Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 55


__ADS_3

“Apa kamu masih lapar?” tanya Fan Hu kepada Li Shang Yue.


Li Shang Yue yang mendengar pertanyaan dari pria yang duduk di sampingnya itu langsung menganggukan kepalanya sebagai pertanda jika dia memang masih lapar. Li Shang Yue bukanlah orang yang akan dengan enteng menjunjung harga dirinya jika sudah menyangkut isi perut.


“Makanlah,” Fan Hu segera memberikan sebagian daging yang masih belum dia habiskan. Lebih tepatnya Fan Hu sengaja tidak menghabiskan dan memakan pelan karena dia melihat Li Shang Yue makan dengan lahap.


Li Shang Yue yang melihat makanan di depannya langsung memakannya begitu saja tanpa memperdulikan tatapan aneh ketiga pria di depannya itu.


“Harusnya kita membakar sem,uanya tadi jadi Yuyu bisa makan sampai kenyang,” kata Hi An yang menyalahkan diri sendiri karena membakar setengah bukan semuanya.


“Seharusnya memang seperti itu untuk makanan nanti kita bisa mencari buruan lain,” timpal Bonzhu.


“Tak apa aku sudah merasa kenyang,” sahut Li Shang Yue setelah menyelesaikan acara makannya dengan daging tambahan Fan Hu.


“Lebih baik kita berangkat sekarang saja,” ucap Lou Yi.


Baru saja mereka ingin menyetujui apa yang di katakan Lou Yi tapi mendengar apa yang dikatakan Fan Hu semua langsung menutup mulut kembali.


“Yuyu jika kamu ingin membersihkan diri kamu bisa mandi di sungai sana, aku akan menjagamu dan mereka akan menunggu disini.” Saran Fan Hu.


Fan Hu tahu jika seorang wanita biasanya tidak akan tahan berkotor-kotor. Oleh karena itu, Fan Hu menyarankan Li Shang Yue untuk mandi.


“Tidak perlu, aku sudah mandi tadi di dalam hutan.” Balas Li Shang Yue yang setengah berbohong dan setengah berkata benar.


Li Shang Yue memang sudah mandi tapi bukan mandi di dalam hutan melainkan di dalam ruang dimensi miliknya.


“Ya sudah kalau begitu kita berangkat!” kata Bonzhu yang langsung di anggukkan kepala oleh yang lainnya.


Li Shang Yue bersama kelompoknya segera berdiri melanjutkan langkah mereka mencari tempat persembunyian hewan yang akan mereka ambil untuk misi. Setelah berjalan beberapa saat akhirnya mereka masuk ke dalam hutan dalam dan langsung berhenti.


“Yuyu lebih baik kita menjalankan dulu misi kamu, karena tempat kita ini lumayan dekat dengan jarak tempat persembunyian bangau api.” Kata Bonzhu kepada Li Shang Yue dan langsung di angguki kepala oleh yang lainnya.


“Itu benar Yuyu, lebih baik kita cari bangau api dulu.” Timpal Laou Yi.


“Tidak perlu, aku sudah menjalankan misiku tadi malam hanya tersisa satu lagi yaitu Gurita 3 tentakel itu saja.” Kata Li Shang Yue dengan enteng.


“APAAAA?” kaget mereka semua menataop aneh Li Shang Yue.


“Kenapa?” tanya Li Shang Yue bertanya dengan wajah polosnya.


“Sejak kapan kamu menjalankan misimu?” Bonzhu menatap penuh curiga kepada Li Shang Yue.


“sejak kamu tertidur,”

__ADS_1


Blang…


Mereka semua bahkan langsung menjatuhkan rahang mereka masing-masing. Jika seperti itu artinya pasti malam-malam dan Li Shang Yue melakukannya sendirian.


“Apa kamu terluka?” Fan Hu memegang bahu Li Shang Yue memutar hingga memutar menghadap ke arahnya.


“Tidak,”


“Syukurlah…,”


Di saat mereka sedang berdiskusi untuk menjalankan misi pertama tiba-tiba terdengar lolongan serigala membuat Li Shang Yue dan lainnya langsung terdiam.


“Itu lolongan serigala kan?” tanya Li Shang Yue dengan bodoh.


Pffftt


Mereka yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue langsung menutup rapat-rapat menahan tawa.


“Itu memang lolongan serigala Yuyu, apa kamu fikir itu lolongan Harimau?” sahut Lou Yi dengan menahan tawa.


