
Wusshhhh
Tiba-tiba saja sebuah asap putih menyelimuti kucing gembul itu. Hingga saat asap putih itu memudar semua orang langsung kaget saat melihat wujud asli dari kucing gembul yang mereka tertawa tadi.
Di antara Li Shang Yue dan Jendral Xin berdiri seekor harimau putih yang begitu besar.
Roarrrr
“Manusia rendahan berani sekali kalian menghina Dewi penolongku…!”
Terlihat harimau itu yang menggeram marah menatap nyalang mereka semua seperti melihat mangsanya. Sang harimau sangat marah saat mendengar orang-orang itu menghina dan merendahkan gadis kecil yang telah ia anggap penolongnya itu.
“Harimau surgawi…!” pekik seorang panatua menatap penuh takjub harimau itu.
“Itu Harimau Surgawi?”
“Ya Dewa itu benar-benar Harimau Surgawi, bagaimana bisa Nona Feng memberikannya begitu saja?”
“Sangat beruntung Jendral Xin tak perlu bersusah payah untuk mendapatkan harimau itu,”
“Mungkin ini juga kenapa Nona Feng terlambat datang,”
“Lihat, Nona Feng terluka hampir di seluruh tubuhnya. Lihat wajah dan juga pakaiannya sobek-sobek. Itu pasti karena menghadapi harimau itu,”
“Nona Feng sepertinya sengaja tidak melawan karena tidak ingin melukai Harimau itu,”
“Ah sungguh baik hati Nona Feng,”
Bisik-bisik rasa kagum itu mulai terdengar di telinga Li Shang Yue dan juga Jendral Xin. Li Shang Yue tersenyum penuh kemenangan karena terbukti jika banyak yang iri dengan apa yang ada di tangannya tadi. Sedangkan Jendral Xin tentu saja merasa kaget sekaligus bahagia karena bisa melihat dan mengontrak hewan kontrak yang sekuat harimau itu. Namun di detik selanjutnya Jendral Xin langsung tersadari lalu menatap ke arah Li Shang Yue dipandanginya sang adik dari ujung kaki sampai ujung rambut.
Jendral Xin seperti tertampar kenyataan saat melihat Jika banyaknya luka di seluruh tubuh Li Shang Yue. Tak hanya tubuh yang luka akan tetapi wajah cantik sang adik pun kini terluka. Tiba-tiba saja rasa bersalah itu membelunjak merasa bersalah karena tidak bisa melindungi Li Shang Yue.
__ADS_1
“Mei-mei harimau ini pasti sangatlah kuat, gege juga yakin jika kamu pasti sudah berusaha dengan keras untuk menangkapnya agar bisa memberikannya pada gege bukan?” tanya Jendral Xin yang langsung di balas anggukan kepala oleh Li Shang Yue.
“Tentu saja, aku sangat berusaha untuk mendapatkannya untuk gege,” kata Li Shang Yue dengan senyum riang di wajahnya.
“Gege sangat senang, tapi Yue’er gege tidak bisa menerima pemberian kamu yang sangat berharga ini. Gege adalah laki-laki, gege juga bisa menjaga diri sendiri. Lebih baik kamu menjadikan hewan ini sebagai hewan kontrak kamu saja,” kata Jendral Xin yang mengelus lembut kepala Li Shang Yue.
“Kenapa? Apa dia kurang kuat?” tanya Li Shang Yue dengan polos.
Mendengar pertanyaan polos Li Shang Yue orang yang mendengarnya langsung tersedak ludah mereka sendiri. Bagaimana bisa gadis itu mengatakan jika harimau surgawi kurang kuat apa dia sangat tidak tahu.
Harimau Surgawi adalah binatang spiritual yang sangat kuat dengan tingkat yang bisa menembus binatang spiritual ilahi. Harimau itu konon katanya sangatlah arogan dan sombong yang selalu mencari lawan untuk adu kekuatan. Namun mereka mendengar jika harimau itu sering kali mengadu kekuatan dengan rubah yang selalu berakhir sama-sama sekarat. Lalu bagaimana bisa Li Shang Yue membawa hewan paling arogan itu?
“Bukan kurang kuat Yue’er, harimau ini sangatlah kuat tapi ada baiknya jika kamu menjadinya hewan kontrak agar kamu bisa memiliki pelindung,” terang Jendral Xin dengan lembut.
Li Shang Yue yang mendengarnya langsung tersenyum manis karena merasa di perhatikan oleh sang kakak. Li Shang Yue mendekat ke arah Jendral Xin lalu mulai berjinjit membisikan sesuatu kepada Jendral Xin.
