
''Ku mohon jangan lakukan itu. Aku sudah menunggumu selama ribuan tahun Permaisuriku, jangan tinggalkan aku lagi. Aku sangat merindukanmu,'' bisik sosok itu yang terdenar serak menahan tangis.
''Apa-apaan ini? Kenapa aku merasa nyaman tapi aku tidak mengenalnya,'' kata Li Shang Yue dalam hati.
''Bodoh amatlah, nikmati saja. Kapan lagi coba bisa peluk pria tampan dengan gratis dan suka rela,'' batin Li Shang Yue yang terkekeh geli sendiri.
Beberapa saat kemudian pria itu melepaskan pelukannya dari Li Shang Yue hingga keduanya bisa saling menatap satu sama lain. Li Shang Yue sepertinya larut dalam mata merah milik pria di depannya itu tanpa menyadari jika pria itu mennarik pinggang Li Shang Yue hingga jarak keduanya semakin dekat.
''Kau begitu cantik Permaisuriku, jangan berfikir untuk melakukan hal seperti itu. Jika dunia ini tidak menerimamu maka carilah aku. Jika dunia membuang mu maka aku akan menampungmu. Jika langit menentang kita maka aku akan melawan takdir,'' ucap pria itu dengan sungguh-sungguh.
Li Shang Yue yang mendengarnya sampai tertegun di temmpat. Terlihat jelas jika di matanya terdapat keterkejutan yang membuat pria itu terkekeh kecil.
''Nama ku Zhao Yang Hong, kau bisa memanggilku Yang Hong atau calon suamimu juga boleh,'' kata sosok itu dengan tersenyum manis ke arah Li Shang Yue.
Deg;..
Li Shang Yue menganga mendengar nada penuh percaya diri dari sosok di depannya itu. Bagaimana bisa sosok itu dengan gamblang mengatakan njika dirinya adalah calon suaminya dan dia adalah Calon permaisurinya. Li Shang Yue menatap sosok di depannya dengan intens hingga mmebuat sosok itu langsung memerah malu.
''Anda tidak sakit bukan? Atau anda tidak sedang salah minum obat bukan?" Li Shang Yue menatap Yang Hong.
Sebenarnya nama pria itu di bab sebelumnya Zhao Yang tapi arena kata yang adalah adalah kata bantu maka Author ganti jadi Yang Hong biar nanti jelasinnya nggak ribet. Jadi maklumi sajaya,
''Apa kamu sednag mengatakan jika aku gila permaisuriku?" Yang Hong menatap lembut Li Shang yue.
Li Shang Yue yang mendnegarnya entah enapa justru bergidik ngeri dengan apa yang dilaukan oleh pria di depannya itu membuat bulu kuduknya merinding.
''Dengar Tuan, aku memang pecinta pria tampan tapi aku juga tidak akan mau dengan orang gila,'' sarkas Li Shang Yue yang berbicara tak di saring lebih dulu.
Sedangkan Yang Hong yang mendnegar apa yang di katakan oleh Li Shang Yue langsung menjatuhkan rahangnya. Orang gila? Kenapa wanita yang di cintainya itu menganggapnya sebagai orang gila padaha dia sudajh menyusun kata-kata manis semanis madu.
''Permaisuri aku masih waras, aku tidak gila. Aku hanya mengatakan apa yang ada di dalam hatiku saja. Kenapa kau mengatakan jika aku orang gila?" kata Yang Hong denganmemasang wajah sedih.
__ADS_1
Akan tetapi Li Shang Yue yang mendnegarnya bukannya terpesona malah ingin muntah membuat Yang Hong hanya bisa memasang qwajah masam.
''Maaf ya pria tampan, aku penyuka priia tampan tapi yang nggak setengah gila jjuga,'' kata Li Shang Yue yang langsung ppergi begitu saja meninggalkan Yang Hong.
''Dasar gila, kenapa juga ada dia. Lagian apa dia pikir aku akan melompat disana? Yang benar saja, aku sudah hidup nyaman disini dengan kehidupan keduaku malah mau mati bunuh diri yang benar saja,'' gerutu Li Shang Yue yang terus menggerutu dengan tak memikirkan kemana dia akan pikir.