“Ayo kita kesana,”


Uhukkk uhukkk


“Yuyu disana sangat berbahaya,” Lou Yi memberi peringatan kepada Li Shang Yue.


“Itu benar, serigala berjalan bersama kawanannya mereka tidak akan berjalan dengan sendiri-sendiri.” Timpal Hi An karena memang serigala terkenal dengan berjalan bersama.


“Tapi apa yang membuat kawanan serigala itu seperti sedang memanggil kawanan mereka?” Bonzhu merasa heran karena ada serigala yang berlolongan seperti merasa terancam.


“Kamu ingin kesana?” Fan Hu menatap Li Shang Yue yang sedari tadi hanya terdiam.


“Hm,” LI Shang Yue hanya menganggukan kepalanya karena memang dia sangat ingin kesana.


“Ayo kita pergi, kalian berjalanlah ke arah utara kita akan mengutamakan keamanan desa disana dari monster air itu” Terang Fan Hu dengan menarik pergelangan tangan Li Shang Yue.


“Kalian ingin kemana?” teriak Bonzhu.


“Menuju kawanan serigala itu,” jawab Fan Hu dari jauh.


“Astaga…, cepat susul mereka!”


Ketiga pria itu langsung berlari mengejar Fan Hu dan Li Shang Yue yang sudah meleset lebih dulu menuju kawanan serigala.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain seorang pria dengan ganasnya menarik satu ekor serigala menancapkan taringnya di leher sang serigala lalu menghisap darahnya hingga habis.


“Bagaimana rasanya?” tanya pria yang mengenakan hanfu hitam kepada Baize.


“Rasanya lezat Lord lebih manis di bandikan di alam kita.” jawab Baize dengan suara rendah dan mata merah.


Mendengar itu sang Lord langsung menyeringai dingin dengan mata yang langsung berubah merah dengan sebuah gigi taring yang keluar dari bibirnya.


Srettt


“Kena kau,” desis sang Lord yang bersiap ingin menancapkan taringnya namun langsung terhenti saat merasakan aroma yang sangat memabukan itu.


“Aroma ini..,” tatapan mata sang Lord semakin buas dengan tak sabaran langsung menancapkan taringnya di leher sang Serigala.


Tak cukup satu ekor sang Lord langsung menangkap satu ekor lagi lalu bersiap untuk meminum darahnya tapi terhalang karena sebuah serangan yang di arahkan padanya.


Wussssh


Booom


“YANG MULIA…!” Baize yang melihat serangan yang di tujuhkan kepada sang junjungan merasa kaget.


“LEPAS…KAN KUCING ITUH….!”


Li Shang Yue berdiri dengan napas yang terengah-engah karena menggerakkan segala kekuatannya untuk datang tepat waktu.


Sang Lord menatap dalam wanita di depannya itu yang memiliki tubuh kurus dengan wajah yang penuh keringat. Sedangkan Baize sudah melototi gadis kecil di depannya itu yang sudah membuat acara makan sang Tuan terganggu.


“KENAPA DIAM CEPAT LEPASKAN KUCINGKU…!” teriak Li Shang Yue dengan membentak pria yang masih mencekik leher serigala putih itu.


“YUYU…!”


Fan Hu sampai di dekat Li Shang Yue lalu di susul oleh Bonzhu dan lainnya. Mereka semua terengah-engah ketika sampai Li Shang Yue.


“Yuyu kenapa kau berlari itu membahayakanmu, bagaimana jika serigala itu menyerang kamu.”


“Itu benar harusnya kamu menunggu kami.”


“BUKAN SERIGALA YANG MENYERANGKU TAPI SI TARING ITU YANG MENGAMBIL KUCINGKU!”


Li Shang Yue menunjuk ke depan dengan wajah kesalnya dan cemberut karena melihat apa yang di inginkannya berada di tangan orang lain. Perlu dikatahui jika Li Shang Yue masa depan atau Clara zaman modern adalah pecinta hewan yang dikatakan buas tapi dimatanya adalah seekor kucing.


Sedangkan Fan HU yang mendengar apa yang di katakan oleh Li Shang Yue langsung mengikuti arah yang di tunjuk oleh Li Shang Yue. Namun saat melihat kedua sosok di depan itu mereka semua menegang dengan wajah pucat.

__ADS_1


__ADS_2