan,'' kata Li Shang Yue dengan tersenyum lembut ke arah Yuren.
''YUYU...!''
Li Shang Yue yang mendengar akan suara itu langsung saja menoleh ke arah pintu disana berdiri beberapa orang pria yang tak lain dan tak bukan adalah teman-temannya dan juga ada Yang Hong yang menatapnya dengan tatapan penuh kerinduan.
''Kalian ..., ''
Mereka semua menghampiri Li Shang Yue dengan wajah yang senang karena orang yanng mereka tunggu akhirnya kembali. Yang Hong yang merasakan kerinduan yang teramat pada gadis itu segera bergerak ingin memeluk Li Shnag Yue. Namun, ternyata gerakannya kalah jau dari gerakan seseorang yang langsung memeluk Li Shang Yue dengan erat.
__ADS_1
''Akhirnya semuanya selesai. Aku sangat merindukanmu, sangat sangat merindukanmu Mei Mei,'' bisik Lay yang meneteskan air matanya di bahu Li Shang Yue.
Deg
Semuanya langsung tertegun saat Lay mengucapkan kata Mei Mei pada Li Shang Yue yang merupakan panggilan adik perempuan. Di tambah dengan Lay yang menangis membuat mereka semakin kaget terutama May Yun dan Chan Si mereka berdua adalah teman Lay yang paling dekat mereka tahu Lay sangatlah dingin dan tidak tersentuh tapi mengapa sekarang mereka bisa merasakan jika Lay sangat menyayangi Li Shnag Yue. Sebenarnya keduanya sudah merasakan hal itu semenjak dari awal mereka mengikuti Li Shang Yue karena Lay lah yang mengangkat tangannya pertama kali untuk mengikuti Li Shang Yue.
Selain itu, baik Chan Si maupun May Yun sering kali mereka memergoki Lay yang sedang memerhatikan Li Shang Yue secara diam-diam dan sembunyi-sembunyi. Bahkan mereka mengira jika Lay menyukai Li Shang Yue namun, berulang kali Lay mengatakan jika perasaannya bukan perasaan pada pria untuk wanita.
Sedangkan di sisi lain Li Shang Yue merasakan hal yang sama saat merasakan pelukan Lay yang sangat nyaman dan membuatnya aman. Selain itu, gadis itu juga merasakan perasaan akrab dan terasa di lindungi oleh Lay.
''Sebenarnya ada apa denganku? Apa aku jatuh cinta pada Lay? Tapi itu tidak mungkin. Aku tahu perasaan ini bukan perasaan sayang sebagai cinta melainkan rasa ..., rasa yang sama saat aku bersama dengan Xin Gege,'' kata Li Shang Yue dalam hati.
''Bagaimana kabarmu?" tanya Lay dengan suara lembutnya.
''Aku baik-baik saja,'' jawab Li Shang Yue seadanya saja karena dia juga amsih bingung dengan apa yang harus dia lakukan seperti ini.
''Bersabarlah sebentar lagi semuanya akan segera berakhir. Kita akan kembali bersama dengan yang lainnya. Menunggu waktu itu kamu harus kuat lebih kuat dari yang ini. Kekuatan kamu sekarang memang kuat tapi ini tidak cukup di masa depan perang sedang menunggumu. Kamu harus akan siap hal itu,'' ungkap Lay yang lagi lagi mengecup kening Li Shang Yue membuat gadis itu lagi lagi tertegun.
''Sebenarnya siapa kamu?' tanya Li Shang Yue dengan menatap Lay penuh curiga.
''Seseorang yang akan melindungimu dari apapun, seseorang yang memiliki hubungan darah denganmu..!'' ucap Lay dengan mantap.
__ADS_1
Sudah cukup dirinya menahan dan menutup mata selama ini. Hanya dia yang tahu bagaimana dia harus menahan keinginannya untuk tidak memeluk gadis kecil yang merupakan adiknya sendiri. Puluhan tahun ia menunggu sang adik dan sekarang dia tidak bisa menahannya lagi.
''Apa maksudnya?" tanya Lii Shang Yue yang tidak mengerti dengan apa yang baru saja di katakan oleh Lay padanya.
''Bersabarlah sebentar lagi semuanya akan langsung terbuka. Untuk saat ini kamu hanya perlu tahu aku adalah salah satu keluarga kandungmu Yue'er. Semua kebenaran akan segera kamu ketahui namun sebelum itu kamu harus mencapai tingkat Kultivasi kamu di Level Dewa Dewi karena tempat yang akan kita kunjungin tidak berada di alam tengah ini,'' terang Lay yang langsung berbalik pergi.
Namun saat sejajar dengan Yang Hong Lay langsung menoleh dan menatap datar pria yang juga menatap tajam dan dingin ke arahnya. Lay tersenyum miring sebelum berbisik ke arah Yang Hong.
''Jaga dia baik-baik dan jangan pernah mencoba mengkhianatinya jika itu terjadi aku yang akan membawanya pergi dari hidupmu,'' ancam Lay.
Yang Hong yang mendnegarnya hanya tersenyum dingin sebelum menganggukan kepala saja sembari berkata, ''Anda jangan lupa saya adalah bangsa vampir dimana pasangan dan takdir kami telah di takdirkan untuk memiliki pasangan seperti apa. Jika aku menyakitinya maka aku juga akan merasakannya hal terburuknya adalah bukan aku yang akan memiliki selir tapi dia yang sudah menjadikan aku selir,'' kata Yang Hong dengan wajah sedikit kesal.
''Aku harap kau tidak seperti bajingan satu itu,'' ucap Lay yang langsung berlalu pergi.
Yang Hong hanya melirik Lay yang keluar dari kamar itu dengan tatapan tajam dan dalam. Tentu saja Yang Hong yahu siapa bajingan yang di maksud oleh Lay namun dia tidak ingin mengatakannya biarkanlah Li Shang Yue mengetahuinya sendiri dengan begitu dia bisa lihat dan percaya.
''Jika bukan kamu yang mencegahnya aku sudah membunuh si brengsek itu. Namun, aku akan menunggu di saat Yuyu sendiri yang menemukan kebenarannya. Aku hanya berharap semoga Yuyu tidak sakit hati nantinya,'' kata Yang Hong dalam hati menatap lembut gadis di depannya yang tak lain dan tak bukan adalah Li Shang Yue.
Yang Hong berjalan mendekati Li Shang Yue memeluk wanita yang sangat dia rindukan itu. Bahkan Yang Hong menghirup dalam-dalam aroma Vanila dan aroma kayu yang terasa manis dari tubuh Li Shang Yue. Sebenarnya aroma Li Shang Yue memiliki aroma Lavender akan tetapi, bagi bangsa Vampir sudah ciri khas mereka jika mate mereka memiliki Aroma Vanila dan kayu manis.
''Aku merindukanmu sayang,'' bisik Yang Hong di telinga Li Shang Yue.
__ADS_1