Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 162


__ADS_3

“Kau kalah seperti biasa,” ejek Li Shang Yue kepada Snake.


Snake hanya diam dengan menarik napas lagi pula siapa juga yang ingin bertarung dengan Li Shang yue sk gadis kecil berkekuatan monster.


"Sudah ayo kembali," kata Li Shang Yue yang langsung pergi.


Li Shang Yue dan Snake kembali menelusuri hutan kembali pada perkemahan mereka tadi. Sampai disana ternyata Yuren dan yang lainnya sudah selesai memulihkan diri.


"Kamu dari mana Yuyu?" Tanya Fan Hu dengan langsung berdiri namun tidak bisa keluar dari lingkaran array yang di buat oleh Li Shang Yue.


"Aku dari berburu, aku lapar," jawab Li Shang Yue yang mengangkat tangannya.


Fan Hu yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya. Li Shang Yue tetaplah Li Shang Yue si gadis kecil yang suka makan.


"Sini aku bakar ayahnya," Fan Hu langsung mengambil ayam di tangan Li Shang yue dan membawanya di dekat api unggun.

__ADS_1


"Fan Hu aku jadi bingung sama Yuyu," bisik Bonzhu kepada Fan Hu.


"Bingung kenapa?" Tanya Fan Hu dengan terus melakukan pekerjaannya.


"Bingung, ini kan ayam hutan kok bisa Yuyu dapat? Gimana caranya dia cari coba?" Tanya Bonzhu yang menatap aneh ayah hutan buruan Li Shang Yue.


"Aku juga memiliki pemikiran yang sama seperti itu. Pertanyaan utamanya bagaimana caranya Yuyu mengetahui tempat tinggal di ayam? Kedua jika pun Yuyu tahu tempatnya tidur lalu bagaimana caranya dia menangkapnya di malam hari? Apa mata Yuyu berbahaya?" Timpal Lou Yi.


"Kalian lupa semua hal yang mustahil jika sudah ada Yuyu maka akan menjadi terjadi. Kalian seakan-akan lupa siapa gadis kecil itu," kata Hi An yang membantu Fan Hu membakar ayam karena ayam yang di basah Li Shang Yue bukan hanya 1 ekor tapi 4 ekor sekaligus.


"Apa pria itu juga belum selesai?" Tanya Fan Hu yang melirik Lay yang ternyata hanya dia yang belum selesai memulihkan diri.


"Sepertinya belum, dia terkena kabut beracun dari pria itu," jawab Hi An yang menatap Lay.


"Sepertinya mereka anak buah Yuyu, fasilitas mereka memanggil Yuyu dengan sebutan Nona," kata Lou Yi dengan datar.

__ADS_1


"Mungkin juga," sahut yang lainnya.


Fan Hu melirik Lay yang sedang bermeditasi, "Tapi aku jelas melihat jika dia menatap Yuyu dengan pandangan lain." Kata Fan Hu dalam hati.


Fan Hu memang sering memperhatikan Lay di banding hang lainnya karena Fan Hu hanya Lay yang sangat terlihat jika dia menjaga Li Shang Yue lebih dari kata wajar. Bahkan beberapa kali Fan Hu menangkap jika Lay melihat Li Shang Yue dengan begitu dalam dan juga selalu berusaha melindunginya. Jika itu Yuren mungkin wajar karena dia adalah pelayan pribadi milik Li Shang Yue namun Lay tetaplah terasa aneh.


"Aku tidak tahu apa dia menyukai Yuyu atau tidak? Intinya aku harus memastikan semuanya. Jika dia berbahaya untuk Yuyu maka aku harus menyingkirkannya," kata Fan Hu dalam hati.


"Yuren bagaimana keadaan kamu?" Tanya Li Shang Yue yang duduk di samping yuren.


"Saya sudah membaik Nona, terima kasih sudah menyelamatkan saya," kata Yuren dengan menundukan kepalanya.


"Kamu tahu, aku yang menolong?"


"Tentu saja tahu Nona, karena hanya Nona yang bisa melakukan itu. Nona akan menolong kami jika kami terluka," kata Yuren dengan senyum kecil di bibirnya.

__ADS_1


__ADS_2