Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 40


__ADS_3

“Maaf Tuan-Tuan semua karena telah membuat anda semua menunggu.” Ucap seorang pria yang memiliki perut buncit.


Li Shang Yue hanya mendengus kesal dan menatap jijik pria tua di depannya itu. Li Shang Yue tahu jika pria paruh baya itu baru saja melakukan hubungan badan. Bahkan Li Shang Ye dengan jelas melihat tanda merah di leher dan dada pria berperut buncit itu.


“Menjijikkan,” guman Li Shang Yue.


“Budak seperti apa yang Tuan-Tuan inginkan?” tanya pria berperut buncit itu.


“Yang bisa berkultivasi.” Jawab Li Shang Yue singkat.


“Ah rupanya Tuan Tuan ingin yang bisa seperti itu, mari ikut saya Tuan.”


Pria berperut buncit itu segera mengajak Li Shang Yue untuk mengikutinya. Ternyata pria berperut buncit itu mengajak mereka menaiki lantai paling atas yaitu lantai yang berisikan para budak yang bisa berkultivasi.


“Di lantai ini ada sekitar 200 orang budak dan mereka semua bisa berkultivasi dan ada dari mereka yang sudah memiliki Kultivasi sendiri.” Terang pria buncit.


Sontak hal itu membuat Li Shang Yue mengernyitkan alisnya dalam-dalam. Jika mereka memiliki Kultivasi kenapa mereka tidak berusaha untuk lari atau keluar dari tempat yang jelas-jelas neraka untuk mereka.


Namun, karena Li Shang Yue terlanjur jijik kepada pria berperut buncit itu membuat Li Shang Yue diam tanpa mengeluarkan suaranya lagi.


“Silahkan pilih sendiri Tuan. mereka tidak akan menyerang kalian karena kami telah membuat mereka semua tunduk.


 Li Shang Yue langsung melihat ke arah sel tahanan. Mata gadis itu langsung membulat sempurna saat menyadari jika di setiap leher orang-orang itu terdapat kalung yang mengikat mereka seperti seekor hewan. Sontak Li Shang Yue mengepalkan tangannya kuat-kuat.


“Apa semua budak kalian ikat lehernya seperti ini?” tanya Snake yang tidak tahan melihat Li Shang Yue gelisah.

__ADS_1


“Tidak Tuan, hanya mereka yang mempunya Kultivasi yang kami buat seperti ini. Ah ada satu orang di ujung sana yang tidak kami rantai karena bagi kami dia tidak bisa melakukan apapun.” Terang pria berperut buncit itu.


Li Shang Yue mendengar hal itu segera berjalan menuju sel tahanan yang berada paling ujung. Sampai disana Li Shang Yue melihat ke dalam sel itu. Di dalam sel itu terdapat seorang pria yang duduk dengan tenang. Namun, ada yang berbeda dengan pria itu yaitu matanya yang di tutup menggunakan kain putih.


Li Shang Yue menatap datar pria di depan sel itu dengan tatapan datar. Li Shang Yue tidak memberikan tatapan iba kepada pria itu. Bukan karena merasa tidak prihatin tapi orang-orang seperti mereka akan merasa semakin di rendahkan dengan memberikan tatapan iba atau kasihan terhadap mereka. Walaupun pria itu tidak dapat melihatnya namun pria itu pasti bisa merasakannya.


“Berapa harga semua budak di lantai ini?” tanya Li Shang Yue langsung.


“Mereka semua berjumlah 200 orang Tuan, perorangan seharga 3 tael koin emas.” Terang pemilik rumah budak.


“Saya membeli semuanya! Cepat bebaskan mereka dan berikan kepada saya di bawah.” Perintah Li Shang Yue.


Setelah berkata seperti Li Shang Yue langsung berbalik keluar dari tempat itu. Li Shang Yue memutuskan untuk menunggu di bawah atau lebih tepatnya di depan rumah budak itu.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya 200 budak yang di beli Li Shang Yue diantar keluar oleh pemilik rumah budak. Li Shang Yue langsung menatap ke arah barisan 200 orang itu dengan tajam.


“Baik Yuyu.” Snake segera berjalan ke arah pria yang memakai kain penutup mata.


“Kalian semua ikut saya!” ucap Li Shang Yue dengan lantang dan tak ingin di bantah.


Li Shang Yue langsung berbalik berjalan paling belakang lalu di ikuti 200 budak itu. Li Shang Yue berjalan dengan wajah datar dan aura suram sehingga orang-orang yang berada di jalan langsung menyingkir saat Li Shang Yue datang.


Mereka terus berjalan hingga sampai di suatu hutan Li Shang Yue langsung menghentikan langkah kakinya berbalik menatap barisan orang-orang itu dengan datar dan tenang.


“Dengarkan aku baik-baik!” ucap Li Shang Yue dengan lantang.

__ADS_1


“Mulai saat ini kalian bebas! Kalian bukan lagi budak ataupun orang-orang yang berada di rumah budak. Saat ini kalian bebas dari siapapun.” 


“Terima kasih Tuan!” mereka semua langsung bersujud di hadapan membuat Li Shang Yue kaget.


“Bangun! Aku bukan Tuhan yang harus kalian sembah!” titah Li Shang Yue dengan nada penuh penekanan setiap katanya.


“Bagi yang ingin mengikuti silahkan berdiri di sebelah kiriku dan yang bagi tidak ingin mengikuti tetap tinggal di tempat.” Ucap Li Shang Yue dengan lantang.


Semua orang mulai berbisik satu sama lan hingga satu persatu terlihat orang-orang itu keluar dari barisan dan berdiri di sebelah kiri Li Shang Yue hingga hanya tersisa sekitar 50 orang saja di depannya yang menandakan jika mereka tidak ingin mengikuti Li Shang Yue.


“Baiklah yang berada di depan silahkan menuju ke arah pria itu!” Li Shang Yue menunjuk Long.


“Long berikan 10 koin emas setiap orangnya.” Perintah Li Shang Yue yang langsung di balas anggukan kepala oleh Long.


Satu persatu barisan orang yang sekitar 50 orang itu berbaris lalu menuju Long. Long yang melihat mereka mendekat segera memberikan mereka 10 koin emas setiap orang.


“Pergilah! Aku harap dengan koin itu kalian bisa membuka sebuah usaha untuk melanjutkan hidup kalian lebih baik lagi.”


“Terima kasih Tuan.”


 Orang-orang itu langsung berbalik pergi menjauh dari hutan itu menjauhi Li Shang Yue. Snake yang bingun dengan pemikiran Li Shang Yue langsung mendekat ke arahnya.


“Yuyu kenapa kamu membiarkan mereka pergi? Kamu juga butuh anggota untuk menjaga kediaman kamu nantinya.” Kata Snake.


“Masih ada mereka, setiap orang memiliki pilihan mereka masing-masing Snake. Pilihan itu tidak bisa kita paksa untuk mengikuti apa yang kita mau. Biarlah mereka berjalan dan mencari takdir mereka sendiri karena sejatinya kita hidup juga sudah di takdirkan,” balas Li Shang Yue.

__ADS_1


“Seperti takdirku yang hidup kembali yang hal tak pernah aku7 sangka-sangka dan aku percayai justru terjadi padaku.” Lanjut Li Shang Yue dalam hatinya.


“Baiklah untuk kalian sekarang segera ikuti aku!” Li Shang Yue kembali berbalik melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti tadi. 


__ADS_2