“Yue’er juga punya kok tapi musuh bebuyutan si harimau itu,” bisik Li Shang Yue yang melirik harimau besar yang berada di belakang mereka.
“Maksudnya tuh, aku ambil rubahnya si gege ambil harimaunya,” bisik lagi Li Shang Yue.
Sontak saja apa yang dibisikan oleh Li Shang Yue pada Jendral Xin membuat Sang Jenderal langsung berteriak kaget.
“APA…? BAGAIMANA BISA?” teriak Sang Jenderal yang melototkan matanya.
“Tentu saja bisa, apa yang tidak bisa dilakukan oleh seorang Yue’er,” ucap Li Shang Yue dengan penuh percaya diri.
Melihat senyum bahagia dan percaya diri yang dimiliki oleh Li Shang Yue membuat jenderal Xin merasa gemas hingga memeluk sang adik.
Dari kejauhan sana ternyata Jendral Feng sudah memperhatikan interaksi antara Li Shang Yue dan juga Xin Qion yang merupakan Putra kandungnya. Jendral Feng merasa senang karena kedua anaknya itu begitu akur dan saling menyayangi satu sama lain. Namun saat melihat jika Sang putra memeluk erat Putri kecilnya membuat Jenderal Feng langsung mendengus kesal. Dengan langkah lebarnya Sang Jenderal langsung menghampiri putranya yang sedang memeluk Putri kesayangannya.
“Anak nakal, lepaskan putriku…!” teriak Jendral Feng dengan berjalan ceoat memisahkan Xin Qion dengan Li Shang Yue.
__ADS_1
“Yue’er kemari nak, jangan berdekatan dengan pria lemah ini,” sinis Jendral Feng yang memeluk Li Shang Yue namun menatap sinis ke arah sang putra.
“Ayah aku belum puas memeluk Yue’er…!” kesal Xin Qion karena ayahnya melepaskannya dari Li Shang Yue.
“Anak nakal, aku tidak akan membiarkan kau mengganggu putriku lagi,” balas Jendral Feng yang membawa Li Shang Yue pergi.
“PENGUMUMAN JUARA….!”
Mendengar teriakan tanpaku membuat suasana yang sedang ricuh itu langsung Hening satu kali. Satu persatu pemenang lomba diumumkan hingga Li Shang yue menjadi pemenang nomor 1 acara lomba itu.
“Ayo naik sana,” Jendral Xin dengan tenang mendorong kecil Li Shang Yue untuk naik ke atas panggung menerima hadiah apa yang di terima mereka semua.
“JUARA 3 DI HADIAHI DENGAN 1 PETI KOIN EMAS DAN 10 KAIN SULTRA DARI YANG MULIA KAISAR…!”
Prok prok prok
Terdengar suara tepuk tangan yang meriah saat sang kasim yang mengumumkan akan hadiah yang diterima oleh Juara ketiga.
“ JUARA KEDUA DI HADIAHI DENGAN 2 PETI KOIN EMAS DAN JUGA 20 KAIN SULTRA DARI YANG MULIA…!”
Prok prok prok
Lagi-lagi suara tepuk tangan meriah terdengar di dalam Aula itu. Hingga kini tiba saatnya pemeran utama kita mendapatkan hadiah yaitu Li Shang Yue.
“JUARA PERTAMA MENDAPATKAN 3 PETI KOIN EMAS, 30 KAIN SULTRA, MENDAPATKAN LENCANA KERAJAAN, DAN JUGA 1 PERMINTAAN DI SEDIAKAN UNTUKNYA…!”
Sontak saja apa yang baru saja diumumkan oleh sang Kasim langsung membuat keributan di bawah sana. Semua orang langsung berbisik-bisik mengenai rencana kerajaan yang diberikan kepada Li Shang Yue yang merupakan orang yang berasal dari benua Li. Lebih menaklukkannya lagi adalah asal usul Li Shang Yue tidak diketahui pasti asal-usulnya.
Siapa yang tidak mengenal akan Lencana kerajaan, siapapun yang memegang Lencana kerajaan menandakan Jika ia adalah salah satu penguasa kerajaan itu sendiri. Jika Yang Mulia Kaisar Ming adalah pemegang kerajaan nomor 1 maka permaisuri Shashang adalah penguasa nomor 2, dan putra mahkota ju adalah penguasa nomor 3. Dengan hadirnya Li Shang Yue menandakan jika gadis itu adalah penguasa nomor 4.
“SILAHKAN MENGAJUKAN SATU PERMINTAAN,” ucap sang kasim yang meminta Li Shang Yue untuk mengajukan satu permintaan.
__ADS_1
“Bisakah untuk segera menghidangkan makanan? Saat ini aku sedang kelaparan hingga rasanya seperti ingin mati saja,