Srekk
Li Shang Yue yang sedang menggumel langsung menghentikan langkah kakinya saat mendengar suara di sampingnya. Dengan kepala yang patah-patah Li Shang Yue berbalik menatap suara apa di sampingnya irtu. Matanya langsung membulat sempurna melihat binatang yang menyerupai kerbau dengan setengah badannya bagian kaki merupakan bentuk kuda. Akan tetapi, memiliki kepala seperti kerbau.
Huwwwh
''Ini binatang apa?" guman Li Shang Yue yang mundur berapa langkah kebelakang karena hewan-hewan itu langsung menatapnya dengan tatapan nyalang dan kelaparan. Li Shang Yue baru sadar jika ternyata makhluk-makhluk itu habis memakan manusia membuat Li Shang yue bergidik ngeri.
''****...! Mereka memakan manusia,'' batin Li Shang Yue yang terus mundur.
''Yuyu lari..! Mereka binatang iblis..!'' teriak Snake dengan keras terdengar di kepala Li Shang Yue.
Li Shang Yue yang mendnegarnya langsung berbalik ke belakang dengan mengambil langkah seribu langkah alis kabur.
Dengan kekuatan penuhnya Li Shang yue lari dengan kencang menjauh dari para makhluk-makhluk itu. Akan tetapi, rupanya mbinata-binatang iblis itu mengejar Li Shang Yue dengan kencang membuat aksi kejar-kejaran di hutan itu langsung terjadi dengan Li Shang Yue yang berlari acak membuat beberapa binatang iblis menabrak pohon.
''AYO KEJAR...! DASAR LEMAH. KATANYA BINATANG IBLIS KEJAR AKU SAJA TIDAK BISA HAHA...!''
Gubrak
Baru saja selesai mengejek para kerbau iblis itu kini Li Shang Yue melayang dan menghantap tanah dengan keras bahkan jatuh tak ada elit-elitnya sama sekali.
Pfttttt
Sosok yang sejak tadi mengikuti Li Shang Yue yang berlari dari kejaran binatang iblis kini harus menahan mulutnya agar tidak tertawa. Sosok itu tak menyangka jika ada sifat Li Shang Yue yang seperti itu membuatnya lucu dan juga meringis ketika melihat wajah Li Shang Yue yang memerah dan juga penuh dengan tanah karen gadis itu jatuh duluah wajah.
__ADS_1
''Astaga Yuyu, kenappa kau terlihat bodoh,'' ucap Snake dengan suara kecul.
''Sejak kapan Yuyu itu tidak berulah,'' sinis Long.
Pasalnya Long tahu betul sifat Li Shang Yue dan juga Snake memiliki kemiripan hanya saja Li Shang yue suka sekali mencari masalah. Seperti sekarang bagaimana bisa Li Shang Yue tidak melihat akar pohon yang sangat besar di depanna hingga tersandung.
''Dewa tidak bisakah aku mengganti Tuan? Kenapa Tuanku terlihat seperti orang idiot,'' kata Long dalam hati yang menghela napas berat.
''Diam..! Mau aku jadiikan kalian daging panggang ha..? Kalian harus bersyukur punya Nona yang seperti ku,'' kata Li Shang yue dengan penuh percaya diri.
''Berhenti memuji dirimu sendiri Yuyu, lihat kita terkepung,'' kata Long dengan nada malas.
''Eh, kok ...,'' Li Shang yue menatap binatang iblis yang kini menatapnya nyalang dnegan mata yang memerah dan juga air liur yang berjatuhan membuat Li Shang Yue ingin muntah saja.
''Hiiiii ini sangat menjijikan,''
''Dasar manusia rendahan...! Berani sekali kau masuk ke dalam wilayah iblis,'' tekan binatang iblis yang paling besar.
''Kau tahu aku manusia>" tanya Li Shang Yue dengan enteng.
''Tentu saja, aku tahu. Hanya manusia lemah dan bodoh sepertimu apa yang perlu aku takutkan. Manusia lemah seperti kalian hanyalah makanan kami,'' kata binatang itu dengan sombong.
Bruk
Bruk
Bruk
Tiba-tiba saja beberapa ekor binatang iblis itu langsung berjatuhan satu sama lainnya membuat binatang iblis paling besar itu langsung kaget.
''Bagaimana dengan kejutanku, apa kau menyukainya binatang iblis jelek?" ejek Li Shang Yue.
__ADS_1
''K...kau apa yang kau lakukan pada kawananku...!?" teriak binatang iblis ituu marah.
''Menurutmu, manusia lemah sepertiku bisa apa?'