
"Yuyu aku hanya membangunkan kamu saja tidak lebih dari hal itu,'' kata Hi An yang menatap memelas ke arah Li Shang Yue.
AAAAA
Namun siapa yang menyangka jika Li Shang Yue tetaplah Li Shang Yue yang tetap akan menjadi mode singa jika tidurny Shang Yue di ganggu atau di usik. Li Shang Yue dengan tidak berperasaannya langsung menarik telinga Hi An membuat pria itu langsung berteriak kesakitan bukan main. Bagaimana tidak Li Shang Yue menarik teringanya bukan main kerasnya membuat pria itu langsung memegang telinganya agar tidak putus dari tempatnya.
Semuanya yang melihat bagaimana Li Shang Yue menghukum Hi An langsung tertawa terbahak-bahak. Terutama Fan Hu dan Lay yang langsung tertawa berguling-guling karena merasa kekesalan mereka telah di bayar lunas oleh Li Shang Yue yang menghukum Hi An.
"Yuyu maafkan aku hiks, lepaskan ya? Ini sangat sakit," rengek Hi An dengan memasang ekspresi yang sangat ternistakan.
Li Shang Yue yang melihat itu merasa tidak tega juga langsung melepaskan jewerannya pada telinga Hi An. Terlihat telinga Hi An yang memerah karena ulah dari Li Shang Yue.
"Awas saja jika lain kali kamu mengganggu tidurku, maka masa depanmu itu akan aku potong...!" Ancam Li Shang Yue yang langsung menyembunyikan sesuatu yang berada di pangkal pahanya itu dengan memegangnya erat-erat.
Pftttt
Mereka yang mendengar ancaman yang di berikan oleh Li Shang Yue langsung menutup mulut menahan tawa. Namun, saat kalimat terakhir Li Shang Yue membuat mereka semua langsung terdiam kaku.
__ADS_1
"Ini tidak hanya berlaku pada Hi An Gege saja, tapi kalian semua juga akan mendapatkan hal serupa jika mengganggu tidurku," sinis Li Shang Yue menatap mereka semua dengan songong.
Pfttt
Kali ini Hi An lah yang menahan tawa karena mendengar ancaman dari Li Shang Yue yang tidak main-main. Gadis itu selalu saja melakukan apapun yang dia inginkan bahkan terkesan tidak peduli pada keadaan sekitarnya.
"Aku berjanji ini adalah pertama dan terakhir kalinya aku mengganggu tidur Li Shang Yue. Ternyata selain suka makan Yuyu juga suka tidur. Aku benar-benar membangunkan singa yang sedang tertidur. Ini benar-benar gila. Hari ini adalah hari tersial dalam hidupku. Sudah di marahi habis-habisan oleh kedua pria itu eh malah kena yang lebih sial lagi. Niat hati mau mencari pembelaan yang ada malah dapat singa bangun tidur," gerutu Hi An dalam hati dengan kesal.
Hi An ingin berteriak melampiaskan kekesalannya namun melihat wajah bantal Li Shang Yue yang terlihat menyeramkan membuat nyali Hi An menciut.
Li Shang Yue yang sudah kelewat kesal langsung berjalan menghampiri Yuren yang sedang sibuk mengolesi ayam-ayam yang sudah hampir masak itu dengan bumbu rempah-rempah yang di berikan Li Shang Yue dulu. Sampai disana Li Shang Yue langsung mendudukan diri di samping Yuren.
Yuren yang melihatnya terkekeh kecil. Jika seperti ini justru mereka tidak akan percaya jika gadis kecil yang baru mengamuk tadi adalah Li Shang Yue yang tak lain adalah gadis kecil yang sedang merengek minta makan itu.
"Sabar ya bentar lagi masak kok," hibur Fan Hu yang sangat mengeri jika Li Shang Yue sangat rakus kalau soal makanan.
"Makan bauh saja, mau?" tawar Lay yang menunjukan buah apel di tangannya.
__ADS_1
Li Shang Yue yang melihat akan hal itu hanya tersenyum dengan wajah cemberutnya. Sebenarnya yang dia inginkan adalah ayam-ayam bakar itu. Namun berhubung ayam-ayamnya belum masak di tambah dengan perutnya yang keroncongan Li Shang Yue tak punya pilihan lain selain mengambil apel yang di sodorkan oleh Lay.
"Jangan,' cemberut lagi ini hanya sebentar kok nanti kalau udah masak kamu paling banyak dapat bagian," hibur Fan Hu yang meratakan rambut Li Shang Yue yang sedikit berantakan.
"Baiklah, tapi benaran ya bagianku paling banyak," tuding Li Shang Yue yang menatap Fan Hu dan juga Lay dengan tajam.
'Iya iya apapun yang di mau Nona akan saya ambilkan, " kata Lay dengan membalik daging panggang itu.
Setelah menunggu beberapa saat kemudian daging panggang milik mereka sudah matang. Mereka semua berkumpul duduk melingkar untuk makan. Diantara mereka semua hanya Li Shang Yue yang memiliki bagian paling banyak karena hanya gadis itu yang sanggup makan dalam porsi jumbo.
Mereka semua makan dengan Li Shang Yue yang paling semangat jika sudah menyangkut makanan. Gadis itu mengambil kedua paha ayam yang satu tangan kanan yang satunya lagi tangan kirinya hingga makan mana-mana suka seperti bocil.
Entahlah Othor juga bingung sendiri sama si Li Shang Yue ini, pusing pala babe ini ma si Othor.
"Aku jadi bertanya-tanya, selama ini Nona sangat hobbi makan dan makannya juga banyak lalu kenapa tidak pernah gemuk? Jangankan gemuk untuk naik berat badan saja aku tidak yakin. Sebenarnya dimana Nona simpan semua makan itu?" kata Yuren dalam hati yang melirik Li Shang Yue yang sedang makan lahap.
ROARRRR
__ADS_1
'Eh..!"